Batu alam menjadi salah satu solusi untuk aplikasi ekterior pada pagar.menggunakan material batu alam untuk aplikasi eksterior pada bangunan rumah dapat menjadi salah satu solusi yang bijak. karena untuk eksterior rumah tinggal, diperlukan material yang tahan terhadap perubahan cuaca.
Salah satu material yang banyak digunakan untuk aplikasi pagar adalah batu alam. walaupun ada beberapa batu alam yang sifatnya menyerap air, namun sebagian besar batu alam bersifat “anti air”. beberapa jenis batu alam yang tahan terhadap perubahan cuaca maupun air antara lain: Batu Andesit, batu templek, batu palimanan, batu hijau sukabumi, dan batu marmer.
penggunaan material batu semakin menggantikan peranan kayu dan besi yang dulu mendominasi bahan pembuatan pagar rumah tinggal. selain itu, corak alami dari batu alam memberikan nilai estetika keindahan yang lebih alami. dan juga membuat rumah tinggal terasa lebih sejuk. hal ini dikarenakan karakter batu alam yang menyerap panas.
Pemilihan bahan batu alam untuk pagar sangat mempengaruhi nuansa dari keseluruhan desing rumah.selain dari segi estetika keindahan, batu alam memberikan kesan kokoh terhadap bangunan, namun tetap sedap dipandang

Mat Sabu: 120,000 Banjiri Perhimpunan "Black 505" Di Stadium Batu Kawan
Anwar Ibrahim: 120,000 Banjiri Perhimpunan "Black 505" Di Stadium Batu Kawan
BATU LAYAR AMBON 'raka'
terapi dengan sentuhan kesadaran energi batu syukur / therapy with a touch of awareness
penyembuhan dengan energi kesadaran energi batu syukur / healing with energy awareness
strengthening energy balancing system / penguatan energi batu syukur
the earth's core energy / energi inti bumi energi batu syukur
Flash Mob Anak Muda Pas Caw. Batu 3, Shah Alam. Ini Kali Lah! Sempena PRU 13.
energy magic eraser and magic mirror / energi penghapus ajaib dan cermin ajaib energi batu syukur
Flashmob Suara Rakyat Shah Alam
| Jual BatuAlam Murah jualbatualammurah.blogspot.com batu+alam 's link Batu Alam Murah, Batu Alam Andesit, Batu Alam Rumah Minimalis, Batu Alam Murah Jakarta, |
| Anggrek Cendana batu+alam 's link alangkah baiknya bila suatu negara memperhatikan dengan baik dan benar tentangASPEK KEHIDUPAN SOSIALASPEK KEHIDUPAN EKONOMIaspek teknologi informasi ASPEK KEHIDUPAN BUDAYA aspek pertambangan sumber daya alam nabati , minyak , tambang bumi gas minyak , batu barat , ASPEK KEHIDUPAN AGAMA, politik , suku ras , pertahanan , aspek hukum , keamanan , swasembada pangan agraris , perdagangan produksi dalam negeri internasional , kelautan perairan pelayaran transportasi , pendidikan karakter jiwa akhlaq serta menumbuhkan rasa tali asah asih asuh gotong royong bahu membahu dan rasa nasionalisme kebangsaan kenegaraan menyadari satu umat manusia di manapun jua berada maka akan sejahtera lahir batin tenang nyaman bersih sehat rapi indah , visi misi tujuan konsep suatu negara harus jelas amanah jujur tanggung jawab , ibadah kepada dzat yang maha kuasa dengan iman takwa pintu langit dan bumi akan tercurah keberkahan gemah ripah loh jinawi baldatun toyyibatun wa robbun ghofur di singkat rupiah mercusuar dunia nuswantoro dipantara menyinari jagad alam raya 5 milyar penduduk jiwa manusia di alam fana dunia ,jika ada suatu negara yang seperti ini tidak akan krisis dan aman nyaman damai tidak pada ribut urusan politik ,noto toto titi papan umpan panggonan mensejatrakan dan memakmurkan seluruh bangsa negara di dunia alam raya umat manusia dan lingkungan hidup makhluk lainnya |
| Teungku Rahmat Harimau Aulia batu+alam 's link بسم الله الرحمن الرحيم Ditulis oleh Teuku Muttaqin Mansur Negeri Sembilan atau juga di kenal Negeri yang Sembilan merupakan salah satu negara bahagian dalam persekutuan Malaysia. Sebutan Negeri di Malaysia sama dengan Provinsi di Indonesia. Sejarah asal mula penyebutan nama Negeri Sembilan dikeranakan negeri tersebut di bentuk oleh gabungan sembilan buah negeri, iaitu, Johor, Jelebu, Klang, Sungai Ujong, Naning, Rembau, Jelei, Segamat, dan Pasir Besar. Di samping itu, pembentukan Negeri Sembilan juga tidak terlepas dari peranan suku-suku pada masa itu terutama yang datang dari Minangkabau, pada abad ke 14. Suku-suku itu diberi nama mengikut kepada asal kedatangan mereka. Umpamanya, jika mereka yang datang dari Payakumbuh, maka suku itu diberi namanya dengan suku Payakumbuh. Jika mereka datang dari Tanah Datar, maka diberi nama suku Tanah Datar. Kemudian apabila datang dari Melaka maka diberi nama suku Anak Melaka. Begitu pula mengenai Suku Anak Acheh di sana yang diyakini ada sangkut-pautnya dengan orang Acheh yang pernah datang ke negeri tersebut. Namun keberadaan Suku Anak Acheh sangat sedikit rujukan (paling tidak sejauh yang saya tahu). Ada dua penemuan yang saya dapatkan dalam menguak jejak Suku Anak Acheh di Negeri Sembilan. Penemuan tersebut saya peroleh ketika saya sedang mendalami kajian disertasi tentang peradilan adat di Acheh dan Malaysia. Pertama, bahawa Suku Anak Acheh berasal dari keturunan Tun Seri Lanang dan kedua, nama Suku Anak Acheh berasal dari keturunan petapa Acheh di Keramat Sungai Udang, Negeri Sembilan. Keturunan Tun Seri Lanang Pada bulan Jun 1613 Sultan Iskandar Muda (1607 - 1636) telah menyerang dan mengalahkan kerajaan Johor di Batu Sawar. Tun Seri Lanang beserta Sultan Johor, Sultan Alauddin Riat Shah (1597 - 1613) dan beberapa orang pembesar di sana telah tertawan dan di bawa ke Acheh. Saat itu Tun Seri Lanang ikut membawa isterinya yakni seorang Gundek yang tidak disebut siapa namanya ke Acheh. Pada saat di bawa, Gundek tersebut diketahui sedang dalam keadaan hamil. Tidak berapa lama berada di Acheh Gundek itu melahirkan dan anak itu diberi nama dengan Tun Rembau. Selain dilakapkan sebagai Tun Rembau, Ia juga disebut sebagai Seri Paduka Tuan di Acheh, Panglima Bandar Darul Salam. Nama Rembau sendiri adalah nama salah satu negeri yang bergabung dalam Negeri Sembilan. Di Rembau ternyata ada abangnya dari Isteri lain Tun Seri Lanang yang menjadi Bendahara Paduka Raja Datuk Sekundai yakni Tun Jenal. Ibu Tun Jenal tersebut bernama Tun Aminah. Tun Seri Lanang sendiri pernah diberi kuasa oleh sultan Acheh untuk memerintah Samalanga dan setelah meninggal dunia beliau dikebumikan di sana. Apabila cerita ini benar, maka ada dua kemungkinan yang bias dianalisis. Pertama, Tun Rembau yang sudah bergelar Paduka Tuan di Acheh pernah pulang ke Negeri Sembilan dan beranak pinak di sana. Selanjutnya, kerana ia lahir di Acheh, maka ia merasa menjadi orang Acheh sehingga keturunan-keturunannya menamakan diri mereka menjadi Suku Anak Acheh. Kedua, boleh jadi Tun Jenal-lah yang memberi nama suku Acheh sebagai penghormatan dan mengenang ayahanda dan adiknya yang dibuang ke Acheh. Apalagi saat itu Tun Jenal mempunyai kekuasaan penuh di Rembau. Tetapi analisa yang kedua ini agaknya bertentangan dengan teori asal, sebab Tun Jenal bukan berasal dari Acheh. Keturunan Keramat Sungai Udang Keramat Sungai Udang adalah sebuah tempat pertapaan seorang Acheh. Ia dipercayai sebagai seorang yang mempunyai ilmu tinggi dan mampu mengusir hantu. Saat itu dikhabarkan hantu akan melewati kawasan Beranang, salah satu kawasan dalam Negeri Sembilan. Dalam kawasan Beranang terdapat seorang anak sultan Johor yakni Bendahara Sekundai yang baru saja memper-istrikan Batin Sibu Jaya, penduduk Beranang. Bendahara Sekundai sendiri sebetulnya dalam perjalanan dari Johor menuju Melaka. Kerana mendapat kabar hantu akan melewati Beranang dan ada kepercayaan barang siapa yang di tegur oleh hantu tersebut akan menjadi batu. Maka banyak masyarakat yang ketakutan dan melarikan diri termasuk Bendahara Sekundai. Manakala keadaan kelam kabut begitulah, di ketahui ada seorang Acheh yang pandai membuat penangkal (jampi-jampi) untuk menangkis kutukan hantu itu. Ia tengah bertapa di Keramat Sungai Udang. Atas permintaan masyarakat maka kemudian orang Acheh ini menemui masyarakat di sana dan menunjukkan ubatnya. Ia menyuruh masyarakat mengambil lilin untuk di jampi dan dijadikan lampu (dian) dan dibakar pada tiap-tiap petang. Ia pun kemudian disebut-sebut sebagai Keramat Sungai Udang namun tidak diketahui nama sebenarnya. Apabila cerita ini benar, kemungkinan besar ia sempat kahwin di kawasan Negeri Sembilan dan kemudian beranak pinak di sana. Maka boleh keberadaan Suku Anak Acheh adalah keturunan dari Keramat Sungai Udang ini. kesimpulan Bagaimanapun, kita belum dapat menyimpulkan apakah Suku Anak Acheh tersebut berasal dari keturunan Tun Seri Lanang ataukah berasal dari keturunan Keramat Sungai Udang?. Atau mungkin saja masih ada cerita lain yang masih belum terungkap. Yang pasti, sampai saat ini keberadaan Suku Anak Acheh di Negeri Sembilan masih dikesan di Malaysia. Saya sendiri secara tidak sengaja telah bertemu dengan salah seorang dari mereka. Ia saat ini bekerja pada Perpustakaan Tun Seri Lanang (PTSL), perpustakaan kampus Universiti Kebangsaan Malaysia di mana saat ini saya sedang menjalankan kajian. Dalam interview singkat yang saya lakukan dengannya. Ia menyatakan tidak tahu lagi bagaimana ia menjadi Suku Anak Acheh. Kerana yang ia faham saat ini, Negeri Sembilan itu di bentuk oleh orang-orang yang datang dari Minangkabau. Kenyataan itu dapat kita perhatikan dari kuatnya adat perpatih dengan sistem matrilineal yang masih diamalkan hingga sekarang di sana sebagaimana matrilineal di daerah Padang Pariaman. Jejak Suku Anak Acheh di Negeri yang Sembilan tersebut masih perlu terus ditelusuri oleh pengkaji-pengkaji selanjutnya. Dan dengan itu, dapat terungkap mengenai sejarah yang sebenarnya .. Mengenali asal usul Suku Anak Acheh sebagai salah satu kisah anak negeri bererti kita makin mengenal betul siapa diri kita dan sejauh apa peranan bangsa Acheh telah mempunyai peradaban tinggi di masa yang lalu. Wallaahu 'alam. |
| Salman Fakoth Salman Fakoth shared SENATUS's photo. batu+alam 's image link |
| Syazwani Samsuddin |
| Sherly Grace Massie Dua batu+alam 's link Firman Tuhan bernubuat tentang keadaan umat Tuhan saat ini: Roma 3:10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Elohim, Tidak hanya agama-agama lain, kita, yang mengaku percaya kepada Elohim Abraham, Ishak dan Yakub dan Anak-Nya Yesus Kristus, yaitu yang berpegang pada kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagai sumber pengajaran, saling mempersalahkan satu dengan yang lain, masing-masing menganggap diri adalah yang benar (Zakharia 8:10). Sesungguhnya firman Tuhan bernubuat: Matius 7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? 4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Roma 2:1 Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama. Firman Tuhan bernubuat pula bahwa Ia akan memulihkan keadaan umat-Nya. Hosea 14:4 Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihani mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. Zakharia 8:11 Tetapi sekarang, Aku tidak lagi seperti waktu dahulu terhadap sisa-sisa bangsa ini, demikianlah firman TUHAN semesta alam, 12 melainkan Aku akan menabur damai sejahtera. Maka pohon anggur akan memberi buahnya dan tanah akan memberi hasilnya dan langit akan memberi air embunnya. Aku akan memberi semuanya itu kepada sisa-sisa bangsa ini sebagai miliknya. Kita yang telah sesat, masing-masing mengambil jalannya sendiri, dipulihkan oleh darah Yesus Kristus yang tertumpah di kayu salib. Yesaya 53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. 7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Darah Yesus Kristus tertumpah di kayu salib untuk membeli kita bagi Elohim dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa agar Ia layak membuka meterai-meterai gulungan kitab. Wahyu 5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Elohim dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Darah Yesus Kristus tertumpah di kayu salib untuk mengerjakan hikmat rahasia Elohim. 1 Korintus 2:7 Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Elohim yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Elohim bagi kemuliaan kita. 8 Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia. Ketika meterai gulungan kitab dibuka, hikmat rahasia Elohim dinyatakan, Kebenaran yang sejati datang. Yaitu kasih karunia dan kebenaran yang datang oleh Yesus Kristus (Yohanes 1:17). Puji TUHAN di tempat yang Maha Tinggi, pada 21 Desember 2006, melalui Ulangan 4:15-16 dan Yohanes 14:6-7, Tuhan membuka kebenaran bahwa gambar, patung yang mengumpamakan Yesus adalah berhala. Kesaksian tentang hal ini ditulis dengan judul: "Kabar Baik! Kedok Penipuan Iblis Dibuka! Kebenaran Yang Memerdekakan." Kemudian kurang lebih pada awal 2008, Kebenaran bahwa gambar atau patung yang mengumpamakan Yesus adalah berhala, menjadi kunci untuk membuka nubuat Kisah 17:29-31; Sekarang Elohim memberitakan kepada manusia bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat dari berpikir bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak, atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. Pemberitaan pertobatan dari menyamakan keadaan ilahi (Yesus) dengan emas atau perak, atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia yang diserukan sekarang ini (Kisah 17:29-31), bukanlah perintah baru, melainkan perintah lama yang telah ada dari mulanya. 1 Yohanes 2:7 Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. 8 Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. Dan puji Tuhan, pada akhir Maret 2009, lewat Kisah 17:29-31, Elohim menyatakan hikmat rahasia-Nya! Dengan pertolongan Tuhan, saya menguraikannya dalam tulisan berjudul: "Kabar Baik! Keselamatan Datang! Selamat Oleh Kasih Karunia Melalui Iman." Hikmat rahasia itu adalah pembuktian kebenaran keilahian Yesus Kristus, kebangkitan-Nya, dan Ia yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Karena Kristus disalibkan untuk mengerjakan hikmat rahasia Elohim ini, maka untuk mendapatkan keselamatan, setiap orang harus mendapat pengetahuan akan kebenaran melalui hikmat ini. 1 Timotius 2:3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Elohim, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. 5 Karena Elohim itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Elohim dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, 6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan. Yesaya 33:6 Masa keamanan akan tiba bagimu; kekayaan yang menyelamatkan ialah hikmat dan pengetahuan; takut akan TUHAN, itulah harta benda Sion. Terang kebenaran Tuhan, menyingkap pekerjaan-pekerjaan kegelapan. Membinasakan pekerjaan-pekerjaan Iblis. Hosea 7:1 Apabila Aku menyembuhkan Israel, maka tersingkaplah kesalahan Efraim dan kejahatan-kejahatan Samaria: sebab mereka melakukan penipuan: pencuri mendobrak masuk, gerombolan merampas di luar. Yohanes 3:8 barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Elohim menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu. Dibuktikan bahwa firman Tuhan yang murni adalah satu-satunya kebenaran. Amsal 30:5 Semua firman Elohim adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya. 6 Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta. Mazmur 33:4 Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Dibuktikan bahwa tidak ada manusia yang benar (Roma 3:10), supaya Elohim ternyata benar dalam segala firman-Nya. Roma 3:3 Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Elohim? 4 Sekali-kali tidak! Sebaliknya: Elohim adalah benar, dan semua manusia pembohong, seperti ada tertulis: "Supaya Engkau ternyata benar dalam segala firman-Mu, dan menang, jika Engkau dihakimi." Dan ketika oleh terang kebenaran firman Tuhan, kita dapat melihat dosa kita, kesesatan kita... kita diundang untuk bertobat dan datang kepada kebenaran. Kita dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus (Roma 3:24). Kisah 17:29 Karena kita berasal dari keturunan Elohim, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. 30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Elohim memberitakan kepada manusia, bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat. 31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati." Yehezkiel 33:10 Dan engkau anak manusia, katakanlah kepada kaum Israel: Kamu berkata begini: Pelanggaran kami dan dosa kami sudah tertanggung atas kami dan karena itu kami hancur; bagaimanakah kami dapat tetap hidup? 11 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ELOHIM, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? Yesaya 44:22 Aku telah menghapus segala dosa pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau! Lukas 5:31 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat." Yesaya 1:18 Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Roma 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Elohim menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. Yesaya 31:6 Bertobatlah, hai orang Israel, kepada Dia yang sudah kamu tinggalkan jauh-jauh! 7 Sungguh pada hari itu kamu masing-masing akan membuang berhala-berhala peraknya dan berhala-berhala emasnya yang dibuat oleh tanganmu sendiri dengan penuh dosa. Yesaya 1:19 Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu. 20 Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang." Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya. Yesaya 56:1 Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan. 2 Berbahagialah orang yang melakukannya, dan anak manusia yang berpegang kepadanya: yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang menahan diri dari setiap perbuatan jahat. Ibrani 4:3 Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku; Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. 4 Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas; "Dan Elohim berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya," 5 Dan dalam nas itu kita baca; "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," 6 Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka, 7 Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas; "Pada hari ini jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu! 8 Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Elohim tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain, 9 Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Elohim. 10 Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Elohim berhenti dari pekerjaan-Nya. 11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga. Kita dibebaskan dari rumah-rumah penjara; dibebaskan dari dosa dan pengajaran yang tidak benar yang telah memenjarakan pikiran kita. Yesaya 42:6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa, 7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara. 8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. Yesaya 42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan. 17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: "Kamulah elohim kami!" Jalan-jalan kebenaran diluruskan. Pemahaman yang salah, dibetulkan. Yesaya 40:4 Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; 5 maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya." Kita dikuduskan dalam kebenaran, yaitu firman Elohim. Yohanes 17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. Kita dilahirkan kembali dari benih yang tidak fana, yaitu oleh firman Elohim. 1 Petrus 1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Elohim, yang hidup dan yang kekal. Kita dilepaskan dari kuasa kegelapan dan dipindahkan ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih. Kolose 1:13 Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; Kita yang bertobat, yang telah dilahirkan kembali dari benih yang tidak fana, oleh firman Elohim, yang telah dilepaskan dari kuasa kegelapan, ditebus dengan darah Yesus Kristus, adalah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Elohim sendiri, supaya memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kita keluar dari kegelapan kepada terangnya yang ajaib. 1 Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Elohim sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib. 10 Kamu, yang dahulu bukan umat Elohim, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan. Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Elohim, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Elohim sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. 11 Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu--sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia -- 12 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Elohim di dalam dunia. 13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus. Janganlah sombong, tetapi takutlah! Roma 11:13 Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku, 14 yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka. 15 Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati? 16 Jikalau roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus. 17 Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah, 18 janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, malainkan akar itu yang menopang kamu. 19 Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan diantaranya sebagai tunas. 