Desain Rumah Minimalis 45
Bila anda mempunyai angan-angan mempunyai keinginan serta anda sangat menginginkan yang sesuai dengan selera anda dan sesuai sesuai dengan kebutuhan anda. maka bila punya keinginan untuk memiliki rumah mungil diatas lahan dengan lebar 8 m dan panjang 15 m, dan dari hasil yang didapat dari perkiraan tadi, hal yang akan dihasilkan adalah desain rumah dengan luas 45 m2 diatas lahan seluas 120 m2.
Untuk hal pendeskripsian desain rumah ini adalah sebagai berikut, Desain rumah mungil type 45 ini terdiri atas 2 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, beranda yang juga berfungsi ganda yaitu sebagai tempat menerima tamu, dapur, dan taman (depan dan belakang). Dan juga Jika anda memiliki lahan/kavling yang lebih dikawasan perumahan, desain rumah ini dapat anda kembangkan lagi dalam bentuk layout baru yang tentu sesuai dan mengakomodasi kebutuhan anda dan keluarga. sesuai dengan selera dan sesuai dengan kebutuhan anda. dan pastinya sesuaikan dengan budget yang harus anda keluarkan, karena intinya anda menginginkan Desain rumah yang minimalis.
Untuk soal biaya, dapat diambil perhitungan biaya yang harus dikeluarkan telah dapat anda ketahui. adapun Perkiraan biaya untuk membangun rumah type 45 seperti gambar desain diatas adalah sebagai berikut yaitu sebesar: 1,5 juta/m2 dan estimasi biaya produksi total untuk rumah seluas 45 m2 adalah sebesar: 70 juta rupiah. Tentunya sudah pasti harus anda perhatikan, dimana pembangunan rumah minimalis type 45 ini, anda perhatikan perkiraan/taksiran biayanya harus anda sesuaikan dengan upah pekerja dan harga material dikota anda, dan biaya diatas tidak termasuk harga tanah (hanya harga/biaya produksi rumahnya saja).
semoga desain rumah mungil type 45 seperti pada gambar diatas bermanfaat buat anda. dan dapat menjadi masukan bagi anda dalam hal memilih rumah yang minimalis.
Incoming search terms:
desain rumah minimalis type 45 (341);design rumah minimalis type 45 (149);denah rumah tipe 45 (85);desain rumah type 45 minimalis (39);denah rumah type 45 minimalis (29);renovasi rumah minimalis type 45 (29);biaya bangun rumah type 45 (28);denah rumah minimalis tipe 45 (27);renovasi rumah type 45 (20);rincian biaya pembangunan rumah type 45 (19);type 45 minimalis (18);design rumah type 45 (17);rincian biaya bangun rumah tipe 45 (16);desain rumah minimalis tipe 45 (16);perhitungan detail biaya membangun rumah minimalis (15);renovasi rumah tipe 45 (14);rumah minimalis ukuran 7x10 (13);rincian biaya rumah type 45 (13);estimasi perhitungan biaya bangun rumah kayu (10);biaya bangun rumah type 45 2012 (10);denah rumah type 45 2012 (10);denah rumah minimalis ukuran 7x10 (9);rincian biaya rumah tipe 45 (8);denah rumah type 45 hook (7);desain rumah ukuran 7x10 (7);contoh rumah dari type 45 uk 7x15 (5);kisaran dana membuat rumah tipe45 (5);rincian membangun rumah dengan dana 20 juta (5);rincian biaya pembuatan rumah tipe 45 (5);rincian biaya renovasi rumah type 45 (4);desain rumah minimalis type 45 hook (4);rincian biaya pembuatan rumah type 45 (4);desain rumah type 45 hook (4);rumah minimalis type 45/120 (4);bangun rumah budget 50 juta (4);anggaran biaya rumah minimalis type 45 (4);rumah minimalis tive 45 (4);BIAY A PEMBANGUNAN RUMAH TYPE 21 (4);estimasi biaya pembuatan pagar rumah hook (4);biaya bangun rumah di makassar (3);biaya rumah uk 12 x 7 (3);bangun rumah 50 juta (3);bangun rumah 2 lantai dengan modal 150 juta (3);perhitungan material rumah type 45 (3);estimasi biaya pembuatan pagar rumaj (3);rumah uk 7x10 (3);renovasi rumah budget 20 juta (3);rincian biaya rumah kayu minimalis (3);dana pembangunan lantai 2 type 45 (3);rumah dana 70juta (3);perhitungan biaya rumah tipe 45 (3);denah rumah type 7x10 (2);kisaran harga rumah minimalis type 45 2 lantai (2);desain rumah 70 juta (2);dana membangun rumah mini malistipe 91 (2);denah desain rumah minimalis lantai 2 tahun 2013 ukuran tanah 150 (2);gambar perumahan tipe45 (2);rab anggaran rumah type 45 (2);membuat rumah kayu dengan dana 50 juta (2);denah rumah minimalis type 45 luas lebar tanah 10 m (2);denah 45/120 (2);desain rumah 120m (2);membangun rumah modal 50 juta (2);model rumah type cluster dengan luas tanah 84m (2);desain rumah ukuran 7 x 20 dan perhitungan biaya (2);desain rumah untuk tanah 7x10 (2);estimasi anggaran bangun rumah type 50 (2);estimasi biaya bangun rumah 120 m (2);GAMBAR2 RUMAH TIPE45 (2);modal bangun rumah dengan modal 50 juta (2);desAin rumah minimalis luas 120 dan perkiraan biayA (2);menghitung biaya rumah type 45 (2);membuat rumah kisaran 70 juta (2);desain rumah lebar 8 m (2);perincian bahan bangunan rumah minimalis type 45 (2);desain minimalis budget 150 juta (2);model rumahminimalis type 45 (2);biaya