Desain Rumah Kayu Modern Minimalis
Mempunyai Rumah Tinggal dan merasakan suasana yang kental sangat alam, sangat baik untuk anda yang mungkin mengalami tekanan di tempat kerja anda. dan hal tersebut sangat sulit ditemukan di daerah kota, apalagi bila anda berdomisili khususnya di daerah ibu kota yaitu jakarta. ketiadaan lahan yang bernuansa alam lah, yang mungkin menjadi kendala mengapa hal tersebut tidak dapat terwujud. maka anda dapat temukan suasana yang kental didaerah pedesaan, yang jauh dari keramaian. akan sangat mudah untuk menemukan lahan yang sangat kental dengan alam. suasana yang masih alami akan sangat mendukung anda bila anda ingin rumah yang minimalis dan akan sangat serasi bila anda memadukan dengan bahan kayu sebagai bahan utama pembuatan rumah minimalis anda tesebut. sebelumnya anda harus mengerti mengapa hal tersebut sangat cocok untuk anda yang ingin membangun rumah.
Mengapa Lokasi yang cocok untuk membangun rumah ini adalah desa? karena Desa merupakan salah satu lokasi terbaik untuk tempat tinggal. dimana Di daerah desa terdapat pinggiran kota yang tenang dan damai. maka Rumah ini nantinya alan bergaya gudang ditambahkan dengan dua sayap baru dan kolam renang. untuk Volume utamanya adalah ruang terbuka tunggal dengan plafon 9 meter, memberikan aliran udara yang besar ke seluruh interior. selain itu juga dilakukan penamabahan Elemen batu agar membuat fondasi etrumah yang kuat, sedangkan bahan kayu memberikan rasa hangat untuk desain. selain itu juga desain rumah minimalis ini menamabah kaca besar. dimana nantinya kaca besar tersebut akan membawa banyak cahaya alami masuk ke dalam, menciptakan interior cerah dan segar. tempat tinggal keluarga kontemporer ini melibatkan beberapa bahan seperti lantai batu Cotswold, lantai kayu ek, jendela kaca bening, pintu geser, langit-langit kayu dan plasterwork dicat putih. pompa sumber panas Ground terkubur di dalam ruang yang berdekatan, memberikan energi untuk menjalankan pemanas di bawah lantai.
Tidak buruk bukan? rumah minimalis ini tetap mencerminkan unsur alam tetapi tidak ketinggalan zaman alias kuno. ditambah suasana alam pedesaan yang alami akan semakin menambah anda yakin dan nantinya dapat melepas stres anda dari hal pekerjaan.
Incoming search terms:
desain rumah kampung modern (34);dek rumah (27);plafon kayu minimalis (23);desain rumah desa (18);model plafon minimalis (17);dek rumah minimalis (16);denah rumah kayu modern (16);design rumah kampung modern (16);model rumah pedesaan (14);renovasi rumah model kuno (13);desain rumah desa sederhana (12);desain rumah kuno modern (12);bentuk rumah modern minimalis (10);macam2 model rumah (10);contoh rumah jawa modern (10);bahan plafon terbaru (10);desain rumah kampung (10);plafon minimalis (10);desain rumah model kampung (9);model dek rumah (9);biaya bangun rumah 2 lantai (8);contoh rumah kampung modern (8);design rumah pedesaan (8);pelan rumah kayu modern (8);desain rumah jawa kuno (7);atap pelapon (6);design rumah ala inggeris (5);dek(plafon) profil rumah (5);model rumah kayu unik (5);model rumah kampung modern (4);www foto rumah com (4);Rumah Jawa minimalis Modern (4);contoh rumah pedesaan (4);foto rumahjawa minimalis (4);cara menggambar rumah pedesaan (4);desain plafon masjid (4);gambar rumah kampung modern (4);contoh desain plafon kayu (4);desain rumah jawa klasik (3);design rumah moden setingkat ala bali (3);desain rumah klasik jawa mini (3);desain rumah klasik jawa (3);KOLEKSI DISAIN RUMAH PAPAN DARI JEPANG (3);disain rumah kayu (3);membangun rumah kayu tipe 36 (3);model dek rumah minimalis (3);desa desain rumah (3);memodif rumah kuno (3);model rumah desa (3);model rumah klasik jawa (3);renopasi rumah papan (3);www rumah kayu com (3);rumah papan dua lantai moderen (3);rumah paduan klasik jawa dan modern konstruksi (2);modifikasi rumah kampung jawa (2);rumah minimalis berbahan kayu (2);rumah tipe 36 design nuansa kayu (2);rumah permanen modern (2);rumah sederhana klasik jawa (2);rumah sederhana minimalis ala pedesaan (2);model rumah yang cocok dpedesaan (2);rumah tingkat ala kampung (2);model rumah sederhana didesa (2);rumah mewah berkolam renang (2);rumah klasik jawa (2);renovasi rumah klasik kebun (2);rancangan rumah unik hemat biaya (2);rumah ala pedesaan yang modren (2);pola rumah sederhana buat didesa (2);rumah kampung modern (2);plafon rumah minimalis modern (2);rumah kayu jawa kuno (2);rumah kayu model jawa (2);photo rumah natural (2);photo rumah kayu jepang (2);rancang bangun rumah kayu (2);pelan rumah kampung inggeris (2);rumah kayu profil (2);renovasi rumah jawa jadi modern (2);model rumah permanen (2);rumah korea minimalis (2);tap pelapon kayu still Bali (2);model plapon dari kayu (2);model rumah kuno (2);warna yang paling bagus untuk lembarsering (2);www rumah tunggal com (2);poto pelapon rumah (2);sketsa model ruangan rumah tipe 36 rehapan (2);gambar flapon terbaru (2);desain rumah bahan kayu (2);gambar mcm2 type rumah (2);contoh rumah dikampung (2);desain rumah jawa desa (2);gambar flapon rumah minimalis (2);desain rumah minimalis bernuansa kayu (2);contoh rumah desa (2);jenis desain rumah jawa klasik (2);images contoh rumah pedesaan (2);gambar rumah kayu hemat biaya (2);gambar rumahjawa tengah sederhana tapi unik (2);gambar plafon masjid dari kayu lembar seri (2);desain rumah kayu jateng 2013 (2);gambar rumah unik ala sunda (2);desain dekrumah (2);gambar rumah kayu unik (2);gambar plafon rumah kayu unik (2);game design rumah desa (2);design rumah model kampung jawa (2);desain kamar tidur ala jepang kuno dari kayu (2);desain rumah jawa minimalis (2);kayu yang bagus untuk membangun rumah (2);foto plafon kayu catik/bunda profil (2);cara merehab rumah kampung jawa (2);gambar dek profil kayu (2);Model dek propil (2);biaya pembuatan rumah kampung (2);download gambar rumah minimalis daerah kampung (2);biaya membangun rumah modern di pedesaan (2);flafon rumah kayu (2);berapakah biaya untuk membangun rumah permanen (2);ape bentuk rumah dr bahan alam (2);biaya pembuatan rumah kayu minimalis (2);bentuk rumah papan yg bagus (2);bentuk rumah minimalis jawa kuno (2);foto desain rumah natural (2);gambar desain rumah ala jawa (2);contoh gambar rumah kayu ala jepang (2);desain rumah unik modern (2);cari model rumah kampung modern (2);Foto rumah minimalis untuk daerah pedesaan (1);gambar disain plafon kayu (1);foto rumah model tipe pemanen (1);gambar foto perumahan suasana pedesaan (1);foto rumah sederhana ala sunda (1);gambar plafon profil kayu (1);foto rumh walet dr papan (1);gambar flafon kayu rumah terbaru (1);gambar plapon kayu modern (1);gambar flapon lembar sering (1);gambar ruma kayu (1);gambar plapon propil kayu minimalis (1);Gambar plapon papan kayu model minimalis (1);foto renovasi rumah di perkampungan (1);foto rumah desa ala bali (1);Gambar model rumah batu dgn lantai papan di atasnya (1);gambar flafon rumah (1);foto rumah jawa moderen (1);gambar interior plavon rumah minimalis modern (1);gambar plafon mewah lamber sering (1);gambar design rumah tinggal (1);gambar Arsitektur rumah minimalis dengan Nuansa Model Bali (1);gambar dan fhoto rumah pedesaan sunda yang unik (1);gambar dek kayu (1);gambar dek profil (1);gambar model papan rumah (1);gambar desain rumah minimalis photo (1);gambar desain rumah jawa kampung (1);gambar model atap rumah klasik dan minimalis (1);gambar dek profil kayu rumah mewah (1);gamar rumah kayu permanen (1);gambar model ruangan dan bahan lantai serta dek (1);gambar macam-macam bentuk profil pada papan kayu (1);gambar plafon lembarsering terbaru (1);gambar perumahan tingkat dari bahan kayu (1);gambar pagar rumah nuansa alam (1);foto plafon kayu cantik/bunda profil (1);gambar desain rumah papan (1);foto2 rumah mini males (1);galeri model atap rumah kayu (1);galeri rumah minimalis 7*9 gudang download (1);gambar gambar pelapon rumah type 2-60 (1);model janjang rumah bertingkat (1);langkah 2x renovasi apartemen (1);kumpulan rumah kayu unik dan kecil serta biaya (1);kumpulan poto poto rumah dari bahan kayu (1);kumpulan model plafond rumah minimalis dan unik dengan biaya murah (1);kumpulan kusus foto plafon minimalis terbagus (1);kumpulan gambar rumah kayu (1);kumpulan gambar plapond lembar sering (1);kumpulan gambar model plafon model sekarang (1);kumpulan foto rumah model kuno (1);kumpulan foto ruma permanen (1);kumpulan foto foto perumahan burung walet dari bahan kayu (1);kontraktor pasang flafon rumah (1);koleksi rumah minimalis dipedesaan (1);koleksi gambar rumah sederhana minimalis dikampung (1);KOLEKSI GAMBAR RUMAH PAPAN DARI JEPANG (1);koleksi gambar rumah kayu ala bali (1);maca2 rumah permanen (1);macam bentuk rumah walet sederhana (1);model garasi kayu nuansa model jawa (1);model flapon rumah minimalis (1);model flafon rumah kayu (1);model dan contoh papan profil desa (1);Meong Aq (1);membuat rumah kuno (1);membangun rumah kayu mini (1);mcm2 model rumah (1);maket rumah kayu (1);maket pembangunan waduk pluit (1);macam2 rumah model baru unik (1);macam2 plafon rumah (1);macam-macam bangunan kayu modern (1);macam macam profil kayu (1);Macam macam model gambar rak tv sangat sederhana (1);macam macam membuat rumah klasik modern (1);koleksi disain rumah dikampung (1);kayu utk dek rumah (1);gambar rumah sederhana ala jawa (1);gambar rumah rehap 2 atap (1);macam2 rumah permanen (1);gambar rumah permanen (1);gambar rumah papan minimalis sederhana (1);gambar rumah modern jawa kuno (1);gambar rumah minimalis yang cocok di desa (1);gambar rumah klasik kayu (1);gambar rumah kayu sederhana dan biayanya (1);gambar rumah kayu model terbaru (1);gambar rumah kayu klasik (1);gambar rumah kayu dengan kolam renang? (1);gambar rumah kayu ala sunda (1);Gambar rumah jawa kayu minimalis (1);gambar rumah jawa dr papan (1);gambar rumah desa (1);gambar rumah sederhana di kampung2 (1);gambar rumah walet dari bahan kayu (1);kayu interior rumah (1);jual rumah kayu klasik jawa barat (1);interior rumah kampoeng (1);info@kayujawa com (1);info biaya bangunan rumah kayu sederhana (1);images for rumah moderen (1);http//m mamogemas com (1);htt//;m mamogemas com (1);harga rumah minimalis kayu dan kaca (1);Harga membuat dek rmh 1 meter (1);Harga macam kayu rumah tingkat di jawa (1);harga lamber 1 meter (1);gambarrumahsederhanakampung (1);gambarplafonmewah (1);gambar2 flapond dek dari kayu (1);gambar rumah yang sederhana model baru diperkampungan (1);gambar rumah dari kayu unik 但indah (1);denah gedung walet kayu (1);contoh plafon kayu unik (1);contoh photo plafond lembar seri (1);contoh pelapon rumah dari kayu frovil (1);contoh model rumah kampung (1);contoh model rumah jawa modern (1);contoh langit-langit rumah unik (1);contoh harga rumah minimalis di pedesaan (1);contoh gambar plapon dari bahan kayu (1);contoh design rumah pedesaan barat (1);contoh desain rumah kayu klasik modern (1);contoh desain rumah dikampung (1);contoh dek rumah (1);Contoh alam gedung walet (1);cari papan kayu unyuk pembuatan rumah (1);cari papan kayu untuk pembuatan rumah (1);Contoh plapon lamber (1);contoh plapon lamber sering (1);Denah Design rumah minimalis kuno (1);denah dan rumah minimalis sederhana didesa (1);dek profil rumah (1);dek plafon minimalis (1);dek kayu (1);contoh rumah tinggal 2 lantai berbahan kayu (1);contoh rumah nuansa desa (1);contoh rumah minimalis didesa (1);contoh rumah kayu model bali (1);contoh rumah kayu khas bali (1);contoh rumah kayu beserta isi nya (1);contoh rumah jawa desa (1);contoh rumah desa modern (1);contoh rumah ala bali (1);contoh plapon rumah (1);cara pembutan propil bAngun (1);Cara pembuatan sarang walet minimalis (1);Cara merenovasi rumah kampung (1);biaya bikin rumah didesa (1);Biaya Bikin rumah di kampung (1);Bgmn gambar model plafon lembar seri (1);Berapa kira2 biaya membangun rumah sekarang di desa (1);berapa harga denah rumah jawa moderen (1);berapa dana membuat rumah minimalis 2 lantai dan ber kolam renang (1);bentuk rumah sederhana di kampung (1);bentuk rumah kolong dan rmh tingkat dari kayu (1);bentuk rumah kebun (1);bentuk rumah kayu permanen yang minimalis satu lantai (1);bentuk pagar kayu mini (1);bangunan rumah tingkat mini (1);bangun rumah tingkat dari kayu (1);bangun rumah bahan kayu minimalis type 36 (1);bahan untuk membuat rumah tingkat kayu (1);biaya membangun rumah di desa (1);biaya membangun rumah modern di desa (1);cara menggambar rumah minimales di jawa timor (1);cara menggambar rumah minimales (1);cara mendisain rumah kuno (1);Cara membuat rumah yang indah lihat dari papan (1);cara membuat kolamrenang mini di kebun (1);cara membuat dek kayu (1);cara membikin rumah permanen dengan harga minimalis (1);cara membangun rumaht papan unik lantai 2 (1);cara membangun rumah model jawa (1);cara membangun rumah kayu murah (1);brp modal pembuatan rumah walet dr kayu dan papan (1);bikin rumah dari bahan kayu (1);bikin duk lantai dua dengan bahan kayu (1);biaya pembuatan rumah di pedesaan (1);biaya pembuatan kolam renang (1);Apa bahan untuk plafon rumah walet (1);denah rumah bahan kayu (1);foto pelapon rumah dari gedek (1);design rumah kayu kebun (1);Cara membuat sarang walet dari bahan kayu (1);DESIGN RUMAH DI PERDESAAN (1);design ruang tamu minimalis ala kampung (1);design ruang rumah kolong minimalis (1);design dan harga rumah kayu surabaya (1);desaininteriorrumahjawa (1);desain sarang walet dengan rumah kayu (1);desain rumah unik jawa (1);desain rumah sederhana diatas kolam dipedesaan jawa barat (1);desain rumah sederhana di kampung (1);desain rumah sederhana dari kayu di jawa (1);desain rumah sederhana ala jawa (1);desain rumah sangat sederhana dipedesaan jawa barat (1);desain rumah pedesaan bali (1);design rumah modern klasik jawa (1);design rumah suasana pedesaan (1);Foto papan seket yg unik (1);foto macam2 model palfon rumah kayu (1);foto desain rumah papan yg unik (1);foto desaen isi rumah kayu com (1);flapond rumah bahan kayu (1);flapond model terbaru (1);flapon rumah hemat (1);download rumah model kampung modern (1);download gambar rumah minimalis dari bahan kayu (1);disign walet kayu (1);disen rumah mini mles (1);Disen cara buat rumahtingkat (1);disain rumah klasik jawa tengah (1);disain rumah kayu untuk dikebun (1);disain Rumah kayu Minimalis (1);desain rumah nuansa pedesaan minimalis (1);desain rumah nuansa alam (1);desain rumah minimalis untuk perkampungan (1);desain rumah bernuansa kuno dan kayu (1);desain rumah bernuansa alam (1);desain rmh modifikasi rumah kampung (1);Desain rmh dr kyu (1);desain renovasi rumah pedesaan (1);desain plapon kayu minimalis (1);desain plafond minimalis modern (1);desain plafon minimalis modern (1);desain interior jawa klasik (1);desain gedung walet download (1);desain gambar rumah bernuansa klasik dan halaman masih asli alam (1);desain dek rumah dari kayu (1);desain bangunan gedung dari kayu com (1);denah rumah model jawa (1);denah rumah klasik sunda 4 kamar tidur (1);desain rumah besar satu lantai (1);desain rumah burung walet dari bahan kayu (1);desain rumah minimalis desa (1);desain rumah minimalis 2 lantai bernuansa alam (1);desain rumah kayy khas sunda (1);desain rumah kayu unik dan minimalis (1);desain rumah kayu klasik minimalis (1);desain rumah kayu jawa tengah (1);desain rumah kayu jawa barat (1);desain rumah kayu jawa (1);desain rumah kampung sederhana (1);desain rumah kampung jawa (1);desain rumah jawa sederhana (1);desain rumah jawa kuno sederhana (1);desain rumah jawa classic modern (1);desain rumah di kampung (1);desain rumah di desa (1);denah rumah kampung modern (1);rumah kampoeng arsitek (1);rumah kaca modern (1);rumah kayu ala japan (1);www model rumah kampung (1);www model rumah dari kayu com (1);rumah kayu jawa modern (1);rumah kayu jawa tengah (1);www gbar dek minimalis (1);www foto desaen isi rumah kayu com (1);rumah kayu mini (1);rumah jawa modern (1);www model rumah permanen com (1);pelan rumah kampung modern (1);rumah kayu khas jawa barat (1);Www sket rumah kayu tingkat com (1);www rumahkayumodern com (1);www rancang bangun rumah kayu (1);Rmah kyu permanen (1);Www profil kayu com (1);rmh kampung sederhana (1);rmh kuno minimalis (1);www poto model flapon sundai com (1);rumah classic minimalis papan (1);rumah desa moderen (1);rumah jawa klasik (1);www gambar2 model rumah di desa yang sederhana tapi indah dan nyaman com (1);www denah lokasi rumah pedesaan sederhana com (1);www Bentuk rumah kyu (1);rumah nuansa klasik jawa modern berwarna hijau (1);Seketsa rumah moderen (1);sketsa rumah kuno (1);rumah papan sederhana khas jawa (1);Rumah papan yang sederhana tapi indah dan bagus (1);rumah sederhana bernuansa alam (1);sketsa desain lemari pakaian mini (1);rumah simpel bahan kayu (1);rumah tingkat ala jwa (1);Sdn kayu putih 01 pagi (1);rumah walet model terbaru (1);rumah tingkat dari kayu murah tapi bgus (1);rumah unik dan bagus dari kayu (1);rumah modern kuno (1);rumah minimalis modern jepang (1);www arsitek foto model rumah kayu com (1);Rumah kayu modern khas sunda (1);www arsitek foto model ruma dari kayu com (1);video bayi jongker walek (1);total biaya membuat rumah diperkampungan (1);rumah kayu sangat sederhana (1);rumah kebun kayu sederhana (1);Tipe rumah yg cocok dipedesaan (1);rumah tunggal klasik satu lantai (1);rumah kuno (1);teknik gambar membuat sarang walet dari bangunan kayu (1);tehnik bangunan rumah walet download rancangan pembuatan (1);rumah minimalis di perkampungan (1);rumah tingkat unik jawa (1);modelataprumahkayu (1);model rumah modern dipedesaan (1);model rumah minimalis ala pedesaan (1);model rumah minimalis & total harga pembuatanya (1);model rumah mini ala clasic (1);model rumah kuno yg klasik (1);model rumah kebun jawa (1);model rumah kebun (1);model rumah kayu pedesaan (1);model rumah papan tingkat khusus dikampung (1);model rumah papan tingkat untuk dikampung (1);model2 rumah yang bagus dan unik (1);model unik flapon rumah (1);Model tife rumah sederhana/unik (1);model rumah yang cocok di pedesaan (1);model rumah sederhana tapi bagus di desa (1);Model rumah sederhana dari papan (1);Model rumah sangat sderhana (1);model rumah pedesaan modern (1);model rumah kayu jawa (1);Model rumah kayu di desa (1);model rumah kayu ala sunda (1);model plapon terbaru (1);model plafon terbaru kayu (1);model plafon minimalis modern (1);model plafon lamber (1);model plafon kayu lamber (1);Model plafon dr kayu (1);model plafon bahan lembar sering (1);model pelapon rumah terbaru (1);model rak tv kayu modren tapi sederhana (1);model rumah ala sunda modern (1);model rumah jawa modern (1);model rumah jawa klasik modern (1);model rumah dikampung sempit (1);model rumah desa sederhana (1);model rumah desa modern (1);model rumah clasic jawa barat (1);model rumah batu berbentuk rumah kayu (1);model rumah bahan kayu:com (1);model pelafon (1);modelplafonlembarsiring (1);rekabentuk rumah kayu moden (1);poto dek rumah minimalis (1);plavon modern (1);PLAN RUMAH PERMANEN (1);plan motif rumah (1);plafond kayu minimalis (1);plafon untuk gedung klasik yang bagus (1);plafon rumah minimalis dan unik (1);plafon rumah lembar seri yg minimalis dan modern (1);profil rumah kayu (1);program gambar bangun rumah kayu (1);reka bentuk rumah2tngkat (1);reka bentuk pagar rumah kayu ala inggeris (1);Rancangan bangunan rumah kayu (1);Rancang Bangun Rumah Sangat Sederhana Sekali (1);rancang bangun rumah jawa (1);ragam desain plafon kayu (1);propil rumah baru (1);Propi buat rumah papan (1);plafon rumah desain jawa (1);plafon lambert setting (1);plafon dek minimalis (1);motif rumah dipedesaan (1);motif plapon rumah (1);motif plapon klasik (1);MOTIF PLAFON RUMAH MINIMALIS (1);motif flapon kayu (1);modifikasi rumah kampung (1);modifikasi rumah jawa (1);modif rumah jawa (1);motif rumah minimalis untuk daerah perkampungan (1);motif rumah papan kayu minimalis (1);pintu 2 geser kaca2 kecil dipintu jendela 2 (1);PHOTO RUMAH DARI KAYU PINUS (1);Papan Lamber sering (1);Pagar kayu untuk tanga (1);pagar kayu rumah jawa (1);pagar kayu klasik model bali dan jawa (1);pagar kayu ala inggeris (1);paduan rumah jawan dan minimalis (1);modelrumahdesa (1);Videos

Sejak Mundur, Andi Habiskan Waktu di Rumah
Adhyaksa Saya Larang Bangun Hambalang
MA Berencana Bangun Gedung 15 Lantai
(PENDEDAHAN): Tip Kewangan Irfan Khairi, Bangun semula selepas Raya HMM, TV1
Warga Tanah Tinggi Tagih Janji Jokowi Bangun Rumah Deret
Arif, Bangun Jembatan Demi 'Sekolahkan' Anak Bangsa
JEPEN BEHUMA - RS. DAYAKU RAJA (KOTA BANGUN) KALTIM
Tren Bangun Rumah Mini di California Dunia Kita Ep. Desain Ramah Lingkungan
Tokek Mampir ke Amerika Dunia Kita Ep. Rancang Bangun, Arsitektur & ...