20 Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah! 21 Sebab kalau Elohim tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak menyayangkan kamu. 22 Sebab itu perhatikanlah kemurahan Elohim dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga. 23 Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Elohim berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali. 24 Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri. Terpujilah Elohim dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. Hikmat rahasia Elohim, yang adalah kesaksian Yesus, adalah kabar baik untuk segala bangsa. Untuk memberikan semua orang bukti kebenaran agar semua boleh mengenal Dia Yang Benar, dan berada di dalam Yang Benar. Di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Elohim yang benar dan hidup yang kekal dan agar waspada terhadap segala berhala (1 Yohanes 5:20-21). Inilah kabar keselamatan. Roma 10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Elohim yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. 13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. 14 Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? 15 Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!" Markus 16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Yesaya 45:22 Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Elohim dan tidak ada yang lain. 23 Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa 24 sambil berkata: Keadilan dan kekuatan hanya ada di dalam TUHAN. Semua orang yang telah bangkit amarahnya terhadap Dia akan datang kepada-Nya dan mendapat malu, 25 tetapi seluruh keturunan Israel akan nyata benar dan akan bermegah di dalam TUHAN." Markus 1:15 Kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Elohim sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" Hikmat rahasia Elohim (1 Kor 2:7), yang adalah kesaksian Yesus (Yoh 18:37, wah 19:10) yaitu pembuktian kebenaran (Ibrani 11:1), dan pertobatan dari berhala; gambar atau patung yang mengumpamakan Yesus (menyamakan keadaan Ilahi dengan emas atau perak, ciptaan kesenian dan keahlian manusia: Kisah para rasul 17:29-31), adalah perjanjian damai, perjanjian baru yang dimeterai oleh darah Kristus. Lukas 22:20 Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu. 1 Korintus 11:25 Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" Perjanjian damai, perjanjian kekal. Yeremia 32:40 Aku akan mengikat perjanjian kekal dengan mereka, bahwa Aku tidak akan membelakangi mereka, melainkan akan berbuat baik kepada mereka; Aku akan menaruh takut kepada-Ku ke dalam hati mereka, supaya mereka jangan menjauh dari pada-Ku. 41 Aku akan bergirang karena mereka untuk berbuat baik kepada mereka dan Aku akan membuat mereka tumbuh di negeri ini dengan kesetiaan, dengan segenap hati-Ku dan dengan segenap jiwa-Ku. Yesaya 54:10 Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau. Hikmat rahasia Elohim (1 Kor 2:7), yang adalah kesaksian Yesus (Yoh 18:37, wah 19:10) yaitu pembuktian kebenaran (Ibrani 11:1), adalah harta terpendam (Yes 45:3), menjadi dasar pertobatan yang baru. Yesaya 28:16 sebab itu beginilah firman Tuhan ELOHIM: "Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya tidak akan gelisah! Ibrani 6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Elohim, 2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal. 3 Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Elohim mengizinkannya. 1 Korintus 3:11 Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. 12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, Elohim bekerja mengumpulkan anak-anak-Nya yang tercerai berai. Zakharia 8:7 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, Aku menyelamatkan umat-Ku dari tempat terbitnya matahari sampai kepada tempat terbenamnya, 8 dan Aku akan membawa mereka pulang, supaya mereka diam di tengah-tengah Yerusalem. Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Elohim mereka dalam kesetiaan dan kebenaran." Yehezkiel 34:12 Seperti seorang gembala mencari dombanya pada waktu domba itu tercerai dari kawanan dombanya, begitulah Aku akan mencari domba-domba-Ku dan Aku akan menyelamatkan mereka dari segala tempat, ke mana mereka di serahkan pada hari berkabut dan hari kegelapan. 13 Aku akan membawa mereka keluar dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan mereka dari negeri-negeri dan membawa mereka ke tanahnya; Aku akan menggembalakan mereka di atas gunung-gunung Israel, di alur-alur sungainya dan di semua tempat kediaman orang di tanah itu. Yohanes 11:49 Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa-apa, 50 dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa." 51 Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia bernubuat, bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu, 52 dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Elohim yang tercerai-berai. Yesaya 48:20 Keluarlah dari Babel, larilah dari Kasdim! Beritahukanlah dengan suara sorak sorai dan kabarkanlah hal ini! Siarkanlah itu sampai ke ujung bumi! Katakanlah: "TUHAN telah menebus Yakub, hamba-Nya!" Yohanes 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: 23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Efesus 4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, 5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan. 6 satu Elohim dan Bapa dari semua, Elohim yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua. Kolose 3:11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu. Matius 12:30 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan. Yehezkiel 36:37 Beginilah firman Tuhan ELOHIM: Dalam hal ini juga Aku menginginkan, supaya kaum Israel meminta dari pada-Ku apa yang hendak Kulakukan bagi mereka, yaitu membuat mereka banyak seperti lautan manusia. 38 Seperti domba-domba persembahan kudus, dan seumpama domba-domba Yerusalem pada waktu-waktu perayaannya, begitulah kota-kota yang sudah runtuh penuh dengan lautan manusia. Dengan begitu mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN. Salam damai sejahtera Dalam nama Tuhan Yesus Kristus 30 January 2013 |
| Sherly Grace Massie Dua batu+alam 's link Nubuat besar dalam Kitab Suci Alkitab yang tersembunyi berabad-abad lamanya adalah pembuktian kebenaran. Yesaya 45:3 Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah TUHAN, Elohim Israel, yang memanggil engkau dengan namamu. Yesaya 45:6 supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain. 7 yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini. Yesaya 45:25 Tetapi seluruh keturunan Israel akan nyata benar dan akan bermegah di dalam TUHAN." Roma 3:26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. Pembuktian kebenaran itu berupa hikmat Elohim yang tersembunyi dan rahasia, yang telah disediakan untuk kemuliaan kita, sebelum dunia dijadikan. 1 Korintus 2:7 Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Elohim yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Elohim bagi kemuliaan kita. Hikmat yang tidak diketahui oleh penguasa dunia ini. Hikmat yang karenanya Kristus disalibkan. 1 Korintus 2:8 Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia. Hikmat pembuktian kebenaran ini adalah kesaksian Yesus. Yohanes 18:37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku." Yohanes 10:24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami." 25 Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, Yohanes 3:33 Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Elohim adalah benar. Puji Tuhan! Nubuat itu digenapi pada kesaksian "Kabar Baik! Kedok Penipuan Iblis Dibuka! Kebenaran Yang Memerdekakan" dan "Kabar Baik! Keselamatan Datang! Selamat Oleh Kasih Karunia Melalui Iman" Yang dibuktikan disana adalah: KeIlahian Yesus Kristus, kebangkitan-Nya, dan Ia yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati. 1 Petrus 1:20 Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir. 21 Oleh Dialah kamu percaya kepada Elohim, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Elohim. Dengan digenapinya nubuat besar yang tersembunyi berabad-abad lamanya dalam Alkitab, dengan memakai Alkitab berbahasa Indonesia, maka terbukti bahwa Alkitab yang sudah diterjemahkan ke bahasa yang lain, bukan masalah. Elohim yang mahakuasa menjaga hikmat rahasia-Nya, tetap benar, seperti yang disabdakan-Nya, meskipun telah diterjemahkan ke berbagai bahasa. 2 Korintus 4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Elohim, bukan dari diri kami. Dan bahwa nubuat pembuktian kebenaran ini yang dinubuatkan sepanjang Perjanjian Lama oleh para nabi, diantaranya Yesaya 45:3,6,25 dan sepanjang Perjanjian Baru oleh para murid dan rasul diantaranya Roma 3:26, Yoh 18:37, 3:33, 1 Petrus 1:13, telah digenapi, membuktikan bahwa roh yang mengilhami penulisan nubuat hikmat rahasia Elohim oleh para nabi dan rasul sepanjang Perjanjian Lama dan Baru adalah roh yang sama, yaitu roh nubuat. Wahyu 19:10 Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Elohim! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat." Dan pula dengan digenapinya pembuktian kebenaran melalui hikmat rahasia yang tersembunyi dalam Kisah 17:29-31, maka siapa yang disebut sebagai keturunan Elohim, atau anak-anak Elohim, telah dinyatakan. Nubuat Roma 8:19 "Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Elohim dinyatakan", telah digenapi. Karena dengan demikian diketahui bahwa yang disebut sebagai keturunan Elohim, atau anak-anak Elohim, yaitu mereka yang sedang dipanggil untuk bertobat dari menyamakan keadaan Ilahi (Yesus Kristus) dengan emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia, yaitu mereka yang percaya kepada Elohim Bapa dan Anak-Nya Yesus Kristus yang dibangkitkan dari antara orang mati. Kisah 17:29 Karena KITA BERASAL DARI KETURUNAN ELOHIM, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. 30 Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Elohim memberitakan kepada manusia, bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat. 31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesuadah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati." Yohanes 1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Elohim. Galatia 3:26 Sebab kamu semua adalah anak-anak Elohim karena iman di dalam Yesus Kristus. 1 Yohanes 3:1 Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Elohim, dan memang kita adalah anak-anak Elohim. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. Setiap orang harus mendapat pengetahuan akan kebenaran lewat hikmat rahasia Elohim, yaitu pembuktian kebenaran yang dikerjakan dengan darah Yesus Kristus yang tertumpah di kayu salib. Yaitu kesaksian Yesus. 1 Timotius 2:3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Elohim, Juruselamat kita, 4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. 5 Karena Elohim itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Elohim dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, 6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan. Peristiwa pembuktian kebenaran ini adalah saat Yesus menyatakan diri-Nya untuk menghapus dosa oleh korban-Nya. Ibrani 9:26 Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapus dosa oleh korban-Nya. 1 Yohanes 3:5 Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa. Yaitu ketika kemurahan Elohim dan kasih-Nya menjadi nyata. Titus 3:4 Tetapi ketika nyata kemurahan Elohim, dan kasih-Nya kepada manusia, 5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Adalah suatu kehormatan bagi saya untuk menyampaikan kabar baik ini. Yesaya 40:4 Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan: tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran: 5 maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya." Yesaya 42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan. 17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: "Kamulah allah kami!" 1 Yoh 2:7 Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. 8 Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. Efesus 2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Elohim, 20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Yeremia 12:10 Banyak gembala telah merusakkan kebun anggur-Ku, memijak-mijak tanah kedambaan-Ku menjadi padang gurun yang sunyi sepi. 11 Ya, mereka telah membuatnya sunyi sepi, sunyi sepi tanah itu berkabung di hadapan-Ku! Sunyi sepi sekarang segenap negeri itu, tetapi tidak ada orang yang memperhatikannya. Yeremia 4:3 Sebab beginilah firman TUHAN kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem: "Bukalah bagimu tanah baru, dan janganlah menabur di tempat duri tumbuh. Orang yang mengerti pemberitaan hikmat rahasia ini (1 Kor 2:7-8), yaitu kesaksian Yesus (Yoh 5:36,) yaitu firman iman (Roma 10:8), firman kebenaran, yaitu Injil keselamatan (Efesus 1:13), akan berbuah seratus kali lipat, enam puluh kali lipat dan tiga puluh kali lipat. Matius 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat. Efesus 4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, 12 Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, 13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Elohim, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, 14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. 16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih. Dan kitapun menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran. Yohanes 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. 24 Elohim itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. Pembuktian kebenaran adalah kabar baik bagi semua bangsa, dan suku, dan bahasa dan kaum. Roma 10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Elohim yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya. 13 Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. 14 Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? 15 Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!" Hikmat pembuktian kebenaran adalah pintu gerbang kebenaran. Yohanes 10:9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Mazmur 118:19 Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya. Markus 1:2 Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; 3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya". Mazmur 24:7 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! 8 "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!" 9 Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu , hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan! 10 "Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!" Sela Mazmur 126:2 Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: "TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!". Salam damai sejahtera Dalam nama Tuhan Yesus Kristus 20 November 2012 |
| G.p. Ade Darmawi G.p. Ade Darmawi shared a photo. batu+alam 's image link |
| Sherly Grace Massie Dua batu+alam 's link Yeremia 7:23 hanya yang berikut ini-lah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Elohimmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia! Yehezkiel 20:39 Hai kamu, kaum Israel, beginilah firman Tuhan ELOHIM, biarlah masing-masing pergi beribadah kepada berhala-berhalanya, Tetapi kemudian kamu akan mendengarkan Aku dan tidak lagi melanggar kekudusan nama-Ku yang kudus dengan persembahan-persembahanmu dan berhala-berhalamu. 40 Sebab di atas gunung-Ku yang kudus, di atas gunung Israel yang tinggi, demikianlah firman Tuhan ELOHIM, di sana di tanah itu segenap kaum Israel dalam keseluruhannya akan beribadah kepada-Ku. Di sana Aku akan berkenan kepadamu dan di sana Aku akan menuntut dari kamu persembahan-persembahan khususmu dan sajian-sajianmu yang terpilih, segala yang kamu kuduskan. 41 Seperti kepada persembahan yang harum Aku berkenan kepadamu pada waktu Aku mengeluarkan kamu dari tengah bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari negeri-negeri, di mana kamu berserak, dan Aku akan menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa (Roma 3:25). Umat Tuhan, pada 21 Desember 2006, saya mengalami peristiwa luar biasa. Melalui Ulangan 4:15,16 dan Yohanes 14:6,7 Tuhan menggenapi 2 Kor 3:14-17, 2 Kor 4:4 dan Kisah 17:29-31. Kesaksian tentang peristiwa itu, dengan pertolongan Tuhan, saya tulis dengan judul: “Kabar Baik, Kedok Penipuan Iblis dibuka! Kebenaran Yang Memerdekakan.” Menyusul kesaksian tersebut, suatu hikmat diberikan Tuhan, suatu hikmat yang lebih mahal dari pada emas pilihan, lebih mahal dari pada permata (Digenapi 1 Korintus 2:6 Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan. 7 Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Elohim yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Elohim bagi kemuliaan kita. 8 Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia.) Suatu hikmat yang memberi bukti kebenaran. KeIlahian Yesus Kristus, kebangkitan dan kematian-Nya, serta kebenaran Ia yang membangkitkan, semua dibuktikan (menggenapi nubuat Roma 3:26, Yes 45:25, Ibr 9:26, Titus 3:4,5, 1 Yoh 3:5). Suatu pembuktian yang dikerjakan dengan darah Yeshua Hamasiah yang tertumpah di kayu salib. Inilah kesaksian Yeshua tentang kebenaran (Yoh 10:25, 18:37). Hikmat ini, dengan pertolongan Tuhan ditulis dengan judul: “Kabar Baik! Kabar Baik! Keselamatan Datang! Selamat oleh Kasih Karunia Melalui Iman”. Seterusnya, Tuhan membuka selubung firman demi firman, menuntun kepada kebenaran yang murni, merobohkan doktrin-doktrin keagamaan (menggenapi Zakharia 5:1-4, Yes 30:25, Mat 24:1,2). Digenapi nubuat Roma 3:10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. (Yer 5:30-31, 8:11), pada Juny 2010, dengan pertolongan Tuhan, saya menulisnya dengan judul: “Kabar Baik, Kebenaran Tuhan, Kerajaan Yang Tidak Tergoncangkan”, dan “Iman Kepada Yeshua (Wah 14:12)”, pada Desember 2010. Digenapi 1 Korintus 1:19 Karena ada tertulis: "Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan." 20 Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Elohim telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan? Melalui Kisah 17:29-31, yaitu firman yang digenapi pada 21 Desember 2006, Tuhan memanggil, Tuhan memberitakan kepada manusia, bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat. Inilah Kisah 17:29-31 Karena kita berasal dari keturunan Elohim, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan Ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. DENGAN TIDAK LAGI MEMANDANG ZAMAN KEBODOHAN, MAKA SEKARANG ELOHIM MEMBERITAKAN KEPADA MANUSIA, BAHWA DIMANA-MANA SEMUA MEREKA HARUS BERTOBAT. Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati. YESHUA SANGAT MULIA, MULIA SEPERTI BAPA, KARENA YESHUA ADALAH GAMBARAN BAPA! DAN KEMULIAAN YESHUA, SEPERTI JUGA BAPA, TIDAK BOLEH DIUMPAMAKAN DENGAN APA PUN JUGA! (Yes 46:5; Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama? Yoh 5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. Yoh 14:6,7) PATUNG ATAU GAMBAR ATAU APAPUN YANG DIMAKSUDKAN UNTUK MENGUMPAMAKAN “rupa” YESHUA adalah BERHALA! (Ul 4:15-16, Yer 10:14-16, 16:20-21, Maz 115:4-7). IBLIS SEDANG MENIPU MANUSIA LEWAT GAMBAR “YESHUA” (ITU BUKANLAH YESHUA) DAN YESHUA HAMASIAH YANG BENAR DAN HIDUP SEDANG BERUSAHA KERAS MEMENANGKAN UMAT-UMATNYA YANG SUNGGUH-SUNGGUH MERINDUKAN DIA, DENGAN CARA MENGINGATKAN MEREKA KEPADA PENURUTAN HUKUM KE-2 (Yer 2:11-13, Wahyu 13:7-9, Mal 4:4). Sesuai dengan penyataan kebenaran pada 21 Desember 2006, serta firman demi firman yang digenapi, maka diketahuilah bahwa peristiwa yang dialami pada 21 Desember 2006 itu adalah kunci untuk membuka rahasia Elohim yang tersembunyi yang telah dinyatakan dalam Kisah Para Rasul 17:29-31, kemudian membawa masuk ke dalam seluruh kebenaran firman Tuhan. Peristiwa ini membawa bukti kebenaran Tuhan. Membawa iman kepada Yeshua (menggenapi 1 Petrus 1:8-10, Gal 3:22-29). Iman ini meneguhkan hukum Taurat. Digenapi Roma 3:31 Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya kami meneguhkannya. Ibrani 4:3 Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: "Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku; Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. 4 Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas; "Dan Elohim berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya," 5 Dan dalam nas itu kita baca; "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku," 6 Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka, 7 Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas; "Pada hari ini jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu! 8 Sebab, andaikata Yosua telah membawa mereka masuk ke tempat perhentian, pasti Elohim tidak akan berkata-kata kemudian tentang suatu hari lain, 9 Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Elohim. 