pembangunan rumah dengan dana 50 juta (2);cara menghitung rab rumah type 45 (2);cara menghitung biaya bangun rumah tipe45 (2);rumah modern dah anggaran dana pembuatan (2);Rumah Tingkat 1minimalis type 45/120 (2);bugjet 30jta buat rumah (2);bangun rumah dana 50 juta (2);rincian dana membuat rumah tipe45 (2);rincian pembangunan rumah tipe 45 (2);rincian pembangunan rumah modern (2);biaya rumah sederhana type 45 (2);biaya pengembangan rumah type 45 baru (2);rencana anggaran bangunan type 45 (2);anggaran biaya rumah minimalis tipe 45 (2);RAB RUMAH TINGGAL TYPE 45 (2);rencana anggaran biaya rumah type 45 (2);RAB rumah type 45 (2);contoh menghitung rab anggaran biaya rumah type 45 (2);rincian biaya desain rumah type 45 (2);total biaya rumah minimalis (2);sketsa rumah minimalis uk 7x10 (1);type rumah 5x10 (1);total uang buat rumah minimalis modern dua lantai (1);total harga rumah minimalis (1);total biaya yang harus di keluarkan untuk membangun rumah minimalis (1);tipe rumah 7x10 minimalis (1);tipe jenis buat rumah dg modal 50 juta (1);taksiran harga bangun rumah minimalis (1);taksiran biaya renovasi rumah di makassar (1);taksiran biaya membangun rumah tipe 66 (1);sketsa type 45/120 (1);sketsa rumah type 45 hook (1);Video rumah minimalis type 45/120 (1);jumblah biaya untuk rumah 1lantai (1);Model rumah 5 5x10 (1);model rumah 2013 tipe 45 harga 150 juta (1);Model pengembangan rumah tipe 45 (1);model dhewe anusnya (1);Jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk membangun rumah minimalis (1);rumah minimalis 1 lantai tanah 120m2 (1);model baju ukuran L6 (1);rincian biaya pembangunan rumah (1);model rumah di hook type 45 (1);MODEL RUMAH MINIMALIS 40 JUTA (1);RINCIAN BIAYA RUMAH TIFE 45 (1);harga perkiraan membuat pagar rumah (1);rincian biaya rumah type 50 di bandung (1);model rumah type 45 dengan luas tanah 75 M3 (1);hitungan biaya bangun rumah tipe 45 (1);Rincian Rumah minimalis dgn biaya d bwh 40jt (1);rincian pembangunan rumah (1);model rumah minimalis budget 50jt (1);rumah minimalis dengan biaya membangun 50jt (1);minimalis sederhana rumah kisaran biaya (1);Membangun rumah minimalis dengan modal 50 juta (1);luka itu tak bisa terhapussekalipun aku telah membalasnya (1);layout rumah hook 2 lantai (1);rumah type 45 dg pagar (1);lay out rumah type 45 2 lantai (1);kontraktor sanggup bangun rumah dengan dana 25 juta (1);kisaran harga rumah ukuran 150 m (1);rumah type 46 sederhana (1);kisaran harga renovasi rumah type 45 (1);kisaran dana untuk pembangunan rumah sederhana (1);kisaran biaya untuk pembangunan rumah tipe 45 (1);membangun rumah dengan biaya 70 juta (1);membangun rumah dengan budget 70 juta (1);rumah sederhana dengan budget 50jt (1);rumah sederhana type 46 (1);Membangun rumah type 27 dengan biaya 50juta cukup atau tidak? (1);kisaran biaya membangun rumah tipe 45 (1);Rumah type 45 berapa m 2 luas tanah? (1);kisaran biaya membuat rumah ukuran 45 (1);membangun rumah dengan uang 50 juta (1);kisaran biaya untuk membangun rumah tipe 45 (1);membangun rumah dengan modal 50 juta (1);site plan rumah sderhana (1);rab rumah minimalis 25 juta (1);perkiraan harga pembuatan rumah minimalis sederhana (1);Perkiraan budget membangun rumah (1);rancangan rumah minimalis dengan biaya 20 juta (1);rencana anggaran bangunan rumah minimalis type 70 (1);perkiraan biaya total bangun rumah tipe 45 di sleman (1);perkiraan biaya rumah type 45 (1);perkiraan biaya renovasi rumah (1);perkiraan biaya pengembangan rumah tipe 45 (1);rab rumah minimalis type 46 2lantai (1);rencana anggran biaya type 45 (1);perkiraan biaya pagar rumah tipe 36 (1);Perkiraan kebutuhan material rumah type 36 (1);perkiraan perhitungan membangun rumah (1);rab rumah 50 juta (1);RAB renovasi rumah tipe 45 (1);rab rumah tipe 45 (1);rab renovasi rumah 70 juta (1);rab pengembangan rumah type 45 budget 200 juta (1);rancangan angaran biaya rumah minimalis (1);rancangan anggaran biaya rumah type 70 (1);rab bangun rumah minimalis 50 juta (1);plan rumah minimalis type 45 dengan ukuran 9 x 10 56 (1);photo rumah minimalis budget 50 juta (1);perkiraan rencana anggaran biaya bangun rumah type 75 (1);perkiraan biaya membuat pagar rumah ukuran 9 meter (1);rencana biaya bangunan rumah tipe 45 (1);perkiraan biaya membangun rumah type 45 (1);perkiraan biaya bikin lantai 2 rumah tipe 45 (1);renovasi rumah modal 50 juta (1);rincian anggaran pembangunan rumah tiga kamar tipe minimalis (1);perhitungan material membangun rumah tipe 45 (1);rincian biaya bangun rumah type 45 di tahun 2013 (1);sketsa rumah harga 50 juta (1);perhitungan biaya rumah type 45 (1);rincian biaya membangun rumah tipe 45 (1);rincian biaya membuat rumah tipe 45 (1);perhitungan biaya membuat rumah 7 x 6 meter (1);perhitungan