Koleksi Seni Rancang Bangun di National Building Museum Dunia Kita #525 Ep. Rancang Bangun, ...
| Betha Yuniarti bangun+rumah 's link Dengan kesal Supri meletakkan dua senjata di meja kerjanya yang sudah dia tempati hampir 5th. Dua senjata yang selalu setia menemaninya setiap bertugas. Buku catatan kecil dan kamera. Sambil menghela nafas, dia menghentakkan tubuhnya di kursi kesayangannya. Matanya melihat sekilas seseorang yang berjalan kearahnya dengan senyuman. "Supri, ada apa kau ini? Aku perhatikan, akhir akhir ini kau tak semangat dan selalu murung". " Lagi sepi bos, tidak ada berita yang menarik sama sekali". Jawab Supri. "Hahaha... ada ada saja kau ini. Tak seperti Supri biasanya. Hei Supri, ayo bangun, kau salah satu anak buah andalanku. Coba tengok berita berita yang sudah kau hasilkan. Good Supri". Sambil mengacungkan satu jempol tangan ke arah Supri. Dengan malas Supri menanggapi. "Aaah... Si bos, tapi kan hanya satu jempol, aku ingin 2 jempol, atau bahkan 4 jempol. Melebihi Norman anak buah bos yang paling bos sayangi itu". Si bos tertawa geli sambil geleng-geleng kepala melihat ekspresi Supri. "Aku ingin menghasilkan berita yang luar biasa, yang jauh melebihi berita yang aku hasilkan selama ini. Tapi entah, rasanya buntu isi kepalaku". Lanjut Supri "Hmmm... Ngomong ngomong, kau sudah berapa lama kerja denganku Supri?". Tanya si Bos. "Bulan depan sudah 5th. Hmmm... Ternyata sudah 5th". Gumam Supri. "Hahaha... Ya 5th. Hahaha... Supri, ayo ke ruanganku sekarang. Aku punya sesuatu yang luar biasa buat kau. Aku rasa kau sudah siap untuk memulai ini". Supri terheran dengan kata-kata yang baru saja dilontarkan si Bos. Tanpa pikir panjang dia mengejar si Bos yang sedang menuju ruangannya. Pasti ini kesempatan buatku. Batin Supri. Ketika Supri masuk ke ruangan. Si Bos sudah duduk di kursinya, sambil membawa map berwarna kuning di tangannya. "Duduklah Supri, ini yang aku maksud sesuatu yang luar biasa". Sambil mengangkat map kuning kearah Supri. "Apa isi map itu Bos?". Tanya Supri dengan heran. "Hahaha... Bukalah, dan pelajari, kau akan tahu". Jawab si Bos. Supri pun langsung membuka map kuning itu. Isinya beberapa lembar kertas kertas yang berisi tulisan dan data. Supri membaca dengan seksama lembar per lembar dengan ekspresi yang berubah ubah di tiap lembarnya. Di lembar ini, Supri mengeluarkan ekspresi heran, lembar berikutnya Supri ber ekspresi terkejut. Semakin Supri membaca lembar per lembar ekspresi terkejut Supri semakin menjadi, hingga dia berhenti, terbelalak melihat kearah si Bos. "Apa ini Bos? Aku tidak mengerti maksudnya. Aku tidak pernah mendengar informasi seperti ini sebelumnya, bahkan dari informan ku sekalipun. Apa aku begitu jauh tertinggal?". Tanya Supri dengan rasa penasaran yang sangat. "Hahaha... Supri. Kau tidak jauh tertinggal, dan memang belum ada yang tahu mengenai informasi ini. Kau lah orang pertama yang mengetahuinya. Bahkan Norman pun tidak tahu". Jawab si Bos, santai. "Wow, bos pasti punya informan yang handal". Sambil menggelengkan kepala, masih terheran. Si Bos kembali tertawa. Kali ini tertawa lebih keras, sampai terpingkal pingkal. "Hei Supri. Berita itu tidak hanya mengandalkan informan, atau informasi yang kau dapat diluar sana. Tapi berita itu bisa dibuat, dibuat... dan berita yang luar biasa itu ada, karena berita yang di buat. Hahaha". "Maksudnya Bos?, ak... aku masih tidak mengerti". Supri kebingungan. "Sudahlah, bawa saja dokumen dokumen itu, pelajari dengan baik, dan besok temui temanku ini. Dia akan menjelaskan semuanya, dan kau akan mengerti. Oke aku harus pergi dulu. Aku percaya kau Supri, aku yakin kau bisa. Buatlah berita besar, berita yang luar biasa. Dengan itu media kita akan untung besar, dan kau mendapatkan bonus yang besar". Sambil berlalu pergi, bos menepuk pundak Supri yang masih terbengong. Dengan isi kepala yang ruwet, Supri beranjak pergi setelah mengambil kartu nama yang diberikan si Bos kepadanya. Supri berdiri di depan pintu rumah sederhana bercat putih. Supri membaca kartu nama ditangannya. Nomor rumah yang sama dengan yang tertulis di kartu nama. Supri mengetuk pintu itu 3 kali. Supri menunggu 2 menit untuk mendengar tanggapan dari dalam rumah. Berharap ada tanggapan, agar rasa penasarannya segera terjawab. Harapan Supri menjadi kenyataan. Supri memandangi sosok pria yang membukakan pintu rumah bercat putih itu. Pria paruh baya, se usia dengan si Bos. Pria itu tersenyum kepada Supri. Seolah olah dia sudah mengetahui kedatangan Supri kerumahnya. "Apa benar ini rumah bapak Jarwo?" Tanya Supri. "Ya benar. Saya Jarwo. Masuklah. Bos mu sudah memberitahuku akan maksud kedatanganmu ke sini". Jawab Jarwo. Supri masuk, dan duduk setelah dipersilahkan oleh Jarwo. Tanpa basa basi Supri langsung menanyakan tentang isi dari map kuning yang dia bawa kerumah Jarwo. Jarwo tersenyum, melihat ketidaksabaran Supri akan rasa penasarannya. "Supri, saya hanya bisa menyampaikan beberapa kalimat kepadamu. Saya rasa kamu cukup cerdas untuk menangkap maksud dari kalimat yang aku sampaikan ini". Supri menyiapkan kedua telinganya agar bisa dengan seksama mendengar apa yang akan dikatakan oleh Jarwo. "Supri. Untuk menghasilkan berita yang besar dan luar biasa adalah hanya dengan dua kata. Konfrontasi dan konspirasi. Ingat, berita bisa dibuat. Kau tidak menemukan 2 kata ini dalam pencarianmu, maka buatlah". Lanjut jarwo, dengan singkat. Supri menghela nafas terkejut dan terbelalak, sambil menyandarkan badannya ke sandaran kursi milik Jarwo. Supri masih belum yakin dengan pemahaman yang dia dapat dari kata-kata Jarwo. Tapi Supri mengerti arah pembicaraan ini kemana. Supri meneguk segelas air yang disediakan Jarwo untuk menenangkan hati dan pikirannya. Sepertinya Jarwo membaca kebimbangan Supri. "Supri, jangan terlalu banyak berfikir. Lakukan saja. Ini bagus buatmu dan good news untuk media tempat kamu bekerja. Ohya satu lagi. Banyak banyaklah belajar dengan Norman. Dia sudah semakin ahli. Bahkan mungkin sudah lebih dariku". Kata Jarwo sambil tersenyum ke arah Supri. Beberapa bulan kemudian. Supri duduk di sebuah cafe terkenal di Jakarta, dia tidak sendiri, ada si Bos duduk bersamanya. Bersama Norman dan Jarwo. Mereka merayakan sesuatu. Perayaan yang besar bagi Supri. "Mari kita bersulang untuk keberhasilan Supri. Supri kau hebat. 2 jempol untuk kau. Selanjutnya pasti 4 jempol. Media kita akan lebih maju dan berjaya. Hahaha...". "Ya Bos, terimakasih. Berkat Bos, aku bisa menggapai keinginanku dalam 5th masa kerjaku". Sambut Supri dengan senyuman kebanggaan. "Akan aku lakukan, hanya lakukan !" Gumam Supri pelan. Mereka berempat bersulang bersama-sama. Dengan serentak mereka berkata... "2 kata is good news". Sambil tertawa di tengah tengah kebisingan musik cafe. The End |
| Anto Coolbgt bangun+rumah 's link pngalaman yg ekrtem mnrut saya.. mlm itu aku mnginap di rumah saudaraku yg ada di solo.. pamanku pnya anak 4 yg msh kecil".. mlm itu aku ingin tdr bersama anaknya yg pertama yg kls 3 SD.. sebut saja namanya fariz.. mlm itu jam sudah menunjukkan sepuluh mlm..karena fariz msh mainan sama aku.. abi nya fariz menegur nya... "ayo cptan bobok udah mlm... "aku mw mainan dlu sama om bi... oh ya bi bsok klo fariz ga bsa bangun subuh cipratin muka fariz pke air ya bi.. hah.. aku pun kaget mendengar kata" fariz tsbt.. "kok di cipratin pke air ,,ga usah bsok aku bangunin aja...;kataku... "gpp udah biasa kok fariz klo bgn subuh pasti aku cipratin air.. ini ada hadistnya kok.. sudah nanti klo mainannya udah slese cptan bobok ya.. (kata abinya) aku segede ini belum pernah di bangunin sambil dicipratin air.. dan kyaknya aku bsok ga mw mlihat kjadian ektrim tersebut ...aku akan berusaha bgun sebelum adzan subuh dan membangunkan fariz sbelum di bangunkan oleh abinya... akhirnya adzan subuh sudah berkumandang dan aku coba membangunkan fariz ..tp tdk jga bisa.. akhirnya...abinya dtg dan mngambil sedikit air lalu dicipratkan air tsbt ke muka fariz... huhh... aku baru liat kjadian spt ini... dg satu cipratan ke muka fariz... farizpun lalu bgn dan kyk tjd apa".. kami pun berangkat ke masjid bersama" untuk mnunaikan shalat subuh. dlm perjalanan ke masjid aku sempatkan bertnya pda fariz.. "kmu ga apa apa di bangunin dg cara spt itu? "ga apa apa kok om..yg pntg aku bsa shalat dimasjid #bersambung |
| Salma Amalia Nur Afiefah bangun+rumah 's link [L]OVE Sunyi. Hening. Dingin. Namun, itu semua tak berarti baginya. Key. Kini ia tengah berjalan ditengah malam bersama seseorang. seseorang yang mampu membuat jantungnya berdegup kencang. Membuat hawa dingin menjadi tak berarti lagi baginya. Karena jelas saat ini, ia malah sedang berkeringat. Berkeringat dingin? Kurasa. “I think...I love you” Langkah kaki gadis itupun seketika berhenti. “W-What?!” Key memutar tubuhnya, menatap tajam manik mata Amber. “Amber, I think I-“ “Stop. Baiklah aku mendengarnya. Tapi kenapa?” “Apa maksudmu dengan ‘kenapa’?” “Kenapa...kau mencintaiku?” “Kenapa kau butuh alasan?” “Kenapa kau bertanya? Hey, bukannya kau sendiri yang mengatakan bahwa cinta memang butuh alasan. Kalau tidak, kau bisa mengencani semuuaa wanita di dunia ini tanpa alasan” “Uh, baiklah” “...I love the way you are, Amber” “Eh?” “Apa lagi? Kau membutuhkan alasan lain?” “.....” “So?” “So?” “Oh God! So Amber Jospehine Liu. Would you be my girl?” “Key...I would” [O]VER Bingung kini yang sedang Amber rasakan. Ia bingung bagaimana ia harus mengucapkannya. Sesungguhnya, apabila ia mau dan tega. Ia tak akan mengucapkannya dan membiarkan pemuda manis ini mengetahui suatu hal penting yang tengah menderanya sekarang. Tapi mengingat senyum pemuda ini, tawanya, sungguh menyakitkan bagi Amber. Ia tak ingin, dirinya adalah alasan mengapa hal terindah di dunia itu hilang. Walaupun ia sendiri juga tak yakin apa hal itu akan tetap ada apabila ia mengucapkannya. Mau tidak mau, ia harus mengatakannya. Bagaimanapun caranya. Bagaimanapun reaksi lelaki ini. Bagaimanapun perasaannya nanti. “Key, I’m sorry. But I think, it’s over” “WHAT? Hey hey. Apa maksudmu? Apa aku telah membuatmu kesal? Am I have some misunderstanding here?” “No Key. You hear it clearly!” “But...Why? Ini semua tak jelas. Terlalu tiba-tiba. Bahkan aku tak tau apa yang telah aku lakukan?” “...” “Amber jawab!” “I can’t! I said we were OVER! No more ‘What’ no more ‘Why’, okay?!” “...” “K-Key.. maaf. Aku..aku hanya-” “Hanya ingin mengatakan bahwa jika dibandingkan dengan Kris, aku tak lebih baik darinya? Aku paham. Ternyata kedekatan kalian selama 3 bulan ini memang mengartikan sesuatu. Terima kasih” “Key! Tunggu! Bukan itu maksudku. Key!!” Dan akhirnya gadis itu berhasil mengatakannya. Ia tak berniat untuk mengejar kekasihnya. Bisakah kusebut, mantan? Ya, mantan kekasih. Dewa langit memang sedang mengerti perasaannya sekarang. Mereka menurunkan hujan, sebagaimana perasaan gadis malang itu. Sepertinya dewa langit mengerti bahwa gadis ini tak akan menangis, meluapkan perasaannya. Karena ia terus membohongi dirinya sendiri, bahwa menangis-bukanlah-penyelesaian. Namun kurasa, ia salah ber-argumentasi. Hujan itupun menjadi alibi. Ia menangis sekencang yang ia bisa. Menyerukan nama lelaki yang sudah ia sakiti beberapa menit yang lalu. Jujur, ia merasa bersalah. Sangat. Namun, ia lebih yakin bahwa jika ia tak memutuskan hal ini sekarang, lelaki itu akan lebih sakit. Seolah gadis ini memberikan ‘mantan kekasihnya’ kesempatan untuk mencari seseorang yang lebih baik dan yang bisa menggantikan posisinya – padahal sama sekali tidak –. Ia salah. Salah besar. Justru keputusannya, mendatangkan kesakitan yang lebih besar untuk Key dan terlebih dirinya sendiri. [S]ADNESS Tegukan alkohol itu sudah tegukan yang kesekian kalinya. Tanpa ragu ia terus menuangkan minuman keras itu ke gelasnya dan meminumnya. That was nothing for him. Sekalipun ia menghabiskan stok alkohol yang ada di bar itu. Ia akan tetap meminumnya – walaupun ia merasa bahwa kepalanya akan meledak sekarang – namun, selama itu bisa menghilangkan rasa sakit yang ia rasakan setiap ia mengingat tentang gadisnya yang secara tiba – tiba memutuskan hubungan mereka tanpa alasan yang jelas. Tepat di hari jadi hubungan mereka yang ke-365 hari. Sebut saja satu tahun. “Key, ini berlebihan. Kau tak tahu berapa banyak botol yang telah kau habiskan? Manager tak akan menyukai hal ini, Key” “Persetan dengannya!” dengan bersusah payah ia mengangkat kepalanya yang terasa – amat – berat. Dan menjauhi meja bar itu. Langkahnya yang terhuyung terpaksa membuat ia harus dipapah oleh temannya “Lepaskan!” “Taemin, buka pintu mobil! Onew hyung, tolong kau yang mengemudi malam ini” “LEPASKAN!” “Key! Cukup! Kau sudah berlebihan. Ini bukan hal yang bisa menyelesaikan masalahmu. Justru kau hanya membuatnya semakin berat. Beruntung saja karna besok kita tak ada jadwal! Jika kau memang membutuhkan penjelasan darinya, kau harus berpikir logis Key” lelaki setengah mabuk itu berhenti memberontak. Walaupun ia dalam keadaan kesadaran tak sepenuhnya. Ia tetap bisa mencerna ucapan sahabatnya. - Hari baru telah datang menyambut dunia. Pembiasan cahaya matahari yang menusuk kelopak matanya, membuatnya mau tak mau terbangun dari tidur lelapnya. “Ahh..” erangan kecil keluar dari mulutnya. Selepas meminum beberapa botol alkohol semalam, membuat kepalanya terasa berat. Dengan sempoyongan ia berusaha berdiri. “Hyung bang- oh? Hyung sudah bangun?” lelaki imut itu lantas membantu hyungnya berdiri dan memapahnya berjalan. “Apa sangat pusing, hyung?” “Berapa banyak botol sebenarnya yang sudah kuminum tadi malam?” sambil memegangi kepalanya, Key berusaha mengingat berapa tegukan yang sudah ia minum. “Cukup untuk membuat seseroang sepertiku yang tak kuat minum, terkapar selama 3 hari hyung. Asal kau tau saja. Kau sangat banyak minum semalam. Sangat banyak.” “Ah kurasa aku harus memeriksakan Heparku. Taemin-ah, tolong dudukkan saja aku di ruang makan” “Ne” Seseorang yang sedang menikmati susu paginya menyadari kedatangan sosok temannya. “Key? Kau sudah bangun? kepalamu masih sakit, hm?” “Onew hyung, bisa tolong ambilkan aku segelas air? Tenggorokanku serasa sedang musim kemarau” “Haha baiklah” Setelah meneguk segelas air putih, ia menenggelamkan wajahnya di kedua tangannya. Sedikit memutar kembali kepingan memori yang membuatnya memutuskan untuk mabuk semalam. “Key.. kau baik-baik saja? Kau pucat sekali. Apa tak sebaiknya kau tidur saja? Ata-“ “Aku mandi dulu hyung. Aku harus bertemu dengan Amber” “Ya! Key! Tapi.. Key!!” - - Setelah masuk, ia memberitahukan alamat yang ia tuju kepada supir Taxi tersebut. Tak bisa ia sangkal bahwa tubuhnya serasa mau tumbang saat ini. Namun, mengingat ucapan kekasihnya – yang serasa mampu menghujam jantungnya itu – ia tak bisa menunggu lebih lama lagi. Ia harus mendengarkan alasan yang jelas. Apapun alasannya akan ia terima. Ia juga akan melepaskan kekasihnya itu apabila kekasihnya tak merasa bahagia bersamanya – sekalipun itu berarti Amber lebih memilih Kris daripada dirinya –. Ya.. tentu saja hal itu juga berarti membunuhnya secara perlahan. Tak perlu waktu lama untuk sampai di apartement f(x). Karena memang jaraknya juga tak begitu jauh. Setelah memberi beberapa lembar won, ia melangkah masuk. Petugas disana yang sudah sangat mengenal Key hanya senyum dan membungkuk. Begitu pula dengan Key. Kini kedua kakinya telah membawa dirinya ketempat dimana kekasihnya melakukan aktifitas diluar jadwal. Dorm f(x). Ia menekan tombol bel. Tak ada jawaban. Ia tekan lagi. Barulah seseorang membukanya. “Oppa?!” “Sulli, boleh aku masuk? Aku ingin bertemu Amber” “Ng....Silahkan. Amber hyung ada di dapur” “Terima kasih” Dengan ragu, lelaki ini menapakkan kakinya dan melangkah menuju tempat dimana Amber berada. Bisa ia lihat, gadis yang ia cintai sedang melakukan sesuatu di dapur. Kaos longgar berwarna merah, celana yang tak terlalu pendek, dan tatanan rambut yang sedikit berantakkan namun tak mengurangi keindahan di mata lelaki ini. “Am..ber?” gadis itu menoleh. Satu hal yang Key sadari. Gadis ini sedang tak berada di kondisi yang sehat. Wajahnya pucat. Apa mungkin, ia juga ‘memabukkan’ diri? Tidak. Tentu tidak. Dia benci alkohol. Pikirnya. “Key?! Apa yang kau lakukan disini?” “Amber.. aku. Aku hanya-“ “Keluar!” “Amber..” “KELUAR!” baru kali ini ia melihat gadisnya berteriak seperti itu. Tepatnya berteriak kepadanya. “Amber apa yang salah denganmu? Aku butuh bicara denganmu” Key mendekatkan dirinya ke arah Amber. Gadis itu menangis. “Hey. Jangan menangis. Aku..aku tak tahu apa aku telah berbuat salah apa padamu. Tapi kumohon jangan seperti ini, Amber. Jika..memang kau ingin aku pergi darimu. Fine. Aku akan pergi. Namun, setidaknya tolong beri aku penjelasan.” “Aku.. aku tak bisa memberitahumu Key. Maaf” “Tapi.. kenapa?! Oh aku bisa gila! Amber, bicaralah padaku. Apa yang sebenarnya terjadi?!” “Bukankah saat itu kau yang tiba-tiba saja pergi dan menolakku untuk berbicara lebih banyak kepadamu? Kau sendiri yang menyelaku berbicara dan berpikiran bahwa aku dan Kris oppa ‘lebih-dari-teman’, huh?” “Okay! Maafkan aku, aku sedang emosi saat itu. Jadi, jika sekarang kutanya. Apa kau akan memberikanku jawaban? Penjelasan lebih tepatnya.” “.....” “Baiklah. Aku mengerti. Aku pergi. Jaga dirimu baik-baik. Noona, dan yang lain. Tolong jaga Amber. Aku pulang. Maaf telah mengganggu dan membuat keributan disini” “Key oppa! Oppaa!!” Sulli mengejar sunbaenya itu. Namun Key tetap berjalan dan tak menghiraukan panggilan Sulli. Tiba-tiba.. “OPPA!!!” tubuh itu kehilangan kesadarannya dan jatuh begitu saja. “Oppa! Oppa! Ada apa denganmu? Oppa! Eonnie!!! Eonnieee!” karena jarak yang tak begitu jauh dari kamar mereka, Sulli memanggil member f(x) yang lain. “Ada ap- Oh Key! Ya Tuhan, bagaimana ini bisa terjadi? Luna, cepat telfon member SHINee yang lain. sementara aku dan Sulli akan membawanya masuk ke dalam” - - Dengan sedikit rasa bersalah, Amber berjalan mendekati Key yang masih terbaring lemas. Kini ia sudah berada di sofa ruang tamu. Tak lama setelah itu, Onew, Jonghyun, Minho dan Taemin datang. “Noona ada ap- Ya Tuhan Key! Bagaimana ini bisa terjadi? Dan.. tubuhnya sedikit demam” Onew yang baru saja datang dan belum sempat melepas sepatunya langsung masuk begitu saja dan menyetuh kening lelaki yang bernama Key itu. Sementara semua orang sibuk dengan Key, Minho dan Jonghyun memutuskan bertanya kepada Amber. Amber mengajak mereka berdua untuk berbicara di dapur. Setelah menceritakan semuanya, ekspresi tak percaya dan khawatir muncul di wajah pemuda itu. Amber dengan setengah menangis, memohon agar hal itu tak diberitahukan kepada Key. Sempat terjadi perdebatan diantar mereka bertiga. Namun