10 Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Elohim berhenti dari pekerjaan-Nya. 11 Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga. (Yesaya 58:13,14). Digenapi Matius 5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi, Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Kisah 17:29-31 tidak hanya untuk umat Sevent Day Adventist (SDA). Firman ini diberikan untuk manusia, bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat. Karena bingung melihat gereja (SDA) yang tidak percaya kepada kesaksian yang saya sampaikan. Kamis malam, 13 Januari 2011, Saya bertanya kepada Tuhan, apa lagi yang harus saya sampaikan kepada gereja agar mereka percaya, agar mereka memberi perhatian, bertobat dan diselamatkan? Tuhan menjawab lewat firman-Nya: Yehezkiel 21. Jumat 14 Januari, saya menyampaikan Yehezkiel 21 kepada Pimpinan Kantor Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Konfrens Makassar. Yes 65:12 Aku akan menentukan kamu bagi pedang, dan kamu sekalian akan menekuk lutut untuk dibantai! Oleh karena ketika Aku memanggil, kamu tidak menjawab, ketika Aku berbicara, kamu tidak mendengar, tetapi kamu melakukan apa yang jahat di mata-Ku dan lebih menyukai apa yang tidak berkenan kepada-Ku." Peringatan akan pedang bagi umat Tuhan sudah dikeluarkan. Sangkakala sudah ditiup (Yehezkiel 33:3). Kepada yang percaya kepada pemberitaan Injil.. pedang penghakiman sedang datang mendekat kepada umat Tuhan sendiri, kepada gereja.. dan kepada seisi dunia (Digenapi 1 Petrus 4:17 Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Elohim sendiri yang harus pertama-tama dihakimi. Dan jika penghakiman itu dimulai pada kita, bagaimanakah kesudahannya dengan mereka yang tidak percaya pada Injil Elohim? 18 Dan jika orang benar hampir-hampir tidak diselamatkan, apakah yang akan terjadi dengan orang fasik dan orang berdosa?).Dan pertama-tama kepada SDA, yang mengaku bijaksana dan mempunyai Taurat YHWH, tetapi ternyata tidak mengetahui hukum YHWH. (Digenapi Yeremia 8:7 Bahkan burung ranggung di udara mengetahui musimnya, burung tekukur, burung layang-layang dan burung bangau berpegang pada waktu kembalinya, tetapi umat-Ku tidak mengetahui hukum YHWH. 8 Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat YHWH? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong). Yermiah 16:20 Dapatkah manusia membuat elohim bagi dirinya sendiri? Yang demikian bukan elohim!" 21 "Sebab itu, ketahuilah, Aku mau memberitahukan kepada mereka, sekali ini Aku akan memberitahukan kepada mereka kekuasaan-Ku dan keperkasaan-Ku, supaya mereka tahu, bahwa nama-Ku YHWH." Yeremia 10:14 Setiap manusia ternyata bodoh, tidak berpengetahuan, dan setiap pandai emas menjadi malu karena patung buatannya. Sebab patung tuangannya itu adalah tipu, tidak ada nyawa di dalamnya, 15 semuanya adalah kesia-siaan, pekerjaan yang menjadi buah ejekan, dan yang akan binaas pada waktu dihukum. Yermiah 8:9 Orang-orang bijaksana akan menjadi malu, akan terkejut dan tertangkap. Sesungguhnya, mereka telah menolak firman YHWH, maka kebijaksanaan apakah yang masih ada pada mereka? Senin 17 January 2011, Oleh kehendak Tuhan, kembali saya datang kepada Pimpinan SDA Konfrens Makassar, untuk menyampaikan Yesaya 27:5 Kecuali kalau mereka mencari perlindungan kepada-Ku dan mencari damai dengan Aku!" Sekaligus pada hari itu saya membawa perbaikan penting pada tulisan Iman Kepada Yeshua (Wah 14:12), yang sebelumnya saya bagikan disana. Yehzkiel 33:1 Lalu datanglah firman YHWH kepadaku: 2 "Hai anak manusia, berbicaralah kepada teman-temanmu sebangsa dan katakanlah kepada mereka: Kalau Aku mendatangkan pedang atas sesuatu negeri dan bangsa negeri itu mengambil seorang dari antara mereka dan menetapkan dia menjadi penjaganya 3 dan penjaga ini melihat pedang itu datang atas negerinya, lalu meniup sangkakala untuk memperingatkan bangsanya, 4 kalau ada seorang yang memang mendengar suara sangkakala itu, tetapi tidak mau diperingatkan, sehingga sesudah pedang itu datang ia dihabiskan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. 5 Ia mendengar suara sangkakala, tetapi ia tidak mau diperingatkan, darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Kalau ia mau diperingatkan, ia menyelamatkan nyawanya. 6 Sebaliknya penjaga yang melihat pedang itu datang, tetapi tidak meniup sangkakala dan bangsanya tidak mendapat peringatan, sehingga sesudah pedang itu datang, seorang dari antara mereka dihabiskan, orang itu dihabiskan dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari penjaga itu. Yehezkiel 33:11 Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ELOHIM, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? Yesaya 2:12 Sebab YHWH semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan; 13 untuk menghukum semua pohon aras di Libanon yang tumbuh meninggi dan tetap menjulang, dan menghukum semua pohon tarbantin di Basan; 14 untuk menghukum semua gunung yang tinggi-tinggi dan semua bukit yang menjulang ke atas; 15 untuk menghukum semua menara yang tinggi-tinggi dan semua tembok yang berkubu; 16 untuk menghukum semua kapal Tarsis dan semua kapal yang paling indah. 17 Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya YHWH sajalah yang maha tinggi pada hari itu. 18 Sedang berhala-berhala akan hilang sama sekali. 19 Maka orang akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu dan ke dalam liang-liang di tanah terhadap kedahsyatan YHWH dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi. 20 Pada hari itu berhala-berhala perak dan berhala-berhala emas yang dibuat manusia untuk sujud menyembah kepadanya akan dilemparkannya kepada tikus dan kelelawar, 21 dan ia akan masuk ke dalam lekuk-lekuk di gunung batu dan ke dalam celah-celah di bukit batu terhadap kedahsyatan YHWH dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi. Yermia 25:29 Sebab sesungguhnya di kota yang nama-Ku telah diserukan di atasnya Aku akan mulai mendatangkan malapetaka; masakan kamu ini akan bebas dari hukuman? kamu tidak akan bebas dari hukuman, sebab Aku ini mengerahkan pedang ke atas segenap penduduk bumi, demikianlah firman TUHAN semesta alam. 30 Dan engkau ini, nubuatkanlah segala firman ini kepada mereka. Katakanlah kepada mereka: TUHAN akan menengking dari tempat tinggi dan memperdengarkan suara-Nya dari tempat pernaungan-Nya yang kudus; Ia akan mengaum hebat terhadap tempat penggembalaan-Nya, suatu pekik, seperti yang dipekikkan pengirik-pengirik buah anggur, terhadap segenap penduduk bumi. 31 Deru perang akan sampai ke ujung bumi, sebab TUHAN mempunyai pengaduan terhadap bangsa-bangsa; Ia akan beperkara dengan segala makhluk: Orang-orang fasik akan diserahkan-Nya kepada pedang, demikianlah firman TUHAN. 32 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, malapetaka akan menjalar dari bangsa ke bangsa, suatu badai besar akan berkecamuk dari ujung-ujung bumi. 33 Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN dari ujung bumi sampai ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang. 34 Mengeluh dan berteriaklah, hai para gembala! Berguling-gulinglah dalam debu, hai pemimpin-pemimpin kawanan kambing domba! Sebab sudah genap waktunya kamu akan disembelih, dan kamu akan rebah seperti domba jantan pilihan. 35 Maka bagi para gembala tidak akan ada lagi kelepasan, dan bagi para pemimpin kawanan kambing domba tidak akan ada lagi keluputan. 36 Dengar! para gembala berteriak, para pemimpin kawanan kambing domba mengeluh! Sebab TUHAN telah merusakkan padang gembalaan mereka, 37 dan sunyi sepilah padang rumput yang sentosa, oleh karena murka TUHAN yang menyala-nyala itu.38 Seperti singa Ia meninggalkan semak belukar persembunyian-Nya, sebab negeri mereka sudah menjadi ketandusan, oleh karena pedang yang dahsyat, oleh karena murka-Nya yang menyala-nyala." Kisah Para Rasul 2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. 22 Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Elohim dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Elohim dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. 23 Dia yang diserahkan Elohim menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. (Yoel 2). Kisah Para Rasul 10:34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Elohim tidak membedakan orang. 35 Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. 36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang. Markus 16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.Yesaya 45:22 Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Elohim dan tidak ada yang lain. Lukas 24:47 dan lagi; dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. 48 Kamu adalah saksi dari semuanya ini. 49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi.” Digenapi Kisah Para Rasul 13:38 Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa. 39 Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa. 40 Karena itu, waspadalah, supaya jangan berlaku atas kamu apa yang telah dikatakan dalam kitab nabi-nabi: 41 Ingatlah, hai kamu penghina-penghina, tercenganglah dan lenyaplah, sebab Aku melakukan suatu pekerjaan dalam zamanmu, suatu pekerjaan, yang tidak akan kamu percayai, jika diceriterakan kepadamu." Yesaya 53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi YHWH telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian, 7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Yesaya 27:9 Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar. Bertobatlah! Bertobatlah! Yesaya 55:6 Carilah YHWH selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! 7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada YHWH, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Elohim kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya. Yeremia 13:15 Dengarlah, pasanglah telingamu, janganlah kamu tinggi hati, sebab YHWH telah berfirman. 16 Permuliakanlah YHWH, Elohimmu, sebelum Ia membuat hari menjadi gelap, sebelum kakimu tersandung di atas bukit-bukit yang diliputi senja, sementara kamu menanti-nantikan terang, tetapi Ia menjadikan hari kelam pekat dan mengubahnya menjadi gelap gulita. 17 Jika kamu tidak mau mendengarkannya, aku akan menangis di tempat yang tersembunyi oleh karena kesombonganmu, air mataku akan berlinang-linang, bahkan akan bercucuran, oleh sebab kawanan domba YHWH diangkut tertawan. Zefanya 1:14 Sudah dekat hari YHWH yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari YHWH pahit, pahlawanpun akan menangis. 15 Hari kegemasan hari itu, hari kesusahan dan kesulitan, hari kemusnahan dan pemusnahan, hari kegelapan dan kesuraman, hari berawan dan kelam. Zefanya 2:3 Carilah YHWH, hai kamu orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan YHWH. 1 Yohanes 1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. 10 Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita. Mazmur 85:9 Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Elohim, YHWH. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan? Yohanes 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku. Digenapi Yesaya 3:13 YHWH mengambil tempat untuk menuntut dan berdiri untuk mengadili bangsa-bangsa. 14 YHWH bertindak sebagai hakim atas tua-tua dan pemimpin-pemimpin umat-Nya: "Kamulah yang memusnahkan kebun anggur itu, barang rampasan dari orang yang tertindas tertumpuk di dalam rumahmu. 15 Mengapa kamu menyiksa umat-Ku dan menganiaya orang-orang yang tertindas? demikianlah firman Tuhan ELOHIM semesta alam. Digenapi Mazmur 9:9 Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. 2 Kor 6:16 Apakah hubungan bait Elohim dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Elohim yang hidup menurut firman Elohim ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Elohim mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku. 17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. Yeremia 6:1 Larilah mengungsi, hai orang-orang Benyamin, dari tengah-tengah Yerusalem! Tiuplah sangkakala di Tekoa, dan naikkanlah asap sebagai tanda di atas Bet-Kerem! Sebab malapetaka telah mengintai dari utara, yakni suatu kehancuran besar. Yesaya 51:5 Dalam sekejap mata keselamatan yang dari pada-Ku akan dekat, kelepasan yang Kuberikan akan tiba, dan dengan tangan kekuasaan-Ku Aku akan memerintah bangsa-bangsa; kepada-Kulah pulau-pulau menanti-nanti, perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. Mazmur 111:9 Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya, diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya; nama-Nya kudus dan dahsyat. Yesaya 35:10 dan orang-orang yang dibebaskan YHWH akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh. Yesaya 52:12 Sungguh, kamu tidak akan buru-buru keluar dan tidak akan lari-lari berjalan, sebab YHWH akan berjalan di depanmu, dan Elohim Israel akan menjadi penutup barisanmu. Mazmur 111:3 Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya, dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya. Zakharia 2:13 Berdiam dirilah, hai segala makhluk, di hadapan YHWH, sebab Ia telah bangkit dari tempat kediaman-Nya yang kudus. Yeremia 5:22 Masakan kamu tidak takut kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, kamu tidak gemetar terhadap Aku? Bukankah Aku yang membuat pantai pasir sebagai perbatasan bagi laut, sebagai perhinggaan tetap yang tidak dapat dilampauinya? Biarpun ia bergelora, ia tidak sanggup, biarpun gelombang-gelombangnya ribut, mereka tidak dapat melampauinya! Wahyu 14:7 dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Elohim dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air." Mazmur 150:6 Biarlah segala yang bernafas memuji YHWH! HaleluYah! Disampaikan di dalam nama Tuhan Yeshua. Sherly Grace Massie Kutipan firman diambil dari Kitab Suci TB-LAI 1974. Dengan hormat saya menggunakan sebutan ELOHIM untuk ALLAH, dan YHWH untuk TUHAN . 012011. |
| Sherly Grace Massie Dua batu+alam 's link Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus, Kitab Suci Alkitab adalah satu kitab yang isinya tertutup dan termeterai,ketika waktunya sudah dekat, meterai kitab ini dibuka. Daniel 12:9; Tetapi ia menjawab: “Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman. Wahyu 22:10; Lalu ia berkata kepadaku: “Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat. Ketika meterai kitab ini dibuka, Elohim dan firman-Nya akan terbukti benar (Roma 3:26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. Yesaya 45:25 Tetapi seluruh keturunan Israel akan nyata benar dan akan bermegah di dalam TUHAN.") Inilah saatnya penghakiman dimulai (Mazmur 75:3 Apabila Aku menetapkan waktunya, Aku sendiri akan menghakimi dengan kebenaran. Mazmur 9:9 Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. Yesaya 26:9, Yoh 12:48, Roma 3:4) Ketika terjadi (meterai dibuka), kebenaran Tuhan menjadi nyata; segala sesuatu yang tidak kita lihat dibuktikan kebenarannya, sehingga memberi dasar yang kuat untuk berharap, disebut iman. Inilah kekuatan Injil. Ibrani 11:1; Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Roma 1:16,17; Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” Seperti yang sudah saya saksikan di dalam tulisan kesaksian berjudul KABAR BAIK, KEDOK PENIPUAN IBLIS DIBUKA!, Kebenaran Yang Memerdekakan, 21 Desember 2006, saya mengalami suatu peristiwa yang luar biasa. Hari itu, firmanUlangan 4:15,16 dan Yohanes 14:6,7 berbicara kepada saya dengan cara-Nya; membuat saya mengetahui bahwa TUHAN yang tertulis dalam Ulangan 4:15,16 adalah Yesus yang tertulis dalam Yohanes 14:6,7 atau sebaliknya (Yoh 5:46). Dan oleh karena itu Yesus Kristus tidak boleh “dirupakan”, dibuat patung atau gambar yang menyerupai berhala apapun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan; PATUNG ATAU GAMBAR ATAU APAPUN YANG DIMAKSUDKAN UNTUK MENGUMPAMAKAN “rupa” YESUS ADALAH BERHALA! Dengan cara-Nya, Tuhan membuat saya mengerti bahwa ini adalah tugas yang harus saya kerjakan, dan karena janji saya kepada Tuhan; apabila Tuhan mau mengampuni semua kesalahan dan dosa saya, dan mau meluruskan jalan saya di jalan-Nya, maka saya akan melakukan apa pun yang Tuhan kehendaki saya lakukan untuk kemuliaan-Nya. Maka, kebenaran ini saya sampaikan kepada orang-orang terdekat, dan gereja. 23 Maret 2007, dengan cara-Nya, Tuhan memperlihatkan kepada saya tujuh petunjuk yang dimiliki Alkitab tentang peristiwa 21 Desember 2006. Enam petunjuk ada di 2 Korintus 3:14-17 dan satu petunjuk lagi di 2 Korintus 4:3-6. Ketika saya mulai membaca kalimat pertama dari 2 Korintus 3:14 dst.. saya mulai menangis (meskipun saya belum tahu kalimat-kalimat selanjutnya) dan setiap kali tiba pada enam “petunjuk” pertama, ulu hati saya dipukul oleh gelombang haru yang sangat kuat, dan begitu seterusnya terjadi. Inilah petunjuk-petunjuk itu: 2 Korintus 3:14-17; Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca PERJANJIAN LAMA (Ulangan 4, dari kitab Perjanjian Lama) itu tanpa disingkapkan. Karena hanya KRISTUS (Yohanes 14:6,7) (saja yang dapat menyingkapkannya.. Bahkan sampai pada hari ini setiap kali mereka membaca KITAB MUSA (Ulangan 4 adalah kitab Musa), ada selubung yang menutupi hati mereka. Tetapi apabila HATI SEORANG BERBALIK KEPADA TUHAN (hati saya adalah hati yang sedang berbalik kepada Tuhan) maka SELUBUNG ITU DIAMBIL DARI PADANYA (hari itu ada selubung yang dibuka, ada kebenaran yang tersingkap). Sebab Tuhan adalah Roh: dan dimana ada Roh Elohim, disitu ada KEMERDEKAAN(hari itu, diantara jam 14.00-16.00; meluncur begitu saja dari mulut saya: “Berarti saya sudah merdeka..”) dan satu petunjuk lagi di 2 Korintus 4:3-6; Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ILAH ZAMAN INI (kebenaran yang dibuka pada hari itu adalah: PATUNG ATAU GAMBAR ATAU APAPUN YANG DIMAKSUDKAN UNTUK MENGUMPAMAKAN “rupa” YESUS adalah BERHALA!) sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Elohim. Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus. Sebab Elohim telah berfirman: “Dari dalam gelap akan terbit terang!”, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Elohim yang nampak pada wajah Kristus. Th 2006-2007, Tuhan memberikan saya firman 2 Korintus 4:7 danYesaya 45:3, dengan cara yang istimewa. 2 Korintus 4:7; Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Elohim, bukan dari diri kami. Yesaya 45:3; Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi, supaya engkau tahu, bahwa Akulah TUHAN, Elohim Israel, yang memanggil engkau dengan namamu. Meskipun saya belum tahu apa maksud dari dua firman tersebut, atau bagaimana hubungannya dengan kebenaran yang tersingkap itu, karena diberikan dengan cara yang istimewa (demikian pula dengan firman-firman lainnya), saya pun mencantumkannya di dalam lembar kesaksian. Dan pada akhir Maret 2009, saya mulai diberi hikmat pengertian dan diijinkan menemukan harta terpendam itu! Harta yang harus saya bagikan kepada orang lain, karena harta ini bukan milik saya (Matius 25:14-30, Amsal 8:1-36, Yesaya 33:6) Maka ijinkanlah saya saat ini membaginya kepada saudara... Juni-Agustus 2008, Tuhan membuka mata saya untuk melihat firman Kisah Para Rasul 17:29-31: Karena kita berasal dari keturunan Elohim, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan Ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia. Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Elohim memberitakan kepada manusia, bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat. Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati. Perhatikan dengan baik ayat demi ayat yang kaya hikmat ini.. Kisah Para Rasul 17:29-31 berbicara mengenai kebenaran yang dibuka Tuhan pada 21 Desember 2006 yaitu mengenai Yesus Kristus yang tidak boleh dirupakan dalam bentuk apapun, gambar atau patung menyerupai berhala berbentuk laki-laki atau perempuan.Kisah 17:29 mengatakan:Karena kita berasal dari keturunan Elohim, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan Ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia, ayat 30: Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Elohim memberitakan kepada manusia bahwa dimana-mana semua mereka harus bertobat. Ayat 31menyiratkan bahwa kesemuanya ini adalah tentang Yesus Kristus, yang oleh Dia, Elohim menghakimi dunia dengan adil, sesudah kepada semua orang Ia memberikan suatu bukti dengan membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati: Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati. Firman Kisah Para Rasul 17:29-31 ditulis pada jaman rasul-rasul, kurang lebih 2000 tahun yang lalu, maka firman ini adalah nubuat tentang kebenaran yang dibuka 21 Desember 2006 (sebelumnya firman ini tinggal tertutup dan tersembunyi seperti yang dikatakan Daniel 12:9, dibaca tapi tidak dimengerti atau diartikan berbeda, dengan kehendak sendiri; 2 Petrus 1:20; sehingga image yang diberi nama “Yesus” itu tampak dimana-mana.) Peristiwa 21 Desember 2006 telah menjadi kunci untuk membuka nubuat firman tersebut. Membuktikan bahwa firman itu benar. Dan sebaliknya firman Kisah 17:29-31 membenarkan peristiwa yang terjadi pada 21 Desember 2006. Sekali lagi, dengan pertolongan Tuhan, perhatikan dengan seksama Kisah Para Rasul 17:31bagian akhir;…sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati. Kita semua tahu dari membaca Kitab Suci Alkitab, yang dibangkitkan dari antara orang mati adalah Yesus Kristus, dan sekarang kita tahu bahwa ternyata kebangkitan-Nya itu adalah untuk memberikan bukti kepada semua orang. Fakta digenapinya nubuat Kisah Para Rasul 17:29-31 pada 21 Desember 2006 telah mengantarkan bukti itu kepada semua orang bahwa firman Kisah Para Rasul 17:29-31 adalah benar. Luar biasa, Elohim Mahabesar, pengertian-Nya melampaui segala akal, dengan demikian terbukti benar semua unsur yang terdapat di dalam firman Kisah 17:29-31 yaitu: Ia (Elohim Bapa) yang membangkitkan, dan Yesus yang dibangkitkan dari antara orang mati (ayat 31), dan bahwa benar Yesus adalah Ilahi (ayat 29). Roma 14:9 Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan, baik atas orang- orang mati, maupun atas orang- orang hidup. Roma 3:26; Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. Yesaya 45:25 tetapi seluruh keturunan Israel akan nyata benar dan akan bermegah di dalam TUHAN." Mengapa begitu penting untuk memberikan bukti kepada manusia bahwa Yesus adalah Ilahi dan bahwa Elohim Bapa telah membangkitkan Dia dari antara orang mati? Roma 10:9; Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Elohim telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, MAKA KAMU AKAN DISELAMATKAN. 