beaya rumah minimalis tipe 45 (1);perhitungan rencana anggaran rumah tipe 45 (1);renovasi rumah di makassar (1);perkiraan biaya membangun pagar rumah (1);perkiraan biaya membangn rumah sderhana type 50 (1);perkiraan biaya bangun rumah type 45 (1);perkiraan anggaran pembagunan rumah minimalis modern (1);renovasi rumah dengan biaya 50 juta (1);perincian pembuatan rumah (1);perincian pembangunan rumah (1);perincian membangun rumah minimalis (1);rab rumah xls (1);Perincian biaya rumah typoe 45 (1);renovasi rumah dengan budget 20 juta (1);pengembangan rumah tipe 45/120 (1);harga membuat rumah sederhana 7x10 (1);denah rumah 12 x 50 meter persegi (1);Cerita cinta dalam kehidupan sasuke dan hinata sebelum dan sesudah menikah (1);cerita cakka oik ciuman bibir leher mesra (1);cara menghitung kisaran bikin rumah (1);cara menentukan biaya rumah minimalistype 45 (1);Cakka tidur sekamar dengannya (1);Cakka oik bulan madu (1);budget bangun rumah type 36 (1);buat rumah modal 50 juta (1);biyaya banggun rumaha 150 jt (1);bisakah bangun rumah dengan uang 50 juta (1);Bikin rumah kecil dengan modal 50 juta (1);bikin rumah dengan modal 50 juta model rumahnya seperti ap? (1);Bikin rumah dengan modal 50 juta (1);Bikin rumah dana 70juta (1);biaya yang harus di keluarkan untuk membangun rumah ukuran 72 meter (1);contoh denah minimalis uk 7x10 (1);contoh RAB anggaran 100 juta (1);denah ruma ukuran 6 × 9 satu lantaiiii (1);denah renovasi type 45/120 (1);Denah layout rumah type 45 hook (1);Denah Gambar rumah type 5x10 (1);dena ruma harga 20 juta (1);dana nembuat ruma? (1);contoh rumah minimalis harga 50 juta (1);contoh rumah minimalis dgn dana 50 jt (1);contoh rab rumah type 45 2 jutaan (1);contoh rab rumah tinggal type 42 xls (1);contoh RAB rumah satu lantai (1);CONTOH RAB RUMAH 150 JUTA (1);contoh rab renovasi untuk rumah tinggal yg harga 150 juta (1);contoh RAB pembangunan rumah sederhana T45 (1);contoh rab bangun rumah 150 juta (1);biaya yang dikeluarkan membuat rumah minimalis type 45 (1);biaya total membangun rumah minimalis type 50 (1);biaya renovasi rumah di makassar (1);bangun rumah dengan budget 50 juta (1);bangun rumah buget 50jt (1);bangun rumah budget 25 juta (1);bangun rumah 5x10 m (1);bangun rumah 5x10 (1);bangun rumah 50juta (1);bajet yang dikeluarkan untuk membuat rumah minimalis (1);bajet bangun rumah type 36 (1);bagaimana membangun rumah dengan modal 50 juta (1);badget bangun rumah type 36 (1);badget bangun rumah minimalis type 36 (1);anggaran untuk membuat pagar minimalis (1);anggaran rumah 120 m (1);anggaran dana rumah minimalis tipe 45 (1);anggaran buat rumah minimalis tipe 45 (1);bangun rumah minimalis biaya 50 juta (1);bangun rumah minimalis dengan biaya 50jt (1);Biaya perhitungan bangun rumah type 45 minimalis modern (1);biaya pengembangan rumah tipe 45 (1);biaya pembangunan rumah ukuran 7x10 (1);biaya buat rumah 5 X 10 (1);biaya bikin rumah type 45 2 lantai (1);biaya bangun rumah type 70 satu setengah lantai (1);biaya bangun rumah type 45 di bali (1);biaya bangun rumah type 36 maret 2013 (1);biaya bangun rumah makassar (1);Biaya anggaran rumah minimalis type 45 (1);berapa biaya untuk membangun rumah 7x10 (1);berapa biaya pembangunan rumah 7 x 10 (1);bangunan rumah minimalis dana 70juta (1);bangunan minimalis type 45 (1);bangun rumah type 50 (1);anggaran biaya rumah minimalis 45 (1);denah rumah dengan luas tanah 120 m2 (1);harga bangun rumah minimalis 150 meter?? (1);estimasi biaya rumah tipe 40 (1);estimasi biaya rumah sederhana (1);estimasi biaya renovasi tipe 45 (1);estimasi biaya renovasi rumah minimalis (1);desain rumah harga 50 juta (1);estimasi biaya pembangunan rumah minimalis dengan tanah 72m2 (1);estimasi biaya membangun rumah type 45 (1);Estimasi biaya bangunan minimalis type 45 (1);estimasi biaya bangun rumah tipe 50m2 (1);estimasi biaya bangun rumah tipe 45 (1);estimasi biaya bangun rumah minimalis type 45 (1);estimasi biaya bangun rumah 5x10 (1);Eomma aku tidak ingin menikah dengannya (1);disaint minimalis (1);disaint membuat rumah bajet 50jt (1);estimasi harga membangun pagar rumah (1);estimasi membangun rumah tipe 100 (1);gambar2 rumah minimalis dgn dana 50 jt (1);gambar rumah type 50 minimalis (1);gambar rumah sederhana type 45 (1);gambar rumah modern 2013 anggaran 150 juta (1);gambar rumah minimalis dengan luas tanah 100 meter persegi (1);gambar rumah minimalis dan jumlah biaya yang dikeluarkan (1);gambar rumah minimalis anggaran 50 juta (1);gambar rehap rumah minimalis type 36 dg biaya 50 jutaan (1);gambar gambar sketsa rumah dgn harga 200 juta rupiah (1);Gambar desain rumah ukuran 120meterpersegi (1);GAMBAR DENAH RUMAH MINIMALIS UKURAN 7X10 (1);foto tampak depan minimalis rumah tife 45 (1);Fanfic