pada akhirnya, Jonghyun dan Minho setuju untuk tak memberitahukan Key apa yang barusan mereka dengar dari mulut Amber. Saat mereka – Jonghyun, Minho, Amber – kembali, mereka bisa melihat Key sudah setengah sadar. Bisakah aku merengkuh tubuh gadis itu? Tuhan, aku sangat membutuhkannya. Amber! Aku membutuhkamu! Se sakit inikah melihatmu dalam keadaan seperti itu, Key? Maafkan aku. Maaf. Maaf. Kontak mata antara dua manusia ini tak lepas juga. Kedelapan dari merekapun menyadari hal itu. untuk memecah keheningan, Onew membuka suara “Key, kurasa kau lebih baik istirahat di dorm saja. Tak baik juga kita berlama-lama disini tanpa berpamitan kepada Manager hyung” Hyung! Jangan ajak aku pulang. Aku masih ingin melihat sosok itu. Oppa pabo! Mengapa kau mengajak dongsaengmu pulang? Jujur, aku masih ingin bertemu dengannya “Noona, terima kasih sudah mengabari kami. Kami pulang dulu. annyeong” [T]HE TIME “Ya! Kim Kibum! Kau tak memiliki kehendak untuk pergi dari tempat ini. aku-memperingatkanmu-Kim-Kibum!” Seketika lari pemuda itu terhenti. Ia membalikkan badannya, dengan lesu dan mata yang – hampir – menangis. Ia merendahkan tubuhnya. Berlutut lebih jelasnya. Semua mata tertuju kepadanya. “Hyung, kumohon. Kau boleh memotong gajiku. Kau juga boleh mengadukan kelalaianku dalam bekerja kepada Presdir. Tapi maaf, untuk kali ini. Aku harus pergi. Aku tahu kontrak itu tak bisa batal begitu saja. Tapi hal ini lebih penting, hyung. Kumohon” Lelaki yang berstatus sebagai manager SHINee itupun merasakan sisi kemanusiaannya. “Baiklah. Aku akan mencoba berbicara kepada produser sebentar. Dan kau akan kuantar. Selama perjalan, kau berhutang menceritakannya padaku” “Hyung, terima kasih!” - - Tidak. Hal ini tidak nyata. Apa yang di dengarnya pastilah hanya bualan semata! “Key.. kau baik-baik saja? Ak-“ “Jadi kalian sudah mengetahuinya sebelum aku. Apa hanya aku yang belum mengetahuinya?” “...” “YA! AKU BERTANYA! DELAPAN DARI KALIAN! ADAKAH YANG BELUM MENGETAHUINYA? SELAIN AKU? ATAU MEMANG HANYA AKU?” “...” “Oh bagus! Hanya aku yang tak tahu? Ha ha ha. Hanya-aku-yang-tak-tahu? HANYA AKU YANG TAK TAHU BAHWA DIA SEDANG SAKIT PARAH? KALIAN.. AH! WHAT THE FUCKING IS IT!” Kepalan tangan itu akhirnya meninju beton dinding rumah sakit. Tak dapat ia sembunyikan tetesan air mata membasahi pelupuk matanya. Ia meremas kuat rambutnya. Menyandarkan tubuhnya pada tembok. Sampai pada akhirnya kedua kakinya tak mampu menopang berat badannya. Ia menjatuhkan dirinya. Meringkuk layaknya anak berumur 6 tahun yang tak mendapatkan lollipopnya. Salah satu sahabatnya mendekatinya. Menyetuh ujung bahu lelaki yang sedang kalut dengan perasaannya. Merasa bersalah? Tentu saja. Ia menyembunyikan suatu hal yang justru harus lelaki inilah yang mengetahuinya. Namun pada kenyataannya adalah, lelaki malang itu yang terakhir tahu akan kondisi gadisnya. Yang parahnya, ia baru mengetahuinya disaat gadis itu sedang menghadapi masa-masa kritis dalam hidupnya. “Key.. maafkan kami. Maafkan kami karena telah menyembunyikan hal ini darimu. Amber yang meminta kami untuk diam. Agar kau tak perlu memikirkan keadaannya. Agar pikiranmu tak tertuju hanya untuknya. Ia tahu hal itu akan sangat menganggu pekerjaanmu. Ia.. ingin agar kau hidup bahagia tanpa harus mengkhawatirkannya” “Kim Jonghyun!” “...apa pada kenyataannya aku menjalani hari-hariku dengan baik? Kalian berempat! Kalian yang menjadi saksi, bahwa keseharianku benar-benar keluar dari kebiasaanku. Dan kalian tetap tutup mulut? Terima kasih! Keputusan kalian sangat bijaksana, kawan” Hening. Tak ada yang berani buka mulut setelah melihat reaksi Key menjadi seperti ini. Terutama keempat gadis yang baru pertama kalinya melihat kakak seniornya itu begitu marah. Tetapi atmosfer yang penuh dengan emosi itu akhirnya berangsur menghilang setelah seseorang yang baru saja keluar dari sebuah ruangan. “Bagaimana kondisi Amber?” Key dari kejauhan – masih dengan posisi meringkuknya – bertanya kepada dokter itu. “Ia sudah lebih baik sekarang. Tapi aku tak bisa memastikan sampai ia akan bertahan” Key mendongak. Berjalan sambil menatap tajam dokter itu. Emosi yang menguasai dirinya membuat ia memojokkan tubuh dokter itu ke dinding “Apa maksudmu!” “Harap tenang dulu, Key-ssi.. nah, begini lebih baik. Amber memang sudah melewati masa kritisnya. Tapi aku tak bisa menjamin bahwa hatinya bisa bertahan lebih lama. Hatinya sudah kehilangan fungsinya – atau bisa kubilang sudah mati – sejak setengah jam yang lalu. Dan hati hanya bisa bertahan selama beberapa jam saja meskipun sudah tak berfungsi” “...jika hati itu tak menemukan penggantinya, ia akan menjadi racun bagi tubuhnya. Jadi, kumohon lepaskan cengkramanmu ini, Key-ssi. Lebih cepat aku menemukan pendonor akan lebih baik” Perlahan tangan Key melepas kerah dokter muda itu. dan dokter itu beranjak dari hadapan Key. Namun pergelangannya ditahan oleh Key. “Ambil hatiku. Aku bersedia menjadi pendonor untuknya” dokter itu menatap tak percaya. Begitu pula dengan kedelapan rekannya juga managernya. “Key! Kau tak bisa melakukan itu. ini.. ini belum dirundingkan. Kau tak memikirkan bagaimana perasaan orang tuamu, huh? Bagaimana juga dengan SHINee? SM? Tak semudah itu, Key!” “Lalu apa kalian akan tetap duduk, menangis, dan menunggu sampai malaikat pencabut nyawa menemui Amber?” “Lalu apa kau juga tak berpikir bagaimana rasa bersalahnya Amber nanti jika ia tahu kau mati karenanya?! Itu sama saja kita hanya menunda kematiannya!” “Maaf, bukannya ingin memotong pembicaraan kalian. Tapi Key-ssi, mendonorkan hati tak semudah itu. kau sedang tak berada dalam kondisi sakit, kritis, sekarat, ataupun meninggal. Jadi itu hanya akan melanggar kode etik kedokteran apabila kami mengambil begitu saja hati seseorang tanpa alasan” “Kalau begitu, bunuh aku.” “KIM KIBUM! dimana akal sehatmu!” “Hey Choi Minho. Apabila Krystal yang saat ini sedang terbaring di ranjang itu. Apa kau juga akan tetap bersikap seperti sekarang ini? Jika kau yang berada di posisiku, aku yakin kau juga tak mengerti apa yang sedang terjadi pada dirimu dan akal sehatmu. Jadi kumohon, kau diam saja.” “Key-ssi, maaf. Tapi permintaanmu tak bisa kuterima. Permisi” - - Lelaki itu sudah berpakaian rapi sekarang. Jas hitam yang membalut tubuhnya benar-benar menunjukan ketampanannya. Dengan perlahan ia memasuki bangunan itu. Ia menghampiri gadis yang ia cintai. Gadis itu sudah mengenakan gaun putih sembari membawa bunga. Matanya tak bisa lepas dari wajah itu. “Amber..kau cantik sekali” “...Semoga kau tenang di alam sana. Tenang saja, suatu saat kita akan bertemu. Aku mencintaimu Amber Josephine Liu” Peti mati itupun ditutup. Mereka kini menuju ke tempat dimana peristirahatan terakhir Amber. Lelaki itu tersenyum. Senyum untuk yang terakhir kalinya ia tunjukkan kepada Amber. Senyum itupun mengiringi tubuh yang sudah tak bernyawa itu tertimbun oleh tanah. |
| Cerita Rainbow Warna Warni bangun+rumah 's link By: Otsu Kanzasky Note: bagi yang tidak suka cerita ber-genre fantasy mending ga baca ^ ^) *** Mini van yang terisi penuh oleh member Eugene berjalan lancar dalam keheningan, meski jam pada dasbor mobil masih menunjukkan pukul 8 malam dan jalanan masih terlampau ramai, namun suasana di dalam van tergolong hening. Alunan lagu Summer Paradise milik Simple Plan feat. Taka mengalun merdu di dalam van, membawa suasana tenang dan santai yang dapat membuat seluruh penghuni van merasa nyaman dan rileks. Terlebih dalam kondisi letih dan ngantuk, jadi saat ini hampir semua anggota tertidur di kursi masing-masing. Tidak heran, karena kelima remaja itu telah melalui hari ini dengan segudang aktifitas yang tidak ada habisnya. Tak terkecuali Shouta. Pemuda manis itu selalu mengambil kursi paling belakang bersama Gin. Pemuda berkulit pucat itu sendiri tidak keberatan menjadikan paha kirinya sebagai bantal Shouta saat ini, ia sendiri asyik melihat keluar kaca mobil dengan menopang dagu dan tangan kirinya melingkar di dada Shouta. Sedangkan kursi di depan mereka terisi oleh Ray dan Ken, lalu Marie duduk paling depan karena dia wanita satu-satunya di rombongan ini. “Ada yang masih bangun?” tanya Peter, melirik pada kaca spion dalam yang tepat ada di atasnya. “Hm” sahut Gin malas. “Shouta tidur?” Gin memalingkan wajahnya melihat Shouta yang masih terlelap. “Daritadi” jawabnya sembari menyingkirkan poni Shouta ke samping. “Pemotretan kali ini benar-benar menguras tenaga ya” kata Peter kembali fokus memperhatikan jalan. “Fotografernya cerewet” sahut Gin. Peter mengangguk setuju. “Wajar sih, untuk majalah sekelas Rock and Read. Lihat saja besok bagaimana hasilnya. Ah, sudah sampai” Laju mini van tersebut semakin pelan dan berhenti tepat di depan sebuah rumah mungil di antara himpitan rumah-rumah besar di setiap sisinya. Gin terpaksa harus membangunkan Shouta karena mereka telah sampai. Memang sudah menjadi rahasia umum jika mereka berdua tinggal dalam satu atap dengan status Gin yang menjadi sepupu Shouta. Pintu mini van pun bergeser terbuka, saat Peter menekan salah satu tombol yang ada di pintu sampingnya. “Sudah sampai” kata Gin pada Shouta yang sudah terbangun. Ia mengangguk kecil sambil mengusap pelan matanya. Peter memperhatikan kedua orang itu sampai mereka turun dari van. “Terima kasih Peter-san” ucap Shouta dengan suara sengau. “Your wellcome, tidur yang nyenyak” sahut Peter tersenyum tipis. “Hati-hati di jalan” kata Gin, Peter mengangkat satu jarinya sebagai jawaban 'Ok'. Pintu mini van pun bergeser dan menutup. Shouta membalikkan badan lebih dulu dan membuka pagar yang sengaja tidak di gembok, Gin menyusul kemudian setelah memastikan van yang mengangkut teman bandnya berbelok di ujung blok. Setelah terdengar bunyi 'cklek' dari lubang kunci pintu rumah pun terbuka, dengan mata sipit Shouta berjalan masuk, namun baru ia melewati daun pintu tidak sengaja ia menginjak sesuatu di lantai. Shouta merunduk, memungut sebuah surat yang sempat terinjak olehnya tadi. Sembari berjalan masuk ia membalikkan amplop tersebut, namun tidak menemukan nama dan alamat pengirim. “Apa itu?” tanya Gin, memperhatikan Shouta seraya mengunci pintu. “Surat, tidak ada nama pengirimnya” jawab Shouta tanpa minat, menunjukkannya pada Gin yang saat ini sudah berdiri di sampingnya. Pemuda berhidung mancung itu memperhatikan amplop tersebut dan menyerahkannya kembali pada Shouta. “Mau langsung tidur?” tanya Gin, berjalan mengekor di belakang Shouta. “Aku mau mandi lalu tidur” jawabnya menapakkan kakinya menaiki tangga. “Ada PR?” “....tidak” “Ah, aku lupa belum mengecek bahan makanan, nanti aku menyusul” Gin berhenti pada anak tangga kesekian lalu berbalik turun. “Hum, jangan lupa masukkan ramen instant ke daftar belanjaan!” ujar Shouta setengah berseru karena ia sudah berada di depan pintu kamar. Ia membuka pintu di depannya dan tanpa menutupnya berjalan kearah ranjang seraya melepas jaket dan t-shirt yang di kenakannya ke atas tempat tidur, hanya memakai jeans berjalan menuju kamar mandi dan masuk. Di letakkannya surat yang di bawanya di atas sebuah meja kaca kecil yang ada di samping bath up, meja yang sengaja di letakkan disana untuk memudahkannya saat membawa buku untuk dibaca saat berendam atau benda lainnya yang masuk akal dibawa untuk menemani acara berendamnya. Shouta memutar kran yang berwarna merah dan air hangat pun mengalir mengisi bath up. Selagi bath up masih diisi, ia melepas celana jeansnya dan di gantungkannya di belakang pintu kamar mandi. Ia kembali menuju bath up, mengambil botol sabun aromateraphy yang tersedia berjejer di lemari kaca kecil yang menempel di dinding kamar mandi. “JANGAN MENUANGKAN TERLALU BANYAK AROMATERAPHY-NYA!” teriak Gin di luar, bahkan sebelum Shouta melakukan apa yang di katakannya. Pemuda manis itu tidak menggubris, tetap menuangkan isi botol cukup banyak ke dalam bath up. Setelah merasa cukup ia kembali menutup botolnya dan meletakkannya kembali ke tempat asalnya. Pemuda manis itu segera merendam tubuhnya ke dalam bath up dan dengan rileks menyandarkan punggungnya ke belakang, memposisikan kepalanya dengan nyaman. Shouta pun meraih surat yang ada di meja kaca samping kiri bath up dan membukanya. Lagi-lagi hanya tulisan kasar yang tertulis di kertas surat, membuatnya perlahan menegakkan punggungnya. Pemuda manis itu menarik nafas panjang, bibirnya bergerak ragu hendak mengucapkan tulisan yang ada di kertas. “The moon, a little sheep in the jungle, the sharp claws and the screaming winds in the night ” Shouta menggumam. BYUR! Kelopak matanya refleks menutup ketika tiba-tiba ada yang muncul di atasnya dan kini menindihinya. Suara hembusan nafas berat dan hangatnya temperatur yang menyengat kulitnya, membuat Shouta perlahan membuka mata. Sepasang mata dengan iris berwarna hitam pekat menatapnya tajam, rahang yang kuat, garis pipi yang tegas, serta rambut yang agak panjang hingga ujungnya menyentuh wajahnya. Wajah tampan yang tak bersahabat di atasnya itu tak sedikit pun membuatnya gentar. Shouta sadar jika orang asing itu menindihinya saat ini, dengan kedua tangan kokoh menyangga tubuh besarnya di sisi pundaknya. “Kau siapa?” Shouta memaku tatapannya pada wajah pria asing di atasnya itu. Sang pria menaikkan satu alisnya. “Kau tidak kaget?” tanyanya dengan suara berat. Ia menatap Shouta heran. Pemuda manis itu menggeleng pelan. “Takut?” Shouta menggeleng lagi. Pria itu semakin menatap bingung. Tentu aneh, padahal dia muncul tiba-tiba secara gaib tapi pemuda yang di tindihnya itu sama sekali tidak bereaksi. “Kau salah satu yang tersegel juga?” tanya Shouta, pria itu mengangguk samar. “Ya, apa―” “Namamu?” “Ze―” Brak! Pintu kamar mandi terbuka kasar hingga berdebam. Shouta menoleh seperti anak kunci, melihat sosok Gin yang berjalan kearahnya dengan wajah garang dan mata yang berubah keemasan. “Gin―” Pemuda berkulit pucat itu menarik rambut pria asing dengan hentakan keras dan dengan kasar melemparnya ke dinding. BRUAGH! Shouta tercekat. Sebelumnya ia tidak pernah melihat reaksi Gin yang seperti itu. Namun ia cepat tersadar saat mendengar rintihan lirih dari pria asing itu yang kini terduduk di lantai dengan topless dan memegangi kepalanya yang sepertinya menghantam ubin dinding hingga membuat beberapa kotak ubin retak menjorok ke dalam. “Berani-beraninya kau menindih Shou dengan keadaan seperti itu” geram Gin mengepalkan tangannya. Shouta memutar kepalanya, menangkap tangan kiri Gin cepat saat pemuda itu baru menggerakkan kakinya. “Stop Gin” suruhnya. Gin menoleh. “Orang aneh itu sudah menindihmu! Kamu mau aku berhenti?!” Ah, sepertinya vampire tampan ini telah di liputi cemburu yang membuatnya benar-benar marah. “Hei! Kau pikir aku bisa memilih mau mendarat dimana hah?!” balas pria asing itu, tidak terima dengan 'tuduhan' aneh Gin. “Sudah, dia tidak melakukan apa-apa. Cukup” ujar Shouta, menarik tangan Gin agar mundur. Dengan terpaksa Gin menurut untuk mundur beberapa langkah disertai dengusan marah dan tatapan membunuhnya, lalu Shouta kembali memalingkan wajahnya pada pria asing itu. “Siapa namamu tadi?” tanyanya lagi. “Zero” dengus pria berambut agak gondrong itu. “Lalu kau ini apa?” Gin berdecak jengah, ia menyambar kasar handuk yang tergantung di dinding dan melemparkannya pada Zero. Pria itu sendiri menatap tajam pada Gin, meski begitu tetap menggunakan handuk tersebut sebagaimana mestinya, untuk menutupi bagian bawah tubuhnya. “Aku Werewolf” jawabnya mantap. “Pantas baumu busuk” cela Gin. “Jadi, apa ada yang keluar lebih dulu sebelum aku?” tanya Zero mengabaikan hinaan Gin. “Ya, Rei, jiwa pohon Fuji” “Lalu mana dia?” “Sudah ku hancurkan segelnya” “Oh, pantas” desis Zero mengangguk paham. Shouta menggigit bibirnya kecil seraya berpaling menatap air yang merendam tubuhnya. “Kalian bisa keluar dulu, aku mau melanjutkan berendam” ujarnya dengan suara pelan. “Ayo” ajak Gin dingin. “Ah tunggu” cegah Shouta mengangkat wajahnya cepat, tepat saat Zero hendak berdiri. “Huh?” ia menunggu. “Change, be a dog” kata Shouta pelan dan... Bum! Sosok tegap Zero dalam sekejab berubah menjadi seekor anjing berbulu hitam lebat. Tawa Gin meledak seketika. “Tunggu! Apa-apa‘an ini?!” protes anjing besar itu, berjalan berputar memandangi tubuh berbulunya. “Aku tidak mau mengambil resiko rumahku hancur saat kau dan Gin menungguku selesai” jawab Shouta santai. “APA?!” “Kau cocok seperti itu, pas dengan baumu. Ayo keluar!” kata Gin memerintah. Shouta kembali menyandarkan punggungnya saat Zero melangkah kesal melewatinya. “Jadilah teman untuk beberapa menit” ucapnya saat Gin akan menutup pintu kamar mandi. “NEVER!” teriak keduanya yang di sahuti debaman pintu yang di tutup kemudian. Shouta menghela nafas. Semoga saat ia keluar nanti, rumahnya tidak setengah hancur karena membiarkan seorang Vampire dan seorang Werewolf menunggu diluar. Ia merosotkan tubuhnya hingga kepalanya juga ikut terendam. Di hembuskannya udara yang ada di mulutnya dan menciptakan gelembung-gelembung kecil. Satu lagi makhluk yang muncul dan akan memintanya untuk menghancurkan segel. Bahkan air hangat yang merendam seluruh tubuhnya pun sama sekali tidak bisa meringankan kepalanya yang terasa berat. ☆☆☆ Ting! tong! “Aku yang buka!” seru Shouta seraya bangkit berdiri dari posisi nyamannya di sofa ruang tengah pada Gin yang berada di dapur―sedang memasak makan malam. Ya, jadwal hari ini selesai lebih cepat, alhasil anggota Eugene dapat menghabiskan hari mereka dengan bebas. “Konbannwa~!”