1 Korintus 2:5 supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Elohim. Sungguh teramat penting supaya iman manusia tidak bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Elohim, karena oleh pengakuan itu, oleh iman itu, manusia akan diselamatkan! Alkitab menyebut Yesus, antara lain: Anak Elohim, Tuhan, Firman. Sehingga dengan demikian, pertobatan kita dari gambar-gambar, patung-patung, slide yang bermaksud mengumpamakan Yesus.. (menyamakan keadaan Ilahi dengan emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia), adalah bukti sebaliknya bahwa kita telah menjadi percaya bahwa Yesus adalah Ilahi, dan bahwa Elohim Bapa telah membangkitkan Dia dari antara orang mati. (Yakobus 2:17-18). Saudara-saudaraku yang kekasih, saya amat terkejut, ketika Tuhan membuka pikiran saya lebih dalam lagi… bahwa untuk memberikan bukti kebenaran melalui kebangkitan Yesus Kristus, agar manusia boleh memperoleh iman seperti yang dimiliki oleh saksi-saksi iman (Ibrani 11), dan oleh iman itu kita akan diselamatkan, Yesus Kristus harus mati terlebih dahulu…, bukankah demikian…? disalib, disiksa. Efesus 4:9 Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? Yohanes 12:27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini. Yohanes 18:37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku." Yohanes 3:16; Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sekarang, cukupkah airmata yang mengalir karena menyadari pengorbanan-Nya di kayu salib untuk menjadi tebusan dosa umat manusia adalah kebenaran semata-mata...? 1 Petrus 1:21 Oleh Dialah kamu percaya kepada Elohim, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Elohim. (Filipi 2:9-14; Itulah sebabnya Elohim sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Elohim, Bapa!) Dan saudaraku, apabila oleh pertolongan Tuhan, penjelasan tersebut diatas telah membuat menjadi nyata bagi kita kebenaran Tuhan dan bagaimana kerja kasih Tuhan Yesus Kristus dan Elohim Bapa menyelamatkan kita, maka satu nubuat firman lagi yang digenapi di dalam saudara dan saya pada saat ini juga (terima kasih ya Tuhan) : Titus 3:4,5; Tetapi ketika nyata kemurahan Elohim, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, PADA WAKTU ITU DIA TELAH MENYELAMATKAN KITA, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Puji Tuhan! bukankah ini Kabar Baik? Sungguh, saya suka memberitakan kabar baik...! Efesus 2:,8,9; Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Elohim, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri. Roma 3:24; dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Yesaya 1:18; Marilah, baiklah kita berperkara! –firman TUHAN- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Kolose 2:11-14; Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Elohim, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati. Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Elohim bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita. Dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib. Kolose 3:11-14; dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu. Karena itu sebagai orang-orang pilihan Elohim yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: Kenakanlah kasih sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Jangan lagi berbuat dosa dengan sengaja, Ibrani 10:26; Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. II Petrus : 2:21 Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka. Setelah menerima kasih karunia ini, selanjutnya apa yang dilakukan ? 2 Petrus 1:5-9; Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu, kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan dan kepada ketekunan kesalehan dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semua itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan. Baca Alkitabmu, kenallah Tuhanmu, cari petunjuk dan perintah-perintah-Nya dan lakukan. Bertumbuhlah dan berbuah. Mazmur 119:105.: Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Yakobus 2:26; Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. Roma 3:31; Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya kami meneguhkannya. 1 Korintus 5:7,8; Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus. Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan. Tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran. Yohanes 16:1-4a; “Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan menjadi kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Elohim. Mereka berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu. Matius 5:44-48; Tetapi Aku berkata kepadamu: kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang benar dan orang yang tidak benar. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Elohimpun berbuat demikian? Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu sempurna.” Zacharia 2:8; Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu – sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya – Filipi 4:6,7; Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Elohim dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Elohim, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Efesus 4:30-32; Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Elohim, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Elohim di dalam Kristus telah mengampuni kamu. 2 Kor 5:17; Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Filipi 3:20-21; Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat, yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukan segala sesuatu kepada diri-Nya. Efesus 3:8,9; Kepadaku yang paling hina diantara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu dan untuk menyatakan apa isinya tugas penyelenggaraan rahasia yang telah berabad-abad tersembunyi dalam Elohim, yang menciptakan segala sesuatu. Akhir Maret 2009, dari mulut saya meluncur begitu saja kalimat berikut ini: “Kitab Perjanjian Baru adalah makanan pada waktunya” Beberapa hari sebelum 21 Desember 2006, saat sedang membaca kitab Yohanes pasal 16 dan tiba pada ayat 14 dan 15, kata-kata pada firman tersebut tampak terang; Yoh 16:14-15; Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku. 15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku." Saya membacanya berulang kali namun tidak mengerti. Pada 23 November 2008, ketika untuk yang kesekian kalinya membaca firman Yoh 16:14-15, seperti gulungan yang dibuka, demikian arti firman ini disingkapkan baris demi baris, seperti berikut ini:Yoh 16:14-15; Ia (Roh Kebenaran) akan memuliakan Aku (Yesus), sebab Ia (Roh Kebenaran) akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya (Roh Kebenaran) dari pada-Ku (Yesus) 15 Segala sesuatu yang Bapa punya (Roh Kebenaran), adalah Aku punya (Roh Kebenaran); sebab itu Aku (Yesus) berkata: Ia (Roh Kebenaran) akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya (Roh Kebenaran) dari pada-Ku (Yesus)." Setelahnya, saya diarahkan untuk melihat Yoh 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: 23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. (Yoh 10:30 Aku dan Bapa adalah satu." Amsal 30:4 Siapakah yang naik ke sorga lalu turun? Siapakah yang telah mengumpulkan angin dalam genggamnya? Siapakah yang telah membungkus air dengan kain? Siapakah yang telah menetapkan segala ujung bumi? Siapa namanya dan siapa nama anaknya? Engkau tentu tahu! 1 Yohanes 5:7; Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. 1 Yoh 5:4-5; sebab semua yang lahir dari Elohim, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. 5 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Elohim?) Dibuat dengan sebenar-benarnya, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, bagikan kepada saudara-saudara kekasih Tuhan yang lain. Kiranya menjadi berkat, amin. (Bapa YHWH, Engkau sungguh benar, kasih karunia yang Engkau janjikan itu telah kami terima. Setia-Mu, cinta-Mu dan keadilan-Mu, yang kami dengar selama ini, telah terbukti. Tidak ada kata yang cukup untuk melukiskan ketakjuban ini. Tolong kami untuk berterima kasih melalui perbuatan-perbuatan kami – Ulangan 4:31 Sebab TUHAN, Elohimmu, adalah Elohim Penyayang, Ia tidak akan meninggalkan atau memusnahkan engkau dan Ia tidak akan melupakan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu.-) Yesaya 54:10; Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau. Matius 1:20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, Anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus 21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Maz 33:3,4; Nyanyikanlah baginya nyanyian baru: petiklah kecapi baik-baik dengan sorak sorai! Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Yesaya 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. 1 Petrus 1:8,9; Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya.. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. Mazmur 118:29; Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. DATANGLAH YA TUHAN YESUS ! Firman dikutip dari Alkitab TB-LAI 1974. Dengan hormat saya menggunakan sebutan ELOHIM untuk ALLAH. (042009>092009>062010>052011) |
| Khumairoh Chan |
| Tan Sialim batu+alam 's link "Tapi apa yang dia lakukan di rumah Clayton?" Keingintahuannya merembes melalui telepon. Aku berada di ruang stok terdalam, mencoba menjaga agar suaraku terdengar biasa. "Dia berada di sekitar sini." "Aku pikir itu satu kebetulan besar, yua. Kau tidak berpikir dia ada di sana untuk menemuimu? " Ia berspekulasi. Hatiku berdebar mendengar kemungkinan itu, tapi itu kegembiraan berumur pendek. Kenyataan yang mengecewakan adalah bahwa dia berada disini untuk bisnis. "Dia mengunjungi divisi pertanian WSU. Dia mendanai beberapa penelitian," aku bergumam. "Oh ya. Dia diberikan departemen itu hibah $ 2,5 juta." Wow. "Bagaimana kau tahu ini?" "Yua, aku seorang wartawan, dan aku telah menulis profil orang itu. Itu tugasku untuk mengetahui hal ini. " "Oke, Carla Bernstein, menjaga rambutmu. Jadi apakah kau ingin foto ini? " "Tentu saja aku mau. Pertanyaannya adalah, siapa fotografernya dan di mana." "Kita bisa bertanya ke mana. Dia bilang dia menginap disekitar sini." "kau dapat menghubungi dia?" "Aku punya nomor ponselnya." Kate terengah. "Bujangan terkaya, paling sulit dipahami, paling misterius di negara bagian Washington, memberimu nomor ponselnya." "Emm ... ya." "yua! Dia menyukaimu. Tidak diragukan lagi." Nada suaranya tegas. "Kate, dia hanya mencoba bersikap baik." Tapi bahkan saat aku mengucapkan kata-kata itu, aku tahu itu tidak benar. - william Grey tidaklah bersikap baik. Dia bersikap sopan, mungkin. Dan suara kecil yang tenang berbisik, mungkin Kate benar. Kulit kepalaku meremang pada gagasan bahwa mungkin, mungkin saja, dia mungkin menyukaiku. Karena, ia mengatakan ia senang Kate tidak melakukan wawancara itu. Aku memeluk diriku dengan gembira, bergoyang dari sisi ke sisi, terhibur atas kemungkinan bahwa dia mungkin menyukaiku hanya dalam waktu yang singkat. Kate membawaku kembali dunia nyata. "Aku tak tahu siapa yang akan memotret. Levi, fotografer reguler kami, tidak bisa. Dia pulang ke rumahnya di Idaho Falls untuk berakhir pekan. Dia akan marah karena membuang kesempatan untuk mengambil foto salah satu pengusaha terkemuka Amerika. " "Hmm ... Bagaimana dengan José?" "Ide bagus! kau yang menghubunginya - dia akan melakukan apapun untukmu. Kemudian panggilan Grey dan cari tahu di mana dia ingin bertemu kita" Kate dengan angkuh dan menjengkelkan menyebutkan nama José. "aku pikir kau harus menelponnya." "Siapa, Jose?" Mencemooh Kate. "Bukan, Grey." "Yua, kau yang punya hubungan dengannya." "Hubungan?" Aku menjerit padanya, suaraku naik beberapa oktaf. "Aku nyaris tidak kenal orang itu." "Setidaknya kau sudah bertemu dengannya," katanya getir. "Dan sepertinya dia ingin mengenalmu lebih jauh. Ana, panggil saja dia," bentak dia dan menutup telepon. Dia kadang begitu suka memerintah. Aku mengerutkan kening di HPku, menjulurkan lidahku. Aku baru saja meninggalkan pesan untuk José ketika Paul memasuki ruangan gudang mencari Ampelas. "Kita agak sibuk luar sana, Yua," katanya dengan pahit. "Ya, emm, sorry," gumamku berbalik pergi. "Jadi, bagaimana kau bisa kenal William Grey?" Suara Paul pura-pura acuh tak acuh. "aku mewawancarainya untuk koran mahasiswa. Kate tidak sehat" Aku mengangkat bahu, berusaha terdengar biasa dan melakukannya tidak lebih baik dari dia. "William Grey di Clayton. Bagaimana bisa, "Paul mendengus, kagum. Dia menggelengkan kepala, seperti mau membersihkannya. "Omong-omong, ingin minum atau lakukan sesuatu malam ini?" Setiap kali dia dirumah ia memintaku berkencan, dan aku selalu mengatakan tidak. Ini ritual. Aku tidak pernah menganggap hal itu sebagai ide yang bagus untuk berkencan dengan adik bos, dan selain itu, Paul cukup tampan dalam ukuran cowok sebelah rumah, tapi dia bukan pahlawan sastra, bukan oleh bentangan imajinasi. Kalau Grey? Bawah sadarku bertanya, alisnya terangkat secara kiasan. Aku menamparnya ke bawah. "Tidakkah kau ada acara makan malam keluarga atau sesuatu dengan kakakmu?" "Itu besok." "Mungkin lain kali, Paul. aku perlu belajar malam ini. Aku ada ujian akhir minggu depan." "Yua, suatu hari, kau akan berkata ya," dia tersenyum saat aku melarikan diri ke toko. *** "Tapi aku memotret tempat, Ana, bukan orang," erangan José. "José, please?" Aku memohon. Mencengkeram HPku, aku mondar-mandir di ruang tamu apartemen kami, menatap keluar jendela di cahaya malam yang memudar. "Berikan teleponnya." Kate meraih handset dariku, melemparkan rambut merah pirangnya di atas bahunya. "Dengar, Jose Rodriquez, jika kau ingin surat kabar kami meliput pembukaan acaramu, kau harus melakukan pemotretan ini untuk kita besok, capiche?" Kate bisa luar biasa keras. "Bagus. Yua akan menelepon kembali memberi tahumu lokasi dan waktunya. Sampai ketemu besok" Dia langsung menutup ponselku. "Sudah diurus. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah memutuskan di mana dan kapan. Telpon dia." Dia mengacungkan HP padaku. Perutku bergolak. "Telpon Grey, sekarang!" Aku cemberut padanya dan merogoh saku belakangku untuk mengambil kartu namanya. Aku mengambil napas dalam, memantapkan dan dengan jari gemetar, aku memanggil nomor tersebut. Dia menjawab pada dering kedua. Nada suaranya terpotong, tenang dan dingin. "Grey." "Err ... Mr. Grey? Ini Anastasia Steele "aku tidak mengenali suaraku sendiri, Aku sangat gugup. Ada jeda singkat. Di dalam aku gemetar. "Miss Steele. Senang mendengar suaramu" Suaranya telah berubah. Dia terkejut, aku pikir, dan dia terdengar begitu ... hangat - bahkan menggoda. Napas sesak, dan aku memerah. aku tiba-tiba sadar bahwa Katherine Kavanagh menatapku, mulutnya terbuka, dan aku bergegas ke dapur untuk menghindari tatapan yang tidak diinginkan itu. "Err - kami ingin melakukan sesi pemotretan untuk artikel." Bernafas, Yua, bernapas. Paru-paruku menarik napas dengan tergesa-gesa. "Besok, jika bisa. Dimana tempat yang nyaman bagimu, Pak?" aku hampir bisa mendengar senyumnya seperti sphinx melalui telepon. "Aku menginap di Heathman di Portland. Bagaimana kalau jam sembilan tiga puluh besok pagi?" "Oke, kita ketemu di sana." Aku terengah dan mendesah - seperti anak kecil, bukan wanita dewasa yang bisa memberikan suara dan minum secara hukum di Negara Bagian Washington. "Aku menunggunya, Miss Steele." Aku membayangkan kilatan jahat di mata Greynya. Bagaimana ia membuat tujuh kata sepele menjanjikan godaan begitu banyak? aku menutup telepon. Kate ada di dapur, dan dia menatapku dengan ekspresi penuh kekhawatiran dan bingung di wajahnya. "Yuangka Anastasia Steele. kau menyukainya! Aku belum pernah melihat atau mendengar kau begitu, begitu ... terpengaruh oleh siapa pun sebelumnya. kau benar-benar memerah." "Oh Kate, kau tahu aku malu sepanjang waktu. Ini risiko yang harus aku tanggung. Jangan terlalu konyol," Kataku keras. Dia berkedip padaku dengan terkejut - aku sangat jarang membuang mainanku keluar dari kereta bayi - dan aku dengan cepat mengalah. "aku hanya merasa dia ... mengintimidasi, itu saja." "Heathman, aku tahu," gumam Kate. "Aku akan menelpon manajernya dan menegosiasikan ruang untuk foto." "Aku akan membuat makan malam. Lalu aku perlu belajar" Aku tidak bisa menyembunyikan rasa risihku pada Kate ketika aku membuka salah satu lemari untuk membuat makan malam. aku gelisah malam itu, bolak-balik. Memimpikan mata Grey, baju lengan panjang, kaki panjang, jari panjang, dan gelap, tempat gelap yang belum dijelajahi. Aku bangun dua kali di malam itu, hatiku berdebar-debar. Oh, aku akan terlihat bagaimana besok dengan tidur begitu sedikit, aku memarahi diriku sendiri. Aku meninju bantalku dan mencoba untuk tidur. Heathman terletak di jantung pusat kota Portland. Bangunan batu bernuansa cokelat selesai tepat pada waktunya untuk akhirnya ambruk tahun 1920. José, Travis, dan aku bepergian dengan Beetleku, dan Kate dengan mercedes CLK miliknya, karena kita semua tidak bisa masuk dalam mobilku. Travis adalah teman José, di sini untuk membantu dengan pencahayaan. Kate telah berhasil mendapatkan kamar gratis Heathman untuk pagi hari dengan mencantumkan kredit dalam artikel. Ketika dia menjelaskan pada resepsionis bahwa kita di sini untuk pengambilan foto William Gray CEO, kami langsung mendapatkan kamar suite. Hanya suite berukuran biasa, bagaimanapun, karena tampaknya Mr. Grey sudah menempati salah satu yang terbesar di dalam gedung ini. Seorang eksekutif pemasaran yang terlalu antusias menunjukkan kami ke suite - dia sangat muda dan sangat gugup untuk beberapa alasan. aku kira itu kecantikan Kate dan cara memerintah yang melucuti dirinya, karena dia takluk di tangannya. Kamar yang elegan, bersahaja, dan berfurnitur mewah. Ini jam sembilan. Kami memiliki setengah jam untuk menyiapkan pemotretan. Kate bersemangat penuh. "José, aku pikir kita akan mengambil posisi di dinding itu, apa kau setuju?" Kate tidak menunggu jawabannya. "Travis, kosongkan kursi. Yua, kau bisa meminta pelayan untuk membawa beberapa minuman? Dan beri tahu di mana kita berada." Ya, Nyonya. Dia begitu mendominasi. Aku memutar mata, tetapi melakukan apa yang dikatakannya. Setengah jam kemudian, William Grey masuk ke suite kami. Ya ampun! Dia mengenakan kemeja putih, terbuka di kerahnya, dan celana flanel Grey yang menggantung dari pinggulnya. Rambut acak-acakan masih lembab sehabis mandi. Mulutku jadi kering melihat dia ... dia begitu hot. Grey masuk ke suite diikuti oleh seorang pria berusia pertengahan tiga puluhan, dalam setelan gelap dan dasi tajam yang berdiri diam di sudut. Mata cokelatnya melihat kami dengan tenang. "Miss Steele, kita bertemu lagi." Grey mengulurkan tangan, dan aku menyambut, berkedip cepat. Oh ... dia benar-benar, lumayan ... wow. Ketika aku menyentuh tangannya, aku menyadari getaran yang nikmat mengalir menembus diriku, menerangiku, membuat aku tersipu, dan aku yakin pernapasanku pasti terdengar. "Mr. Grey, ini Katherine Kavanagh," gumamku, sambil melambaikan tangan ke arah Kate yang maju ke depan, sambil menatap tepat di mata. "Nona Kavanagh yang ulet. Bagaimana kabarmu? "Dia memberinya senyum kecil, tampak benar-benar geli. "Aku percaya kau merasa lebih sehat? Anastasia bilang kau tidak sehat minggu lalu. " "Aku baik-baik saja, terima kasih, Mr. Grey." Dia menjabat tangan Grey kuat-kuat tanpa mengedipkan kelopak mata. Aku mengingatkan diriku bahwa Kate pernah sekolah swasta terbaik di Washington. Keluarganya memiliki uang, dan dia tumbuh percaya diri dan yakin akan tempatnya di dunia. Dia tidak mengambil omong kosong apapun. aku kagum pada dirinya. "Terima kasih telah meluangkan waktu untuk melakukan ini." Dia memberikan senyum, sopan profesional. "Dengan senang hati," jawab dia, mengubah tatapan Greynya padaku, dan aku memerah, lagi. Sialan. "Ini adalah José Rodriguez, fotografer kami," kataku sambil menyeringai José yang tersenyum dengan kasih sayang kembali padaku. Matanya dingin ketika ia melihat dari aku ke Grey. "Mr. Grey, "dia mengangguk. "Mr. Rodriguez, "Ekspresi Grey berubah juga ketika ia menilai José. "Di mana kau ingin aku diambil fotonya?" Tanya Grey pada José. Nada suaranya terdengar samar-samar mengancam. Tapi Katherine tidak akan membiarkan José mengatur pertunjukan. "Mr. Grey - silahkan kau bisa duduk di sini? Hati-hati kabel pencahayaan. Dan kemudian kita akan melakukan beberapa foto berdiri juga" Kate mengarahkan dia ke kursi untuk dekat dinding. Travis menyalakan