sasuhina indonesia (1);estimasi perhitungan RAB Rumah Type 120 (1);estimasi pembangunan rumah minimalis (1);disain membuat rumah bajet 50jt (1);design rumah tipe45 (1);design rumah minimalis dengan biaya 50jt (1);Desain minimalis type 45/120 (1);desain bangunan rumah type 21 luas tanah ukurannya 120 m2 (1);denah untuk rumah dengan biaya 50 juta (1);denah tipe rumah 45 lebar 9meter (1);DENAH RUMAN TANAH 150M (1);DENAH RUMAH UKURAN TANAH 120M2 (1);denah rumah uk 45 (1);denah rumah type 45/120 (1);denah rumah type 45 panjang 9 lebar 15 (1);denah rumah tipe 7x10 (1);denah rumah tipe 45/120 (1);denah rumah minimalis type 45/84 (1);denah rumah minimalis type 45 luas tanah 120 m2 (1);denah rumah minimalis 3 type 45/120 (1);Denah rumah luas tanah beserta bajetnya (1);desain pengembangan rumah hook type 45 (1);desain perumahan tipe45 (1);design pengembangan rumah tipe 45 (1);desain rumah type 45beserta desain ruangannya (1);desain rumah type 45/84 (1);desain rumah type 45/120 (1);desain rumah satu lantai type 120 meter persegi (1);desain rumah modern type 45 hook (1);desain rumah minimalis type 50 dan harga dipalangkaraya (1);desain rumah minimalis type 45 pada ukuran 5 x 20 m (1);desain rumah minimalis modern dengan total harga pembuatan (1);desain rumah minimalis 6 x 10 50 juta (1);Desain rumah minimalis 50jt (1);desain rumah minimalis 40 JUTAAN (1);desain rumah budget 50 juta (1);desain rumah baiaya 50 juta (1);desain rumah 45/84 (1);denah rumah luas tanah 150 meter persegi (1);Videos

Sagavo - Bangun Dan Bertahanlah At Launching Ep Album "Anthem For The Glory"
MA Berencana Bangun Gedung 15 Lantai
(PENDEDAHAN): Tip Kewangan Irfan Khairi, Bangun semula selepas Raya HMM, TV1
Warga Tanah Tinggi Tagih Janji Jokowi Bangun Rumah Deret
Arif, Bangun Jembatan Demi 'Sekolahkan' Anak Bangsa
JEPEN BEHUMA - RS. DAYAKU RAJA (KOTA BANGUN) KALTIM
DiamDiam, Uje Sedang Bangun Pesantren
Gebrakan Jokowi Mendapat Apresiasi Dari Jusuf Kalla Jokowi Akan Bangun Masjid Raya Baru
Tren Bangun Rumah Mini di California Dunia Kita Ep. Desain Ramah Lingkungan
Tokek Mampir ke Amerika Dunia Kita Ep. Rancang Bangun, Arsitektur & ...
| WIRO SABLENG bangun+rumah 's link BAGIAN 14 Karena merasa sia-sia untuk meneruskan pencariannya maka Nilamsuri akhirnya memutuskan untuk cepat-cepat kembali ke pekuburan. Sebenarnya, gadis ini telah bertemu dengan orang yang telah menolongnya sewaktu dikeroyok oleh Bergola Wungu dan anakanak buahnya. Cuma Nilamsuri tidak tahu sama sekali kalau orang yang ditemuinya itulah tuan penolongnya. Dan siapa adanya orang yang menolong Nilamsuri tiada lain dari pada Wiro Sableng itu pemuda yang baru turun gunung yang sikap serta lagaknya begitu lucu sehingga setiap orang akan menduga bahwa dia tentunya seorang yang kurang waras. Ketika Nilamsuri kembali ke pekuburan itu, yang ditemuinya bukanlah Bergola Wungu dan ketiga orang anak buahnya melainkan Wiro Sableng! Pemuda ini tengah berlutut menepekur di hadapan sebuah makam yang tanahnya hampir rata dan penuh ditumbuhi rumptu-rumput liar serta kotor oleh daun-daun kering.”Kemana perginya kunyuk-kunyuk berewok itu?” pikir Nilamsuri. Penasaran sekali dia jadinya. Sudah tak berhasil mengejar manusia yang diburunya kini empat musuh besarnya telah lenyap sepeninggal pengejarannya. Dan apa pula urusan pemuda berotak miring yang mengaku bernama Wiro Sableng itu di pekuburan ini? Makam siapa yang tengah ditepekurinya itu?Kemudian Nilamsuri melilhat Wiro berdiri dari berlututnya. Dan ketika dia memalingkan muka, Nilam melihat pada paras pemuda itu jelas terbayang rasa sedih yang mendalam. Atas banyak kejadian aneh yang tengah dialaminya sampai saat itu diam-diam Nilamsuri ingin sekali tahu siapa adanya pemuda berambut gondrong ini.Dibukanya pembicaraan denga bertanya, ”Saudara, waktu mula-mula kau datang ke sini apa ada melihat empat orang laki-laki berewok?”Bayangan kesedihan pada paras Wiro Sableng segera sirna. Dan pemuda ini tersenyum. ”Kau lucu sekali saudari,” kata Wiro. ”Pertama kali jumpa, ditepi sungai tadi kau tanya satu orang laki-laki. Kalau jumpa ketiga kali nanti, kira-kira berapa orang laki-laki yang bakal kau tanyai padaku?!”Mau tak mau paras Nilamsuri menjadi merah oleh ucapan Wiro Sableng itu. ”Saudara,” katanya, ”Kau siapakah sebenarnya?””Siapa aku bukankah aku sudah kasih tahu tadi di hulu sungai? Kenapa tanya lagi? Kau sendiri tidak mau kasih tahu nama.”Nilamsuri terdiam. Kemudian diputarnya pembicaraan dengan bertanya, ”Makam siapa itu?””Kau bisa baca sendiri pada batu nisan….” jawabnya.Penuh rasa ingin tahu Nilamsuri melangkah dan mendekati nisan makam tua itu. Nisan itu terbuat dari batu. Barisan kalimat yang terukir pada batu yang sudah retak-retak itu tak jelas lagi. Tapi