(Selamat malam) Sosok Marie, Ray dan Ken menyapa matanya. Belum sempat Shouta mempersilahkan masuk, ketiga partnernya itu sudah nyelonong masuk dengan sopannya dan langsung menuju dapur. Shouta menutup pintu kembali. Untuk malam ini rumahnya akan ramai, karena siang tadi memang Marie mengusulkan untuk makan malam bersama di rumahnya. Hitung-hitung sekaligus untuk melewatkan waktu bersama diluar jam pekerjaan. Bukannya ikut bergabung ke dapur, Shouta malah melesat masuk menaiki tangga dan kebetulan Ken melihat hal itu. “Mau kemana Shou?!” seru Ken, namun tidak mendapat jawaban dari empunya. “Kenapa Ken?” tanya Ray yang sudah duduk di salah satu kursi seraya mengaduk-aduk isi tasnya. “Itu Shou, malah naik ke atas” Ken menarik satu kursi kemudian duduk. Sudut bibir Gin berkedut mendengarnya. Untungnya saat ini dirinya berdiri membelakangi teman-temannya. “Mungkin dia melupakan sesuatu” sahut Marie yang menghadap lemari es, matanya mengacak keseluruh isi lemari es yang penuh. Dan pilihannya jatuh pada minuman kaleng berkarbonasi. “Aku bawa majalah Rock and Read” ujar Ray, meletakkan tasnya ke lantai. Marie dan Ken langsung merapat, sementara Gin berbalik sambil membawa 5 mangkuk nasi dan 5 pasang sumpit. Pemuda berkulit pucat itupun sempat nimbrung membicarakan ulasan band mereka yang ada di majalah tersebut. Sementara itu Shouta yang saat ini berdiri ragu di dalam kamar, membelakangi pintu yang tertutup, menatap pada Zero yang saat ini asyik membaca salah satu manga koleksinya dengan duduk di lantai dan bersandar pada ranjang. “Apa Shou?” tanya Zero, matanya tak lepas menyimak manga yang sedang di bacanya. Shouta berjalan mendekat lalu berjongkok di samping Zero, tak lepas memperhatikan pria itu yang kini berpenampilan agak sopan dengan hanya mengenakkan jeans belel pinjaman dari Gin. “Teman-temanku ada di bawah” kata Shouta. “Lalu?” “Aku mau kau berubah jadi anjing lagi” Zero menoleh cepat, menatap Shouta horror. “Tidak!” tolaknya tegas. “Tenang saja, aku tidak akan keluar” lanjutnya. “Please...” Shouta meredupkan matanya. Zero menggeleng cepat. “Aku tidak tahu harus menjelaskan apa kalau mereka melihatmu, please...” mohonnya memegang lengan keras Zero. Pria itu berdecak, melirik wajah polos Shouta yang berkilauan. Oh God...siapa yang tahan di tatap oleh mata polos dan wajah secute itu? Zero menghela nafas berat. “Okay, nur dieses einmal”(Ok, sekali ini saja) ucapnya menggumam. “Huh?” Shouta menatap bingung. Tidak mengerti apa yang sudah di katakan pria di depannya itu. Zero menggaruk rambutnya yang tidak gatal. “Ok, sekali ini saja” jelasnya akhirnya. Shouta mengangguk setuju. Ia mengulurkan tangan kanannya saat Zero menundukkan kepalanya, dan dengan lembut ia mengusap rambut Zero. Sosok tegap itupun berubah menjadi anjing besar berbulu hitam yang lebat. Blam! “Shou-tan~!” suara merdu Marie menjawab atas pelaku 'dobrakan' kecil pada pintu kamar. Shouta menoleh, masih mengusap-usap puncak kepala sang 'anjing' yang duduk manis di depannya. Dan mata Marie mendadak berbinar-binar saat melihat penghuni baru rumah itu. “Ada anjing!” pekiknya senang, menyerbu ke arah anjing―Zero―dan mengelusnya antusias. “Sejak kapan kalian memelihara anjing?” tanyanya berpaling menatap Shouta. “Sejak...” “Baru kemarin” sahut Gin yang berdiri di depan pintu. Shouta menoleh, sementara Marie sudah terlampau gemas dengan 'anjing' besar itu. “Kita memungutnya di pinggir jalan, ya ‘kan?” ia menatap Shouta dengan kerlingan aneh, tapi pemuda itu sendiri memalingkan wajahnya. “Anjing ini besar sekali, apa jenisnya?” Marie menatap ke balik punggungnya. “Golden Retriver, sepertinya peranakan” jawab Gin asal seraya memasukkan tangannya ke saku celana. “Sudah kalian beri nama?” “Tentu, namanya Zero. By the way, makan malamnya sudah siap ayo” ujarnya kemudian. Shouta bangkit berdiri, diikuti Marie kemudian yang sempat mengecup gemas puncak kepala 'Zero'. Mereka pun keluar kamar, tapi saat Gin akan menutup pintu kamar, ia teringat sesuatu. “Aku sudah menyiapkan makananmu di dapur. Z-E-R-O” ujarnya sengaja menekankan nama Zero. Acara makan malam di kediaman Harasawa berlangsung hangat, meski di warnai keributan kecil karena ulah Ray yang hobi mencomot lauk teman-temannya, lalu Ken yang takut pada kentang, dan salah satu bahan makanan mereka malam ini adalah kentang. Namun justru hal itulah yang membuat suasana semakin hangat dan akrab. Ray juga sempat menunjukkan majalah yang di bawanya pada Shouta yang belum melihatnya dan obrolan merekapun berlanjut pada seputar isi majalah. Pukul 7 mereka selesai makan malam, Ray membantu Gin mencuci peralatan, sementara Marie dan Shouta berencana untuk membuat PR di ruang tengah, lalu Ken bermain dengan Zero yang tadi juga ikut makan malam di dapur dan tentu dengan mangkuknya sendiri. Dan saat ini kelima anggota Eugene berkumpul di ruang tengah, saat jam dinding menunjukkan pukul 9 dan hanya Gin yang masih terjaga, karena Ken dan Ray yang tiduran di masing-masing sofa sudah terbuai ke alam mimpi, begitu pula Marie dan Shouta yang duduk di bawah menghadap meja kaca bundar dimana berserakan buku-buku pelajaran. Gin bangkit berdiri, diikuti Zero yang merebahkan diri di samping Marie. Pemuda berkulit pucat itu dengan lembut mengangkat tubuh Shouta, kemudian berjalan tanpa suara kearah tangga. Pintu kamar yang tertutup terbuka dengan sendirinya, namun langkah Gin dan Zero mendadak terhenti saat melihat keadaan kamar yang berantakan serta bunyi dentingan piano yang berasal dari Merry Go Round yang ada di atas nakas. Gin memicingkan mata memperhatikan seisi kamar, sementara Zero berjalan masuk sambil mengendus-endus. Barang-barang berserakan di lantai, selimut tidak berada di tempatnya, isi bantal memenuhi tempat tidur, lemari terbuka, lampu kamar menggelinding di bawah meja. “Siapa yang melakukan ini?” desis Gin kaget, melangkah masuk, mempererat cengkraman tangannya di pinggang dan paha Shouta. “Merry Go Round itu” ucap Zero. Gin beralih menatap mainan yang menyala di atas nakas. Satu alisnya terangkat memperhatikan mainan itu. Padahal seingatnya tadi Shouta tidak menyalakannya. “Aku kenal bau ini” kata Zero, Gin berpaling menatapnya. “Akan ada lagi yang muncul” lanjutnya seraya mendongak menatap langit-langit. Gin ikut mendongak dan ia melihat rangkaian kata yang tertulis di langit-langit. Mantra baru yang secepatnya akan di rapalkan oleh Shouta, karena makhluk lain yang sudah menunggu untuk di bebaskan... 【to be continued】 |
| Armar Shoppe bangun+rumah 's link PRODUK WANITA 1) JAMU SUSUK PENGANTIN DARA - RM65 (10 BIJI )-diperbuat daripada manjakani,belimbing bukit,akar serapat,garam supit,bunga pakma,kacip fatimah dan herba rahsia lain.-sesuai untuk wanita yang belum menopos,faraj longgar,berbau dan berair,keputihan yang kronik,rahim kembang & haid tidak teratur. CARA PENGGUNAAN -masukkan 1 kapsul ke sebelah kanan dan 1 kapsul ke sebelah kiri di dalam faraj sedalam yang boleh,pada hari yang sama makan 4 kapsul-mlm ke 2 = 2 kapsul-mlm ke 3 = 2 kapsul-sele[as tempoh 72 jam,rempah yang dimasukkan dalam faraj harus dikeluarkan dan dibuang KESAN-KESANRahim mengecut ,laluan faraj sempit dan berpasir seperti dara semula,bibir faraj menjadi rapat dan dapat menikmati nikmat seperti malam pertama. 2) JAMU AKU DARA - RM 48 (40 BIJI )-diperbuat daripada manjakani,belimbing bukit,akar serapat,garam sumpit,bunga pakma,nenas bukit,kacip fatimah,rempah ratus,halia putih dan halia bara. CARA PENGGUNAANSerius - 2 biji pagi - 2 biji mlmBiasa - 2 biji sehariPenjagaan harian - 1 biji sehariPerlu diambil selepas makan KHASIATMelancarkan perjalanan darah @ haid,menyihatkan rahim,membuang angin,mengecutkan batu meroyan,memberi tenaga dan syahwat,menegangkanpayudara dan punggong. 3) MASKER VAGINA -RM 25 -merawat masalah kegatalan pada vagina akibat keputihan,merapatkan lubang vagina,menegangkan bibir vagina,dan mengembalikan warna asal vagina..-sesuai untuk semua perempuan berumur 2 tahun ke atas 4) MISS V COOL MEDICATED FEMININ WASH -RM 48 -Diperbuat daripada bahan2 semulajadi,herba dan tumbuhan yang mengekalkan ph vagina-membantu memberi keselesaan dan keyakinan serta menghilangkan bau yang tidak menyenangkan 5) INTIM GEL -RM 56 -Mengetatkan bahagian intim,memberi kepuasan maksimum,mencegah bau,mencegah pengeringan,membunuh bakteria dan mengatasi masalh keputihan CARA PENGGUNAAN- Picitkan gel saiz sebesar 10 sen dan masukkan kedalam bahagian intim 6) JAMU JALINAN CINTA - RM 48 ( 40 BIJI ) -dihasilkan daripada madu,belut,ikan haruan dan rempah ratus wanita seperti manjakani ,kacip fatimah,lempoyang ,kunyit putih dan lain2- tidak bersifat untuk merapatkan faraj tetapi bersifat melancarkan peredaran darah- berfungsi menyembuhkan luka selepas bersalin -mengecutkan jerawat ,bisul dan kudis-membanyakkan penghasilan susu ibu CARA PENGGUNAAN2biji selepas sarapan,2 biji selepas makan malam (6 petang ) kurangkan dos sekiranya bayi mempunyai simptom tahi mata yang banyak atau cirit - birit disebabkan jamu adalah panas 7) COLLAGEN HERBALICIOUS WHITE diperkaya dengan Astaxhantin dan Vitamin C - RM 100 / 12 SACHETSuplemen kolagen susuk dara bukan semata2 kolagen dan astaxhantin yang kaya dengan Vitamin C tetapi mempunyai campuran herba manjakani,kacip fatimah dan habbatus sauda.Disamping kita semua ingin kelihatan cantik,kulit menjadi putih dan cerah,bebas kusam dan jeragat,gebu,mulus,anggun dan remaja Suplemen kolagen susuk dara berfungsi :--mengetatkan dalaman- menguatkan cengkaman otot vagina-mencegah keputihan-mengencangkan payudara-menguatkan otot sendi-melewatkan proses penuaan COLLAGEN HERBALICIOUS WHITE juga berfungsi -memperbaiki struktur kulit supaya cerah dan putih-menutup liang pori-menghilangkan kedutan dan lingkaran gelap bawah mata-menyihatkan kuku dan rambut Kandunagn herbanya pula berfungsi memantapkan bahagian intim wanita supaya montok,ketat dan padat Sesuai untuk remaja dan wanita berkahwin.Ibu mengandung tidak digalakkan CARA MAKAN :-Siap utk diteruskan makan.Tidak perlu dibancuh dengan air.ambil 1 sachet sebelum tidur.Untuk kesan maksimum ambil 2 sachet sebelum tidur untuk 2 minggu yang pertama PRODUK LELAKI 1) JAMU LELAKI JUTAWAN -RM 65 ( 60 BIJI ) Ramuan - tongkat ali ( 2 jenis ),habbatussauda,halia putih,lada pahit,ginseng dan 10 herba kekuatan lelaki terpilih. CARA PENGGUNAANLelaki Normal - 2 biji pagi, 2 biji malamLelaki kencing manis - 4 biji pagi ,4 biji malam KHASIATmemberikan tenaga,menhilangkan kepenatan bekerja,menaikkan syahwat secara semulajadi,melawaskan dan membuang angin 2) MAKJUN ABE GAGOH -RM 50 (4 BIJI ) Ramuan - Tongkat ali putih,tongkat ali hitam,gindeng,halia bara,halia putih,halia hitam,tunjuk langit,bunga pakma,ubi jaga,pinang,lada hitam,nenas bukit,mas cotek,jintan hitam dan pulut. CARA PENGGUNAAN-Makan 1 biji sahaja dengan air suam sebanyak yang boleh-makan sebelum berjimak- 1 biji untuk kesan seminggu-lelaki normal : 1/4 biji @ 1/2 biji shj-lelaki kencing manis : 1 biji KHASIAT-menaikkan nafsu syahwat lelaki-keras dan tahan lama ketika mendayung-tahan stim memuncak-memekatkan air mani Di makan 1 jam sebelum berjimak -digalakkan minum air masak banyak kerana kandungan herba yang kaw kaw-mudah sakit kepala jika tidak minum air dengan baik kerana makjun ini panas Kesan selepas 1 jam-keinginan nafsu syahwat yang mendadak-Abe jadi GALAK selalu-Abe jadi GAGAH tahan lama >>>Selagi makan tak kenyang adik tak boleh tidur>>>Khas untuk pesakit kencing manis>>>Khas untuk adik tak boleh bangun langsung 3) MINYAK IKAT KASIH - RM65 ( 20 ML )Bahan - bahan ikan belacak,lintah,lada pahit,pinang muda dan habbatus sauda. CARA PENGGUNAANLakukan urutan pada tempat tertentu 1 atau 2 kali sehari KEBAIKAN Melancarkan peredaran darah pada zakar,mengembang dan membesarkan zakar,memberi kekuatan pada zakar ketika bersetubuh,membesarkan dan menegangkan payudara dan punggong ( wanita ), menghilang kesan tumit merekah dan menjadikan pelincir ketika bersetubuh. PRODUK WANITA DAN LELAKI 1) COKLAT LOVE HABIBI - RM 48-sesuai untuk lelaki dan wanita bertindak sebagai memberi tenaga,melancarkan darah,membuang angin,membuang toksin-diambil ketika sarapan dan makan malam.Bulatkan sebesar hujung jari kelinking 2)JAMU EMAS ( KENCING MANIS ) - RM 65 (60 BIJI ) CARA MAKANBacaan gula 20-25 : 2 biji pagi, 2 biji malamBacaan gula 15-19 : 2 biji pagi, 1 biji malamBacaan gula 8-14 : 1 biji pagi, 1 biji malamBacaan gula kurang dari 7 : 1 minggu 2 biji shjBacaan gula normal : 1 minggu 1 biji shj 3) MEDICATED DEEP HEAT LOTION -RM 48- bertindak serta - merta rasa panas dari dalam bukan di atas kulit-akan terasa sedikit gatal dan berpeluh di tempat yang berlemak CARA PENGGUNAAN-sapu di tempat berlemak sahaja tiada lemak tiada tindak balas ( picit sebesar syilling 50 sen shj kerana ianya amat panas )-sapu ketika relax,menonton tv atau berfb-dilarang sapu ketika membuat kerja2 berat atau mengemas rumah 4) MAGIC BODY SLIM SOAP - RM 36-Digunakan di seluruh tubuh seperti paha,lengan,perut dan pinggul yang mempunyai lemak dan selulit.Selain itu dikawasan yang berparut,badan berjerawat batu dan berbiji akibat lemak keras dan kesan luka KESANNYAliang2 kulit terbuka dan membantu proses penyerapan oleh satu bahan pelembap yang boleh melarutkan air dan lemak dibawah lapisan kulit.Kulit akan menjadi halus,gebu dan tegang PERHATIAN !!! Pantang larang ketika produk rangkaian produk jamu susuk dara 1)dilarang minum ais,air bergas,minuman keras,dan air kelapa ( kerana meneutralkan khasiat herba )2)dilarang makan makanan panas seperti durian,tapai,madu dan lain23)mengambil produk menguruskan badan atau pil diet4)mengambil sebarang produk berasaskan herba yang lain (jamu lain )5)dilarang mengambil alkohol,ganja atau sebarang jenis dadah6)dilarang bagi pengguna iud bawah setahun bagi jamu pengantin dara Berminat pm/whatsapp saya 012-5681245 |
| Ferra AtiQah Grace Ferra AtiQah Grace shared a photo. bangun+rumah 's image link |
| Ro'uf Habib Al Fansyuri bangun+rumah 's link Mengapa kita membaca AlQuran meskipun kita tidak mengerti satupun artinya? Ini suatu cerita yang indah : Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di meja makan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya bertanya, " Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur'An seperti yang kamu lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Quran? Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di tungku pemanas sambil berkata , " Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air." Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya. Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakeknya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah bolong , maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya. Sang kakek berkata, " Aku tidak mau satu ember air ; aku hanya mau satu keranjang air. Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah. Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!" " Jadi kamu pikir percuma?" Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya. " Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda.. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan kini bersih, luar dalam. " Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca Quran.. Kamu tidak bisa memahami atau ingat semuanya, tetapi ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, hatimu akan menjadi bersih, meskipun hatimu tak dapat menampungnya. |
| Ananda Michikovandah bangun+rumah 's link Untuk apa kamu kemari ra..?pekerjaan kamu,urusan2 kamu itu jauh lebih penting daripada membuang2 waktu menyusul aku kesini...sebaiknya kamu pulang saja,aku tidak akan lagi menghalangi apapun yang ingin kamu lakukan..jangan takut setelah anak kita lahir,aku akan lngsng menandatangani surat perceraiaan sesuai keinginan kamu...itu khan yang ingin kamu pastikan...?kata2 ririn yang disampaikan dalam keadaan tenang dan suara yang sedikit ditekan membuat dira menyadari betapa wanita dihadapannya itu sudah diperlakukannya tidak adil..."Ayahku tidak tau apa yang terjadi pada rumah tangga kita,makanya saat kamu datang beliau baik2 saja dan sangat menyambut kedatangan kamu"...jelas ririn dengan tatapan dingin "klw kamu tidak bisa menjaga perasaan aku,aku mengerti ra tapi tolong jaga perasaan ayahku"...baru saja ririn ingin melangkah keluar kamr saat tiba2 dira mencekal tangannya..."Maafkan aku rin,aku ingin menjemput kamu,pulanglah bersama aku...aku sudah menyadari semuanya,sadar klw apa yg aku kejar selama ini tidak mgkn bisa aku dapatkann lagi"...kata dira sambil menunduk..."Kamu tidak perlu melakukan itu ra,aku yg harusnya minta maaf sudah mengacaukan kebahagiaan yg hmpr sj kamu miliki seutuhnya bersama dinda...kamu tidak perlu menyesali semuanya karna aku sangat tau diri...sangat tau posisi aku dimana dan sebatas apa"...jawab ririn masih berusaha tegar,sambil berusaha melepaskan tangannya dari cekalan dira..."Kamu istirahat,aku permisi dulu"...pamitnya beberapa saat kemudian..."Ririn...aku betul2 menyesal"...kata dira sebelum ririn keluar dan meninggalkannya sendiri..."Maafkan aku ra' tapi setelah apa yg kamu lakukan perasaan aku blm bisa dengan mudah diajak berkompromi untuk mempercayai kamu lagi"katanya membatin sebelum melangkah meninggalkan suaminya sendiri...ririn sempat berhenti dan tidak melanjutkan langkahnya ketika rasa sakit menyerang perutnya...dy meringis tapi tetap berusaha baik2 saja terlebih dy menyadari dira masih mengamatinya dari dalam kamar... Om sama tante pasti lagi berbohong khan...enggak mungkin rindra bisa dengan mudah menikah sama orang lain,nadine tau dari dulu om dan tante g suka sama saya tapi bukan seperti ini caranya,apalagi sejak nadine tau klw marsya itu adalah anak temen om yg om suruh untuk mencaritau hubungan nadine dan rindra...om dengan mudahnya mengatur siasat untuk menjatuhkan nadine di depan rindra dengan rekaman yg sama skali sudah om dan marsya atur sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah keburukan di mataa rindra..."Cukup !! Tutup mulut kamu nadine"...suara yg cukup keras menghentikan ocehan nadine..."Marsya memang anak tmn om,tapi om enggak pernah meminta dy untuk menjebak kamu mengakui segala keburukanmu,apa yg terjadi sama hubungan kamu dan rindra mmng sudah seharusnya seperti itu,sudah waktunya terbongkar",rindra tidak pernah mencintai kamu...hubungan kalian hanya sebatas balas jasa,rindra merasa bersalah dan kamu memanfaatkan kesempatan itu...bertahun2 kln menjalin hubungan dengan harapan rindra bisa mencintai kamu tapi nyatanya dy tidak bisa khan...?dinda melakukan segala pengorbanan untuk membuat dirinya bisa mencintai kamu tapi itu tidak semudah yg kamu pikirkan,bertahun2 dy berusaha menumbuhkan perasaan itu tapi nyatanya dy g berhasil,karna cinta itu sendiri datangx dari hati bukan dari rasa bersalah atwpun kasihan,sekarang dimana letak kesalahannya ketika rindra tau kamu sudah membohongi dy,kamu mengatur sebuah sandiwara konyol untuk mengikat dy dalam satu hubungan yg tidak pernah didasari cinta...ketika dy lepas dari itu semua apa dy tidak bisa mencari cinta sejatinya...?jawabnya enggak nadine,rindra sudah menemukannya dan itu bukan untuk kamu...maka dari itu rindra tidak membuang waktunya lama,dan lngsng menikahi wanita yg dicintainya...pa'setiawan menjelaskan sambil menatap tajam ke arah mantan kekasih anaknya...nadine hanya bisa menggeleng sambil sesekali menyeka airmata yg masih mengalir membasahi pipinya..."Kamu jangan berpikir untuk merusak apa yg sudah dibangun oleh rindra krn klw kamu melakukan itu om tidak akan berpikir dua kali untuk menyerahkan rekaman dan semua bukti2 transferan dari rekening rindra ke rekening kamu itu kepihak berwajib dengan tuduhan "penipuan dan pemerasan"... Seketika nadine berhenti menangis dy beralih menatap lelaki paruh baya dihadapannya..."Om tidak akan bisa melakukan itu"...katanya tidak percaya,pa'setiawan hanya