lampu, sesaat menyilaukan Grey, dan bergumam meminta maaf. Lalu Travis dan aku berdiri kembali dan menonton ketika José melanjutkan untuk mengambil foto. Dia mengambil beberapa foto dengan kamera genggam, meminta Grey untuk memutar seperti ini, seperti itu, untuk memindahkan lengan, lalu meletakkannya lagi. Pindah ke tripod, José mengambil beberapa jepretan, sementara Grey duduk dan pose, sabar dan alami, selama sekitar dua puluh menit. Harapanku telah jadi nyata: Aku bisa berdiri dan mengagumi Grey dari tempat yang tidak terlalu jauh. Dua kali mata kita mengunci, dan aku harus melepaskan diri dari tatapan berawannya. "Cukup duduknya." Katherine melanjutkan lagi. "Berdiri, Mr. Grey?" Tanya dia. Dia berdiri, dan Travis bergegas menyingkirkan kursinya. tombol pada Nikon José mulai mengklik lagi. "aku pikir kami sudah cukup," gumum José lima menit kemudian. "Bagus," kata Kate. "Terima kasih lagi, Mr. Grey." Kate menjabat tangannya, begitu juga Jose. "Aku berharap untuk membaca artikelmu, Miss Kavanagh," gumam Grey, dan menoleh padaku, berdiri dekat pintu. "Maukah kau berjalan denganku, Miss Steele?" Tanyanya. "Tentu," kataku, benar-benar tak menyangka. Aku melirik cemas pada Kate, yang mengangkat bahuku. Aku melihat José cemberut dibelakang Kate. "Selamat siang semua," kata Grey saat ia membuka pintu, berdiri di samping memberi jalan padaku dulu. Ada apa ini? Apa yang diinginkannya? Aku berhenti di koridor hotel, gelisah gugup ketika Grey muncul dari ruangan diikuti oleh Mr dengan setelan tajam. "Aku akan meneleponmu, Taylor," bisiknya ke orang itu. Taylor berjalan kembali ke koridor, dan Grey mengalihkan tatapan pembakaran Greynya padaku. Sial ...apa aku melakukan sesuatu yang salah? "Aku bertanya-tanya apakah kau akan bergabung denganku untuk minum kopi pagi ini." Jantungku melonjak sampai ke dalam mulutku. Kencan? William Grey memintaku berkencan. Dia menanyakan apakah kau ingin kopi. Mungkin ia berpikir kau belum benar-benar terbangun, bawah sadarku merengek padaku mencibir lagi. Aku berdeham berusaha mengendalikan diriku. "Aku harus mengantar semua orang pulang," bisikku meminta maaf, memutar tangan dan jari-jari di depanku. "TAYLOR," panggil dia, membuat aku melompat. Taylor, yang telah mundur ke koridor, berbalik dan menuju kembali ke arah kami. "Apakah mereka pulang ke universitas?" Tanya Grey, suaranya lembut dan bertanya. Aku mengangguk, terlalu terkejut untuk berbicara. "Taylor dapat mengantar mereka. Dia sopirku. Kami memiliki 4x4 besar di sini, jadi dia dapat mengangkut peralatan juga." "Mr. Grey?" Taylor Bertanya ketika dia sampai ke depan kita, tidak berkata apa pun lagi. "Tolong, bisakah kau mengantar fotografer, asistennya, dan Miss Kavanagh kembali kerumah?" "Tentu, Pak," Taylor membalas. "Nah. Sekarang kau bisa bergabung denganku untuk minum kopi" Grey tersenyum seolah-olah itu kesepakatan yang sudah terlaksana. Aku mengerutkan kening padanya. "Um - Mr. Grey, err - ini benar-benar ...dengarlah, Taylor tidak harus mengantar mereka pulang." Aku menatap sekilas Taylor, yang tetap tenang tanpa ekspresi. "Aku akan menukar kendaraan dengan Kate, jika kau memberi aku waktu sebentar." Grey tersenyum, menyilaukan, tak dijaga, alami hingga semua gigi tampak, tersenyum lebar. Oh ... dan dia membuka pintu dari suite sehingga aku bisa kembali masuk. Aku berlari cepat untuk memasuki ruangan, menemukan Katherine dalam diskusi mendalam dengan José. "Yua, aku pikir dia jelas menyukaimu," katanya tanpa basa-basi apapun. José melotot padaku dengan rasa tidak setuju. "Tapi aku tidak percaya padanya," tambahnya. Aku mengangkat tanganku dengan harapan bahwa dia akan berhenti berbicara. Dengan ajaib, dia diam. "Kate, jika kau bawa Beetle, aku bisa membawa mobilmu?" "Kenapa?" "William Grey memintaku pergi untuk minum kopi bersamanya." Mulutnya terbuka. Kate tak bisa bicara! aku menikmati saat ini. Dia meraih lenganku dan menyeretku ke kamar tidur diseberang ruang tamu suite. "Ana, ada sesuatu tentang dia." Nada suaranya penuh dengan peringatan. "Dia sangat tampan, aku setuju, tapi aku pikir dia berbahaya. Terutama untuk orang seperti kau." "Apa maksudmu, orang seperti aku?" Aku meminta penjelasan, merasa terhina. "Seorang yang polos seperti kau, Ana. kau tahu maksudku, "katanya sedikit kesal. Aku memerah. "Kate, itu hanya minum kopi. Aku mulai ujian aku minggu ini, dan aku perlu belajar, jadi aku tidak akan lama." Dia mengerutkan bibir seakan mempertimbangkan permintaanku. Akhirnya, dia mencabut kunci mobilnya dari sakunya dan memberikannya padaku. aku menyerahkan punyaku. "Aku akan lihat nanti. Jangan lama, atau aku akan mengirimkan tim SAR." "Thanks." Aku memeluk dia. aku muncul dari suite untuk menemukan William Grey menunggu, bersandar ke dinding, tampak seperti model laki-laki dalam pose untuk beberapa majalah pria mutakhir. "Oke, mari kita minum kopi," bisikku, mukaku merah semua. Dia menyeringai. "Setelah kau, Miss Steele." Dia berdiri tegak, meregangkan tangannya keluar bagiku untuk jalan dulu. Aku berjalan menyusuri koridor, lututku gemetar, perutku penuh dengan kupu-kupu, dan hatiku seperti ada di mulutku berdebar dengan irama dramatis tak teratur. Aku akan minum kopi dengan William Grey ... dan aku benci kopi. Kami berjalan bersama menyusuri lorong hotel yang lebar menuju lift. Apa yang harus kukatakan padanya? Pikiranku tiba-tiba lumpuh dengan ketakutan. Apa yang akan kita bicarakan? Apa kesamaanku dengan dia? Suara yang lembut, hangat mengejutkanku dari lamunan. "Berapa lama kau tahu Katherine Kavanagh?" Oh, sebuah pertanyaan mudah untuk pemula. "Sejak tahun pertama kami. Dia teman baikku." "Hmm," jawab dia, tidak terlalu berkomitmen. Apa yang dipikirkannya? Di lift, dia menekan tombol panggil, lalu bel berbunyi segera. Pintu membuka menampilkan pasangan muda tengah berpelukan dengan bergairah. Terkejut dan malu, mereka melompat berpisah, menatap dengan rasa bersalah ke segala arah kecuali kearah kita. Grey dan aku melangkah masuk ke lift. Aku berjuang untuk menjaga wajahku biasa saja, jadi aku memandang ke lantai, merasa pipiku berubah merah muda. Ketika aku mengintip ke arah Grey melalui bulu mataku, ada sedikit senyum di bibirnya, tetapi sangat sulit untuk mengatakan. Pasangan muda tak mengatakan apapun, dan kami melakukan perjalanan ke lantai pertama dalam keheningan. Kita bahkan tidak punya musik sampah untuk mengalihkan perhatian kita. Pintu membuka dan, sangat mengherankanku, Grey meraih tanganku, menggenggam dengan jari yang panjang dingin. aku merasa aliran melaluiku, dan detak jantungku sudah cepat berakselerasi. Saat ia membawaku keluar dari lift, kita bisa mendengar cekikikan tertahan dari pasangan itu meledak di belakang kami. Menyeringai Grey. "Ada apa dengan liftnya?" Gumamnya. Kami melintasi lobby luas ramai dari hotel menuju pintu masuk tapi Grey menghindari pintu putar, dan Aku ingin tahu apakah itu karena ia harus melepaskan tanganku. Di luar, adalah minggu bulan Mei yang sejuk. Matahari bersinar dan lalu lintas sepi. Grey berbelok ke kiri dan berjalan ke pojok, di mana kita berhenti menunggu lampu-lampu pejalan kaki untuk berganti. Dia masih memegang tanganku. Aku di jalan, dan Christian Grey memegang tanganku. Tidak ada seorangpun yang pernah menggenggam tanganku. aku merasa pusing, dan aku tergelitik seluruh tubuh. aku mencoba meredakan seringai konyol yang mengancam akan muncul membagi wajahku jadi dua. Cobalah untuk jadi tenang, Ana, alam bawah sadarku memohon padaku. Orang hijau muncul, dan kami berjalan lagi. Kami berjalan empat blok sebelum kita sampai di kopi Portland House, di mana Grey melepaskanku untuk menahan pintu terbuka sehingga aku bisa melangkah masuk. "Bagaimana kalau kau yang memilih meja, sementara aku memesan minuman. Apa yang kau mau? "Tanyanya, sopan seperti biasa. "Aku mau... um - Sarapan teh Inggris, teh celup diluar." Dia mengangkat alisnya. "Tidak minum kopi?" "aku tidak tertarik pada kopi." Dia tersenyum. "Oke, teh celup diluar. Gula?" Untuk sesaat, aku tertegun, berpikir itu adalah sikap sayang, tapi untungnya pikiran bawah sadarku menendang dengan mengerutkan bibir. Tidak, bodoh - apakah kau pakai gula? "Tidak, terima kasih." Aku menatap ke bawah pada jari tersimpulku. "Sesuatu untuk dimakan?" "Tidak terima kasih." Aku menggeleng, dan ia menuju ke counter. Aku diam-diam menatap dia dari bawah bulu mataku saat ia berdiri di baris menunggu untuk dilayani. Aku bisa mengawasinya sepanjang hari ... dia tinggi, berdada bidang, dan langsing, dan bagaimana celananya menggantung dari pinggulnya ... Oh. Sekali atau dua kali dia menggerakkan jari panjang, anggun ke rambutnya yang sekarang kering tapi masih acak-acakan. Hmm ... aku ingin melakukan itu. Pikiran itu datang tanpa diminta ke dalam pikiranku, dan wajahku terbakar. Aku menggigit bibir dan menunduk menatap tanganku lagi tidak menyukai kemana pikiran bandelku menuju. "Sedang memikirkan sesuatu?" Grey kembali, mengejutkanku. Aku jadi merah. Aku hanya berpikir tentang mengeluskan jariku melalui rambutnya dan bertanya-tanya apakah itu akan terasa lembut ketika disentuh. Aku menggelengkan kepala. Dia membawa nampan, yang ia menaruh di atas meja kecil bundar dari kayu birch-veneer. Ia mengulurkan cangkir dan piring, sebuah teko kecil, dan piring sisi bantalan satu teh celup berlabel 'Twinings English Breakfast' - favoritku. Kopinya tampak ada pola daun indah dicantumkan di dalam susu. Bagaimana mereka melakukannya? Pikirku iseng. Dia juga membeli untuknya muffin blueberry. Meletakkan nampan kesamping, ia duduk di depanku dan menyilangkan kakinya yang panjang. Dia terlihat begitu nyaman, begitu santai dengan tubuhnya, aku iri padanya. Inilah aku, canggung dan tidak terkoordinasi, hampir tidak bisa mendapatkan dari A ke B tanpa jatuh tertelungkup. "Memikirkan apa?" Meminta kepadaku. "Ini adalah teh favoritku." Suaraku tenang, mendesah. Aku tidak bisa percaya duduk berhadapan dengan William Grey di coffee shop di Portland. Dia mengernyit. Dia tahu aku menyembunyikan sesuatu. aku memasukkan teh celup ke dalam teko dan segera menarik keluar lagi dengan sendok tehku. Ketika aku meletakkan teh celup yang sudah digunakan kembali pada alas cangkir, ia memiringkan kepalanya memberikan pandangan bertanya ke arahku. "aku suka teh hitam dan lemah," aku bergumam sebagai penjelasan. "aku melihat. Apakah dia pacarmu? " Wah ... Apa? "Siapa?" "Fotografer. José Rodriguez. " Aku tertawa, gugup tapi penasaran. Apa yang memberinya kesan itu? "Tidak José adalah teman baikku, itu saja. Mengapa menurutmu dia adalah pacarku?" "Bagaimana kau tersenyum padanya, dan dia padamu." Tatapan mata abu-abunya menahan milikku. Dia begitu mengerikan. aku ingin berpaling tapi aku tertangkap - terpesona. "Dia lebih seperti keluarga," bisikku. Grey mengangguk sedikit, tampaknya puas dengan tanggapanku, dan melirik ke bawah pada muffin blueberry. Jari yang panjang dengan cekatan mengupas kertas, dan aku menonton, terpesona. "Apa kau mau?" Dia bertanya, dan senyum rahasia dan geli miliknya sudah kembali. "Tidak, terima kasih." aku mengerutkan kening dan menunduk menatap tanganku lagi. "Dan cowok yang aku temui kemarin, di toko. Dia bukan pacarmu? " "Tidak Paul hanya teman. aku katakan kemarin." Oh, ini semakin konyol. "Mengapa kau bertanya?" "kau tampak gugup ketika berdekatan dengan pria." Omong kosong, itu pribadi. Aku hanya gugup didekatmu, Grey. "aku menganggap kau mengintimidasi." mukaku merah membara, tapi secara mental menepuk punggungku sendiri untuk keterusteranganku, dan menatap tanganku lagi. Aku mendengar suara tarikan napas tajam. "Kau pasti menganggapku menakutkan," dia mengangguk. "Kau sangat jujur. Jangan melihat ke bawah. aku ingin melihat wajahmu." Oh. Aku melirik dia, dan dia memberiku senyum menyemangati tapi kecut. "Ini memberiku semacam petunjuk apa yang mungkin kau pikirkan," dia bernafas. "Kau sebuah misteri, Miss Steele." Misterius? aku? "Tidak ada yang misterius tentangku." "Aku pikir kau sangat mandiri," bisiknya. Benarkah? Wow ... bagaimana aku melakukan itu? Hal ini membingungkan. Aku, mandiri? Tak mungkin. "Kecuali bila kau tersipu malu, tentu saja, yang mana sering terjadi. Aku hanya berharap aku tahu apa yang menyebabkannya" Dia memasukkan sepotong kecil muffin ke dalam mulutnya dan mulai mengunyah pelan-pelan, tidak mengalihkan pandangan dariku. Dan seperti diberi aba-aba, aku tersipu. Sial! "Apakah kau selalu membuat pengamatan pribadi seperti itu?" "Aku tidak menyadari aku melakukannya. Apakah aku telah menyinggungmu?" Dia sepertinya terkejut. "Tidak," jawabku jujur. "Bagus." "Tapi kau sangat sewenang-wenang," balas aku tenang. Dia mengangkat alis dan, jika aku tidak salah, dia sedikit tersipu juga. "Aku sudah terbiasa mendapatkan apa yang aku mau, Yuangka," bisiknya. "Dalam segala hal." "aku tidak meragukannya. Kenapa kau tidak memintaku untuk memanggilmu dengan nama depanmu?" Aku heran dengan keberanian aku. Mengapa pembicaraan ini menjadi begitu serius? Pembicaraan ini tidak seperti kearah mana yang aku pikir. Aku tidak percaya aku merasa begitu memusuhinya. Ini seperti ia mencoba untuk memperingatkanku. "Satu-satunya orang yang memanggil nama lahirku adalah keluargaku dan beberapa teman dekat. Yang mana aku menyukainya." Oh. Dia masih belum mengatakan, 'Panggil aku William.' Dia adalah orang yang gila kontrol, tidak ada penjelasan lain, dan sebagian dari diriku berpikir mungkin akan lebih baik jika Kate mewawancarainya. Dua orang yang kontrol bersama. Plus tentu saja dia nyaris pirang - tepatnya, pirang strawberry - seperti semua wanita di kantornya. Dan dia cantik, alam bawah sadarku mengingatkanku. aku tidak suka memikirkan William dan Kate bersama. Aku menghisap tehku, dan Grey makan sepotong kecil muffinnya. "Apakah kau anak tunggal?" Tanya dia. Wah ... dia terus berubah arah. "Ya." "Ceritakan tentang orang tuamu." Mengapa dia ingin tahu ini? Ini sangat membosankan. "Ibuku tinggal di Georgia bersama suami barunya Bob. Ayah tiriku tinggal di Montesano." "Ayahmu?" "Ayahku meninggal waktu aku masih bayi." "Maaf," ia bergumam dan wajah sekilas bermasalah. "Aku tidak ingat dia." "Dan ibumu menikah lagi?" Aku mendengus. "Bisa dibilang itu." Dia mengerutkan kening. "Kau tidak mau memberikan banyak info, khan?" Katanya datar, menggosok dagunya seolah berpikir keras. "Begitu juga kamu." "Kau sudah mewawancarai aku sekali, dan aku bisa mengingat beberapa pertanyaan yang cukup menyelidik itu." Dia menyeringai ke arahku. Ya ampun. Dia mengingat pertanyaan tentang 'gay' itu. Sekali lagi, aku sangat malu. Dalam tahun-tahun mendatang, aku tahu, aku akan membutuhkan terapi intensif untuk tidak merasa malu seperti ini setiap kali aku ingat saat ini. Aku mulai mengoceh tentang ibuku - apa pun untuk memblokir memori itu. "Ibuku seorang yang hebat. Dia seorang romantis yang tak tersembuhkan. Dia saat ini bersama suami keempatnya." William mengangkat alisnya dengan heran. "aku merindukannya," aku melanjutkan. "Dia punya Bob sekarang. Aku hanya berharap dia bisa mengawasi dan bangkit kembali ketika skema tololnya tidak berjalan seperti yang direncanakan" aku tersenyum sayang. aku tidak melihat ibuku begitu lama. Christian menontonku dengan penuh perhatian, menghisap sesekali kopinya. Aku benar-benar tidak harus melihat mulutnya. Ini mengganggu. Bibir itu. "Apakah kau akrab dengan ayah tirimu?" "Tentu saja. aku dibesarkan oleh dia. Dia adalah satu-satunya ayah yang kutahu. " "Dan seperti apa dia?" "Ray? Dia ... pendiam." "Itu saja?" Grey tanya, terkejut. Aku mengangkat bahu. Apa yang orang ini harapkan? Kisah hidupku? "Pendiam seperti anak tirinya," Grey menambahkan. aku menahan diri untuk tidak memutar mata padanya. "Dia suka sepak bola - sepak bola Eropa terutama - dan bowling, dan memancing, dan membuat furnitur. Dia seorang tukang kayu. Mantan tentara." Aku menghela napas. "kau tinggal dengan dia?" "Ya. Ibuku bertemu suami nomor tiga ketika aku berumur lima belas tahun. Aku tinggal dengan Ray." Dia mengernyitkan mata seolah-olah dia tidak mengerti. "Kau tidak ingin hidup dengan ibumu?" Tanya dia. Aku malu. Ini benar-benar bukan urusannya. "Suami nomor tiga tinggal di Texas. Rumahku berada di Montesano. Dan ... kau tahu ibuku baru menikah" aku berhenti. Ibuku tidak pernah berbicara tentang suami nomor tiga. Kemana arah pembicaraan Grey? Ini bukan urusannya. Ok, dua orang baru bisa melakukan permainan. "Ceritakan tentang orang tuamu," aku bertanya. Dia mengangkat bahu. "Ayahku seorang pengacara, ibuku adalah seorang dokter anak. Mereka tinggal di Seattle." Oh ... dia memiliki keluarga makmur. Dan aku bertanya-tanya pasangan sukses yang mengadopsi tiga anak, dan salah satunya berubah menjadi manusia tampan yang menguasai dunia bisnis dan menundukkannya sendirian. Apa yang membuatnya seperti itu? Orangtuanya pasti bangga. "Saudara-saudaramu bekerja apa?" "Elliot dalam bidang konstruksi, dan adik perempuanku di Paris, belajar di bawah bimbingan beberapa koki Prancis terkenal." mata berkabut dengan rasa terganggu. Dia tidak ingin berbicara tentang keluarganya atau dirinya sendiri. "Aku mendengar Paris itu indah," bisikku. Mengapa dia tidak mau bicara tentang keluarganya? Apakah karena dia diadopsi? "memang indah. Kau pernah kesana? "Tanyanya, kejengkelannya terlupakan. "aku tidak pernah meninggalkan daratan Amerika Serikat." Jadi sekarang kita kembali ke hal-hal dasar. Apa yang dia bersembunyi? "Apakah kau ingin pergi?" "Ke Paris?" jeritku. Hal ini telah melemparkan keseimbanganku - siapa yang tidak ingin pergi ke Paris? "Tentu saja," aku mengakui. "Tapi Inggris sebenarnya yang benar-benar ingin kunjungi." Dia memiringkan kepalanya ke satu sisi, menjalankan jari telunjuknya di bibir bawahnya ... oh. "Sebab?" Aku berkedip cepat. Berkonsentrasilah, Steele. "Ini rumah Shakespeare, Jane Austen, Brontë bersaudara, Thomas Hardy. aku ingin melihat tempat yang mengilhami orang-orang untuk menulis buku yang begitu indah." Semua pembicaraan mengenai sastra yang hebat mengingatkanku bahwa aku harus belajar. Aku melirik jam tanganku." "Lebih baik aku pergi. aku harus belajar." "Untuk ujian?" "Ya. Mulai Selasa." "Di mana mobil Nona Kavanagh itu?" "Di parkiran hotel." "Aku akan menemanimu." "Terima kasih atas tehnya, Mr Grey." Ia tersenyum aneh, aku punya senyum rahasia kekalahan besar. "Terima kasih kembali, Anastasia. Dengan senang hati. Ayo, "dia memerintahkan, dan memegang tangannya kepadaku. aku menurut, bingung, dan mengikutinya keluar dari coffee shop. Kami berjalan kembali ke hotel, dan aku ingin mengatakan itu dalam keheningan. Dia setidaknya terlihat tenang seperti biasa, mengumpulkan kesadaran dirinya. Sedangkan aku, aku berusaha keras untuk mengukur seberapa jauh acara minum kopi pagi ini. Aku merasa seperti aku telah diwawancarai untuk suatu posisi pekerjaan, tapi aku tidak yakin apa itu. "Apakah kau selalu memakai jeans?" Tanyanya sekonyong-konyong. "Hampir selalu." Dia mengangguk. Kami sudah kembali di persimpangan, di seberang hotel. Pikiranku berputar. Pertanyaan aneh ... Dan aku sadar bahwa waktu kita bersama adalah terbatas. Ini dia. Ini dia, dan aku sudah benar-benar mengacaukannya, aku tahu. Mungkin dia punya seseorang. "Apakah kau punya pacar?" aku berseru. Sialan - Aku mengatakan dengan keras? Bibirnya kekhasan dalam setengah tersenyum, dan ia melihat ke bawahku. "Tidak, Anastasia. aku tidak melakukan yang namanya pacaran," katanya lembut. Oh ... apa artinya? Dia bukan gay? Oh, mungkin dia - omong kosong! Dia pasti berbohong kepadaku dalam wawancara itu. Dan sejenak, aku pikir dia akan menyusul dengan beberapa penjelasan, beberapa petunjuk untuk pernyataan samar - tapi dia tidak. Aku harus pergi. Aku harus mencoba untuk mengatur kembali pikiranku. Aku harus pergi dari dia. Aku berjalan maju, dan aku tersandung, ke arah jalan. "Sialan, Yua!" Grey menjerit. Dia menyentak tangan yang dia genggam begitu keras sampai aku jatuh kembali pada dia ketika seorang pengendara sepeda lewat dengan cepat, nyaris menyambarku, menuju arah yang salah di jalan satu arah. Itu semua terjadi begitu cepat - satu ketika aku jatuh, berikutnya aku dalam pelukannya, dan dia memelukku erat-erat di dadanya. Aku menarik napas menyedot aroma yang bersih dan vitalnya. Dia berbau linen segar habis dicuci dan sabun mandi mahal. Ya, itu memabukkan. Aku menarik napas dalam-dalam. "Apakah kau baik-baik saja?" Bisiknya. Satu lengannya memelukku, menggenggamku ditubuhnya, sementara jari-jari tangannya yang lain menelusuri wajahku dengan lembut, lembut menyelidik, memeriksaku. Ibu jarinya menyapu bibir bawahku, dan aku mendengar napasnya tersentak. Dia menatap ke mataku, dan aku menahan tatapan cemasnya, tatapan pembakaran sejenak atau mungkin selamanya ... tapi akhirnya, perhatianku tersedot ke mulut yang indah. Oh. Dan untuk pertama kalinya dalam dua puluh satu tahun, aku ingin dicium. Aku ingin merasakan bibirnya diatas bibirku. |