Nilam masih bisa membacanya. Dan pada batu nisan itu tertulis:”DISINI TELAH DIMAKAMKAN SUCI BANTARI” Melihat Wiro yang masih muda, Nilamsuri tahu kalau orang yang bernama Suci Bantari itu bukanlah isteri Wiro Sableng.”Ibumu….?”, tanyanya.Pemuda itu mengangguk perlahan. Dia teringat pada keterangan Eyang Sinto Gendeng ketika dia masih digembleng di puncak Gunung Gede dulu. Menurut perempuan sakti itu dia telah dipelihara sejak masih orok. Kini sesudah belasan tahun, sesudah menjadi seorang dewasa, sesudah sekian lama tiada mengenal kasih sayang ayah bunda, maka yang ditemuinya hanyalah dua onggok makam yang tiada terawat sepantasnya. Makam ayah dan makam ibunya.”Kalau begitu kau adalah penduduk sini….?”Wiro Sableng mengangguk lagi. ”Aku tak pernah mengenal mereka.””Maksudmu ayah dan ibumu?””Ya… Keduanya menemui ajal karena kebiadaban seseorang….””Dibunuh….?”Wiro Sableng mengangguk. Matanya yang biasanya bersinar lucu itu kini kelihatan kuyu dan kedua matanya itu memandang pada bangkai kuda yang lehernya hampir puntung terbabat pedang Nilamsuri sewaktu terjadi pertempuran antara gadis itu dengan Bergola Wungu dan anak-anak buahnya. Wiro menggeram dalam hati. Nasib ayahnya tidak lebih baik dari kuda itu!Nilamsuri sementara itu tenggelam dalam alam pikirannya sendiri. Tadipun Bergola Wungu mengatakan bahwa orang tuanya mati dibunuh, dibunuh ayahnya Kalingundil, ayahnya sendiri. Apakah orang tua pemuda ini ayahnya juga yang telah membunuhnya? Kalau benar maka pastilah pemuda ini datang untuk mencari urusan. Untuk menuntut balas sebagaimana kemunculan Bergola Wungu dan anak buahnya. Jadi manusia ini tak lebih dari seorang musuh pula baginya!Tapi untuk meyakinkan maka bertanyalah Nilamsuri. ”Siapakah manusianya yang membunuh kedua orang tuamu, Saudara?”“Ah panjang kisahnya. Kalaupun kuberi tahu kau tak akan kenal mungkin. Dan lagi semua itu bukan urusanmu….””Apakah pembunuh itu bernama Kalingundil?” memancing Nilamsuri dengan hati berdebar.Dadanya lega ketika dilihatnya Wiro Sableng menggeleng.”Kau sendiri perlu apa datang ke pekuburan ini?” bertanya Wiro. “Sama dengan kau. Untuk menyambangi makam ibuku….” Dan Nilamsuri menceritakan apa yang telah terjadi dengan dirinya ketika dia tengah mencabuti rumputrumput di makam ibunya. Tapi tidak diterangkannya mengapa sampai Bergola Wungu hendak merusak kehormatannya dan hendak membunuhnya!“Sungguh aneh cerita tentang manusia yang telah menolongmu itu saudari,” kata Wiro Sableng pula dengan menahan rasa gelinya. “Pastilah dia seorang manusia sakti luar biasa. Mungkin juga dia seorang malaikat….!”Nilamsuri hanya termangu. Tapi diam-diam matanya melirik pada Wiro Sableng. Kalau tadi memang dia kagum akan paras pemuda yang keren ini tapi karena bicaranya yang usil serta lucu tapi kurang ajar itu, maka kini bicara secara baik-baik nyatanya pemuda itu bukanlah seorang yang kurang ingatan.”Kalau sekiranya kau menemui pembunuh orang tuamu itu,” bertanya Nilamsuri, ”apakah kau juga akan membunuhnya?”Wiro Sableng tertawa, ”Itu tak perlu musti dijelaskan lagi saudari,” sahutnya.Nilamsuri ingat pada nasib buruknya yang tadi hendak menimpanya. Lalu berkatalah perempuan ini, ”Dunia ini penuh dengan ketidakadilan!””Ketidak adilan macam mana maksudmu saudari?” tanya Wiro Sableng pula.Nilamsuri hendak membuka mulutnya. Tapi cepat-cepat mulut itu dikatupkannya kembali. Hampir saja terluncur rahasia mengapa Bergola Wungu hendak membunuhnya. Gadis ini kemudian hanya gelengkan kepala. ”Nanti kau bakal mengalami sendiri mungkin,” katanya. ”Sekurang-kurangnya melihat dengan nyata ketidakadilan berlangsung di depan matamu.”Wiro Sableng tertawa.”Kenapa kau tertawa?” tanya Nilamsuri karena merasa diejek.”Berapa umurmu, saudari….?”Dalam hatinya gadis itu berpikir si pemuda hendak mulai lagi dengan keusilannya.Wiro masih juga tertawa lalu berkata, ”Kau masih sangat muda tapi bicaramu sudah seperti orang tua….”Mau tak mau Nilamsuri tertawa juga. Tapi tertawa cemberut. Diam-diam hatinya yang tadi tertarik kini semakin senang pada pemuda itu.Tiba-tiba kedua orang itu saling pandang. Dikejauhan terdengar derap suara kaki kuda.”Ah…. hanya suara kaki-kaki kuda, kenapa terkejut?” tanya Wiro Sableng meskipun hatinya sendiri terasa tidak enak. ”Mungkin sekali, itu adalah manusia-manusia laknat yang tadi mengeroyokku!” kata Nilamsuri.”Kalau begitu mari cepat-cepat menyingkir!”Si gadis enam belas tahun gelengkan kepala.”Lebih baik mati daripada lari….!”Wiro Sableng menggerendeng. ”Keberanianmu tidak pakai pikiran saudari!”, katanya. Wiro Sableng melompat ke muka dan menotok bahu kanan Nilamsuri. Gadis itu rebah dalam keadaan kaku tapi sebelum jatuh ke tanah Wiro sudah membopongnya. Segera gadis itu dilarikannya namun