tersenyum "tidak ada yg tidak bisa saya lkkn nadine,apalg klw itu menyangkut kebahagiaan anak dan menantu saya"....katanya tegas...sesaat wajah nadine jadi tegang tapi dy cepat menguasai keadaan sebelum pamit "kita liat saja om"...katanya menantang sebelum keluar dari rumah besar milik keluarga rindra... Pagi belum juga datang,matahari belum terbit tapi suara halus itu,belaian lembut dipipinya membuat rindra mau tidak mau harus membuka matanya untuk mencari tau apa yg sedang mengusik istirahatnya "ka'rindra,ayo bangun ka' katanya mw nemenin dinda liat sunrise ntar telat kita g bisa liat lho"... Sudah berulang kali kalimat yang sama keluar dari mulut dinda tapi hasilnya sama saja rindra belum beranjak dari tempatnya juga belum terlihat membuka matanya padahal dinda tau klw sebenarx suaminya itu sudah bangun,dinda menarik nafas panjang..."Y udah dech klw ka2 g mw dinda sendiri saja",katanya mengancam dan mulai beranjak dari sisi suaminya tapi dinda terkejut saat tiba2 pergelangan tangannya dipegang kuat oleh rindra...belum sempat dy protes rindra sudah menariknya kuat hingga dinda jatuh tepat diatas dada suaminya,mata mereka bertemu...dinda yg selalu mengagumi mata tajam suaminya kali itu tidak mampu menatapnya lama2,rindra senyum jail saat dinda mulai menunduk..."Liat sunrisenya besok2 aja yach sayang,kykx seperti ini lebih seru dan lebih indah dech"... katanya menggoda istrinya yg seakan sudah lupa keinginan awalnya...dinda cepat2 bangun dan kembali berdiri tegap..."Hari ini harus jadi ka' klw nunggu besok2 lagi pasti besoknya ka2 masih tetap kasih alasan yg sama,enggak ahhh...dinda sendiri aja klw gitu"...rindra menggeleng geli sebelum akhirnya memilih bangun dan mendekap tubuh istrinya dari belakang "ngambek nich...?" Bisiknya ditelinga dinda..."Enggak,biasa aja" masa...?goda rindra lagi,dinda menghela nafasnya dalam2 sebelum akhirnya berbalik dan meletakkan kedua tangannya dipipi rindra "enggak ngambek ka' kecuali klw ka2 bener2 tega biarin dinda pergi sendiri"katanya dengan mata melotot...rindra tertawa lepas lalu memeluk istrinya sayang "masa tega sich syg,y enggaklah ntar ada yg gangguin kamu lagi klw aku jauh2"...dinda senyum tertahan mendengar jawaban suaminya dan tanpa tunggu lama dy melepaskan diri dari dekapan rindra dan menarik tangan lelaki itu lembut "sayang2anx nanti aja ka' ntar sunrisex kelewat dinda pasti akan marah dan jutekin ka2..."Ancamnya sambil melirik ke arah rindra yg wajahnya berubah tegang..."Iya sayang ini juga d mw berangkat koq" katanya sambil berjalan cepat mendahului istrinya yg hanya bisa tersenyum penuh kemenangan... "Biar cepat sampai ke pinggir pantai kita naik ini saja" kata rindra menunjuKkan sebauh kendaraan beroda dua tanpa mesin kepada istrinya..."Sepeda ka'...?" Rindra tersenyum sambil menaik turunkan alisnya..."Ini salah satu fasilitas disini syg,ada beberapa koq cuma aku menyuruh untuk menjauhkan semuanya dan kita hanya memakai yg satu ini" kata rindra mulai menaiki sepedanya "terus dinda gimana...?tanya dinda kebingungan...rindra kembali menggeleng "kamu aku boncenglah pastinya syg,ayo naik" kata rindra sambil memberi kode pada istrinya untuk duduk didepan sepeda yg dikendarainya..."Dinda senyum manis sebelum akhirnya duduk manis didepan suaminya" "nach gini khan enak,romantis..." Kata rindra di iringi senyum sebelum mulai mengayuh sepedanya,menyusuri jalan yg masih gelap menuju ke pinggir pantai... Menanti matahari terbit adalah satu moment yg tidak bisa dilewatkan oleh orang2 yg memilih gili trawangan sebagai tempat berlibur,dinda hanya bisa termangu saat melihat banyak orang berada dipinggir pantai "jangan heran din,mmng seperti itu khan dimana ada pantai disana pasti ada orang2 yg ingin menikmati dan melihat matahari terbit dan terbenam,tak terkuali ditempat ini juga"...kata rindra menjawab keingintahuan istrinya...dinda mengelus lembut tangan rindra yg masih berada disetir sepeda yang dikendarainya "ka'rindra makasih yach sudah mw menemani dinda"...katanya tulus sambil menengadah menatap suaminya....rindra tersenyum sebelum akhirnya mendaratkan satu kecupan dikening istrinya "sama2 sayang"...jawab rindra singkat,mata keduanya sesaat beradu,mata rindra tak lepas mengagumi kecantikan wanita dihdapannya dan hal itu yg memanggilnya untuk semakin dekat dan mendekati pemilik mata dengan sorot lembut itu...hanya tinggal beberapa saat saja bibir dinda berada dalam penguasaanya saat tiba2 suara2 mengagumi proses keluarnya sang surya dari dalam perut bumi terdengar...dindapun tidak bisa menolak keinginannya untuk melihat itu,berlahan matahari mulai tampak dan sedikit demi sedikit mulai menyinari juga memberikan cahaya kepada penduduk bumi...naik semakin naik hingga terlihat bulat utuh dan hingga akhirnya mampu menerangi semuanya...saat dinda sedang mengagumi itu rindra justru sebaliknya hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal karna dy harus menerima kenyataan klw pesona sunrise itu jauh lebih menarik perhatian istrinya dibandingkan dengan sorot matanya yg sempat menghipnotis dinda untuk semakin dekat.. "Huffft padahal hampir saja"...keluhnya lirih,"Hampir apa ka'...?tanya dinda polos...rindra cepat menggeleng "hampir aja kita telat liat sunrisenya"...kata rindra ngeles...dinda senyum lembut,lalu berlahan berdiri dan menangkup waja suaminya...rindra hanya melotot kaget ketika dy merasakan satu ciuman hangat menyapa bibirnya dengan cepat..."Itu tadi hadiah biar ka2 g ngedumel lagi"...kata dinda sambi senyum tertahan..."Lagi donk tapi yg lama"...goda rindra pada istrinya dan kali ini dinda jawab dengan gelengan tegas "kita jalan2 aja naik sepeda ka' pasti lebih seru..."rindra hanya bisa menurut ketika dinda kembali duduk manis dihadapannya dan meminta dirinya berkeliling sepanjang pinggir pantai menggunakan kendaraan roda dua itu..." Sepanjang jalan dinda terus2an menunjukkan senyum terindahnya...pantai yg bersih,air yg jernih membuat semuanya jadi lebih indah...terlebih ketika rindra mengajaknya untuk bersnorkling dan menikmati keindahan bawah laut..."Indah skali ka',dinda seneng banget dech"...kata dinda setelah mereka melepaskan lelah disebuah restoran sambil menikmati masakan khas lombok untuk menemani makan siang mereka..."Ayam taliwang,plecing kangkung" akhirnya dipilih oleh psangan suami istri itu "katanya ini pedes lho sayang,ntar klw kamu g kuat sama pedesnya aku punya penawarnya" kata rindra menjelaskan setelah hidangan datang sambil mengedip jail ke arah istrinya..."Tapi klw sebaliknya ka2 yg g tahan gimana...?dinda g punya penawarnya lho..." Rindra tertawa lepas "nanti aku ajari gimana cara ampuh menghilangkan rasa pedas",dinda menggeleng dan tidak menanggapi pernyataan suaminya dy terlihat sedang mencampur semua menu kedalam satu piring yg berisi nasi putih...lalu berlahan menyendoknya dan menyodorkannya didepan suaminya "muka mulut ka'"..pintanya di iringi senyum,meski kaget rindra membuka mulutnya juga sambil tetap menatap istrinya dengan cinta..."Enak khan...?tanya dinda setelah suaminya mulai mengunyah...rindra hanya mengangguk saja..."Ini bukan enak lagi din tapi spesial"...jawabnya singkat...dinda hanya tersenyum saja lalu melanjutkan menyuapi suaminya...rindra menahan tangan istrinya dan menggeleng lembut "giliran aku,klw kamu menyuapi aku terus kamu kapan makannya...?dinda tidak bisa menolak karna tangan rindra sudah terulur dan memintanya membuka mulutnya..."Enak g...?tanya rindra berbalik ketika melihat istrinya mulai menikmati menu makan siang mereka,dinda hanya jawab anggukan..."Kata orang pedes ...tapi enggak juga yach"...mgkn krn kamu yg nyuapin kali yach...tebak rindra diirngi senyum...keduanya cuma tertawa sambil menikmati makan siang. Naik kudanya g apa2 khan besok saja din...?kamu ingat enggak tujuan awal kita kemari...?aku cuma tidak ingin kamu kecapean sayang...kata rindra menjelaskan pada istrinya saat keinginan dinda untuk naik kuda pada sore harinya ditolak rindra...dinda mengangguk paham ketika penjelasan dengan nada lembut dan cara penyampaian yg halus sudah diutarakan oleh suaminya..."Tapi janji besok kita naik kuda yach ka'...pinta dinda manja sambil menengadah menatap wajah ganteng suaminya ketika rindra menarik tubuhnya masuk dalam dekapannya...rindra mengangguk pasti,tangannya tak bosan membelai lembut rambut panjang dan pipi dinda dalam diam..."Dulu Waktu kecil dinda selalu membygkan suatu saat akan merasakan naik kuda bersama seorang lelaki seperti sosok pangeran yg ada dalam buku dongeng"...rindra tersenyum lalu berlahan memanggil lembut nama istrinya sehingga dinda duduk berhadap2an dengannya,tangannya mengenggam lembut tangan dinda "dan aku akan mewujudkannya dinda,mewujudkan semua impian kamu"...kata rindra sebelum mencium tangan halus dinda...dinda balas tersenyum kearah suaminya,senyum yang selalu mampu membuat rindra tertarik untuk mendekati dan memiliki pemilik senyum itu...dindapun tidak pernah menolak terlebih ketika dy sudah merasakan sentuhan lembut dari bibir suaminya...dy selalu reflek membalas perlakuan rindra dengan sesuatu yg tidak kalah indah...kembali malam itu hasrat rindra sebagai suami dan orang yg mencintai dinda menuntut untuk melakukan sesuatu yg lebih,apalagi dinda merespon positif setiap tindakan,perlakuan,sentuhan dan belaian yg diberikan suaminya,membuat mereka sama2 ikhlas untuk melakukan hal yg tidak hanya sebatas hak dan kewajiban tapi bernilai ibadah untuk sepasang suami istri seperti rindra dan dinda,senyum menghiasi bibir tipis dinda ketika mendapati rindra tertidur pulas sambil mendekap erat tubuhnya,tangan dinda kembali membelai wajah letih suaminya,tapi senyum bahagia itu masih dapat dilihatnya meski samar membuat dinda yakin dirinya sudah melakukan yg terbaik malam itu untuk suaminya " Dinda percaya ka2 akan sll mewujudkan dan memberikan kebahagiaan buat dinda,karna dindapun akan sll memberikan yg terbaik buat ka2"...kata dinda berbisik sebelum akhirnya mengecup kening suaminya dan menutup malam itu juga dengan senyum bahagia. |
| Gilang Niki Ramadhan |
| DeVha Adyamecca Pamungkas bangun+rumah 's link Saat Rintik-rintik itu datang,aku tahu.. Akan ada hujan lain yg hadir di antara bening kristal yg menetes perlahan di mata'a. Belumkah cukup gumpalan awan mendung, tinggal di dlm rumah hatiku ? Lalu dari mana sang matahari akan bangun dari lelap tidurnya ? Andai aku bisa mengejar kunang-kunang sang pembawa waktu. Akan kukunci sisa-sisa hidupku bersama Nyanyian hujan. Bahagiaku terbawa angin bersama kumpulan debu menyedihkan. Hancur..Tak tersisa sedikitpun tawa yg mengembang Dibibir. Sebab tawa itu telah meramu emosi menjadi desakan luka. |
| Mitsunari Kun Ishida bangun+rumah 's link Summary: Percayakah kau kepada seorang psycho dengan sambit bergagang panjang dan memiliki ujung yg tajam. Serta ukiran tribal pada mata pisau besar yg berwana indigo menyala?? kau harus percaya, karna itu adalah takdirmu….. Genre: Supranatural, Gore, a little bit of Romance, Hurt/Comfort, Angst Char: Noir Granz, Sherryl Alexandra, Rades Warning: CharaDeath, Alur kecepetan, Acak-acakan, EYD gak baku, Typo(s), Miss Typos, Gaje, Abal, dll Please Enjoy The Story (belum beres) A Tale of the Reaper . . Kau yg malam itu menangis sambil tertegun melihat cermin. Pada refleksinya kau lihat seorang anak kecil berumur 4 tahun dan memegang boneka beruang coklat dan memiliki rambut hitam jabrik dengan warna mata yg senada dengan rambutmu, Onyx. Saat itu kau hanya mampu menangis dan memeluk staz, bonekamu. Karna badan mu menggigil mendengar bentakan dan jeritan yg terdengar di luar kamarmu. Bagai sebuah mimpi buruk yang terus-menerus membuat kepalamu sakit, saat itu kau belum tau kenapa didalam isi dadamu yg kecil terasa pedih dan memiliki lubang besar yg menyakitkan.Dan saat itu hanya staz lah yg terus menemani perih dan sakitnya hatimu. Kamu yg sekarang lebih tenang mulai mengusap sisa air mata yg menetes dari onyx indahmu. Kamu pun berjalan pelan menuju pintu dan dengan hati-hati memutar knop pintu. Dan pemandangan di luar kamar terasa sangat asing dan tidak dimengerti olehmu. Saat itu kamu melihat ibumu menunduk dan mengusap pipi sebelah kanannya yg terdapat bekas tamparan. Kamu pun segera mendekati ibumu. Di setiap langkahmu yang kecil dan pelan, di setiap langkah itu kamu merasakan perih yg terus berlipat. Perih yang dirasakan saat melihat orang yang kau sayangi terluka. Ibu mu yang sadar akan kehadiran mu mendongakkan kepala dan tersenyum tulus. Entah kenapa, senyuman yang begitu indah menjadi sangat menyakitkan saat itu. Dia membelai rambut hitammu dan mendekatkan dirinya dengan mu. Dia merangkul tubuh kurusmu kepelukannya. “Noir, jadilah lelaki yang kuat jangan pernah meneteskan airmata.. itu adalah tanda kau lelaki yang lemah. Ibu tak mau ibu melahirkan dan membesarkan lelaki yang lemah.” “ibu tak apa-apa kan?” akhirnya kamu mulai membuka mulutmu dan bergumam pelan, suaramu bergetar dan parau karena menahan perih yang semakin menjadi di dadamu. “ibu tak apa-apa.” kembali ibu mu tersenyum. Saat itu kau merasa sangat aneh dengan ibumu. Masih sempat dia berucap tidak apa-apa dan tersenyum saat kau lihat tubuhnya penuh dengan luka. Saat itu yang tersisa dihatimu adalah rasa benci. Benci kepada ayahmu sendiri karena telah melukai ibumu. Saat itu kau bertekad, kau lah yang akan mengirimnya ke neraka kelak. 10 tahun kemudian………………… Sekarang kamu tinggal di rumah dan keluarga yg berbeda dengan yg kemarin. Kamu tinggal di sebuah rumah mewah keluarga Vladimir. Kamu masih mencoba menutup matamu dan berharap ini hanyalah sebuah mimpi. Tapi apa yg terjadi??? Setiap kau pejamkan mata, maka kau akan melihat siluet bayangan menyakitkan 3 tahun lalu. Waktu itu ayahmu datang dalam keadaan mabuk berat dan dia membawa seorang wanita. Ibu mu yg merasa posisinya sudah tak dianggap lagi keberadaannya mencoba memarahi ayahmu. Tapi ayahmu yg akal sehatnya dipengaruhi oleh alkohol malah mengambil sebuah pistol dengan jenis Dessert Eagle di lemarinya. Jangan heran bila ayahmu mempunyai senjata api itu, karena dia adalah seorang veteran perang. Dan tanpa pikir panjang ayahmu menodongkan senjata api itu ke kepala wanita yang paling kau sayangi. Kau yg saat itu belum mengerti hanya bsa terpaku melihat apa yg dilakukan ayahmu terhadapnya. Wanita itu hanya diam dan menutup matanya, lalu dia berkata pelan “jaga anak kita Dier, Bahagiakan lah dia…. Aku rela bila harus mati ditangan mu, karena aku mencintaimu.” setelah itu kau pun tak ingat apa-apa. Dan satu hal yg kau ingat ada sebuah keluarga kaya yg mau mengadopsi mu, walau kau pun tak mengerti arti kata itu. Setelah kejadian itu, kau hanya bsa murung dan melamun. Semangat hidupmu semakin berkurang dan menipis. Kamu tak pernah bicara hal yg tidak perlu. Diam dan melamun adalah hal yg paling kau sukai. Benci yang tertanam terus menumpuk dan membesar. Bayangan mu kembali menerawang jauh ke belakang, disaaat Ayah bilang ibu hanya pergi tamasya ke luar kota. Dia mengatakan itu sambil menitikan airmata pada mata yg sewarna dengan matamu. Kau pun hanya mengangguk dan berkata “kapan ibu pulang yah?” “ibu mu akan menunggu kita disana, dia tidak akan pulang.” Saat itu kau semakin muak melihat ayah yang menitikan airmata. Rasa kasihan dan sayang kepada ayahmu mulai hadir disaat rasa benci yg semakin membesar setiap harinya. Ingin sekali kau lakukan hal yg sama seperti yang ayahmu lakukan pada mendiang ibumu dulu. Namun sayang saat itu kau terlalu penakut dan lemah. Setiap hari kau habiskan waktu mu dengan bermain di kamarmu bersama staz. Hingga pada suatu hari kau kedatangan seorang anak laki-laki yang masih sebaya dengan dirimu dan memiliki rambut berwarna caramel. Wajah tampan nya terlihat ramah menatap kepadamu. Dia pun mengulurkan tangan berwarna tan nya ke hadapan mu “Rades”, kau pun mengangguk dan menyambut uluran tangan nya. Saat kau menyentuh tangan nya, kau tidak merasakan kehangatan di tangan nya. Dingin, tapi tidak kau pikirkan itu. Kau pun menggumamkan pelan namamu “Noir”. Sejak perkenalan singkatitu, Rades sering datang mengunjungi kamarmu. Dia mengajarimu banyak hal yg hanya kau tanggapi dengan anggukan. Tapi, ada satu hal yg membuatmu mulai memperhatikannya dengan ujung ekor matamu. Dia dapat mengeluarkan sesuatu dari bayangan nya sendiri. Dia mengeluarkan hal yg seram dan mengerikan seperti kelelawar hitam bertaring panjang atau tarantula seukuran dengan piring yg biasa kau lihat di ruang makan. “kau mau kuajari kekuatan ini??” Rades berkata sambil memainkan kelelawar hitam nya Kau menjawab itu dengan anggukan pelan “kan kuajari, tapi ada syarat nya…. Kau harus menjalani “Blood Ritual” Noir, kau akan melakukan kontrak darah dengan Behemoth si penguasa Iblis” Kau yang saat ini tidak mengerti dengan yg diucapkan nya hanya menatap nanar padanya. Semua perasaan berkecamuk dalam pikiran mu. Kesedihan, kesepian, marah dan benci semua berseteru mempengaruhi mu. “aku butuh kekuatan itu, benci ini sudah terlalu lama berada di hatiku. Mungkin bsa kulakukan hal yg dulu sangat takut untuk kulakukan” kata-kata itu terucap di bibir indahmu tanpa kau sadari “ok, semua kekuatan besar memiliki efek yg besar juga ingat lah” Rades mengiris telunjuknya. Darah segar mengalir dari jarinya yg kurus. Dengan darah itu dia menggambar sebuah Pentagram tak beraturan di lantai yg kau jadikan tumpuan berdirimu. Raut muka nya dingin dan dia tidak terlihat kesakitan sama sekali setelah banyaknya darah yang mengucur deras melalui arterinya. Dan setelah selesai dia mengucap pelan mantra yang terdengar sangat sakit mengiris ulu hatimu. “einda rukra kiera nar tra die Noir an her exa griem balooe asmodeous, sephiroth, behemoth, lucifer krie ra kier ra noir granz esk leoi scythe sexa gareza” Begitu Rades selesai mengucapkan mantra aneh itu, kau merasakan seluruh tubuh mu panas dan sakit, kau merasakan seperti ada sebuah kekuatan gaib yang merasuki setiap sel di tubuhmu. Kau meraung, mengerang dan memegang kepalamu yang sangat perih. Setiap sel ditubuhmu terasa sangat sakit. Hingga sampai kau tak sadarkan diri karena rasa sakit itu. Entah berapa lama kau terbaring karena rasa sakit itu, kau pun bangun dari lantai dingin itu. Kau mencari sosok laki-laki berambut caramel di setiap sudut ruang kamarmu. Sosok itu tak ditemukan dimanapun. Kau memegang kepalamu yang masih berdenyut pelan. Kau berjalan keluar kamar untuk mengambil segelas air. Saat berjalan menuju pintu kamar mu kau mendongak ke sudut kamarmu. Ah sudah jam 11 malam begitu batin mu. Berarti hampir 12 jam lewat kau terbaring. Saat kau melewati cermin, kau melihat sosok aneh berdiri didepan cermin. Sosok mu berubah, rambut