| Ione El Ayyoubi batu+alam 's link Decak kagum terus bergema dalam hati ketika seseorang melihat keindahan Islam, dan kerapiannnya yang telah diatur oleh Sang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Kekaguman seperti ini pernah dialami oleh seorang kafir jahiliah ketika ia berkata kepada sahabat Salman Al-Farisiy - radhiyallahu ‘anhu -, "Sungguh Nabi kalian -Shollallahu ‘alaihi wasallam- telah mengajari kalian tentang segala hal sampai tata cara buang air". Maka Salman menjawab, ﺃَﺟَﻞْ ﻟَﻘَﺪْ ﻧَﻬَﺎﻧَﺎ ﺃَﻥْ ﻧَﺴْﺘَﻘْﺒِﻞَ ﺍﻟْﻘِﺒْﻠَﺔَ ﻟِﻐَﺎﺋِﻂٍ ﺃَﻭْ ﺑَﻮْﻝٍ ﺃَﻭْ ﺃَﻥْ ﻧَﺴْﺘَﻨْﺠِﻲَ ﺑِﺎﻟْﻴَﻤِﻴْﻦِ ﺃَﻭْ ﺃَﻥْ ﻧَﺴْﺘَﻨْﺠِﻲَ ﺑَﺄَﻗَﻞَّ ﻣِﻦْ ﺛَﻠَﺎﺛَﺔِ ﺃَﺣْﺠَﺎﺭٍ ﺃَﻭْ ﺃَﻥْ ﻧَﺴْﺘَﻨْﺠِﻲَ ﺑَﺮَﺟِﻴْﻊٍ ﺃَﻭْ ﺑِﻌَﻈْﻢٍ "Betul !! Sungguh kami dilarang menghadap kiblat saat buang air besar atau kecil, (kami juga dilarang) cebok dengan menggunakan tangan kanan atau cebok kurang dari 3 batu, atau cebok dengan kotoran hewan, atau tulang". [HR. Muslim dalam Shohih-nya (262), Abu Dawud dalam Sunan -nya (7), At-Tirmidziy dalam Sunan -nya (16), An-Nasa’iy dalam Sunan -nya (41 & 49), dan Ibnu Majah dalam Sunan -nya (316)] Inilah tuntunan suci dari syari’at Allah -Ta’ala- dalam membimbing para sahabat dan kaum muslimin untuk hidup di atas kesucian. Bukan seperti opini yang dituduhkan oleh sebagian orang-orang kafir dan munafiq di zaman ini bahwa Islam dan pengikutnya memiliki jalan hidup yang kotor, jorok, dan tidak menjaga kebersihan!! Dalam menepis tuduhan keji ini, kru buletin Al- Atsariyyah menurunkan tulisan "Adab-adab Buang Air". Dari sini, kalian akan melihat sisi keindahan syari’at yang maha lengkap dalam segala lini. Diantara adab-adab buang air: Menjauh dan Menutup Aurat dari Manusia Malu adalah sifat mulia yang diajarkan dalam Islam sampai ketika orang pun buang air dianjurkan menjaga sifat malu. Karenanya, saat buang air seorang dianjurkan mencari tempat yang jauh dari jangkauan manusia, dan menutup aurat. Lihatlah Panutan kita, Nabi - Shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana yang dikatakan oleh Al-Mughiroh bin Syu’bah - radhiyallahu ‘anhu-, ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻛَﺎﻥَ ﺇِﺫَﺍ ﺫَﻫَﺐَ ﺍﻟْﻤَﺬْﻫَﺐَ ﺃَﺑْﻌَﺪَ "Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-, apabila pergi ke tempat pembuangan air, maka beliau menjauh". [HR. Abu Dawud (1), At-Tirmidziy (20), An-Nasa’iy (17), dan Ibnu Majah (331). Di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (1159)] Adapun pada hari ini -alhamdulillah -, orang tidak perlu menjauh, karena WC dan toilet telah melindungi mereka dari pandangan manusia, kecuali jika kita buang air di tempat yang terbuka, maka kita dianjurkan menjauh dari pandangan manusia. Jangan Buang Air di Jalan, Tempat Berteduh Manusia, dan Telaga Ada beberapa tempat yang harus dijaga dari kotoran manusia, karena merupakan fasilitas orang banyak, dan tempat aktifitas mereka. Karenanya, Allah melaknat orang yang mengotori semua tempat umum yang dimanfaatkan oleh manusia. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, ﺍِﺗَّﻘُﻮْﺍ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﻋِﻦَ ﺍﻟﺜَّﻼَﺛَﺔَ: ﺍﻟْﺒِﺮَﺍﺯُ ﻓِﻲْ ﺍﻟْﻤَﻮَﺍﺭِﺩِ ﻭَﻗَﺎﺭِﻋَﺔِ ﺍﻟﻄَّﺮِﻳْﻖِ ﻭَﺍﻟﻈِّﻞِّ "Waspadailah perbuatan-perbuatan yang bisa mendatangkan laknat : Buang air di sumber mata air, tengah jalan, dan naungan (manusia)". [HR. Abu Dawud (26), dan Ibnu Majah (328). Di- hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Al-Irwa’ (62)] Muhaddits Negeri India, Al-Allamah Syamsul Haq Al-Azim Abadiy-rahimahullah- berkata dalam mengomentari hadits seperti ini, "Hadits ini menunjukkan haramnya buang air di jalanan manusia, atau naungan mereka, karena hal itu akan mengganggu kaum muslimin dengan menajisi orang yang lewat pada tempat itu, dan mengotorinya". [Lihat Aunul Ma’bud (1/31), cet. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah, 1415 H] Tidak Buang Air pada Air Tergenang atau Kamar Mandi. Jika seorang buang air pada air tergenang, maka akan menyebabkan air rusak, dan bau pada tempat itu sehingga mengganggu orang lewat. Maka Nabi - Shallallahu ‘alaihi wa sallam - melarang buang air pada air tergenang. Dari Jabir - radhiyallahu ‘ anhu - dari Rasulullah - Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bahwa, ﺃَﻧَّﻪُ ﻧَﻬَﻰ ﺃَﻥْ ﻳُﺒَﺎﻝَ ﻓِﻲْ ﺍﻟْﻤَﺎﺀِ ﺍﻟﺮَّﺍﻛِﺪِ "Beliau melarang kencing pada air yang tergenang". [HR. Muslim dalam Shohih-nya (281)] Demikian pula kita dilarang buang air di kamar mandi, tapi buang air harus di tempat lain yang disiapkan untuk kencing dan berak. Rasulullah - Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, ﻟَﺎﻳَﺒُﻮْﻟَﻦَّ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻓِﻲْ ﻣُﺴْﺘَﺤَﻤِّﻪِ ﺛُﻢَّ ﻳَﻐْﺘَﺴِﻞُ ﻓِﻴْﻪِ "Janganlah seorang diantara kalian buang air kecil di kamar mandinya, lalu ia mandi disitu". [HR. Abu Dawud (27), At-Tirmidziy (21), An- Nasa’iy (36), dan Ibnu Majah (304). Di- shohih - kan oleh Syaikh Al-Albaniy Al-Atsariy dalam Takhrij Al-Misykah (353)] Berdo’a Sebelum Masuk ke Tempat Pembuangan Air Berdo’a adalah adab yang senantiasa dilazimi oleh seorang mukmin dalam segala kondisinya agar ia tetap mengingat Allah yang mengatur segala urusannya, dan dijauhkan dari setan yang selalu berusaha menghalangi dan menggagalkan amal sholihnya. Sebab itu, kita dianjurkan saat masuk WC atau pembuangan air agar membaca do’a sehingga menjadi senjata kuat dalam melindungi kita dari was- was satan. Anas - radhiyallahu ‘anhu - berkata, "Dulu Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- jika hendak masuk ke tempat pembuangan air, maka beliau berkata (berdo’a), ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲ ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨُﺒُﺚِ ﻭَﺍﻟْﺨَﺒَﺎﺋِﺚِ "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari para setan laki-laki, dan perempuan". [HR. Al-Bukhoriy (142), dan Muslim (375)] Tak Menghadap ke Arah Kiblat dan tidak pula Membelakanginya Kiblat adalah syi’ar ibadah bagi kaum muslimin yang harus dimuliakan sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya -Shollallahu ‘alaihi wasallam-. Di antara bentuk pemuliaan Kiblat, seorang dilarang menghadap kiblat saat buang air besar, maupun kecil atau meludah ke arah kiblat. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺗَﻴْﺘُﻢُ ﺍﻟْﻐَﺎﺋِﻂَ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﺴْﺘَﻘْﺒِﻠُﻮْﺍ ﺍﻟْﻘِﺒْﻠَﺔَ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺴْﺘَﺪْﺑِﺮُﻭْﻫَﺎ ﺑَﺒَﻮْﻝٍ ﻭَﻟَﺎ ﻏَﺎﺋِﻂٍ "Jika kalian mendatangi tempat pembuangan air, maka janganlah menghadap kiblat, dan jangan pula membelakanginya saat kencing, maupun berak". [HR. Al-Bukhoriy (394), dan Muslim (264)] Menjaga badan dan Pakaian Najis Tinja & Kencing Jika kita akan buang air, maka perhatikan pakaian jangan sampai terkena kotoran tinja, dan percikan kencing sehingga najisnya tetap ada pada pakaian kita atau badan kita, lalu kita bangkit melakukan sholat dalam keadaan bernajis. Inilah yang menyebabkan datangnya adzab (siksa) bagi seorang muslim di alam kubur. Ibnu Abbas -r adhiyallahu ‘anhu - berkata, ﺃَﻥَّ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻣََّﺮ ﺑِﻘَﺒْﺮَﻳْﻦِ ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﺇِﻧَّﻬُﻤَﺎ ﻳُﻌّﺬَّﺑَﺎﻥِ ﻭَﻣَﺎ ﻳَﻌَﺬَّﺑَﺎﻥِ ﻓِﻲْ ﻛَﺒِﻴْﺮٍ, ﺑَﻠَﻰ ﺇِﻧَّﻪُ ﻛَﺒِﻴْﺮٌ ﺃَﻣَّﺎ ﺃَﺣَﺪُﻫُﻤَﺎ ﻓَﻜَﺎﻥَ ﻳَﻤْﺸِﻲْ ﺑِﺎﻟﻨَّﻤِﻴْﻤَﺔِ, ﻭَﺃَﻣَّﺎ ﺍﻵﺧَﺮُ ﻓَﻜَﺎﻥَ ﻟَﺎ ﻳَﺴْﺘَﺘِﺮُ ﻣِﻦْ ﺑَﻮْﻟِﻪِ "Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah melewati dua kubur seraya bersabda, "Sesungguhnya kedua (penghuni)nya disiksa, sedang ia tak disiksa karena perkara besar (menurut sangkaanya, pen). Bahkan itu (sebenarnya) adalah perkara besar. Adapun salah satu diantaranya, ia melakukan adu domba. Adapun yang kedua, ia tidak berlindung dari (percikan) kencingnya".". [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (216), dan Muslim dalam Shohih-nya (111)] Perhatikan bagaimana Allah menyiksa dua orang dalam kuburnya akibat "perkara yang dianggap sepele" oleh sebagian orang pada hari ini, yaitu kencing sembarangan, dan adu domba (gosip yang merusak hubungan dua pihak). Jadi, kencing sembarangan, dan gosip yang merusak hubungan dua pihak merupakan perkara yang besar di sisi Allah, sekalipun ia "remeh" dalam pandangan sebagian manusia. Oleh karenanya, kita sesalkan ada sebagian diantara saudara-saudara kita yang masih sembarangan kencing , tanpa memperhatikan apakah kencingnya mengenai dirinya atau tidak !! Cebok dengan Tangan Kiri, bukan dengan Tangan Kanan !! Allah -Ta’ala- telah mengatur segala sesuatu pada tempatnya masing-masing; tangan kanan untuk menggenggam sesuatu yang bersih dan baik. Adapun kiri, maka fungsinya untuk menggenggam sesuatu yang kotor, dan jorok. Dengarkan A’isyah saat ia menggambarkan pribadi Teladan kita -Shollallahu ‘alaihi wasallam- , ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻳَﺪُ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺍﻟْﻴُﻤْﻨَﻰ ﻟِﻄُﻬُﻮْﺭِﻩِ ﻭَﻃَﻌَﺎﻣِﻪِ ﻭَﻛَﺎﻧَﺖْ ﻳَﺪُﻩُ ﺍﻟْﻴُﺴْﺮَﻯ ﻟِﺨَﻠَﺎﺋِﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻣِﻦْ ﺃَﺫًﻯ "Adalah tangan kanan Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- untuk wudhu’nya, dan makannya; tangan kirinya untuk cebok, dan sesuatu yang kotor". [HR. Abu Dawud dalam Sunan -nya (33). Hadits ini di- shohih -kan oleh Syaikh Al-Albaniy Al-Atsariy dalam Irwa’ Al- Gholil (93)] Jadi, ketika cebok, pakailah tangan kiri; saat makan dan minum, maka pakailah tangan kanan. Jangan seperti sebagian orang jahil, ia makan dengan tangan kirinya yang dipakai cebok dan membersihkan kotoran. Amat jorok dan kotor orang yang seperti ini. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- juga pernah bersabda, ﻟَﺎ ﻳُﻤْﺴِﻜَﻦَّ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺫَﻛَﺮَﻩُ ﺑِﻴَﻤِﻴْﻨِﻪِ ﻭَﻫُﻮَ ﻳَﺒُﻮْﻝُ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﺘَﻤَﺴَّﺢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻠَﺎﺀِ ﺑِﻴَﻤِﻴْﻨِﻪِ ﻭَﻟَﺎ ﻳَﺘَﻨَﻔَّﺲْ ﻓِﻲْ ﺍﻟْﺈِﻧَﺎﺀِ "Janganlah seorang diantara kalian memegang kemaluannya dengan tangan kanannya, sedang ia kencing; jangan cebok dari kotoran dengan tangan kanan, dan jangan bernafas dalam wadah/gelas (saat minum)". [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (153), dan Muslim dalam Shohih-nya (267)] Istinja’ (Cebok) dengan Menggunakan Air Tinja dan kencing adalah najis yang harus disingkirkan dari pakaian, badan, dan kehidupan kita sehingga kita bisa beribadah, dan mu’amalah dengan baik. Sarana terbaik membersihkan tinja adalah air. Anas bin Malik-radhiyallahu ‘anhu - berkata, ﻛَﺎﻥَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﺪْﺧُﻞُ ﺍﻟْﺨَﻠَﺎﺀَ ﻓَﺄَﺣْﻤِﻞُ ﺃَﻧَﺎ ﻭَﻏُﻠَﺎﻡٌ ﻧَﺤْﻮِﻱْ ﺇِﺩَﺍﻭَﺓً ﻣِﻦْ ﻣَﺎﺀٍ ﻭَﻋَﻨَﺰَﺓً ﻓَﻴَﺴْﺘَﻨْﺠِﻲْ ﺑِﺎﻟْﻤَﺎﺀِ "Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- pernah memasuki tempat pembuangan air. Maka aku pun dan seorang bocah sebaya denganku datang membawa seember air dan tombak kecil, lalu beliau pun ber- istinja’ (cebok) dengan air". [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (152), dan Muslim (271)] Jika suatu saat kita tak menemukan air, maka kita boleh menggunakan tiga buah batu, atau tissue ketika ber- istinja’ .Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, ﺇِﺫِﺍ ﺫَﻫَﺐَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻐَﺎﺋِﻂِ ﻓَﻠْﻴَﺬْﻫَﺐْ ﻣَﻌَﻪُ ﺑِﺜَﻠَﺎﺛَﺔِ ﺃَﺣْﺠَﺎﺭٍ ﻳَﺴْﺘَﻄِﻴْﺐُ ﺑِﻬِﻦَّ ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﺗُﺠْﺰِﻯﺀُ ﻋَﻨْﻪُ "Jika seorang diantara kalian pergi buang air, maka hendaknya ia membawa tiga batu yang dipakai untuk istinja’, karena (tiga) batu tersebut mencukupi baginya (untuk cebok)". [HR. Abu Dawud (40), dan An-Nasa’iy (44)] Namun disana ada benda-benda yang tak boleh digunakan cebok, sebab telah ada larangan Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- dari menggunakannya.Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, ﻟَﺎ ﺗَﺴْﺘَﻨْﺠُﻮْﺍ ﺑِﺎﻟﺮَّﻭْﺙِ ﻭَﻟَﺎ ﺑﺎِﻟْﻌِﻈَﺎﻡِ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﺯَﺍﺩُ ﺇِﺧْﻮَﺍﻧِﻜُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺠِﻦِّ "Jangan cebok dengan menggunakan tahi binatang, dan tulang-belulang, karena itu adalah makanan saudara-saudara kalian dari kalangan jin". [HR. At-Tirmidziy dalam As- Sunan (18), dan An-Nasa’iy dalam As-Sunan Al-Kubro (39). Di- shohih -kan Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (350)] Menggosokkan Tangan pada Tanah Usai Istinja’ Usai cebok, seorang dianjurkan agar menggosokkan tangannya ke tanah demi membersihkan tangan dari sisa dan bau tinja. Boleh juga memakai sabun dan pengharum lainnya. Namun menggosokkan tangannya ke tanah lebih utama, karena demikianlah petunjuknya dalam sunnah, wallahu a’lam ! Abu Hurairah - radhiyallahu ‘anhu - berkata, ﻛَﺎﻥَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺗَﻰ ﺍﻟْﺨَﻠَﺎﺀَ ﺃَﺗَﻴْﺘُﻪُ ﺑِﻤَﺎﺀٍ ﻓَﻲْ ﺗَﻮْﺭٍ ﺃَﻭْ ﺭَﻛْﻮَﺓٍ ﻓَﺎﺳْﺘَﻨْﺠَﻰ ﺛُﻢَّ ﻣَﺴَّﺢَ ﻳَﺪَﻩُ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺛُّﻢَّ ﺃَﺗَﻴْﺘُﻪُ ﺑِﺈِﻧَﺎﺀٍ ﺁﺧَﺮَ ﻓَﺘَﻮَﺿَّﺄَ "Dulu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- jika mau buang air, maka aku bawakan air dalam bejana atau timba kecil. Lalu beliau beristinja’, kemudian menggosokkan tangannya pada tanah. Lalu aku bawakan bejana lain, kemudian beliau berwudhu’". [HR. Abu Dawud (45). Di- hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al- Misykah (360)] Berdoa Ketika Keluar WC Selama di dalam WC, mugkin kita akan banyak melamun, dan tidak bisa berdzikir. Maka saat keluar, disyari’atkan membaca do’a. A’isyah - radhiyallahu ‘anha - berkata, "Jika beliau (Nabi - Shallallahu ‘alaihi wa sallam-) keluar dari WC, maka beliau berdo’a, ﻏُﻔْﺮَﺍﻧَﻚَ "Aku memohon ampunan-Mu". [HR. Al- Bukhoriy dalam Al-Adab Al-Mufrod (693), Abu Dawud dalam As-Sunan (30), At-Tirmidziy dalam As-Sunan (7), dan Ahmad (6/155 no. 25261). Hadits ini di- shohih -kan oleh Al- Hakim, Abu Hatim Ar-Roziy, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, Ibnul Jarud, An-Nawawiy, Adz- Dzahabiy, Al-Albaniy sebagaimana dalam Al- Irwa’ (1/91). Demikian pula hadits ini di- hasan-kan oleh Syu’aib Al-Arnauth dalam Takhrij Al-Musnad (no. 25261), dan Abu Ishaq Al-Huwainiy dalam Ghouts Al-Mukdud (1/51)] Sumber : Buletin Jum’at Al-Atsariyyah edisi 61 Tahun I. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. http://almakassari.com/?p=259 |
| Super junior fanfiction batu+alam 's link ..autor bawa kyumie couplelagi nie.. BUTjusthappy reading RCL pleas.. dontbash.. dontplagiat.. this ismyFF.. dontcopas... Tittel:iamn0tangel cast:parkhyunmie,chokyuhyun,shinsang woo,cho family,kevin ukiss,ricky teen t0p gender:romanc,sad Leght:11of ? rating:15+ Soundtrack:Couagulation Disclaimer:mungkinsebagianudah adayg pernah baca di grup dan silahkan memaklumi bnyaknyatypo...autorabal-abal..miankali ini ffnya pendek sangat. YUUAHHCAPCUSSS... LINKSEBELUMNYA.. part1 http://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/iam-not-angel/389119117821668 part2 http://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel2/443594295707483 part3 http://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel3/468255903241322 part4 http://www.facebook.com/notes/kpop-story-fanfiction-hyunmie/ffiam-not-angel4kyumie-couple /470441806352724 PART5 http://www.facebook.com/notes/kpop-story-fanfiction-hyunmie/ffiam-not-angel5kyumie-couple /479080988822139 PART6 http://www.facebook.com/notes/kpop-story-fanfiction-hyunmie/ffiam-not-angel6kyumie-couple/482619458468292 PART7 http://www.facebook.com/notes/kpop-story-fanfiction-hyunmie/ffiam-not-angel7kyumie-couple/485492428180995 PART 7B http://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel7bkyumie-couple/501800236553555 PART 8 http://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel8kyumie-couple/503482089718703 part8b https://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel8bkyumie-couple/504608286272750 part 9 https://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel9kyumie-couple/506081116125467 part10 https://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel10kyumie-couple/509453912454854 part 10B https://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel10bkyumie-couple/511966915536887 part 11 https://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel11kyumie-couple/516035918463320 part12 https://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel12kyumie-couple/518517048215207 part 13 https://www.facebook.com/notes/yuni-japanes-kireina/ffiam-not-angel13kyumie-couple/522131944520384 REPOST Selang beberapa menit, telepon rumahberbunyi. Hingga berkali-kali berdering tidak ada yang mengangkat, Kyuhyunakhirnya berinisiatif mengangkat telepon tersebut. “Hallo?”ucap Kyuhyun dengan bahasa Indonesia yang fasih, sesaat matanya membulatsempurna ketika mendengar jawaban dari sang penelepon. (“Nenek? IniKyuna?”) (“Kyuna? Eodiga?Ige appa. Kyuhyun appa.”) ucap Kyuhyun antusias. Sesaat tidak ada jawaban dariKyuna. (“Ky... kyuhyunappa? Appa sedang apa di rumah halmoni?”) gagap Kyuna tidak lama kemudian suaralain terdengar dari telepon. (“Appa?Kyuhyun appa?”) suara melengking terdengar membuat mata Kyuhyun berkaca-kaca. “Ne ige appaHyuna. Apa kalian baik-baik saja?” (“Ne appa. Appa?Bisa jemput kami pulang? Kami tidak tahan melihat eomma menangis setiap malam.”)ucapa Hyuna sedikit mengecil, sepertinya sedikit berat mengatakannya. MengingatHyuna dan Kyuna mendorong appanya ketika di bandara dulu. Kyuhyun nampaktertegun, bukan hanya dirinya ternyata yang merindu, Hyunmiepun begitu. “Ne. Kalian dimana?Appa akan jemput sekarang juga.” Kyuhyun mendengarkan dengan seksama ucapanHyuna, setelah sambungan terputus, seolah lupa dengan rasa pusing dan lelahnya,Kyuhyun berlari keluar rumah dan bergegas pergi kembali menuju bandara. Iasudah tidak sabar untuk bertemu dengan kedua anak kembarnya, terlebih ibunyasekaligus istri yang menjadi semangat dan nafas hidupnya. Hyunmie. STORYBEGENING 'Tuhan punya cara unik menyatukan kembali setiap insannya' Keindahan dan keeksotisan pulau Kalimantan atau dahulu kala disebut Borneo tidak perlu diragukan lagi, Ada begitu banyak wisatawan baik mancanegara atau pun wisatawan dari dalam negeri yang datang untuk sekedar berkunjung, dan menikmati keindahannya. Namun, lain daripada itu banyak pula para peneliti datang silih baerganti dari berbagai belahan dunia, untuk melakukan penelitian kekayaan hayati baik satwa ataupun tumbuhan yang ada di kalimantan yang belum terekspose dan belum diketahui manfaatnya hingga kini. Kyuhyun kali ini akan mulai perjalanan menjemput keluarga kecilnya di pulau Kalimantan, Kyuhyun juga menyewa seorang pemandu untuk perjalanannya, sebelumnya Kyuhyun sudah di ingatkan tentang bahaya yang akan ia tempuh, hanya untuk menuju tempat yang dia inginkan. Tapi tekadnya sudah bulat, tidak ada cara lain untuk bertemu keluarganya kecuali menyusul. Long apari, desa inilah yang akan Kyuhyun tuju dan untuk datang ketempat ini bukanlah perkara mudah. Kyuhyun harus melewati kehidupan suku dayak, mempelajari adat istiadat dan melihat keeksotisan hutan hujan tropis serta berpetualan dengan melewati riam – riam ganas, bisa ditemui dengan menyusuri sungai mahakam hingga ke hulu sungai tersebut. Perjalanan menuju hulu mahakam memerlukan waktu yang cukup panjang bisa 2-3 hari baru bisa sampai di hulu mahakam di sebuah desa terakhir dan terpencil di hulu sungai mahakam, Desa Long Apari. Selama di perjalanan Kyuhyun terus menatap Fhoto terakhir kali yang mereka ambil saat awal mereka pindah rumah, wajah bahagia menghiasi fhoto tersebut, membuat rasa rindu Kyuhyun semakin besar. "Kita akan kembali bersama, Hyunmie_ya... tiga bulan ini bahkan lebih berat untuku dari tiga tahun lalu... Bogoshippo..." gumam Kyuhyun sambil kembali menikmati luasnya sungai mahakam. Sementara di tempat lain, Kyuna dan Hyuna kembali menatap Hyunmie yang mulai melamun menjelang malam hari, si kembar sudah tahu eomma mereka pasti akan menangis sebentar lagi. "Hyuna? kita harus apa eoh?" Gumam Kyuna pelan, sesaat Hyuna menatap Kyuna lalu menatap Hyunmie yang mulai menatap langit malam dari beranda rumah. "Molla... tunggu appa saja, bukankah appa janji untuk datang?" Kyuna nampak mengangguk lalu menarik Hyuna untuk mendekati eomma mereka, mungkin jika di temani eomma mereka tidak akan menangis. "Eomma..." teriak keduanya, membuat lamunan Hyunmie buyar. "Eoh, kalian belum tidur?" Ucap Hyunmie pelan lalu membiarkan kedua anak kembarnya merangkulnya dari arah samping kiri dan kanannya. "Inikan masih belum larut eomma..." Hyunmie nampak mengangguk kecil mendengar ucapan Kyuna, sesaat keadaan kembali sepi. "Eomma? apa eomma masih marah pada appa?" pertanyaan Hyuna memecah kesunyian juga membuat hati Hyunmie kembali tertohok. "Anni. eomma tidak pernah marah pada appa kalian... kalian sendiri apa masih marah pada appa?" Si kembar nampak mengeleng pelan lalu memper erat pelukannya pada Hyunmie. "Kami merindukan appa eomma..." Gumam Kyuna pelan, Hyunmie tersenyum tipis lalu mengecup kening keduanya. "Nado... eomma juga merindukan Kyuhyun appa... keunde... eomma takut hanya menyusahkan appa kalian saja. jika kalian ingin pulang ke Korea, eomma bisa antar kalian, tapi eomma tidak bisa bertemu appa kalian dulu, eomma akan kembali kemari." mendengar ucapan Hyunmie si kembar nampak menggeleng kuat. "Kami tidak pulang kalau eomma tetap disini." Hyuna nampak merengut membuat Hyunmie tersenyum kecil. keadaan kembali sunyi hingga tak terasa tetes demi tetes air hujan