kasip. Empat penunggang kuda sudah mengurungnya. Keempatnya tiada lain daripada Bergola Wungu dan anak-anak buahnya.”Ha….ha…, ruapanya ada juga culik kesiangan yang inginkan mangsa kita kawankawan!” kata Bergola Wungu.”Tikus busuk!”, kata Ketut Ireng. ”Turunkan gadis itu!””Masih ingusan sudah tahu perempuan!” memaki Pitala Kuning, anak buah Bergola Wungu yang bermata jereng. ”Ayo turunkan gadis itu cepat!”Perlahan-lahan Wiro Sableng menurunkan tubuh Nilamsuri. Dipandanginya keempat manusia berewok itu seketika. ”Saudara-saudara kita tidak saling kenal satu sama lain, mengapa bicara memaki begitu?!””Bocah geblek! Terima ini!”, bentak Ketut Ireng pergunakan kaki kanannya untuk menendang dada pemuda itu.”Buuk”!!Kaki kanan Ketut Ireng mendarat di dada Wiro Sableng. Tidak serambutpun tubuh pendekar dari Gunung Gede ini bergerak.Sebaliknya dari mulut Ketut Ireng terdengar lolong kesakitan setinggi langit!Tendangan yang dilancarkan Ketut Ireng hanya menggunakan tenaga kasar atau tenaga luar karena dia sama sekali tidak menduga siapa adanya pemuda berambut gondrong itu. Dan akibatnya dari tendangan itu menimpa dirinya sendiri. Kaki kanannya sampai ke betis kelihatan menjadi gembung dan kehitaman. Ketut Ireng menelungkup di atas punggung kuda dan melolong kesakitan.Kaget Bergola Wungu dan dua orang lainnya bukan olah-olah.”Sreet”!! Pemimpin Empat Berewok dari Goa Sanggreng ini segera cabut golok panjangnya. Seta Inging cabut senjatanya yang berupa kelewang sedang Pitala Kuning keluarkan ruyung berdurinya!”Bocah haram jadah! Siapa kau!?!”, bentak Bergola Wungu seraya melintangkan golok di depan dada.”Aku peringatkan pada kalian,” sahut Wiro Sableng dengan suara datar sedang mulutnya menyunggingkan seringai, ”aku tidak ada permusuhan dengan kalian. Sebaiknya tinggalkan tempat ini dengan aman!””Keparat betul, ” kertak Pitala Kuning. ”Apa kau tidak tahu berhadapan dengan siapa saat ini?!””Aku tidak perduli siapa kalian! Tinggalkan tempat ini kalau tidak mau susah!””Sebaiknya kau berlutut dan minta ampun dihadapan kami, bocah gila!””Aku bilang tinggalkan tempat ini, apa kalian tuli semua masih pentang bacot?!”Mendidihlah darah di kepala Bergola Wungu. BAGIAN 15 Sebagai pendekar yang baru turun gunung dan cemplungkan diri dalam dunia persilatan tentu saja Wiro Sableng buta pengalaman dalam pertempuran. Tapi selama tujuh belas tahun digembleng oleh Eyang Sinto Gendeng maka serangan-serangan yang dahsyat itu sama sekali tidak membuat pendekar muda ini menjadi gugup.Eyang Sinto Gendeng talah menggemblengnya bukan hanya sekedar memberi pelajaran ilmu silat luar dalam dan melatihnya belaka, tapi latihan-latihan perempuan sakti itu tak ada bedanya dengan pertempuran dahsyat yang benar-benar bisa mencelakakan Wiro sendiri.Ketika tiga serangan itu datang ke arahnya, Wiro Sableng segera sambar pinggang Nilamsuri. Secepat kilat kemudian dia jatuhkan diri dan sambil berteriak hebat pemuda ini hantamkan tinju kanannya ke kaki seekor kuda lawan yang hampir menendang batok kepala Nilamsuri. Kuda itu meringkik keras dan rubuh karena kakinya itu hancur. Penunggangnya yaitu si mata jereng Pitala Kuning terlempar ke tanah tapi dengan andalkan ilmu mengentengi tubuh berhasil jatuh dengan kedua kaki menginjak tanah. Sementara golok panjang Bergola Wungu dan kelewang Seta Inging beradu keras di udara memercikkan bunga api maka sambil bergulingan di tanah, Wiro Sableng tak lupa hantamkan kaki kiri kanannya pada kaki-kaki kuda kedua manusia berewok itu.Seperti dengan kuda Pitala Kuning tadi maka kedua binatang inipun melemparkan Bergola Wungu dan Seta Inging. Wiro Sableng menyandarkan Nilamsuri pada sebatang pohon dan cepat bersiap-siap ketika dilihatnya tiga manusia berewok itu mendatanginya. Akan Ketut Ireng tak masuk hitungan karena saat itu dia duduk menjelepok di tanah merintih karena kaki kanannya yang hitam gembung dan sakitnya bukan main!”Aku peringatkan pada kalian untuk penghabisan kali!” kata Wiro Sableng, ”Tinggalkan tempat ini!””Jangan omong besar bangsat ingusan!” bentak Bergola Wungu dengan sangat geram. ”Sebut kau punya nama agar golokku ini tidak penasaran menebas batang lehermu!”Wiro Sableng mengeluarkan suara bersiul lalu garuk-garuk kepala dan tertawa gelakgelak. Kemudian menyanyilah murid Eyang Sinto Gendng ini.Anak kecil bodoh namanya biang bodoh,Tua bangka bodoh namanya biang bodoh,Monyet ingin jadi manusia,Kenapa manusia piara berewok,Apa mau jadi monyet….Tolol, bodoh, bego, geblek!Marahlah Bergola Wungu mendengar tembang yang kata-katanya ditujukan kepadanya sebagai ejekan itu.”Bocah gila!” bentaknya, ” terima ujung golokku ini!”Dengan pergunakan jurus ”burung bangau mematuk kodok,” Bergola Wungu tusukkan golok panjangnya ke arah tenggorokan