yang senada dengan mata hitam Onyxmu. Sekarang terlihat berwarna perak dan matamu juga berubah menjadi merah semerah Ruby yang menyala. Kau mengucek pelan matamu tak percaya dengan sosok didepan mu. Sosok itu tak bergeming masih berdiri ditempat bayanganmu berasal. Kau mengangkat tangan kananmu dan sosok itu mengikuti gerakanmu. Kau membuat gerakan aneh dengan sangat cepat tapi sosok itu tetap mengikuti gerakanmu. Saat itu kau mencoba mencabut rambutmu, dan warna nya memang perak. “Noir, ini aku Rades. Saat ini kau pasti merasa asing dengan penampilanmuyang sekarang” Suara aneh itu seperti berada langsung dari gendang telinga mu. Kau mencari asal suara itu dan tetap tak menemukan sosok itu. “hei, kau tak perlu mencariku. Kita terhubung karna kekuatan ini” “kau hanya tinggal berbicara dengan hatimu, tutup matamu dan kau pikirkan sosokku maka kau akan tau dimana aku” Kau mulai mencoba apa yang dikatakan Rades. Kau memejamkan matamu dan mencoba menerawang sosok Rades. Pikiranmu melayang jauh, kau seperti berada diantara mimpi dan terjaga. Antara bayangan masa depan dan masa lalu. Kau melihat sebuah tempat asing yang berbentuk lingkaran dan dikelilingi oleh jurang tak berujung. Ditengah lingkaran itu terdapat pilar cahaya besar yang dasarnya dipenuhi ukiran tribal. Diujung lingkaran itu berdiri kokoh gerbang besar yang terlihat menyeramkan. Kau melihat Rades berdiri disamping pilar cahaya itu. “hei bagaimana hebat kan??” dia mengangkat tangan dan menyapa mu “dimana ini Rades??” “ini adalah Astral Crusade, tempat semua kekuatan dan kebencian berkumpul. Semua dosa dan nafsu semua manusia di bumi pun berkumpul di sini” terang nya Kemudian dia mendekati mu dan menyentuh dahimu dengan kedua jarinya. Setelah disentuh kau merasakan keanehan di badan mu. Seperti ada yang menggelitik di sekujur tubuh mu. Setelah perasaan aneh itu berhenti, kau melihat tubuhmu. Kau kaget dengan apa yang menempel di tubuhmu. Sebuah jubah hitam dan tudung yg menutupi rambut perakmu. Rantai hitam melingkar di pinggangmu. Dan sebuah gulungan kertas yang ujungnya kepala tengkorak bertanduk, bertengger di punggungmu. “apa ini??” “jubahmu, keren kan??” “emm ya… “ “sekarang lihat ke sampingmu” Begitu kau menoleh ke kanan, sebuah sambit bergagang panjang melayang diudara. Aura indigo menyelimuti sambit itu. Ukiran tribal pada mata pisau besar itu menyala. “pegang deathscythe itu. Bila kau bisa memegang dan mengendalikan nya, maka kau telah dipilih takdir untuk menjadi Reaper” “Reaper??? Kau kira aku bodoh percaya pada legenda konyol Pencabut nyawa itu??” Kau terbahak dan berkata sarkastik “kalau itu konyol, bagaimana kau bisa menjelaskan semua hal ini???” tantang Rades sambil tersenyum “tch..” kau mendecih, hati kecil mu memang mulai percaya setelah semua hal aneh yang datang padamu malam ini. Kau mulai mendekati deathscythe itu. Kau julurkan tangan kananmu pelan. Begitu tinggal beberapa senti lagi tanganmu menggapai sambit aneh itu. Kau merasakan aura menusuk yang menyakitkan, rasa sakit itu hampir sama dengan saat Rades mengucapkan mantra aneh tadi pagi. Hanya saja saat ini jubah hitam mu seperti melindungi tubuh dan lengan mu. Saat itu kau merasa kesulitan menggapai benda aneh itu. Saat ini instingmu mulai bekerja. Tanpa kau sadari sebuah rantai keluar dari lengan kurusmu. Rantai itu membelit benda dihadapanmu dan menariknya agar mendekatimu. Akhirnya sambit itu berada di genggaman mu. Saat kau memegang nya, kau merasakan aliran kekuatan yang lebih hebat mengalir dari lenganmu menuju seluruh tubuhmu. “selamat kau sudah terpilih takdir. Kekuatan tiada batas mengalir dalam darahmu, tapi sudah kubilang kekuatan besar akan menghasilkan resiko besar juga.” “apa resikonya?” “yang pertama kau sudah terikat dengan iblis, darahmu sudah menyatu dengan kegelapan kau tak bisa berhenti menjadi Reaper. Kedua, setiap malam menjelang, rambut dan matamu akan berubah menjadi seperti sekarang ini, dan matamu dapat melihat mahluk gaib dan aura di sekitarmu.” “heh, resiko konyol… kau pikir aku takut akan hal itu??” “terakhir, setiap malam kau harus membunuh minimal seorang manusia untuk kelangsungan hidupmu. Setiap kau membunuh kekuatan mu berlipat berkali-kali. Tapi saat kau tidak melakukan itu, kau menjadi lemah dan rapuh. Ingat kau juga abadi sehingga kau tak akan merasakan kematian” “maksudmu??” “kekuatan itu akan menggerogoti jiwamu dari dalam jika tak kau gunakan. Kekuatan itu butuh energi dari jiwa seseorang jadi kau harus melakukan itu atau kalau tidak jiwamu yang akan menjadi santapan kekuatan itu. Bila itu terjadi, lama kelamaan jiwamu akan terbelenggu dan mati, tapi tubuhmu tetap hidup dan merasakan rasa sakit dari jiwa yang terbakar” “baiklah aku siap, lagipula aku punya dendam kepada seseorang yang aku sayangi” kau meracau aneh, kekuatan itu seakan merasuki pikiranmu hingga kau berkata seperti itu. Dalam pikiran dan hatimu kau mulai senang. Setelah sekian lama dendam yang kau tumpuk kepada Dier, ayahmu akhirnya kau bisa mengirimnya ke neraka dengan tanganmu sendiri, seperti keinginanmu. “oh iya aku lupa satu hal Noir” Rades memecah keheningan dan membuyarkan lamunanmu “ada apa katakan saja?” “terkadang ada beberapa orang yang harus kau bunuh sesuai dengan perintahku, ingat kau adalah Reaper. Jadi, kau tak boleh seenaknya membunuh manusia. Dan jika perintah itu telah diberikan untukmu, kau harus melakukannya tidak boleh tidak, mengerti??” “ok, tapi aku punya satu permintaan” kau mulai bangkit dan memainkan scythe-mu. “silahkan katakan Noir, jangan sungkan” “aku ingin membunuh seorang manusia terlebih dahulu, anggap saja sebagai tes pertamaku. Tapi kali ini aku yang menentukan targetku” kau menyeringai, scythe yang kau pegang pun semakin mengeluarkan aura indigo yang semakin pekat. “biasanya setiap Reaper sebelum engkau akan diuji kekuatannya disini. Bersama dengan para Knight Undead” “Knight Undead??” “mereka adalah para kesatria yang tewas saat perang salib berlangsung, mereka diberi kekuatan yang melimpah oleh Behemoth dan jiwa mereka Abadi di sini, antara Dunia Fana dan Akhirat. Berbeda denganmu, mereka tak bisa turun langsung ke Dunia Tengah. Dunia tempat manusia tinggal dan hidup” Rades menjelaskan panjang lebar “kalau begitu boleh juga, apa mereka kuat?” kau mulai tertarik dengan penjelasan Rades “kau coba saja sendiri kekuatan mereka” Setelah mengatakan itu, Rades mengangkat tangannya sampai sejajar dengan bahumu. Di telapak tangannya keluar lingkaran dengan aura berwarna merah kehitam-hitam-an. Sesaat setelah itu dari lantai yang berbentuk lingkaran itu bangkit beberapa tengkorak lengkap dengan baju zirah dan senjata perang yang menempel gagah di tubuh yang tinggal tulang belulang itu. “Undead, Serang Noir !!!!” Rades mulai memerintah dan menunjuk jarinya kearahmu. Kau memegang erat Scythe-mu, hatimu berdegup kencang. Adrenalinmu mulai berpacu seakan berlomba dengan jantungmu. Kali ini adalah pertarunganmu yang pertama, ya kau memang belum pernah berkelahi sebelumnya. Tapi kau menyeringai dan mulai menerjang para undead. “hyaaahhhhhh” kau berteriak melepaskan seluruh kekuatanmu. Kau kemudian melompat dan menikam satu Undead. Undead yang terkena terkaman mu melayang diudara. Tanpa pikir panjang kau langsung melompat tinggi dan merobek tubuh undead itu di udara. Dengan tanpa ampun kau terus melancarkan serangan di udara sampai tulang-belulang itu hancur berkeping-keping. “hancur satu” Lalu kau menerjang cepat 4 Undead lain nya. Mereka menguhunuskan pedang tepat di lehermu. Kemudian kau merentangkan jarimu kearah Undead-Undead itu. Rantai hitam keluar dari lenganmu kemudian membelenggu mereka. Lalu kau melempar Scythe-mu kearah Undead itu dan Schythe-mu menebas leher dan tubuh Undead yang terbelenggu. Setelah Scythe-mu memotong para Undead, kau menarik rantai yang membelit Scythe-mu sehingga sambit itu kembali kegenggamanmu. “tinggal satu yah” kau menggumam pelan. Di sisi lain, Rades memperhatikanmu dan tersenyum. Dia hanya melihat gerakanmu dan tetap masih memainkan kelawar hitamnya. Dia menatapmu sebentar dengan pandangan ‘cepat sekali kau menguasai Deathscythe’. Setelah mengambil nafas sebentar, kemudian kau melesat ke arah Undead terakhir, disaat satu detik lagi kau bertabrakan dengan Undead itu, kau menghentikan gerakanmu dan meletakan telapak tanganmu tepat beberapa inchi dari tengkorak si undead. Lalu dari telapak tanganmu keluar sinar magis berwarna indigo yangmenyinari tubuh undead itu dan membuatnya hancur tanpa sisa. Prok… prok…. Prok.. suara tepuk tangan itu mendekat “hebat sekali, kau bisa menguasai tekhnik Reaper tingkat atas tanpa kuajari” Rades tersenyum “entahlah Instingku melakukan tugas nya dengan baik” jawabmu sambil meletakan Scythe mu di pinggang di tempat rantai hitam yang terbelit itu. “bagaimana ‘rasa’nya undead kami??” “lemah….” “bagus sekali, karna itu yang kuharapkan” “aku ingin kembali ke rumah, aku akan membunuh orang pertama yang dari dulu ingin kukirim ke neraka dengan tanganku sendiri. Aku sudah tak sabar menantikan ini. Tangan dan Scythe ku bergetar karena tak kuat menahannya” kau mulai meracau kembali “baiklah, gunakan pilar cahaya ini” Perlahan kau melangkah pelan menuju pilar cahaya yang sangat tinggi dan indah. Begitu kau memasuki pilar itu, kau merasakan tubuhmu melayang lembut terbawa oleh cahaya yang nyaman. Kau memejamkan matamu mencoba merasakan sensasi hangat dan nyaman setelah sekian banyak rasa sakit yang kau rasakan sedari pagi. Begitu kau membuka mata, kau sudah tiba di kamarmu yang gelap dan sepi. Kemudian kau lihat kembali dirimu didepan cermin. Tak ada yang berubah kecuali sekarang kau mengenakan jubah hitam dan sambit yang tergantung dipinggangmu. Saat ini kau semakin membenci kepada seseorang yang wajahnya sangat mirip dengan mu, kebencian itu semakin besar saat kau melihat wajahmu sendiri. Kemudian kau meninju refleksi itu. “PRAANGGGG !!!!!” “Noir, apa kau baik-baik saja?” Dari bawah terdengar suara ayah angkatmu Vlad D. Gen, yang panik. “tidak apa-apa, aku cuman mengigau dan menjatuhkan cermin kecil” “oh, apa kau terluka??” “tidak, yah… aku baik-baik saja” “baguslah klo begitu, kalau ada sesuatu terjadi turun saja” Begitu suara Gen tak terdengar lagi, kau membuka jendela kamarmu. Kemudian kau melesat secepat kilat keluar. Kecepatan mu sangat luar biasa sampai orang-orang yang masih keluyuran di luar tak menyadari kau yang pergi dengan dandanan aneh dan membawa senjata tajam yang luar biasa besar. Aura kematian yang menyelimutimu membuat orang-orang yang kau lewati merasakan perasaan yang amat sangat menyesakan dada. Dan tak sampai beberapa lama kau sudah sampai dirumah ayahmu, Dier Granz. Saat ini kau sedang memperhatikan rumah ayahmu yang sederhana. Kau berdiri di sebuah batang pohon besar yang tumbuh di halaman rumah ayahmu. Kau melihatnya sedang menegak minuman keras di ruang tengah yang lampunya tidak dia matikan. Sesekali ayah mu melihat ke arahmu karena merasa diawasi. Namun jubah hitam mu menyembunyikan keberadaaanmu. Ayah mu terlihat sangat kacau, dan kau berpikir lebih baik tak usah membunuhnya. Kenangan indah saat kau masih berumur 4 tahun melayang di ingatanmu. Ketika kau bertiga dengan ibumu bermain di taman dan kau digendong ayahmu pada bahunya yang kekar. Kau ingat semua canda, tawa ayah dan ibu mu saat itu. Saat kau menangis dan ibu mu memarahimu karena kau anak yang cengeng tapi saat itu ayahmu membelamu dan mengajak kau pergi ke taman bermain dan mendudukanmu di ayunan. Kau mengingat saat kau bernyanyi lagu favoritmu beserta kedua orang tuamu, saat ayahmu membelai lembut kepalamu dan kau pura-pura tertidur menikmati belaian lembut itu. Kau juga mengingat saat kedua orang tuamu tidur disamping mu saat kau takut akan halilintar yang bersahutan di langit malam. Tak terasa air mata menetes pelan di mata Rubymu. Kau merasakan sakit sekali saat itu di hatimu yang dulu kau tak pernah mengerti arti rasa sakit itu. Namun, saat ini kau mengerti sakit itu dikarenakan kasih sayang. Sisi lain dirimu beranggapan kalau kau menyudahi ini semua rasa sakit itu akan hilang, yah kau tak ingin rasa kasih sayang itu membuatmu lemah dan merasakan sakit itu lagi. Kau juga mengingat saat ayah mu menembak ibumu tepat didadanya. Amarahmu kian membesar saat kau mengingat itu. Kau menggenggam erat Scythe mu. Lalu secepat kilat kau sudah berada di hadapan ayahmu yang sedang menegak minuman keras. Ayahmu terlihat panik dan matanya menyiratkan ketakutan yang tak pernah kau lihat tatapan itu sebelum nya. “Si… siapa kau?? Bagaimana kau bisa masuk???” Saat ini kau sangat menikmati melihat ayahmu dalam keadaan seperti ini, kau merasakan energi baru saat melihat ekpresi takut dan panik seseorang. “ini aku ayah, Noir anakmu” kau berkata dengan nada mengejek “Noir, kau kah itu??? Mau apa kau???” dia terlihat kaget, panik dan tak percaya saat kau menghunuskan Scythe mu ke lehernya Kemudian kau melepaskan tudung yang menutupi kepala mu, begitu wajahmu terlihat ayahmu terlihat sangat kaget dan kau menyeringai “kenapa ayah?? Kaget hah???” kau masih mengejeknya dan mulai mempermainkan nya “mau apa kau??? Jauhkan benda ini dari hadapan ku” “aku ingin membunuhmu yah, aku ingin merasakan darahmu, aku juga ingin melihat ayah di neraka, hahahahaha” kau mulai tertawa angkuh “kenapa kau ingin membunuhku Noir??? Aku ayahmu.. kau darah dagingku??” “pertanyaan itu juga ingin kutujukan kepadamu, ayah kenapa kau membunuh ibu hah???” nadamu masih terdengar santai tapi tetap mengintimidasi ayahmu “maafkan ayah Noir, saat itu ayah lepas kendali… ku mohon ampuni ayah Noir” “hahahaha kau meminta maaf dan memohon ampun pada ku???? Apa saat itu ayah juga mengampuni ibu hah???” Kemudian dengan tanpa ampun kau membelah dadanya dengan Schyte mu, seketika darah mengalir deras dari dada ayahmu. Ayahmu menjerit kesakitan dengan dada yang menganga dan kau menikmati tiap detik dari jeritan ayahmu. “kau tau yah?? Aku ingin kau merasakan rasa sakit yang kurasakan selama 10 tahun ini saat kau menembak ibu dan menyiksa ibu di hadapanku. Rasa sakitnya lebih dari yang kau rasakan sekarang aku ingin kau juga merasakan itu” kau membentak tepat di hadapan wajah ayahmu dan menjenggut rambut jabrik ayahmu. “maafkan aku Noir, maafkan ayah” Dier menangis dihadapanmu Kemudian kau mulai memotong jari-jari ayahmu “jari ini… jari ini yang mebuat ibu terluka dan mati” kau mulai meracau tak jelas Ayahmu semakin menjerit dan darah mengucur dari dada dan tangan nya yang sudah tanpa jari itu. Lalu kau mulai menikam dada ayahmu tepat di jantungnya berkali-kali. Sampai akhirnya ayahmu menghembuskan nafas terakhirnya karena kekurangan darah dan jantung yang terluka parah. Saat itu kau mendengar ayahmu menggumamkan sesuatu sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya “terima kasih Noir, kau membuat ayah sadar betapa ayah telah melakukan kesalahan kepada ibu dan kau…. Aku bahagia bisa mati ditanganmu karna aku memang salah. Terima kasih sampai jumpa” Kau merasakan seluruh roh dari ayahmu masuk menuju kertas yang menempel di punggungmu. Kau merasakan energi yang sangat kuat masuk ke tubuhmu. Kau mulai tertawa senang, keinginan mu terwujud setelah sekian lama. “ha..hahahhahahahhah merengek dan matilah kau hahahahahahahaha” Kau terus meracau hingga tanpa kau sadari kau duduk dihadapan mayat ayahmu yang terlihat sangat mengerikan dgn lubang didada yang hampir membelah tubuhnya menjadi 2. Semua organ tubuh ayahmu sudah terlihat tak berbentuk dan tidak pada tempat yang seharusnya. Jantung yang rusak dan telapak tangan tanpa jari semakin menambah kesan menjijikan. Kau duduk dan menutup kelopak mata ayahmu yang masih terbuka “ayah, maaf aku telah membunuhmu karena dendam… semoga Tuhan akan mengampuni semua dosa-dosamu, aku tak kan pernah melupakan rasa kasih sayangmu. Rest In Peace, Dad” Setelah selesai, kemudian kau melompat keluar dan kembali ke rumahmu. Saat itu fajar sudah menyingsing dan matahari telah mulai mengintip di ufuk timur. Sinarnya yang hangat lama kelamaan mulai melemahkan kekuatan mu. Kecepatan gerakmu berkurang drastis dan jubah mu perlahan-lahan mulai menguap dan menghilang bersama dengan semua barang aneh yang kau dapat. Penglihatanmu mulai jelas dan tak berwarna indigo lagi, rambut perakmu perlahan memudar dan berwarna hitam. Dan saat semua kembali seperti semula kau mulai tak sadarkan diri dan terjatuh ke rerumputan yang empuk. Dari jauh, Rades yang memperhatikanmu tersenyum licik. Entah apa yang dipikirkannya saat itu. Kau bisa merasakan itu karena kau terhubung dengannya. Dan ketika kau sedang terpejam dan mengumpulkan energi untuk bangkit, kau dikejutkan oleh suara wanita yang lembut dan indah. “hei, sedang apa kau? Kau tak apa-apa??” Dia terus mengucapkan kata-kata yang sama sampai akhirnya dia memberanikan diri untuk menyentuh pipimu pelan. “halus sekali” batin mu Kemudian kau pun mulai membuka mata dan melihat sosok wanita yang menyentuhmu. Seorang wanita dengan rambut blonde panjang dan mata berwarna Aquamarine yang indah menghiasi wajahnya yang polos dan lugu. Kau menebak umurnya masih sebaya atau mungkin lebih tua beberapa tahun darimu. Saat kau bengong memperhatikannya, wanita itu menolehmu sambil memiringkan kepalanya sedikit ke kanan yang membuatnya semakin indah dan manis untuk dilihat. Tanpa kau sadari terlihat semburat merah tipis di pipi mu.. “hei… kenapa kau tiduran di rumput??” wanita itu mulai membuka pembicaraan “errr… siapa yang tiduran hah?? Kepalaku pusing” kau membuang mukamu menyembunyikan semburat merah itu “oh iya, namaku Sherryl, Sherryl Alexandra.. kau siapa??” wanita itu mengulurkan tangan nya “Noir Granz” kau menyambut uluran tangan itu. Setelah pembicaraan singkat itu kau bangkit berdiri, tapi sepertinya tubuhmu masih terlalu lemah untuk berdiri. Kau limbung dan sepasang tangan kecil yang halus menopang bahu mu “hati-hati” “ya, terimakasih” kau menepis pelan tangan kecil itu, kemudian kau berjalan pelan ke arah rumahmu, dan tanpa kau sadari Sherryl mengikuti langkah pelanmu. “aku baru pindah kesini Noir, aku tak punya teman” Sherryl mencoba mensejajarkan diri dengan mu “hm” “apa maksud ‘hm’ mu itu Noir??? Apa kata ‘hm’ itu ada di kamus logat Osaka ya???” “tidak, itu maksudnya iya….” Kau mulai terkikik pelan dan wanita itu merajuk dan memajukan sedikit bibirnya, yang sukses membuat dia tambah cantik dan lucu “memang kamu pindah darimana ????” kau mulai memberanikan diri berbicara “Hokkaido, perusahaan ayahku pindah kesini jadi apa boleh buat” dia kemudian tersenyum “oh pantas saja logat mu sedikit… errrr .. aneh” “hm, iya haha… oh iya rumahku disini, kau mau masuk dan