turun membuat ketiganya berlari masuk kedalam rumah. *** Perjalanan Kyuhyun bisa memilih untuk menggunakan akses darat, sungai, atau pesawat kecil. Namun, karena akses jalur darat tertutup longsor mau tidak mau Kyuhyun terpaksa menggunakan jalur sungai. Kapal reguler tersedia di pelabuhan yang berada di kota Samarinda, ibukota Kalimantan Timur. Kapal tersebut cukup besar dan cukup nyaman untuk melakukan perjalanan panjang. Perjalanan dilakukan pada sore hari, dan keesokan pagi nya Kyuhyun sudah sampai di sebuah desa bernama Long bagun. Desa pemberhentian terakhir untuk kapal berukuran besar. Selama perjalanan Kyuhyun disuguhi berbagai keindahan alam borneo, mulai dari kehidupan perkotaan, perkampungan dayak, selain itu Kyuhyun juga melihat keindahan hutan tropis Kalimantan timur. Desa atau kampung dayak yang dilewati berada di pinggiran sungai Mahakam. Rumah mereka sebagian besar terbuat dari kayu dan berbentuk rumah panggung. Hal ini menyesuaikan dengan letak perkampungan mereka yang berada di dekat sungai untuk mengantisipasi pasang surutnya air sungai. Sesampainya di desa Long Bagun, Kyuhyun sejenak beristirahat dan melepas lelah di sebuah penginapan kecil dengan harga yang cukup terjangkau. Sebelum melanjutkan perjalanan menuju desa Long Apari di Hulu Mahakam, Kyuhyun meminta pada pemandunya untuk bertanya dulu kepada awak kapal long boat yang biasa pergi kesana. Karena untuk pergi ke hulu Mahakam, harus memperhitungkan kondisi sungai . Jika ia ingin naik menuju hulu Mahakam, maka kondisi air tidak boleh pada saat tinggi atau pasang. Karna selain arus deras yang harus di lawan, biasanya banyak kayu besar bekas pohon tumbang yang ikut di terbawa arus dan akan sangat berbahaya jika tertabrak oleh Long Boat. Kesiangan harinya perjalanan dilanjutkan menuju hulu Mahakam, tidak jauh dari Long Bagun terdengar suara gemuruh dan terpampanglah keindahan air terjun yang tinggi dan cukup deras jatuhan airnya menghantam bebatuan sebelum percikkannya mengalir ke sungai. Di tengah perjalanan, disebelah kanan dari arah hilir terpampang batu dinding yang tinggi dan panjang batuan tersebut terdiri dari batuan kapur, dan di puncaknya terdapat pepohonan yang mengering dan tumbuhan berukuran kecil. Pada bagian atas batu dinding terdapat beberapa bentuk seperti gua-gua kecil, konon dahulu tempat tersebut dijadikan sebagai kuburan. Selain pemandangan indah yang tersuguh selama perjalanan, Kyuhyun juga menemukan masyarakat lokal yang beraktivitas sebagai penambang emas baik menggunakan mesin ataupun manual dan tak jarang Kyuhyun jumpai masyarakat yang sedang memasang rengge atau menebar jala untuk menangkap ikan. Terkadang tak mudah untuk melalui perjalanan menuju Hulu Mahakam, jika kondisi perairan tidak bersahabat dan tak bisa melewati beberapa titik riam, seperti riam panjang dan riam udang yang cukup dikenal berbahaya, maka nyawa bisa jadi taruhannya. Karena sekali tidak bisa mengendalikan kapal untuk melalui riam tersebut, maka kapal akan karam bersama barang dan orang yang ada di kapal tersebut. Dari beberapa kejadian, sulit dilakukan penyelamatan atau penyelaman di daerah tersebut. Hal ini karena kondisi air yang keruh, dalam dan arus yang terlalu deras. Namun, kondisi terkini telah di buat jalan darat bagi mereka yang akan melanjutkan perjalanan, yakni dengan turun dari Long Boat dan berjalan beberapa ratus meter, agar bisa melalui titik berbahaya tersebut, walaupun kapal dan kemudi harus tetap berjibaku melawan keganasan riam udang. sayangnya Kyuhyun harus melewati ganasnya riam sungai mahakam karena akses jalur darat yang tertutup, dia tak ingin menunggu lagi untuk bertemu keluarganya. Petir saling sahut bersahutan malam ini, membuat Kyuna dan Hyuna nampak memeluk Hyunmie semakin erat. Hujan turun sangat lebat. Mak Hului juga ikut menemani karena terjebak hujan lebat, jadi tidak sempat pulang. "Cuaca hari ini tidak bisa di prediksi, tadi siang jelas-jelas masih sangat cerah tapi sekarang malah hujan lebat. Berharap sungai Mahakam tidak menelan korban lagi kali ini." Gumam Mak Hului dan entah kenapa membuat perasaan Hyunmie tak nyaman. Mata Hyunmie menatap cincin yang melingkar di jari manisnya, entah kenapa pikirannya sekarang tertuju pada Kyuhyun. "Apa dia sakit...?" gumam Hyunmie pelan, perlahan Hyunmie mengecup cincin itu. Kenyataan ia sudah bercerai dengan Kyuhyun tidak membuatnya berminat melepas cincin itu. Hyunmie kembali mengeratkan pelukannya ketika suara guntur kembali terdengar, tapi beberapa menit kemudian rumahnya di ketuk cepat. "Biar mak yang buka." ucap Mak Hului dan di balas anggukan Hyunmie. Mak Hului melangkah keluar kamar, si kembar nampak semakin ketakutan. "Eomma? Musowo..." gumam Hyuna, Hyunmie berusaha tersenyum lalu mengecup puncak rambut Hyuna, Kyuna juga nampak menggenggam tangan Hyuna memberi ketenangan. Selang beberapa menit Mak Hului nampak berlari dan menatap cemas kearah Hyunmie. "Dokter, apa anda bisa datang ke desa sebelah sekarang? Ada kapal yang karam tadi. Para tetua sudah melakukan pertolongan, ada lima penumpang dan yang selamat hanya satu orang. Masalahnya orang yang selamat itu luka parah, dan Dokter di minta melakukan pertolongan." Hyunmie nampak menelan salivanya, tapi kemudian mengangguk pelan. "Eomma..." rengek si kembar, meminta Hyunmie untuk tidak pergi. "Kalian tunggu disini, eomma janji akan pulang secepatnya, Mak Hului tolong jaga anak-anak." ucap Hyunmie mulai bersiap-siap, si kembar nampak berkaca-kaca, tapi mereka juga tidak bisa menghalangi eomma mereka pergi. Dalam guyuran hujan, Hyunmie berbonceng sepeda motor, berangkat menuju desa sebelah. Ketika sampai Hyunmie mengigil kedinginan, tapi ketika tahu siapa yang terluka, wajahnya semakin pucat, giginya yang bergemelatuk tiba-tiba berhenti. "Dokter kenal dengan pria ini?" tanya kepala desa pada Hyunmie yang mulai berjalan kearah tubuh seorang namja yang kepalanya kini di tekan kuat-kuat oleh sebuah kain berisi ramuan hebal oleh istri kepala desa. "Tolong ambilkan air hangat dalam baskom, siapkan beberapa handuk bersih." gumam Hyunmie pelan, tapi masih cukup terdengar oleh istri kepala desa, beliau mengangguk lalu melangkah keluar kamar. Hyunmie masih membeku menatap namja di hadapannya, air mata itu keluar sudah, rasanya jantung terlepas begitu saja. Sakit yang tidak bisa Hyunmie deskripsikan. Perlahan Hyunmie menatap ke arah pintu, orang-orang masih mengerubuni pintu kamar. "Bisakah kalian keluar, tolong tutup pintunya." gumam Hyunmie pelan, tatapan nanar dan juga air matanya membuat orang-orang itu langsung menurut dan keluar, tak berapa lama istri kepala desa membawa air hangat dan juga handuk, tanpa banyak bertanya, beliau keluar dari kamar dan menutup pintu. "Namja pabo..." isak Hyunmie, ini lebih mengerikan dari sebelumnya, dengan gerak cepat Hyunmie mulai merawat luka namja di hadapannya, tangannya gemetar melihat luka di kepala namja di hadapannya yang sepertinya terluka cukup parah, lima jahitan Hyunmie berikan pada namja yang sejak tadi ia hina 'bodoh'. "Kau datang kemari hanya ingin membuatku repot dan terkena serangan jantung mendadak eoh?" isak Hyunmie sambil terduduk lemas di lantai samping ranjang. Pertolongannya sudah ia lakukan, sekarang tergantung namja bodoh di sampingnya itu. Hyunmie menggenggam tangan namja itu, mengecupnya berulang-ulang. "Bangun bodoh, kau tidak maukan aku pergi lagi. Yaak, Cho Kyuhyun... Bogoshippo... Gomawo... Jeongmal mianhae... Karena aku kau jadi bodoh dan sekarang seperti ini, apa kau suka membuatku serangan jantung eoh?" isakan itu semakin kuat, membuat Kyuhyun menggeliat pelan, entah sadar atau tidak, sebuah gumaman terdengar dari mulut namja itu. "Uljima... Nyonya Cho aku ingin tidur sebentar." Kyuhyun mengucapkan hal tersebut sambil tetap terpejam, tapi Hyunmie bisa merasakan genggaman tangannya juga menguat. Isakan itu memelan, Hyunmie mengangguk pelan. "Hmm... Jalja chagi..." ucap Hyunmie pelan. Hyunmie, menghapus air matanya, ia juga membekap mulutnya yang terus menerus mengeluarkan isakan. antara sedih juga senang, Hyunmie tak menyangka Kyuhyun sadar secepat ini, walaupun hanya sesaat. Tak kuat Hyunmie berniat keluar kamar tapi tangannya di tahan, lemah sebenarnya tapi sanggup membuat Hyunmie membeku di tempat."Kau tahu perjuanganku sampai disini eoh? kajima... jebal jangan membuatku banyak bicara, ige... jeongmal appo.." Hyunmie mengangguk cepat lalu menggenggam tangan itu erat-erat. Sungguh... Hyunmie terlalu lemah melihat Kyuhyun terluka. TBC |
| Ndra batu+alam 's link "Naruto? Naruto? Naruto?" panggil suara halus itu kali ini disertai dengan goyangan pada tubuh pria yang sedari tadi melamunkan sesuatu. Pria dengan cengiran rubah itu mengerjapkan matanya beberapa kali dan melihat ekspresi sedih tunangannya. "Maaf, Hinata aku tadi melamun." Ucapnya dengan nada bersalah. Hyuuga Hinata hanya menggeleng pasrah. Dia tahu keadaan tunangannya ini akhir-akhir ini tidak bisa konsentrasi seperti biasanya. Padahal saat ini mereka berdua tengah mendiskusikan beberapa rencana untuk pernikahan mereka berdua yang tak lama lagi akan diselenggarakan. "Apa kita tunda saja dulu pernikahan ini, Naruto?" Tanya Hinata khawatir. Naruro menggeleng dengan cepat. Air mukanya tampak tidak setuju dengan apa yang baru saja diucapkan Hinata. "Tidak, kita sudah lama menantikan hal ini, Hinata-chan," Naruto mengelus pipi putih merona Hinata dengan lembut. "Tapi, bagaimana dengan Sakura-san?" Naruto menghela nafas panjang. "Tidak apa-apa. Aku yakin Sakura-chan akan segera sembuh. Kita berdoa saja untuk kesembuhannya." Hinata mengangguk, "Sasuke-kun juga, aku khawatir dia akan jadi seperti Sakura-san jika terus sepeti itu." "Tidak akan, sayang." Naruto memeluk Hinata dengan sayang, mengecup pucuk kepala Hinata dengan emmbisikan kata baik-baik saja pada dirinya sendiri juga. Dia tidak ingin hal buruk menimpa pada kedua sahabatnya itu. Mereka berdua harus bahagia karena bagaimanapun benang merah sudah saling mengikat mereka sejak dahulu. Tidak akan ada yang bisa memisahkan mereka. "Mereka akan bahagia seperti kita." . . . Mencintaimu adalah caraku bernafas. Jadi, bagaimana mungkin aku bisa berhenti mencintaimu? . MELEPASMU Last Chapter! . Kurousa Hime . All characters © Masashi Kishimoto . OOC, rumit, alur lambat, typo(s) no edited, Italic untuk flashback, nama yang diberi BOLD akan menjadi sudut pandang orang tersebut. . Pusisi Habibi dan Ainun Sedikit dari fanfic lamaku, Goodbye My, Lover . SasuSakuGaa Finnaly SasuSaku . . . Enjoy reading minna! See You! And Arigatchu! . . Beberapa hari ke depan terasa memuakan bagi Sasuke. Ia lelah untuk berharap Sakura kembali seperti sedia kala. Meski kali ini Sakura tidak lagi berteriak histeris dengan meneriakan nama Gaara, kali ini Sakura hanya diam terisak terus menerus. Dia seperti tuli dan buta terhadap siapapun. Omongan Sasuke, Sasori, Naruto bahkan kedua orangtuanya sama sekali tidak menggugah Sakura untuk berbicara barang sekatapun. Dia tak ayal bagai sebuah boneka yang telah rusak ditinggal oleh majikannya. Hari ini akan terasa sama seperti hari-hari biasanya yang mereka lewati terutama teman dekat Sakura. Tetapi mungkin saja sesuatu akan terjadi lain dengan yang dibayangkan jika yang datang adalah wanita dengan rambut jingga kemerahannya yang menyala. Langkahnya besar-besar Nampak tak anggun menlengos dalam lorong Rumah Sakit. Wajah cantik sangarnya tak bisa ia sembunyikan, ia begitu kesal mendnegar berita sahabatnya mengalami depresi yang berkepanjangan karena meninggalnya calon suaminya itu. Pagi menjelang siang itu terasa mencekam karena udara begitu terik entah kenapa. Saat wanita itu menemukan kamar rawat VIP sahabatnya itu segera saja ia masuk dan mendapati wanita yang tampangnya sangat berantakan itu tengah terduduk di kasurnya dengan memeluk kedua kakinya. Pandnagan matanya kosong. Jejak air mata membekas jelas di wajah ayunya. Rambut merah muda yang biasanya terawat itu tampak kusut dan tidak terawatt sama sekali membuat wanit ayng melihat dengan iris rubinya itu emndengus geli. Didekatinya ranjang itu dimana Sakura berada dan sebuah tamparan keras telak emngenai pipi kanan Sakura. Bahkan tamparan yang keras itu emnggema dalam ruangan yang sepi itu. Emerald Sakura membelalak sempurna. Pipinya tampak berkedut panas akibat tamparan wanita yang tak jelas ini tindak tanduknya apa. "SADAR KAU BODOH!" teriak wanita itu. "Kyuu…," gumam Sakura. Itu adalah kata pertama yang Sakura ucapkan saat ketidakwarasannya. "YANG TERSIKSA BUKAN HANYA KAU SAJA, SAKURA!" wanita yang dipanggil Kyuu itu mencengkram erat pundak Sakura hingga ia meringis kesakitan. "Kau orang bodoh yang pernah kutemui sepanjang hidupku selain orangtua sialku!" desisnya dengan suara parau. Sakura memalingkan wajahnya. Ia tidak suka dengan Kyuubi yang seenaknya mencampuri urusannya. "Aku hanya ingin Gaara." Kyuubi tertawa getir mendengar ucapan Sakura yang dibalas oleh tatapan tak suka olehnya. "Kau masih bermimpi, Nak? Gaara sudah mati!" "Gaara tidak mati!" "Oh, ya?!" nada mengejek Kyuubi begitu menyiksa emosi Sakura. "Kau wanita bodoh! Sadarlah Sakura Gaara sudah mati, dia sudah tidak ada lagi di sini! Kau harusnya sadar itu! Kau memiliki kehidupan lain selain hanya menangisi kepergian Gaara!" "Jaga mulutmu, bitch!" "Kau yang jaga mulutmu! Lihat sudah berapa banyak orang yang tersakiti akibat ulahmu! Mana ada yang senang melihat keadaanmu yang menyedihkan seperti ini termasuk AKU DAN JUGA GAARA!" "Dan kau tidakkah lihat masih ada yang berharap cinta darimu? Lihatlah Sasuke, dia memang tidak bisa emnggantikan Gaara sama seperti Gaara yang tidak bisa menggantikan Sasuke dulu. Lihat! Bahkan Sasuke dan Gaara mempunyai kemiripan yang sama. Mereka berdua tidak pernah menyerah untuk berjuang mendapatkanmu, mendapatkan kebahagiaanmu. Apa Gaara akan senang kau seperti ini? Gaara melihatmu Sakura…," Isak tangis Kyuubi membuat emerald Sakura yang tadinya berkabut menjadi kembali tak kosong. Semua ucapan Kyuubi ada benarnya. Dia sama sekali tidak memikirkan bagaimana orang-orang disekitarnya yang turut tersiksa dengannya. "Maaf… Maaf…," Sakura memeluk Kyuubi dengan erat. Kyuubi balas memeluknya. Air mata yang membasahi pundaknya begitu terasa, guncangan akibat tangisan Kyuubi membuat Sakura bersedih. Pikirannya kembali terbuka. Ah, andai saja wanita ini tidak datang untuk menamparnya, memarahinya, mungkin Sakura akan tetap sama. Mungkin Sakura tidak akan pernah sadar betapa dirinya sangat dicintai oleh siapapun. "Kumohon berhentilah menangis," sendirinya berucap seperti itu namun Sakura akhirnya ikut menangis bersama Kyuubi hingga keduanya merasa lelah. . . . Kyuubi menutup pintu ruangan Sakura dengan hati-hati agar Sakura tidak terbangun dari tidurnya. Sebelum Kyuubi pergi meninggalkan Sakura, dia melihat lingkaran hitam dan tirusnya wajah Sakura tapi saat melihatnya tertidur kali ini Kyuubi yakin Sakura sudah jauh lebih baik dari yang mungkin sudah ia lewati. Nafasnya begitu teratur saat tidur dan dia begitu nyaman. Semoga ia memimpikan indah kembali meski itu kenangan akan Gaara. Tidak pelak kelegaan muncul dalam hati, Kyuubi sendiri datang jauh-jauh dari Suna menuju Konoha karena dipanggil oleh seseorang. Seseorang yang dahulu ia cintai namun untuk sekarang dan selamanya tidak lagi. Dan lagi orang itu adalah… "Kau sudah menjenguk?" Kyuubi hampir saja terlonjak kaget dan akan memarahi siapa yang berani-beraninya mengagetkannya itu tapi diurungkannya saat tahu siapa yang mengagetinya itu adalah Naruto. Wajahnya sedikit bersemu kemerahan karena tampaknya sudah beberapa tahun tidak bertemu dengan Naruto, pria muda itu semakin tampan saja meski sorot matanya masih sejahil saat mereka sekolah dulu. "Ya-ya, aku sudah menjenguknya. Dia sudah tidur lebih baik kita pergi saja." Baru saja Kyuubi melenggang pergi tangannya dicengkal oleh tangan berkulit tan itu. "Bagaimana kalau kau minum kopi bersamaku? Kau tampak kusut Kyuu sekaligus manis," kekeh Naruto saat mendapati wajah malu Kyuubi. "Sialan kau!" . . . Semua orang bisa mendengar apa yang dikatakan. Tapi, tidak semua orang bisa mengerti apa yang dikatakan . . . Sakura terbangun dari tidur singkatnya. Rasanya ia sudah tertidur begitu lama dan ia merasa ada seseorang yang menjaganya selama ia tidur. Usapan demi usapan yang dilakukan oleh seseorang itu membuat Sakura nyaman bukan main. Itu semua mengingatkannya akan Gaara. Ketika mengingat Gaara tidak ada lagi rasa sakit seperti sebelumnya, ia merasa sudah lega. Ia yakin Gaara sendiri pasti tidak akan suka jika melihat dirinya seperti orang gila, yeah tapi dia memang sudah gila kemarin-kemarin. Dia tersadar. Meski dia sudah tidak kantuk lagi matanya masih setia untuk terpejam. Dia tidak ingin usapan memabukan ini hilang, ingin ia miliki dan tidak boleh berhenti makanya Sakura tidak berniat membuka matanya. Sakura sadar, siapa yang tengah mengusapnya ini. Ini rasanya sama seperti saat ia masih kecil dulu saat ia tengah berada dalam gendongan Uchiha Itachi. Yang membelai dengan sayang kepala merah mudanya adalah Sasuke. Sasuke suka membelainya dengan cara aneh dari pucuk kepalanya hingga telinga Sakura. Makanya Sakura tahu siapa yang membelainya saat ini dan ia tidak begitu keberatan dengan perlakuan Sasuke. Ia hanya ingin… memberi Sasuke kesempatan. Bukan, bukan berarti bahwa kini perasaan Sakura langsung teralihkan dari Gaara pada Sasuke. Rasanya dia seperti tidak tahu malu saja. Lagipula Sakura tidak ingin Sasuke menanggapinya dengan berlebihan kalau-kalau dia sadar Sakura sudah sedikit lebih baik dari kemarin. "Sakura…," Sakura berdebar saat namanya disebut oleh suara khas Sasuke itu. "Aku menemukannya di sana." Sakura tidak bisa mengernyitkan alis merah mudanya, nanti ketahuan bukan akalu ia tengah berpura-pura tidur? "Aku menemukan sebuah surat untukmu. Kalau kau sudah lebih baik bacalah. Tolong bacalah dengan seksama, maka kau akan mencoba memahami bagaimana perasaan cinta yang sebenarnya dari dia untukmu." Sasuke menghentikan usapannya. Ia menaruh sepucuk surat beramplop kuning pudar dengan tulisan tinta merah menyala dengan nama Sakura di tengahnya dengan rapih. Sebelum pergi Sasuke mendekatkan wajahnya pada Sakura hingga hembusan nafas hangat mengenai pipi tirus Sakura hal ini membuat Sakura berdebar-debar dibuatnya. "Kumohon, lihat aku di sini untukmu," sebuah bisikan lirih terdengar di telinga Sakura bersamaan dengan menghilangnya nafas hangat Sasuke. Langkah besar Sasuke menghilang di luar sana. Sakura membuka matanya yang sudah berkaca-kaca. Dia tidak menyangka sama sekali bahwa Sasuke tampak begitu lain dari yang ditemuinya selama ini. Sasuke menjadi sangat lembut padanya. Diliriknya meja kecil di samping ranjangnya. Sakura mengenali betul tulisan yang tertera di sana. Itu tulisan Gaara yang rapih dan tampak tegas. Dengan tak sabaran Sakura mencium surat tersebut dan harum citrus menguar. Perasaan rindu tiba-tiba saja menyeruak hangat dalam ingatannya. Ragu. Sakura ragu untuk membukanya. Ia takut akan kehilangan control kembali. Ia takut sesuatu akan membuatnya terisak kembali jika membaca isi surat tersebut. tapi, semuanya harus berubah. Sakura sudah bertekad dalam mimpinya tadi. Dia tidak boleh membuat siapapun bersedih kali ini. Dia mencintai Gaara. Selamanya akan tetap seperti itu. Tidak akan ada yang berubah sama sekali. Gaara akan selalu berada dalam posisi teratas hatinya. Dan anaknya, kini Sakura rela. Memang bukan kehendaknya dia tidak bisa menjaga calon buah hatinya tapi perasaan menyesal itu selalu ada. Maka Sakura tidak akan menyesal untuk kedua kalinya. Dia harus berubah. Ya, harus. Diberanikan dirinya untuk membuka amplop kuning pudar itu. Selembar kertas putih polos dengan tulisan rapih apik di sana membuat Sakura menahan mulutnya agar tidak terisak kembali. . . . "Bagaimana kabarmu?" Tanya Naruto sembari menyesap kopi hitamnya dengan gentle. Kyuubi emndengus geli, pasti dia berpura-pura memesan kopi pahit seperti itu. Tanpa creamer dan gula juga, tawa Kyuubi dalam hati. "Aku baik. Kau sendiri?" "Yaaaah, seperti yang kau lihat!" ucapnya ceria. "Kau sama sekali tidak berubah." Decak Kyuubi melihat tingkah polah Naruto yang terlihat kekanakan. "Aku ini berjiwa muda, sih." Cengengesnya sembari emnggaruk pipinya yang tak gatal. "Terserahlah," dengus Kyuubi geli kemudian menyesap frapucinonya. "Lalu mana undangannya?" pinta Kyuubi meletakan telapak tangannya di depan wajah Naruto yang bodoh. "He? Ternyata kau tahu, ya maksudku?" "Tentu saja bodoh!" Keduanya tertawa geli bersamaan. Naruto mengeluarkan sebuah undangan tak lebih besar seukuran tabletnya yang berwarna silver dengan tinta purple keperakan yang indah. Di sana telah dibordir tulisan Kyuubi bersama Kankurou. Kyuubi tersenyum simpul. Wanita ini sudah menikah lebih dulu dibanding dengan teman-teman lainnya satu tahun yang lalu. Kyuubi menerima lamaran kakak kedua dari Gaara yang bernama Sabaku Kankurou. Memang siapapun yang pernah mengenal keduanya sangat tidak menyangka akan tumbuh benih cinta. Tapi, itulah kenyataannya sekarang. Kankurou dan Kyuubi sudah berbahagia dengan keluarga kecil mereka. Dan