Wiro Sableng. Pendekar Gunung Gede ini segera meringankan badan. Ujung golok hanya lewat setengah jengkal disamping lehernya. Wiro tertawa mengejek.Panas pemimpin Empat Berewok dari Gua Sanggreng ini tidak terkirakan. Baru hari ini ilmu golok yang sangat dibanggakannya itu dikelit dengan demikian mudah bahkan sambil tertawa mengejek dan menantang! Dengan kertakkan rahang Bergola Wungu balikkan mata pedang dan babatkan senjata itu. Kali ini maksudnya untuk menebas batang leher si pemuda.Kedua kaki Wiro Sableng bergerak sedikit, tangan kirinya menepis lengan yang memegang golok sedang telapak tangan kanan dihantamkan ke dada Bergola Wungu!Kepala rampok Empat Berewok dari Goa Sanggreng itu mengeluarkan jerit tertahan. Tubuhnya terhuyung ke belakang hampir jatuh duduk di tanah. Ketika dia memandang ke dadanya yang dihantam telapak tangan lawan, parasnya dengan serta merta menjadi pucat!Baju hitamnya robek hangus. Pada kulit dada yang tadi kena dihantam terlukis memutih telapak tangan dan jari-jari tangan Wiro Sableng! Pada tengah-tengah lukisan itu tertera angka hitam 212. Dan sakitnya dada yang bertanda telapak tangan kanan berikut angka 212 itu bukan olah-olah. Meski Bergola Wungu sudah alirkan seluruh tenaga dalamnya, rasa sakit itu hanya sedikit saja berhasil dikuranginya!Pitala Kuning dan Seta Inging tidak kurang pula pucat tampang-tampang mereka melihat apa yang terjadi dengan pemimpin mereka. Tidak dinyana pemuda belia berparas macam anak-anak itu lihay sekali. Apa arti angka 212 yang membekas hitam di kulit Bergola Wungu itu?Pukulan ”telapak 212” yang dilancarkan oleh Wiro Sableng tadi itu hanya mempergunakan seperlima bagian saja dari tenaga dalamnya! Kalau saja pendekar muda ini pergunakan setengah saja bagian dari seluruh tenaga dalamnya maka pastilah Bergola Wungu akan meregang nyawa dengan dada remuk!Luapan amarah Bergola Wungu membuat pemimpin rampok yang malang melintang di sungai Cimandilu ini lupakan kenyataan bahwa pemuda yang dicapnya sebagai ”pemuda gila”, ”bocah ingusan” itu sesungguhnya bukanlah tandingannya!Bergola Wungu majukan kaki kanan dan surutkan kaki kiri. Golok panjang dipegang lurus ke muka.”Bocah sedeng! Kau telah bikin cacad dadaku! Aku Bergola Wungu akan berbaik hati untuk membalasnya! Kau tahu jurus apa yang bakal aku lancarakan ini?!”Pendekar kapak maut naga geni menjawab dengan tertawa bergelak sambil garukgaruk kepalanya yang berambut gondrong.”Lucu!” kata Wiro Sableng pula. ”Bertempur ya bertempur. Kenapa musti pakai pidato segala!” Bergola Wungu merasa tubuhnya seperti terbakar oleh kobaran amarahnya yang menggelegak. ”Kau boleh tertawa dan mengejek sepuas hatimu bocah gila! Bila golokku berkiblat dalam jurus: merobek langit, kau akan tahu rasa nanti!”Adapun jurus ilmu golok yang disebut ”merobek langit” itu adalah jurus yang telah dipergunakan oleh Bergola Wungu untuk ”menelanjangi” tubuh Nilamsuri yaitu dengan merobek-robek pakaian gadis itu dengan ujung goloknya.”Jurus merobek langit memang hebat kedengarannya!” kata Wiro Sableng. ”Tapi coba buktikan. Jangan-jangan cuma jurus kosong belaka!”Tanpa banyak bicara Bergola Wungu segera putar goloknya dengan sebat. Angin menderu dahsyat keluar dari sambaran golok. Demikian hebatnya seakan-akan golok itu berubah menjadi ratusan banyaknya! Dalam sekejapan mata saja tubuh Wiro Sableng sudah terbungkus gulungan golok!Yang anehnya, diserang hebat demikian rupa tidak serambutpun Wiro Sableng bergerak. Dan lebih aneh lagi adalah karena golok Bergola Wungu sama sekali tidak dapat mendekati bagian tubuh manapun dari Wiro Sableng! Manusia berewok ini mencak-mencak sendirian macam monyet terbakar ekor! Seta Inging dan Pitala Kuning yang saksikan kejadian itu mau tak mau jadi leletkan lidah!Demikianlah hebatnya ilmu ”benteng topan melanda samudra” yang dikeluarkan Wiro Sableng sehingga setiap sambaran tusukan dan sabetan golok sama sekali tidak dapat mengenai tubuh Wiro Sableng. Tubuh golok dilanda terus-terusan oleh gulungan angin dahsyat yang membungkus tubuh murid Sinto Gendeng itu!Bergola Wungu membentak keras dan percepat permainan goloknya. Tapi sampai dua puluh jurus dimuka tetap saja goloknya tak dapat membentur sasarannya di tubuh Wiro! Pakaian dan tubuhnya sudah mandi keringat. Pegangan pada hulu golok sudah licin. Keletihan membuat gerakannya mulai menjadi lamban!”Seta Inging! Pitala Kuning! Jangan jadi patung! Bantu aku!” teriak Bergola Wungu dengan sangat beringas.Mendengar perintah ini Pitala Kuning dan Seta Inging segera menyerbu dengan senjata di tangan. Sebatang golok panjang, sebuah ruyung berduri dan sebuah kelewang dengan dahsyatnya menyambar-nyambar ke tubuh Wiro Sableng. Tapi ilmu ”benteng topan melanda samudera” membuat