bermain bersamaku??” “tidak usah rumahku 2 blok lagi dari sini, itu yang rumah nya sedikit berkesan eropa” kau menunjuk rumah mu “wah keren sekali, nanti aku main kesana bolehkan???” dia terlihat sangat antusias “hm” kau mengangguk dan meninggalkan nya “Noir, terimakasih yah kau adalah teman pertamaku disini. Salam kenal” dia berteriak dan melambaikan tangannya Hatimu saat ini begitu tak bisa kau jelaskan. Kau mendadak merasakan perasaan menggelitik aneh di perutmu. Sepanjang perjalanan kau mulai berfikir, seperti ada sesuatu kekuatan yang mengubah hidupmu dan sikapmu yang dulu diam dan sekarang kau mulai banyak bicara. Kau merasakan lubang didadamu seakan terpenuhi dan menutup saat kau mulai membayangkan wajahnya yang mulus bagai porselen dan senyumnya yang menghangatkan bagai sinar mentari senja tak lupa Aquamarine nya yang sudah pasti meneduhkan hati siapa saja yang melihatnya. Tak terasa senyuman kecil tersungging di wajahmu yang sudah hampir 10 tahun senyuman itu tak pernah terlihat di wajah tampanmu. Ya rasa yang tak pernah kau sadari adalah rasa cinta. Cinta itu mulai tumbuh di hati yang sudah sekian tahun terisi kepedihan dan rasa sepi. Namun, kau tak pernah menyadari sesungguhnya cinta itulah yang membuatmu semakin menderita kelak. “A Tale of the Reaper” Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, saat ini kau menghadap cermin dan melihat sosokmu yang sekarang. Rambut onyxmu semakin jabrig dan panjang dan sekarang tinggimu sudah sampai seimbang dengan cermin didepanmu. Garis rahangmu mulai terlihat kuat menandakan kau sudah dewasa. Ya, sekarang umurmu genap 21 tahun. Sudah tak terhitung berapa jumlah manusia yang kau bunuh, dan sudah tak terhitung pula roh dari setiap orang yang sudah masuk gulungan di punggungmu. Kau mulai mendekati cermin itu dan menyingkirkan rambut yang menutupi sebagian mata kananmu. Kau kumpulkan semua rambut itu dan kau ikat ke belakang seperti ekor kuda. Tatapanmu sekarang terlihat lebih kuat. Kau mulai memakai kaos hitam mu dan jeans sewarna dengan kaosmu. Kau mulai mondar-mandir dihadapan cermin dan berulang-ulang melihat jam yang tergantung di dinding kusam kamarmu. “masih lama yah” batin mu. Hari ini kau ada janji dengan Sherryl, ini hanya sebuah janji biasa dan bukan kencan. Tapi kamu ingin dia tahu perasaanmu dan pada hari ini kau ingin mengungkapkan rasa yang terus bergejolak semenjak pertemuan pertama mu di taman saat kau masih berumur 14 tahun. Perasaan yang membuatmu nyaman berada di dekatnya, perasaan yang dulu selalu kau abaikan karena kau tau rasa cinta hanya akan membuat luka-luka baru pada hidupmu. Namun bagaimana pun kerasnya kau mencoba membohongi hatimu, rasa itu malah semakin menghantui hidupmu. Dan akhirnya setelah kau berpikir dengan kepala dingin, dan melihat perilaku Sherryl saat bersama dengan mu, kau mulai mempercayakan rongga kosong di hatimu yang penuh penderitaan kepada Sherryl Alexandra. “Ready, Steady can’t hold me back Ready, Steady Give me good luck Ready, Steady never look back Let’s get starter Ready, Steady, Go !!!” Terdengar penggalan dari lirik lagu Laruku di hp mu, kau kemudian menyambar cepat dan melihat isi E-mail dari orang yang kau tunggu. From : Sherryl Subject: Aku sudah selesai Noir, aku sudah selesai kau mau jemput jam berapa?? Kau pun kemudian membalasnya To : Sherryl Subject: I’ll come Tunggu sebentar kau kan kujemput. Kemudian secepat kilat kau naiki mobil sport hitam yang senada dengan kostum yang kau pakai, entah kenapa warna itu seakan memberi ketenangan dalam hari-harimu. Warna itu seakan mengesankan apa yang terjadi padamu yang selalu sendiri dan gelap. Saat ini hatimu terus berdebar seakan berpacu dengan mobil yang kau kendarai, kau sudah tak sabar untuk bertemu dengan Sherryl, yang sudah setengah tahun yang lalu keluarganya pindah ke Sapporo karena urusan bisnis ayahnya. Dan untungnya Sherryl kuliah masih di Higashi yang masih termasuk distrik Osaka. Tak sampai 15 mnt kau sudah sampai disebuah gedung universitas hukum ternama di Osaka. Kau pun mulai memarkirkan mobil sport hitam itu diantara mobil-mobil mewah yang berjejer disana. Setelah dirasa cukup, kau membuka pintu mobilmu dan melihat sosok seorang wanita berparas bidadari itu. Matamu mulai berkeliling mencari si blonde yang sudah mengambil hatimu. Dan tak lama Onyxmu terpaku pada sesosok wanita yang bila disandingkan dengan bidadari pun akan membuat bidadari itu merasa iri dengan kecantikan yang dimiliki wanita itu. Kau tersenyum kecil melihat betapa anggun nya dia memakai cardigan senada dengan mata aquamarine yang selalu berbinar itu, ditambah syal tipis senada dengan rambut blonde nya yang dia gerai. Sosok itu menyunggingkan senyum saat mata aquamarine nya bertemu dengan onyxmu. Dan kali ini kau berani bersumpah, kau bahkan rela mati saat ini juga setelah melihat senyumnya yang menawan. Hanya saja pikiran itu kau enyahkan karena kau sadar, kau adalah seorang Reaper yang immortal. “sudah lama menunggu, Noir-kun?” Kau pun tersadar dari imaji-mu, dan menyadari wanita yang selalu kau kagumi berjalan perlahan mendekatimu “hm, lumayan” To Be Continue (pusing ga dapet inspirasi) |
| Hasegawa Yuuki www.facebook.com bangun+rumah 's link |
| Karya Cerita Tentang Smash II bangun+rumah 's link cdh ini pernah adm post di twitter . CDH (Keajaiban Cinta) Part1 “yaaah papa….masak gak boleh lagi sich? Kan konsernya pas libur panjang pah?” katamu kepada seseorang yang tak lain adalah papamu itu. “sekali papa bilang enggak, tetep enggak sayang” jawab papamu lembut sembari membelai rambut putri kesayangannya . “tapi kenapa paaa??? Oke (sebutnamakamu) janji dech gak jajan 5 bulan kalo (sebutnamakamu) diijinin nonton konsernya” pintamu memelas kepada papamu. “no way…..” ucap papamu lagi. “kenapa sich papa enggak prnh ngijinin (sebutnamakamu) nonton konsernya smash pah? Papa tau sndri kn klo aku itu fans beratnya smash?” tanyamu cemberut “emang apa sich untungnya nonton konser mereka? Toh juga kamu Cuma bisa liyat dari jauh kan?” papamu malah balik bertanya padamu, itu membuatmu bertambah kesal. “iiih yudah sich….papa jahat sama (sebutnamakamu)!” gumammu seraya pergi meninggalkan papamu. Papamu hanya bisa menggeleng melihat kelakuan putrid semata wayangnya yg sperti itu. ** Kamu adalah seorang siswi kelas 12 di SMA N 1 Denpasar. Papamu adalah seorang pemilik salah satu hotel di Bali. Dan mamamu juga memiliki beberapa butik dan salon yang tersebar di beberapa wilayah di bali. Sebagai putrid semata wayang, tentunya kamu sudah terbiasa hidup dimanjakan oleh orangtuamu. Bahkan bisa dikatakan kamu adalah anak yg sangat manja. Disamping manja, kamu juga cengeng, childies, dan apalah itu namanya. Apapun yang kamu inginkan, sebisa mungkin orangtuamu akan menurutinya. Kecuali yang satu ini, dari dulu orang tuamu tidak pernah sekalipun mengijinkanmu untuk bertemu dengan BoyBand idolamu, yaitu smash. Entah kenapa ayahmu begitu melarangmu, padahal ayahmu akan mengijinkan jika kamu ingin nonton konser artis lain. Yup, kamu adalah penggemar beratnya smash. Terutama member yg brnama Bisma Karisma. Kamu sngat mengagumi sosok Bisma. Menurutmu, bisma adlah ssok pria idamanmu. Dimatamu, bismalah pria paling sempurna. ** “(sebutnamakamu) bangun… udah pagi sayang” kata seorang wanita yang kini sedang ada di kamarmu. Untuk apa lagi kalau bukan untuk membangunkanmu? “ntaran dech mah 5 mnit lagi” jawabmu yang masih memejamkan mata. Yup, dia adalah mamamu. Mama tersayangmu satu-satunya “ini udah siang lo sayang…kan sekarang hari pertama UASmu” kata mama lagi. “iya…iya dech (sebutnamakamu) bangun mah” balasmu yang kini mulai bangun sambil mengucek- ucek matamu yang sebenarnya masih ngantuk. “yudah mama sama papa tunggu di meja makan ya?” ucap mamamu mencium keningmu sesaat lalu pergi meninggalkanmu. Setelah beberapa saat kamu ngumpulin nyawa *eeehh*, kamu lansung pergi ke kamar mandi. Untuk apa lagi kalau bukan untuk mandi? 15 menit kamu keluar dari kamar mandi, kemudian kamu bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah karena memang ini adlah hri prtama UAS (Ulangan Akhir Semester) di sekolahmu. ** “gila bner! Nich soal kok susah ya?” gumammu lirih agar tidak terdengar teman-teman yang lain apalagi pengawas ruangan. Saat ini kamu memang sedang mengerjakan soal ulanganmu. Dan menurutmu soal ini lumayan susah, karena memang kamu amat sangat tidak menyukai pelajaran Fisika. Bagimu, fisika itu gak penting ! karena apa? Apa semua rumus-rmus ini akan brguna dlm khidupan sehari-hari? Itu fikiranmu mengenai plajaran Fisika. * “eeeh non (sebutnamakamu) sudah pulang?” Tanya Bi Inah Pembantumu yang melihatmu baru dating. “iya nich bi…capek” jawabmu sembari membanting dirimu di sofa. “loh kok capek non? Emangnya disuruh ngapain disekolah? Enggak disuruh kerja keras kan?” Tanya bibi polos. “iiih bukan itu mksud aku bi, tpi otak aku yg cpek. Cpek mikir” “oooh bibi kira non disuruh krja kras?” ** 2 minggu telah berlalu, hari ini adlah hari dimana nilaimu selama satu semester akan kamu ketahui. Dan betapa bahagianya kamu saat gurumu mengumumkan juara- juara umum di sekolahmu. Dan yg membuatmu bahagia adalah kamu termasuk dalam sang juara itu. Wlaupun tidak berhasil mendapat pringkat prtma, namu kamu harus sngat brsyukur krna kamu mndapat pringkat 2 umum. Ini mnjadi kebanggan trsendiri untukmu dan tentunya kedua orangtuamu. Malamnya di ruang keluarga…. “pah, (sebutnamakamu) kan udah bkin bangga papah nich, masak (sebutnamakamu) tetep gak boleh nonton konser smash sich?” “tetep enggak boleh syang” “please pah, skaliiiii aja?” pintamu memelas. “no no no” jwab papamu smbil menggelengkan telunjuknya. Entah ini sudah kali keerapa kamu memohon pada papamu agar diberi ijin nonton konser idolamu itu. Namun lagi-lagi usahamu itu NIHIL. Mau bagaimanapun kamu merayu papamu, papamu akan tetap pada pndiriannya. “papa iiih jahat amat sama anak” “bukan gitu sayang, kamu hrus ykin sma papa, kalo suatu saat nanti kamu psti akn brtmu dengan yg nmanya bisma” “tapi kapan paaah? Papa SOK TAU ih” Papamu hanya tersenyum menanggapinya. “bgaimana kalo kamu papa ajak ke Bandung untk hdiah lburanmu? Kamu blum prnh kbandung kan sblumnya?” Tanya papamu tiba- tiba. Kamu Nampak berfikir, memikirkan awaran papamu. “siapa tau aja kalo aku ke bandung, aku bisa ktmu bisma? Dsna kn kota aslnya bisma?” gumammu dlam hti. “iya dech (sebutnamakamu) trima twaran papa. “naaaah gtu donk ” Sinopsis: Papamu mengajakmu liburan dirumah salah satu sahabat lamanya yg terletak diBandung. Awalnya kamu tidak berminat untuk menerima tawaran dari papamu itu. namun setelah kamu ingat-ingat lagi, Bandung adalah kota asal idolamu. Yup, Bisma Karisma. Salah satu personil BoyBand yg sudah cukup dikenal oleh maysarakat Indonesia, Sm*sh. Kamu berharap diBandung nanti kamu akan bisa bertemu dengannya. Namun ternyata, hal yg sama sekali tidak kamu duga sebelumnya terjadi. Ternyata kamu dan bisma akan tinggal disatu rumah yg sama nantinya. Sahabat lama papa kamu ternyata adalah orang tua bisma. Tentunya kamu sangat tidak percaya dan tidak menyangka akan dihadapkan pada situasi seperti ini. Awalnya, bisma bersikap sangat cuek terhadapmu, namun lama- kelamaan, bisma mulai bisa bersikap biasa denganmu. Setelah kamu sudah mulai akrab dengan bisma, datanglah kekasih bisma yg bernama franda. Franda Nampak tidak suka dengan kedekatanmu bersama bisma. Entah mengapa, kamu merasa cemburu setiap kali melihat franda bersama bisma. Nampaknya perasaan kamu saat itu sudah lebih dari sekedar perasaan seorang fans terhadap idolanya. Disisi lain, kamu memiliki suatu masalah yg hanya kamu yg mengetahuinya. Ternyata selama ini kamu mengiap penyakit kanker. Tentunya penyakit ini dalah penyakit yg sangat mematikan. Sebenarnya, sudah 6 bulan yg lalu kamu mengetahui hal tsb, namun kamu enggan memberitahu orang tuamu apalagi orang lain. Kamu lebih memilih menyimpannya sendiri. Bagaimanakah kelanjutan hubunganmu bersama bisma? Apakah bisma memiliki perasaan yg sama denganmu? Lantas bagaimana dengan penyakitmu itu? apa penyakit itu akan merenggut nyawamu? MinW |
| See Izza Wish bangun+rumah 's link Selesai dr toilet,Aku pun segera menuju tempat tadi dimana Aku dan Ka Gilang berada "Loh,itu ka Gilang sama siapa?"gumamku saat melihat Ka Gilang tengah berbicara dg seorang wanita,tapi Aku tak tau siapa wanita itu karena wanita itu membelakangiku.Aku pun bermaksud menghampiri mereka "Aku ga nyangka bisa ketemu sama Kamu disini,Aku kangen banget sama Kamu"seru wanita itu dan langsung memeluk erat tubuh Ka Gilang yg membuatku terperanjat kaget dan langkahku pun langsung terhenti seketika."Beb,maafin Aku yah dulu udah ninggalin Kamu.Tapi sampai sekarang Aku masih sayang sama Kamu,Aku cinta banget sama Kamu.Kamu mau kan maafin Aku?"tanyanya yg membuat jantungku rasanya mau copot "Beb..sayang..cinta..siapa sih cewek itu?"batinku bergejolak,Aku pun memutuskan untuk tetap mendengarkan pembicaraan mereka dibelakang."Hah,dia kan cewek yg tadi Aku tabrak di toilet"gumamku kaget saat mengetahui wajah wanita itu.Aku bingung,apa Ka Gilang kenal dg wanuta itu,dan apa hubungan mereka? "Beb,Kamu kok diem aja sih?Kamu ga kangen sama Aku?"rajuknya lagi sambil memeluk lengan Ka Gilang dg manjanya makin membuat hatiku tak karuan "Nay,ini tempat umum,jangan begini dong"protes Ka Gilang sambil menepis tangan wanita itu "Nay??sepertinya Aku pernah denger nama itu"gumamku mengingat2."Hah,Nay..jangan2 dia Nay.." "Abis Kamu dr tadi diem aja sih.Kenapa sih Beb?"tanyanya lagi manja "Sebaiknya Kita ga bicara disini,Kita cari tempat yg lain"suara Ka Gilang mulai terdengar,tapi Dia juga membuatku kembali terkejut karena Aku melihat Ka Gilang menarik tangan wanita itu dan pergi dr tempat mereka "Loh,Ka Gilang mau kemana sama cewek itu?"gumamku penasaran,saat Aku ingin mengejar keduanya,tiba2 ada suara yg menghentikan langkahku "Kamu Tiara kan?"tanya seorang laki2 yg sudah berada dibelakangku "Iya,Kamu siapa yah?"tanyaku memperhatikan sosok laki2 itu,tampak tak asing dimataku,tapi Aku lupa dia siapa "Ya ampun Ra,masa Kamu lupa sih.Ini Aku,Ryan,Kita dulu satu SMA bareng.Aku ini mantan calon pacar Kamu yg udah nembak Kamu hampir 10 kali tapi ga pernah diterima sekali pun"cerocosnya menjelaskan."Gimana inget?"tanyanya dg tampang yg sangat lucu sampai membuatku tertawa cukup keras dan melupakan masalahku."Udah ketawanya,sekarang inget ga?percuma ketawa keras2 tapi tetep ga inget sama Aku"ucapnya dg wajah sedihnya "Iya..iya..sekarang Aku inget Ka Ryan yg katanya paling ganteng se-ragunan itu"jawabku meledek dg tawaku,dia memang Kakak tingkatku dulu semasa sekolah dan apa yg diucapkannya memang benar."Ops,sorry.Just kidding Ka.."ucapku tak enak juga baru bertemu udah Aku ajak bercanda seperti ini "No problem.Tapi sumpah Aku ga nyangka bisa ketemu disini sama Kamu.Kamu makin cantik yah,jauh dr jaman SMA dulu"pujinya "Terima kasih..Kakak juga makin ganteng kok,Aku aja pangling tadi liatnya"jawabku "Pastinya..jadi gimana,sekarang bisa berubah pikiran dong"ucapnya "Maksudnya?"tanyaku bingung "Ya,Aku bakal nglakuin ke11 kalinya,dan Kamu harus terima Aku sekarang"paksanya dg wajah yg sok serius "Maaf Ka,sebenernya sih pengen terima,tapi apa daya,ini.."jawabku sambil menunjukkan cincin pernikahanku "What..Kamu udah nikah?"tanyanya melotot "Yes Sir"jawabku menahan tawaku "Yg bener Ra?sama siapa?"tanyanya seperti orang yg sedang mengintrogasi "Alhamdulillah Aku udah nikah sama Kakaknya Gea,Ka Ryan masih inget kan Gea sahabat Aku?"tanyaku "Oh iya,sahabat cantik Kamu itu.Jadi sekarang kalian jadi ipar?"tanyanya dan Aku hanya mengangguk."Oke,kalo ga bisa dapet Kamu,boleh dong dapet sahabatnya"pintanya dg muka serius "Maaf lagi Ka,dia udah punya calon"jawabku sedikit tak enak melihat wajah melasnya "Dasar yah kalian ini benar2 kompak,sama2 nolak Aku gara2 udah punya pasangan.Sedihnya diriku"ucapnya sok dramatis dan Aku hanya bisa tertawa saja melihat ulahnya "Ternyata Kamu disini.."seru sebuah suara diikuti sebuah tangan yg melingkar tepat dipinggangku "Ka Gilang.."seruku sedikit kagetelihatnya dan matanya yg sedikit berubah "Aku cariin Kamu kemana2,ternyata lagi disini"ucapnya sambil melirik kearah Ka Ryan dg tatapan yg tak bersahabat "Aku dr tadi disini aja kok.Malah Kakak yg ngilang entah kemana"jawabku sedikit menyindirnya,kesal juga ditinggal sendiri gara2 nemuin sang mantan kekasih "Maaf,tadi Aku ketemu sama temen"balasnya dan akhirnya Kami berdua sam2 diam sampai akhirnya suara deheman dr Ka Ryan membuyarkan Kami berdua "Oh iya,kenalin Ka,ini Ka Gilang,kakak kelas Aku dulu semasa SMA.Dan Ka Ryan,kenalin ini suami Aku,Ka Gilang"ucapku mengenalkan mereka berdua dan keduanya pun saling berjabat tangan "Kamu tenang aja Lang,Aku ga maksud godain istri Kamu kok.Udah cukup Aku ditolak sama Tiara untuk ke 11 kalinya"canda Ka Ryan "Oh ya?begitu spesialnya"jawab Ka Gilang melirikku dan Aku sedikit malas menanggapinya "Iya dong,Kamu beruntung bisa dapetin Tiara,dulu banyak loh cowok2 yg ngantri mau jadi pacarnya,tapi ya gitu,pada mundur perlahan gara2 ditolak mulu sama Tiara"cerita Ka Ryan heboh "Kakak berlebihan.."elakku.Aku lebih banyak ngobrol atau bercanda dg Ka Ryan dan tak mempedulikan Ka Gilang disampingku "Sebentar yah Aku angkat telp dulu"pamit Ka Gilang,Aku hanya mengangguk dan membiarknya pergi "Kalian lagi berantem yah?"tanya Ka Ryan yg membuatku sadar kalau tingkahku dan Ka Gilang diperhatikannya."Pasti gara2 Kamu liat suami Kamu tadi pergi sama Nay yah?"tanyanya lagi yg membuatku semakin kaget "Kakak kenal sama Nay?"tanyaku penuh selidik "Siapa sih yg ga kenal sama dia,dia kan model interasional yg terkenal.Apalagi di Perancis.Aku juga cukup kenal dekat sama dia karena Kita pernah kuliah bareng disana"jawabnya "Ohh.."hanya itu yg bisa kuucapkan "Memangnya Gilang kenal sama dia?"tanyanya "Hmm,,mungkin.."jawabku mengambang dan Ka Gilang pun sudah kembali "Yaudah,Aku duluan yah,mau nemuin temen2 yg lain"pamit Ka Ryan pada Kami berdua dan Aku pun membiarkannya pergi Setelah Ka Ryan pergi,Aku dan Ka Gilang pun kembali sama2 terdiam "Kita pulang yuk"ajaknya,Aku hanya mengangguk dan mengikuti langkahnya untuk berpamitan pd si empunya hajat sebelum Kami meninggalkan pesta ini."Kamu kemapa sih?"tanya Ka Gilang saat Kami dalam perjalanan pulang "Gpp.."jawabku singkat dan tetap memandang jalanan malam dr jendela mobil "Tapi dr tadi Kamu diem aja"ucapnya lagi "Haduh,,apa Aku salah yah diemin Ka Gilang begini.Aku kan juga belum tau masalah yg sebenarnya seperti apa"gumamku merasa sedikit bersalah "Ra.."ucapnya lagi menyentuh tanganku dan Aku baru sadar kalau Kami sudah sampai didepan rumah "Kakak mau jujur