kali ini disusul oleh Naruto dan Hinata yang sudah saling mencinta sejak Kyuubi menjadikan Naruto cinta pertamanya. Kyuubi tidak akan pernah menyesal bagaimana takdir cintanya ternyata begitu pahit dan manis di waktu yang bersamaan. Belum lagi dia tidak akan emnyangka bahwa kehiduapannya akan sebegini berwarna-warni layaknya bunga mawar hingga kini. "Terima kasih, Naruto." Gumam Kyuubi namun tak terdengar oleh Naruto. Dan yang terlihat oleh iris rubinya hanya Naruto yang tengah tersenyum bahagia. Tak pernah berubah. . . . The most beautiful thing is to see a person you love smiling and even more beautiful is knowing that you're the reason behind it. . . . Akasuna Sasori tak menyangka adiknya kini berbicara dengannya seperti orang noemal lainnya seperti sedia kala. Keterkejutan di wajah baby facenya membuat Sakura terkekeh geli. "Sasori-nii aku punya satu permintaan untukmu." Pinta Sakura dengan tatapan sayu sembari meremas surat dalam pelukannya. "Apa itu, Sakura?" Sasori sebagai kakak yang baik akan selalu mengabulkan apapun itu keinginan adik sepupu semata wayangnya itu. Mengelus puncak kepala Sakura dengan sayang dan senyuman bahagia terlihat. "Apapun akan kukabulkan." "Tolong bawa aku pergi dari sini. Aku… Aku ingin memantapkan hatiku, nii-chan." Sasori menelan ludahnya sulit. Beberapa kilasan perjanjian dengan Sasuke membuatnya ragu untuk mengiyakan permintaan Sakura. Dikepalnya erat kedua tangannya dan wajahnya dipalingkan. Sakura tahu kakaknya tidak bisa menerima permintaannya itu. "Sasori-nii, kumohon… Ini, ini demi kebaikanku dan Sasuke. Aku tidak ingin Sasuke melihat keadaanku yang menyedihkan ini. Aku hanya ingin satu pembuktian lagi kalau memang… Kalau memang Sasuke layak untuk membahagiakanku selain dengan Gaara." Memijat keningnya yang pusing, Sasori akhirnya memutuskan, "baiklah, aku akan membawamu pergi tapi berjanjilah kau akan segera kembali. Aku tidak ingin bocah itu yang gila sekarang." Sakura memeluk Sasori erat, "Terima kasih, Sasori-nii kau memang yang terbaik." Dan Sasori menepuk-tepukan pucuk kepala Sakura dengan sayang. . . . Ketika Naruto sudah selesai emngantarkan Kyuubi ke lobi Rumah Sakit, ia ingin mengunjungi Sakura dahulu meski tadi Kyuubi bilang pasti Sakura masih tertidur. Tapi, paling tidak dia harus memberikan undangan pernikahannya pada sahabatnya bukan? Dengan langkah riang ia memasuki kamar VIP tersebut. tetapi, yang didapatnya adalah kamar VIP itu sudah kosong melompong tak ada penghuninya sama sekali. Kamar itu tengah dibersihkan oleh perawat. Tidak aada lagi barang-barang Sakura, padahal Kyuubi dan Naruto tidak begitu lama mengobrol hanya dua jam lebih untuk melepas rindu dan mustahil Sakura hilang. Apa dia salah kamar? "Permisi, ini bukannya kamar Sakura?" tanyanya pada pearwat yang tengah merapihkan seprai. "Ya, ini memang kamar nona Sakura tapi beliau baru saja keluar 15 menit yang lalu, mungkin—" Tak menunggu lama, Naruto segera keluar dari kamar tersebut. "hei, Tuan!" Dengan panik Naruto menghubungi ponsel sahabatnya namun beberapa kali yang terdengar hanyalah suara mailbox. Naruto berdecak sebal, kemana si Teme ini di saat sedang genting? Gerutunya kesal. Karena berlari di lorong Rumah Sakit, Naruto sempat beberapa kali ditegur oleh perawat yang lewat tapi tak dihiraukannya hingga mencapai lobi Naruto emndapati wanita dengan rambut merah muda itu tengah menunggu entah siapa di sana. Segera Naruto menghampirinya dan mencengkram erat pergelangan tangan Sakura. Sakura mendongak kaget melihat Naruto yang sepertinya kehabisan nafas. "Naruto?" pekiknya kaget. "Kau…," Naruto menarik nafas dalam-dalam sebelum berbicara kembali. Nafasnya tersengal-sengal akibat berlarian. "Kau… Mau ke mana, Sakura-chan?" Tanya Naruto tanpa babibu. Senuah sedan hitam terparkir di depan Sakura dan sosok pria jangkung dengan rambut batanya keluar dari dalam mobil. Sasori. "Naruto, aku harus pergi." Ucap Sakura halus sembari melepaskan cengkraman Naruto. "Pergi? Pergi ke mana?!" Tanya Naruto panik. "AKu tidak bisa memberitahumu," geleng Sakura. "Tapi, aku punya satu permintaan padamu." "Tu-tunggu! Perjanjiannya tidak seperti itu 'kan, Sasori-nii? Kau 'kan sudah janji tidak akan membawa Sakura pergi dari sini!" geram Naruto. Sasori hendak membela dirinya sendiri namun kedahuluan oleh Sakura, "Aku yang memintanya Naruto. Tolonglah mengerti, biarkan aku pergi, ya?" "Apa alasannya, Sakura-chan? Aku tidak bisa membiarkan Sasuke kehilanganmu lagi." "Ini juga untuk Sasuke, Naruto. Mengertilah…," pinta Sakura kali ini dengan nada memohon. "Aku tidak bisa mengerti kalau kau tidak memberitahukan alasannya!" "Naruto! Tidak semuanya harus dengan alasan, 'kan? Aku hanya butuh satu keahlianmu. Tolong buatlah Sasuke percaya bahwa aku akan kembali, bahwa dia jangan pernah melepaskan asanya untukku, ya?" Sakura menggenggam jemari Naruto erat. Naruto ragu tapi, ada kalimat aneh yang dikatakan Sakura untuk Sasuke. Sakura hanya meminta bantuannya untuk terus membuat Sasuke percaya bahwa Sakura akan kembali. Tapi, kembali untuk apa? Siapa? Mengapa? Ah, Naruto pusing dibuatnya. "AKu tidak mengerti…," lirihnya. "Tidak apa. Naruto kau ingin aku bahagia bukan?" Naruto mengangguk cepat. "Maka dari itu tolong katakana kepadanya, maukah ia menungguku lagi?" Sakura tersenyum simpul kemudian memeluk erat Naruto sebagai perpisahan. "Sakura-chan! Jangan lupa datang pada acara pernikahanku, ya! Kuharap kau kembali saat itu!" Sakura hanya melambaikan tangannya melalui kaca mobil, entah ia mendnegar teriakan cempreng Naruto atau tidak. Naruto mengeratkan genggamannya. Dia yakin. Kali ini sangat yakin bahwa kebahagiaan akan mendekati kedua sahabatnya. Asalkan bisa bersabar maka kebahagiaan akan terus ada bersama. Dan sekarang masalahnya, bagaimana Naruto membuat Sasuke tenang dengan berita yang akan dibawanya, ya? Semoga dia tidak diguna-guna oleh bungsu keturunan Uchiha tersebut. . . . Maybe I hope too much. Maybe I dream too much. But at least I won't give up until I've tried, and I won't regret anything . . . Sasuke baru saja tiba di kantornya sehabis menemui kakaknya yang akan menggantikannya untuk sebuah pertemuan penting esok hari. Tapi, yang di dapatnya saat tiba di ruangannya adalah, Naruto dengan wajah guguonya serta cengiran rubahnya yang memuakan bagi Sasuke saat itu. Dia sedang capek tetapi emngapa temannya itu bertindak konyol di kantornya? "Ada apa kau menghubungiku hingga beberapa kali, heh?" Tanya Sasuke dnegan ketus saat ia merasa sudah duduk cukup nyaman di kursinya. Ia melonggarkan dasinya yang terasa mencekik di lehernya. Sedang Naruto dengan gaya kaku berjalan menghampirinya. Jalannya mirip seperti robot semakin membuat Sasuke menatapnya curiga. Belum lagi butir-butir sebesar biji jagung itu menyembul di dahi tannya itu. "Kau mencurigakan!" tuding Sasuke tanpa maksud. Tubuh Naruto menegang. Produksi cairan keringatnya bertambah banyak. Rasanya ruangan kerja Sasuke semakin panas saja. "Err, begini Sasuke," gagapnya. "Ah, pertama kau harus tenang dulu saat aku, ya, ya, ya, pokoknya kau harus tenang. Titik. Tenang akan membuat pikiranmu merasa—" "Seharusnya kau yang tenang, baka." Cibir Sasuke. "Ada apa sebenarnya?" Naruto menarik nafas dalam-dalam. Dengan segenap keberanian ia mengucapkan, "kau tahu, Sakura hari ini keluar dari Rumah Sakit, ia pergi tidak tahu kemana dan jangan Tanya aku ke mana dia pergi Sasori yang membawanya tapi itu jelas atas dasar paksaan Sakura dan Sakura memintaku untuk menyampaikan sesuatu kepadamu agar kau untuk menunggu Sakura kembali entah itu kapan aku tidak tahu. Dan sumpah aku tidak tahu ke mana Sakura-chan pergi!" Dengan nafas ngos-ngosan Naruto berhasil menyelesaikan kalimat panjangnya itu tanpa jeda dan membuat Sasuke melongo tidak mengerti. Naruto piker dia sudah terbebas karena sudah menyampaikan pesan dari Sakura tapi tatapan mengintimidasi sang bungsu Uchiha membuatnya menegak ludahnya kembali. "Jelaskan dengan pelan dan tolong jangan cepat-cepat, mengerti Naruto?" ujar Sasuke dengan setiap nada penuh penekanan. "Ba-baiklah… Ja-jadi begini, Hari ini aku meneleponmu karena Sakura-chan keluar dari Rumah Sakit." "Benarkah?" kelegaan terpancar dalam raut yang biasanya datar itu. Naruto semakin takut-takut untuk berbicara lebih lanjut. Ia merasa saatnya untuk memberi harapan palsu pada Sasuke. "La-lau, sebenarnya ia pergi keluar dari Rumah Sakit tidak tahu ke mana," Sasuke tiba-tiba mendelik tajam ke arahnya, "su-sungguh aku tidak tahu Sakura-chan akan pergi ke mana, dia membawa Sasori—" "Jadi Si Baby face itu tidak menepati perjanjiannya, HAH?!" Sasuke menggebrak meja kerjanya dengan keras hingga telapak tangannya berdenyut nyeri. "Tu-tunggu, Sasori-nii dipaksa oleh Sakura-chan. Dialah yang meminta untuk pergi dari sana!" "Apa?! Apa-apaan itu?!" Naruto menutup kedua matanya takut. Suara menggelegar Sasuke mirip sekali dengan Ibunya ketika mendaptai Naruto kecil mengompol di kasurnya. "Te-tenanglah, Sasuke!" Naruto mencoba meredakan emosi si bungsu, sayang Sasuke tak mempan dengan aksi setengah takut Naruto. "Mana bisa aku tenang! Sakura masih dalam kondisi tidak baik! Aku harus mencarinya!" segera disambarnya kunci mobil yang tergeletak pasrah di atas meja namun Naruto menghalangi jalan Sasuke untuk keluar. "Minggir!" "Tidak! Dengarkan aku dulu, Sasuke! Aku yakin, 100% aku yakin bahwa Sakura saat berbicara denganku sudah baik-baik saja. Dia hanya perlu menata hidup dan hatinya kembali, Sasuke! Dengar! Dia memintaku untuk menyampaikan hal ini padamu." Sasuke mengernyit heran. "Apa?" "Dia bilang dia ingin kau untuk menunggu." Apa? Sasuke tidak salah dengar bukan? Sakura memintanya untuk menunggu? Berarti… Tiba-tiba kedua bibir tipis Sasuke menyeringai senang hingga kedua matanya menyipit. Pemandnagan yang sangat langka sekali Naruto lihat. Naruto sendiri sampai terbengong lebar karena bisa melihat ekspresi Sasuke yang err, begitu bahagia dan terlihat kekanakan… "Aku akan menunggunya," tak lama memang, seringaian khas Uchiha itu muncul kembali membuat Naruto kecewa. Kenapa kecewa, eh? Meski begitu Naruto menyilangkan kedua tangannya di belakang kepala durennya. "Menunggu bukan hal yang sulit bagimu, 'kan? Lima tahun saja terlewat, bahkan seratus tahun pun kau rela kan?" cengirnya. Dan Naruto mendapat jitakan panas dari Sasuke untuk rasa terima kasihnya. . . . You know that I can't live without you. I will protect you till the day I die. I don't want to lose you—please come back to me. . . . Waktu memang cepat berlalu bagi yang tidak merasakanya, tapi bagi Sasuke waktu sangatlah lambat untuk berlalu meski itu hanya dua bulan. Hari ini adalah hari pernikahan Uzumaki Naruto dan Hyuuga Hinata. Keduanya yang telah menjalin cinta sejak akhir masa sekolah mereka hingga kini berlangsung sangat lama meski suka duka selalu menggelayuti keduanya. Tapi, akhirnya keduanya pun akan mencapai sebuah kebahagiaan yang baru. Sasuke sebenarnya iri melihat sahabatnya itu bisa melangkah lebih dahulu dibanding dengannya. Hei, Uchiha tidak suka kekalahan bukan? Dan demi sahabat terbaiknya lagi dan lagi, Sasuke sudah berusaha mengatakannya dalam hati dia akan membuat pidato untuk sahabatnya yang serampangan dan mesum itu di akhir acara. Pernikahan Naruto dan Hinata memang bergaya klasik dengan ajaran Shinto. Dengan dibalut berbagai kimono indah menghiasi kebun itu membuat Sasuke merasa nyaman. Belum lagi guguran-guguran bunga sakura di awal musim semi ini sangat indah. Naruto dan Hinata sangat tepat memilih tempat dan juga waktu untuk pernikahan mereka. Pernikahan dilangsungkan dengan khidmat dan cepat, para wanita kelas atas dengan kimono indahnya begitu pesolek di mata pria kelas atas yang datang juga. Tak pelak, Uchiha Sasuke sang Tuan Muda yang sangat diincar itupun sudah dikerubungi oleh nona-nona muda kaya bangsawan yang ingin pendekatan padanya. Dan Sasuke begitu kerepotan menanganinya. Tak ada yang berniat membantu, sahabat-sahabat masa sekolah dan kuliahnya hanya menertawakannya dari jauh dan Sasuke sebal karenanya. Acara sudah berlangsung naik, kini giliran Sasuke memberikan penyambutan mewakili Ayahnya Naruto yang dia bilang tidak berjiwa muda jadi Sasuke saja yang menggantikannya. Dengan canggung terlihat dari dalam tapi cool dari luar membuat beberapa gadis memekik kepadanya. Sasuke hanya sweat drop melihat nona-nona genit itu melambaikan tangan kepadanya. Dengan acuh Sasuke memulai basa-basinya, dia bilang begitu. "Aku hanya tidak ingin membuat kalian bosan dengan ucapanku, karena hanya dengan melihatku saja kalian sudah bosan," beberapa tuan-tuan tergelak mendengar Sasuke berbicara lain dengan gadis-gadis yang mencicit tidak menyetujui ucapan Sasuke. "Aku hanya tidak menyangka bahwa sahabatku yang sejak dalam kandungan—menurut Ibuku, sih seperti itu, kini sudah menjadi seorang suami dari isteri yang cantik jelita. Itu membuat kalian iri tidak para bujang?" kekeh Sakura yang mendapat sorakan dari pihak laki-laki. "Aku tahu kita semua pasti akan emndapatkan kebahagiaan kita sendiri nantinya, tapi, untuk sahabatku, dia sudah bekerja sangat keras untuk menempuh kebahagiaan. Berbeda sekali denganku, kawan." Sasuke menghela nafas panjang. "Tahukah? Kebahagiaan itu tidak hanya berasal dari pacar kalian saja, lihatlah sekeliling kalian. Orangtua, teman, itulah yang seharusnya membuat kalian bersyukur dan membuat kalian bahagia bisa memiliki mereka dan Naruto, sahabat baikku menerapkannya. Dia pria terhebat yang pernah kutemua. Dia sahabat baikku. Saat suka maupun duka dia selalu ada untukku, hei, aku bukan homo dengannya, teman." "Naruto dan sahabatku lainnya mengajarkanku arti cinta yang sebenarnya. Arti persahabatan yang sebenarnya. Jujur saja mana ada yang suka menunggu bukan? Apalagi menunggu sebuah kebahagiaan? Kedengarannya mustahil memang tapi lagi-lagi SI Rubah itu mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih mudah. Kita bukannya menunggu. Kita hanya perlu bersabar hingga kebahagiaan itu datang kepada kita sendiri tapi yakinlah kebahagiaan itu datang setiap hari tanpa kita ketahui." Sepintas Sasuke melihat sosok berambut merah muda yang melihatnya dengan pandangan lurus kepadanya. Kimono dengan warna hijau daun yang menyala dipadu sulaman-sulaman emas berbentuk bunga-bunga itu begitu indah dipakainya. Rambut merah mudanya tergelung indah dengan kepangan dan juga sebuh jepitan cantik kupu-kupu tersemat di sana. Sasuke yakin dialah Akasuna Sakura yang sudah dia tunggu sejak dua bulan bahkan lima tahun lamanya. Maka Sasuke tersenyum miring melanjutkan pidatonya tanpa kertas. "Sama sepertiku. Aku sudah terlalu cukup bersabar menunggu kebahagian datang emngunjungiku. Lima tahun, tiga tahun, dua tahun, dua bulan. Itu bukanlah waktu yang singkat juga bukan waktu yang lama bagiku. Asalkan kebahagiaan itu datang menghampiriku. Dan akhirnya kebahagiaan itu akan datang pada hari ini di sini. Saat dimana sahabat kami berbahagia maka kami pun berbahagia, benar?" Sakura mengangguk mengiyakan perkataan Sasuke. Matanya sudah berkaca-kaca. "Dan kau tahu? Kebahagiaanku adalah kau, Sakura." Tangan Sasuke tergapai menuju Sakura hingga penonton menolehkan kepalanya ke belakang dan emndapati wanita yang Sasuke maksud adalah ia. Sasuke segera turun dari atas panggung dan memeluk wanitanya penuh haru. Sakura balas memeluknya erat seperti lem yang tak ingin diisahkan kembali. Keduanya menitikan air mata, Naruto yang melihat sahabatnya itu bersatu pun ikut menitikan air mata. "Masa laluku adalah milikku, masa lalu kamu adalah milikmu," Sasuke membisikan sebuah kata di telinga Sakura. "Tapi, masa depan adalah milik kita." Sakura emngangguk haru dalam bahu Sasuke. Air mata sudah membasahi kainnya. Mereka melepaskan pelukannya sebentar. Sasuke mengusap sisa-sisa air mata pada pelupuk mata Sakura. "Aku tidak menjanjikan banyak hal padamu, Sasuke. Tapi, yang jelas aku akan menjadi isteri yang akan selalu mendapingimu." "Aku juga," Sasuke mengelus pipi ranum Sakura. "Aku tidak bisa menjajikan banyak hal, tapi yang jelas aku akan menajdi suami yang terbaik untukmu, Sakura." Keduanya menempelkan bibir mereka erat. Ini ciuman pertama mereka setalah bertahun-tahun lamanya. Mereka tidak pernah bisa pernah menyatu seperti ini sebelumnya. Begitu banyak kesedihan yang sudah mereka alami dan lewati. Begitu banyak rintangan yang mereka cobai, padahal benang merah jelas tak bisa diputuskan begitu saja. Benang merah mereka begitu kuat membekas. Meski untuk mencapai kebahagiaan itu begitu lamanya, pada akhirnya kebahagiaan akan datang padamu. "Tuhan, semoga orang yang kami sayang mendapatkan kebahagiaannya." Dan percayalah Tuhan akan mengabulkannya. . . . Kedua jemari itu saling bertautan satu sama lainnya. Dengan sebuah cincin di jari manis mereka masing-masing menguatkan akan status mereka sebagai seorang suami-isteri. Mereka berjalan dengan pelan, menikmati sepanjang jalan dalam kuil meski itu adalah sebuah kuburan keluarga. Cuaca siang hari itu sangat terik, meski begitu tak mempengaruhi keduanya untuk mengunjungi orang yang mereka kasihi. Meski langkah yang satunya sedikit terseret karena bebannya yang tengah mengandung tujuh bulan, tampak sang suami menggandenganya dengan hati-hati dan penuh sayang. Hingga langkah keduanya tiba dalam sebuah makam yang tak asing. Di mana ada sebuah vas yang sudah terisi bunga layu menguning, maka digantikan oleh si pria yang membawakan anyelir merah muda. Menyalakan dupa, menepukkan kedua tangan mereka, terpejam hormat dan berdoa demi keselamatan orang terkasih di alam sana. "Aku ke penjaga kuil sebentar, ya?" si pria meminta izin untuk pergi dan meninggalkan istirnya dengan keadaan baik-baik saja. Sang istri mengangguk lalu menatap punggung suaminya yang pergi itu di kejauhan. Kemudian tangannya memasuki saku bajunya dan emngeluarkan sebuah surat using yang sudah sedikit robek di sana-sini. Sejak setahun yang lalu, Akasuna Sakura yang kini telah berganti marga emnjadi Uchiha Sakura sudah menikah dengan Uchiha Sasuke. Pernikahan mereka dilangsungkan tak lama setelah pernikahan Naruto. Bukannya mereka terlalu buru-buru mengikat sesuatu tetapi, yang namanya kesempatan tidak akan datang kembali dan Sakura tidak ingin mengalami penyesalan kembali. Dia sudah menerima ganjaran dan pelajarannya. Begitu menyakitkan. Sakura mengusap batu hitam dengan goresan nama Gaara di sana. Mengusap dengan sayang seperti membayangkan itulah cintanya yang masih setia berlabuh dalam posisi tertinggi hatinya. Ditaruhnya surat pemberian Gaara itu di samping vas bunga yang baru saja Sasuke ganti. Dan tak lupa balasan surat yang Sakura buat untuk Gaara di sana. Sakura tersenyum simpul sebelum tangan kekar membantunya untuk berdiri. Sakura mendongak melihat Sasuke yang tersenyum ke arahnya dan membisikan sesuatu hingga Sakura menitikan air matanya lagi. Keduanya pamit di depan makam Gaara dan meninggalkan dua pucuk surat yang telah diganjal oleh batu untuk dibaca. . . . Untuk Sakuraku Selama ini aku sellau mencintaimu, tak pernah barang sedetikpun cintaku padamu berkurang. Bagiku kaulah segalanya yang kumiliki. Melebihi bintang di langit. Melebihi tata surya di jagat raya. Kedengarannya memang aku menggombal tapi itulah yang kurasakan. Sakura… Bukan maksudku untuk meninggalkanmu seorang diri. bukan mauku bila bukan raga ini yang mendapingimu. Jangan bersedih sayang. Sebenarnya cinta itu tidak menunjukan seberapa besar aku menunjukannya padamu, tapi percayalah aku melakukan ini hanya untukmu seorang. Bila memang kepergianku begitu emnyakitkan maka lepaskanlah aku, sayang. Aku yakin kau bisa melakukannya sama seperti aku yang melepaskanmu. Bukan maksudku untuk melepaskanmu, tapi, melepaskanmu berarti aku menginginkan kau bahagia dengan orang lain yang lebih pantas. Aku memang tak bisa memilih dengan siapa aku akan jatuh cinta dan dengan siapa kamu jatuh cinta, tapi aku sangat bahagia karena kaulah cinta pertama dan terakhir yang kucintai. Percaya bukan? Cintaku untukmu bagai bunga keabadian yang tak akan layu. Yang tak akan rusak. Yang tak akan tergantikan keindahannya Juga… Yang tak akan bisa diperoleh dengan mudahnya dan tak bisa sembarang diganti Hanya untukmu… Sayangku, Haruno Sakura Sakura, harapanku sederhana. Tetap mencintaimu saat ini, nanti, dan selamanya. Maka melepasmu bukan berarti aku tidak mencintaimu lagi. Aku hanya akan mencintaimu dengan sederhana di sana. Semoga kau bahagia, sayang… . . . Gaara, terima kasih dengan segala cintamu untukku. Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang Pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada Aku bukan hendak mengeluh tapi rasanya selalu sebentar kau di sini Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu saying Tanpa mereka sadari Bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku untuk mendua Tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia Kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini Hanya ada beberapa kalimat yang mampu kuucapkan padamu… Since that day, today, tomorrow, even the day after tomorrow, I'll always loving you. Terima kasih… . . . OWARI |
Powered by WordPress SEO Tools