sama Aku?"tanyaku dan mencoba menatapnya,dia hanya mengangguk dan tersenyum padaku."Tadi Kakak kemana?"tanyaku lagi "Kapan?"tanyanya balik "Waktu Aku ke toilet.."jawabku dan sempat terlihat wajah Ka Gilang yg terkejut,tapi hanya sebentar "Oh itu,kan tadi Aku udah bilang kalau Aku ibis nemuin temen Aku"jawabnya lagi "Cewek atau cowok?"tanyaku menyelidiki "Hmm,cewek.."jawabnya sedikit ragu "Siapa namanya?"selidikku lagi "Kamu kenapa sih?"tamyanya bingung dg sikapku "Jawab aja.."desakku "Kamu sekarang galak yah"gumamnya "Kak..."desakku makin keras "Iya,ini Aku jawab.Namanya Nay,dia temen Aku dulu di SMA"jawabnya dan Aku sangat bersyukur dia mau menjawabnya dg jujur "Temen apa temen?pacar Kakak kali.."selidikku lagi tak puas "Apapun itu buat Aku ga penting,karena itu hanya masa lalu Aku.Dan sekarang masa depan Aku bersama Kamu,jadi yg terpenting adalah Kamu.Cuma Kamu yg Aku cintai,ga ada wanita lain dihati Aku selain Kamu"jawabnya sambil membelai wajahku dg kedua tangannya yg membuatku benar2 tersentuh "Kakak janji yah ga akan ninggalin Aku"pintaku menggenggam kedua tangannya yg ada dipipiku "Aku janji.."jawabnya mencium kedua tanganku,Aku pun langsung menghambur kepelukannya Aku mengambil baju yg pernah Gea kasih buat Aku,dan dg sembunyi2 membawanya kekamar mandi.Ka Gilang yg duduk diranjang dan tengah sibuk didepan laptopnya sepertinya tdk menyadari apa yg Aku lakukan "Ya ampun,gila ini baju,tipis banget.."gumamku begitu kaget melihat diriku didepan cermin yg mengenakan lingerie merah marun yg begitu transparan dan memperlihatkan lekuk tubuhku."Aduh,ga mau ah pake beginian"gumamku dan ingin melepas gaun itu tapi Aku urungkan dan menarik nafasku dalam2."Huft,tenang Tiara..tenang..harusnya Kamu ga usah merasa malu atau geli,ini kan juga buat menyenangkan hati suami kamu sendiri,ibadah.."gumamku menyemangati diriku sendiri.Setelah menarik nafas dalam2 dan benar2 tenang,Aku pun memutuskan untuk keluar dr kamar mandi.Aku melihat Ka Gilang yg masih serius didepan layar laptopnya."Belum selsai juga Ka?"tanyaku sambil duduk disampingnya "Ini bentar lagi kok,tinggal di save aja"jawabnya dan belum melihatku "Ini kan udah malem,istirahat dulu dong ka"ucapku lagi "Iya sayang,nih udah selesai nih"jawabnya sambil menutup laptopnya dan menaruh ny laptopnya dimeja disamping ranjang,dan begitu dimenoleh kearahku,dia tampak terkejut saat melihatku "Kakak kenapa sih mandangin Aku nya gitu banget"ucapku merasa jengah dg tatapannya,tapi dia tak bereaksi sama sekali."Ka Gilang..ihh.."jeritku langsung mencubit pinggangnya "Aduh,sakit sayang..cium aja dong.."godanya sambil memanggilku dg sebutan sayang dan membuat hatiku serasa berbunga2 "Abis Kakak ngliatin Aku nya gitu banget.."ucapku manyun."Jelek yah?"tanyaku "Ihh,siapa yg bilang Kamu jelek?Kamu malah cantik banget malam ini sayang.."pujinya sambil membelai wajahku dg lembut.Dan Aku merasakan Ka Gilang yg mulai menciumku,dan Aku pun hanyut dalam buaiannya malam ini "Ryan itu beneran cuma kakak kelas kamu kan?"tanya Ka Gilang sambil sesekali mencium bahu mulusku "Iya lah Ka,Kita emang ga pernah punya hubungan apa2,emangnya kenapa sih?"tanyaku bingung sambil menghadap kearahnya "Aku cemburu"jawabnya sambil memanyunkan bibirnya,Aku pun tak bisa menahan tawaku."Malah ketawa lagi"serunya sambil mendekap tubuhku sangat erat "Lucu aja liat muka manyun Kakak ini,bibir seksinya makin menggoda"jawabku berbisik ditelinganya "Ga enak kalo ga dirasain.."balasnya dan kembali mengulangnya bersamaku Pagi harinya Kami sama2 bangun telat,untung Papih Ka Gilang menelepon dan akhirnya dering HPnya yg membangunkan Kami berdua dr buaian mimpi indah Kami "Ka,itu HP nya bunyi,Papih telp"seruku membangunkan Ka Gilang "Ada apa yah?"gumamnya sambil melihat layar HPnya."Astaga,jam 8?kesiangan"umpatnya dan membuatlu ikut kaget."I..iya Pih,maaf Gilang kesiangan Pih,iya..iya Gilang ke kantor sekarang"ucapnya berbicara dg papihnya lewat telp "Yaudah Kakak sekarang mandi aja biar Aku siapin makanan"ucapku yg masih duduk sambil menutupi badanku dg selimut "Oke deh,Aku mandi dulu yah sayang"ucapnya sambil bangun dan mencari2 bajunya "Ka,itu kan baju Aku,masa Kakak mau pake itu sih"seruku terkejut melihat dia malah salah mengambil baju "Oh iya,sama2 merah sih"jawabnya cengengesan dan mendapatkan bajunya dan lari kekamar mandi.Selagi Ka Gilang mandi,Aku pun menyiapkan baju ganti untuk Ka Gilang dan juga bekal untuknya karena Aku yakin Ka Gilang ga akan sempat sarapan dirumah karena dia ada meeting jam 10.Aku hanya menyiapkan roti bakar untuknya "Kakak minum susunya dulu yah,terus ini bekal buat Kakak,nanti jangan lupa dimakan"pesanku sambil memasangkan dasinya "Iya sayang..Kamu nanti berangkat kuliahnya gimana?"tanyanya "Aku kuliah siang kok.Nanti Aku berangkat sendiri pake taksi"jawabku "Yaudah,Aku berangkat dulu yah,Assalamu'alaikum"pamitnya setelah meminum susunya dan Aku pun mencium tangannya dan dibalas dg dia mencium.keningku seperti biasanya "Wa'alaikumsalam,hati2 dijalan Ka"jawabku sedikit berteriak karena Ka Gilang sudah masuk ke mobilnya.Setelah mobil Ka Gilang tak nampak lagi,Aku pun masuk. |
| Anisa Chibi Dan Bisma SMASH Anibisvers Cerpen bangun+rumah 's link Cast : Anisa Rahma, Bisma Karisma, CS, dll. Genre : Sedih, Romantis, Happy, dll. … C E K I D O T H … Sinar matahari telah masuk kamar AniBis menembus celah-celah disekitar jendela kamar AniBis. “ngh,” desis suara Bisma terdengar. Tapi Anisa masih saja tidur. Mungkin karena semalem nungguin Bisma yang gak pulang-pulang dan akhirnya ketiduran. Bisma langsung bergegas menuju kamar mandi untuk mandi *ya jelas mandi masak makan *abaikan., “Anisa kok belum bangun juga ya. Tumben amat Dia belum bangun. Biarin ah bentar lagi paling dia juga bangun” ucap Bisma pada dirinya sendiri Terlihat Bisma sedang merapikan dirinya. Setelah selesai Bisma langsung bergegas ke dapur untuk masak *ya jelaslah min mau memasak, masak mau nyuci *abaikan buat dirinya dan istri tercintanya Dengan telaten dan lincah Bisma memasak itu dengan senyum dan bersenandung. Setelah beberapa menit kemudian makanan pun siap. Bisma langsung bergegas ke kamarnya. Dilihatnya Anisa masih tidur juga. Lalu Bisma menaruk masakannya tadi di meja kamarnya. Dan langsung menghampiri Anisa yang tengah tidur pulas. Tiba-tiba…. “ya ampun badan kamu panas banget bun pantesan dari tadi kamu gak bangun-bangun,” Bisma sambil mengambil ponselnya dan menelpon dokter yang biasa dia telvon kalau ada yang sakit. Tetapi tiba-tiba Anisa sadar dan…… menangkap tanganku yang hendak mau ambil ponselku “ayah gak usah telvon dokter, aku gak kenapa-napa kok mungkin karena kecapean dan kedinginan karena kemaren bunda nungguin ayah dan akhirnya ketiduran.” Ucap Anisa dengan suara yang lirih dan lemah “tapi bun, ayah gak mau bunda sakit ayah sedih kalau bunda nanti sakit, kasihan Bii Junior bun, pokoknya ayah tetap harus telvon dokter walaupun gak dibolehin bunda” ucap Bisma pada tetap pendiriannya “tapi yah, bunda pengennya hanya dirawat sama ayah bukan dokter, mungkin ini kemauan dari Bii Junior karena semalem bunda belum makan yang bunda pengenin. Pleasee yah??” pinta Anisa “ya udah deh, ayah ambil air hangat dulu ya untuk mengompres kepala bunda tunggu disini dulu ya bun??” ucap bisma yang kemudian diiringi anggukan dari Anisa Author POV Dengan penuh kasih sayang dan ketelatenan Bisma merawat Anisa sejak 2 hari ini. Kemudian Anisa sembuh. Dan kelihatan sudah sangat sehat. Seperti biasa dipagi ini 2 insan ini telah berbunga-bunga. Rencananya Anisa dan Bisma akan pergi keluar jalan* ya untuk sekedar jalan* dan untuk memudahkan Anisa nanti untuk melahirkan. Yaaa, walaupun Anisa tengah hamil 8 bulan. “Bunda ayo cepet keburu ntar pagi” ajak Bisma “iya ayah, bentar aku baru turun ditangga nih” ucap Anisa sambil jalan turun dengan hati-hati S K I P “Bunda pulang yuk kasihan bii juniornya ntar dan juga kesehatan bunda sendiri.” Ajak Bisma “tapi yah, bunda kan masih pengin disini” elak Anisa “ayo pulang tu muka kamu pucat. Daripada ntar kejadiannya yang gak menyenangkan datang bunda” Bisma “iya iya ayo” Jawab Anisa Dilain Sisi “Sayang kapan ya anak ini lahir.” Tanya Morgan kepada isinya “mungkin bentar lagi aku juga udah gak sabar pengin menanti buah hati kita” ucap Christy sambil mengelus-elus perutnya yang sudah besar itu “oh ya pengennya cewek apa cowok?” Tanya Morgan “terserah deh. Aku bakal terima apa adanya anak ini cowok apa cewek” Christy Berapa Minggu kemudian Author POV Dirumah yang sangat besar ini terlihat hanya seorang yang ada disini. Yaa namanya adalah Anisa Rahma. Dia sendiri karena Bisma ingin mencari makan untuknya sendiri dan istrinya. Anisa kelihatan sangat gelisah sebenarnya apa ya yang terjadi. Padahal dia sendiri tidak sakit. Lalu apa yang membuat Anisa jadi gelisah seperti ini. Dan tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu utamanya. Karena dia sendiri yang ada dirumah lalu dia berjalan kearah pintu utamanya walau dengan jalan yang pontang-panting sedikit. Yaa dia begitu karena perunya sudah besar dan dia sedang hamil tua mungkin beberapa hari kemudia dia akan melahirkan. “ihh, siapa sih yang mengetuk pintu. Bisma tumben amat masuk pake ketuk pintu segala!!” gerutu Anisa “ceklek, ya suara pintu utama rumah Anisa” Saat anisa membuka pintunya dilihatnya hanya orang-orang jahat yang memakai topeng. Dengan sigap orang itu langsung menyekap Anisa dan menutup mulut Anisa yang sudah diberi infus. Kemudian orang itu membawa Anisa menuju kemobil dan mejalankan mobil itu ke rumah yang sangat sepi disana. Beberapa menit setelah sampai disana Anisa langsung sadar dan membuka matanya. “Ya Tuhan aku dimana ini? Kenapa aku bisa disini? Siapa yang membawaku disini?? Bisma mana??” pertanyaan yang bertubi-tubi tumbuh dibenak Anisa kemudian Anisa ingat dengan apa yang telah terjadi 1 jam yang lalu “Astaga, Ya Tuhan lindungilah hambamu disini. Ya Tuhan, berikan aku dan calon anak ini keselamatan dan berikanlah Bisma supaya cepet pulang dan mengetahui aku kalau tidak ada dirumah dan berikanlah Bisma petunjuk tentang kondisi aku sekarang yang dalam bahaya ini Ya Tuhan. Semoga Engkau mendengar dan mengabulkan permintaaan aku. Aminn..” Ucap kager dan permohonan Anisa Disisi Lain “Ya Tuhan ada apa ini dirumahku kenapa pintunya terbuka dan gak ditutup lagi. Anisa kenapa hatiku sakit kenapa ini dan aku juga gelisah. Ya Tuhan ada apa dengan Anisa istriku?? Lindungi dia dan calon anak aku Ya Tuhan?? Amin…” ucap gelisah dan permohonan Bisma Author POV Disaat yang tengah hidup berbunga-bunga pada keluarga AniBis untuk segera menyambut buah hati mereka tapi kenapa tiba-tiba ada masalah yang melanda kehidupan mereka.Sekarang Anisa sedang sedih dan ketakutan di rumah yang asing baginya. Dia sangat mengharapkan Bisma dan juga CS untuk menolongnya. Dilain sisi Bisma yang sangat takut dan gelisah ini dia langsung menghubungi CS untuk dapat datang kerumahnya dan mencari Anisa dimana dia berada. Setelah itupun Bisma mempunyai perasaan kalau Anisa ada dirumah yang sepi dan jauh disana. Tak lama kenudian CS pun datang mereka langsung hendak pergi ketempat yang dirasakan Bisma tadi. 1 jam kemudian Bisma dan juga CS telah sampai di rumah yang dimaksud Bisma yadi. Dan ternyata benar Anisa ada disana karena rumah itu dijaga ketat olehh orang banyak. Saat itupun CS langsung membagi tugas. “Chris, kamu disini aja ya ntar sama Morgan kan kamu baru hamil juga. Lagian tempat ini sangat berbahaya buat kamu dan calon anak kamu.” Bujuk Cherly “Iya, Cher.” Jawab Christy Nah, disaat itu CS sedang menggoda penjaga rumah itu untuk dapat masuk dirumah itu Dilain Sisi “hay” sapa orang yang yang menculik Anisa “Franda kamu ngapain sih pake nyulik aku segala. Apa kamu gak tau dan gak punya rasa kasihan sama aku karena aku telah hamil tua Fran??” Bentak Anisa “hello, gue punya rasa kasihan sama loe saat loe hamil tua gini. Justru dengan loe yang hamil tua gini loe bakal cepat matinya dan gua dengan sangat mudah dapat membuhuh loe ANISAA” ucap Franda dengan suara tertekan “tapi kenapa sih kamu jahat sama aku?? Sampai-sampai kamu mau bunuh aku. Kita dulu temenan yang baik bahkan dengan Bisma juga.” Anisa “Hello Anisa nyadar dong. Loe mau tau apa kesalahan loe,, loe ngaca dong lo udah rebut Bisma dari gue dan ini pembalasan yang tepat untuk loe karena udah rebut Bisma dari gue” Bentakan Franda. (*mungkin disini kalian bingung kenapa ada Franda?? Siapa sih franda?? *mungkin pertanyaan itu ada dalam benak kalian *ntar saya jelasin deh. *Abaikan) “Tapi Fan aku sama sekali gak ngerebut Bisma dari kamu. Bisma sendiri yang cinta dan sayang sama aku. Kenapa sih kam jahatin aku. Kalau kamu mau bunuh aku gak apa-apa tapi tolong jangan bunuh anak yang aku kandung ini Fan. Ini adalah titisan Bisma yang dikasih tuhan buat aku Fan” Ucap Anisa dengan suara lemah dan nangis “Walaupun loe tetep bikin gue supaya sadar dan gak mau bunuh loe gua akan tetap bunuh loe tau gak. Loe gak usah berharap banyak juga kalau Bisma akan kesini buat jemput loe.” Franda “Please Fran, tolong jangan bunuh aku. Tolong,,,” pinta Anisa dengan suara lemah “Pokoknya loe gak usah banyak bantah deh. Turutin aja napa sih, kan gampang hahahaaa..” Franda sambil tertawa terbahak-bahak Tiba-tiba…. “Aww, aduh sakittt sssshhhh, sakittt” Ucap Anisa dengan meringis kesakitan sambil memegangi perut buncitnya “hahaahaaa loe kenapa mau ngelahirin. Hahaa kasihan deh loe. Disini gak ada siapa-siapa dan dengan cepat loe akan mati bersama anak loe.” Ucap Franda dengan senyum sinisnya “Franda tolongin aku please,, awww sssshhh sakit, fran tolongin aku. Bismaaaa Bismaaa Bismaaa” ucap Anisa dengan tetap keras walaupun dia sangat kesakitan. Kini darah segar tengah mengalir di tengah tengah pelipis kaki Anisa. Dia sangat kesakitan. Dia tetap memanggil nama Bisma dengan keras karena perasaannya berkata bahwa Bisma ada disekitar rumah yang Anisa tempati itu walaupun dengan keadaain Anisa sekarang yang sangat lemah. Tiba-tiba terdengar suara orang yang berkelahi diluar sana dan pasti itu Bisma dan CS. Ansa yang mendengarnya itu sangat lega hatinya tapi dia tetap merasakan sakit pada perutnya. Tiba-tiba ada suara yang mendobrak pintu ruangan yang Anisa tempati. Yap orang itu berhasil mendobrak pintu itu dan dia adalah Bisma. Bisma langsung berlari mendekati Anisa yang telah meringis kesakitan dia tak memperduliin dirinya sendiri yang sakit pada bangian tangannya karena mendobak pintu tadi. “aww, sakitt, sssssttttt, Bismaaaa CSSS sakitttt, sakitttt, shhhhh” ringisin Anisa “Anisaa Anisaa tunggu aku” ucap Bisma sambil berlari menghampiri Anisa “Bunda, kenapa sakit yaa??...” Bisma “Ayah, tolongin bunda. Perut bunda sakit sepertinya bunda mau ngelahirin.. Ayah, tolongg cepett… ahhhh, sakittt sstttt” Ringian Anisa “iya bunda ayah akan nolongin Bunda. Bunda yang kuat yaaa” ucap Bisma sambil menggendong Anisa ke dalam mobil SKIP didalam ruang bersalin dirumah sakit “ahhhh, sakitttt, sakitttt, ayahhh sakittt” Anisa “bunda yang kuat ya. Bunda pasti kuat kok” ucap Bisma menyemangati Anisa “aaawww” “Ayo bu tarik nafas buang tarik buang kalau udah dorong bu” Dokter (pr) “aaaa aaaaaaa” “terus bu ayo” Dokter (pr) “ayo sayang kamu pasti bisa” Ucap Bisma menyemangati Anisa “aku gak kuat Bis” ucap Anisa melemah “ayo terus kamu pasti Bisa karena kita Tak Akan Terpisahkan sayang” Bisma “makasih Bis udah mau nyemangatin aku” ucap Anisa melemah “ayo bu truss” “aaaaa aaaaa” ucap Anisa dengan memegang erat / menjambak rambut Bisma, Bisma tetep saja diam yang penting Anisa dapat segera melahirkan buah hati Anisa “ayo buu sdikit lagii” “aaaaaaaaaaaaa” “oeeek oeeekk” suara tangsisan bayi AniBis “selamat bayi kalian lahir dengan selamat laki-laki” dokter (pr) “Alhamdulillah makasih Tuhan. Makasih sayang” ucap Bisma sambil mencium kening Anisa. Anisa hanya membalas dengan anggukan Saat Anisa selesai melahirkan dia masih sangat lemas. Di melahirkan dengan selamat. Keduanyapun sehat walafiat. Bisma sangat senang sekali begitupun Anisa.Tiga menit kemudian Anisa mulai berkeringat dan gelisah serta masih lemah. Tiba-tiba saja…….. “Aaaw ayah, perut aku sakit lagi kenapa ya??Awww, sakitttt ssshhhh” ucap Anisa sambil memegangi perutnya dan juga memegangi rambut Bisma “mungin kembar bu. Ayo kita seperti tadi lagi ya??” ucap dokter (pr) “aaaaaaaaaaaaa” “aaaaaaaa sakittttttttttt shhhhhhhhhhhh” “terus bu” “aaaaa huuft huft aaaaaaaa huft aaaaaaaa” “aaaaaaaaaaaaaaaa” teriakan Anisa yang sangat kencang karena pada saat ini perut Anisa lebih sakit dari yang tadi “oeeek oeeek” suara tangis bayi AniBis “selamat anak kalian kembar identik. Yang kedua perempuan.” Dokter itu “maksih Tuhan. Makasih ya Bunda. Kamu udah memberikan aku 2 sekaligus.” Ucap Bisma seraya mencium puncak kepala Anisa “iya Bis” lirih Anisa dengan suara yang sangat lemah “kamu tidur aja ya biar nanti ayah yang jagain mereka” Bisma “iya yah” Anisa Taklama kemudian mama Anisa dan ortu Bisma datang ke RS. Dan sekarang semmuanya kumpul jadi 1 diruangan Anisa SKIP 3 hari kemudian Anisa sudah boleh pulang dan kini sudah sampai rumah mereka disana juga CS juga ada tapi. Ortu Bisma tidak ada karena lagi pergi ke New York. Sementara mama Anisa dia baru keluar kota. Keluarga AniBis sekarang udah lengkap. Dan sekarang CS dan AniBis beserta anak-anaknya sedang bersenang-senang dirumah AniBis. “Makasih ya Bunda. Udah berikan hadiah yang selama ini ayah inginkan yaitu anak dan sekarang bunda udah memberi ayah 2 sekaligus dengan kembar dan kelamin yangg berbeda. Love You Bunda <3!!” Bisma seraya mencium puncak kepala Anisa “Iya ayah. Bunda juga seneng kok kalau ngeliat ayah bahagia. Love You Too Ayah <3. Oh ya Yah, CS. Sekarang si Franda thu dimana??” Ucap Anisa serta memeluk Bisma dari samping. “Dia udah di penjara kok” Ucap Morgan mewakili semuanya “oh gitu ya. Ya udah deh aku seneng kalau gitu” Anisa “Iya Bunda dan sekarang kita gak kan terpishkan lagi karena kita…. “Tak Akan Terpisahkan…” Ucap Anisa dan Bisma bersamaan. Yang kemudian menggugah tawa CS… yang memecah suasana dirumah AniBis. THE END., Maaf kalau GAJE, JELEK, GAK SUKA, GAK NYAMBUNG, dll. Yang kurang berkenan dihati para READERS… Karna aku masih penulis amatiran. #makasih bagi yg sudah baca dari part 1-6 ini #maaf kalau selama aku post cerbung ini bikin kalian sebel #maaf juga kalau kependekan #beri kritikan dan saran juga ya #Jangan Lupa tinggalkan LIKE mu disini,., oh ya, mau dibuat season2 nya apa gak?? *jawabnya tulis aja di komentar Owner_Dewie @Dewie_InsomNisa https://twitter.com/Dewie_InsomNisa Follow yaa Follback just mention.,, langsung Follback.., J |
Powered by WordPress SEO Tools