ketiga senjata itu tak ada arti sama sekali.Wiro Sableng tertawa bergelak. Tawa gelak yang disertai tenaga dalam ini menambah hebat perbawa ilmu ”benteng topan melanda samudera!” Sepuluh jurus berlalu.”Ciaatt!!” tiba tiba pendekar kapak maut Naga Geni membentak keras. Tiga manusia berewok keluarkan seruan tertahan dan lompat dari kalangan pertempuran. Mata mereka melotot besar memandang ke tangan Wiro Sableng yang saat itu telah merampas dan menggenggam senjata mereka!! Ketut Ireng yang duduk menjelepok merintih kesakitan, juga tak ketinggalan terbeliak dan terlongong-longong!Nama Empat Berewok dari Goa Sanggreng bukan nama baru dalam dunia persilatan pada masa itu mereka terkenal sebagai komplotan rampok yang berilmu tinggi dan ditakuti di sepanjang sungai Cimandilu. Terutama pemimpin mereka Bergola Wungu diakui kehebatan permainan goloknya oleh kalangan persilatan! Mereka tahu, kalau pemuda itu inginkan nyawa mau mencelakakan mereka maka sudah sejak tadi hal itu bisa dilakukannya!”Kalau hari ini kami diberi sedikit pelajaran,” kata Bergola Wungu dengan suara bergetar, ”maka ketahuilah bahwa kami tak akan melupakan kejadian ini. Suatu hari kami akan datang untuk meneruskna apa yang terjadi hari ini!”Wiro Sableng tertawa bergelak, ”Bagus, bagus! Kau masih bisa pidato huh!! Ini terima kembali senjata kalian!”Sekali tangan kanan Wiro Sableng bergerak maka ketiga senjata lawan yang tadi dirampasnya kini melesat ke arah ketiga orang itu masing-masing pada pemiliknya, Bergola Wungu menangkap hulu golok, Seta Inging menangkap gagang kelewang sedang Pitala Kuning menyambuti tangkai ruyung berdurinya.Tanpa banyak bicara ketiga orang itu dengan membawa kawan mereka yang menderita sakit pada kakinya, segera hendak angkat kaki. Tapi sebelum mereka berlalu Wiro Sableng berkata:”Satu hal kalian harus ingat baik-baik manusia-manusia berewok. Jika kalian berani lagi ganggu ini gadis, berarti kalian ingin cepat-cepat masuk liang kubur!” BAGIAN 16 Begitu Empat Berewok dari Goa Sanggreng lenyap dikejauhan maka Wiro Sableng segera lepaskan totokan di leher Nilamsuri. Gadis ini memandang berkeliling dengan terheran-heran. Dia seperti orang yang baru bangun dari mimpi. Tapi jelas dilihatnya bekasbekas pertempuran di sekelilingnya.”Apa yang terjadi?” bertanya gadis itu.Wiro tertawa. ”Tak satupun,” jawabnya.”Aku tak percaya. Tadi kudengar suara derap kaki kuda menuju ke sini….””Ah, kau ini ada-ada saja. Aku tak dengar suara apa-apa….”Nilamsuri berpikir-pikir dan mengingat-ingat. Parasnya mendadak berubah. Matanya memandang lekat-lekat pada Wiro Sableng. ”Tadi…. kau melompatiku dan…,” gadis ini raba urat besar di pangkal lehernya. ”Ya…. kau menotok urat besar di leherku ini?”Habis berkata demikian Nilamsuri segera cabut pedang! ”Apa yang kau telah perbuat terhadap diriku?” tanyanya membentak.Murid Sinto Gendeng memaki dalam hati, ”Sialan! Sudah ditolong malah menuduh yang bukan-bukan!”Tapi di hadapan si gadis itu pemuda itu masih sunggingkan senyum. ”Kuharap kau jangan punya pikiran yang tidak-tidak terhadapku saudari….””Lalu perlu apa kau menotok aku?!”Wiro garuk-garuk kepalanya. Dia tak ingin Nilamsuri tahu siapa dia sebenarnya. Karena itu dia menjawab dusta. ”Kau ingat bagaimana kau begitu kalap untuk bertempur melawan Empat Berewok dari Goa Sanggreng itu?!””Ya, lalu?!””Dengar saudari, aku hanya paham sedikti ilmu totokan. Karena aku tahu kau tak bakal sanggup menghadapi mereka, aku lantas totok kau punya urat besar lalu sembunyi dibalik rumpun bambu. Ketika mereka pergi kubawa kau kembali ke sini dan kulepaskan totokan di lehermu.””Aku tak percaya….!” kata Nilamsuri.”Aku memang tidak suruh kau percaya untuk mempercayainya,” menyahuti Wiro Sableng.”Kai ini siapa sebenarnya?!””Heh…,” Wiro Sableng hela nafas panjang. ”Bukankah aku sudah kasih tahu nama? Malah kau sendiri masih rahasiakan kau punya nama!”Nilamsuri dalam kesalnya tambah tak percaya. Terlintas dalam pikirannya untuk menjajal si pemuda. ”Baik,” katanya, ”jika kau tidak mau kasih keterangan, biar pedangku ini yang memintanya!”Habis berkata demikian maka gadis ini segera kirimkan satu tusukan hebat ke dada Wiro Sableng!Wiro terkejut dan gerabak gerubuk lompat kesamping.”Saudari! Apa-apaan ini? Kenapa kau serang aku?!”Sebagai jawaban Nilamsuri kirimkan serangan berantai. Pedangnya menderu kian kemari membuat Wiro tak bisa ayal lagi dan terpaksa berlompatan dengan cepat.”Sekarang kau tak bisa sembunyikan diri lagi saudara!” kata Nilamsuri. ”Terima jurus elang menyambar burung dara ini!”Pedang di tangan Nilamsuri menderu dari samping kiri ke bahu Wiro. Ketika pemuda ini berkelit, ujung pedang dengan sangat tiba-tiba menusuk ke rusuk laksana patukan burung elang!Wiro lambaikan tangan kiri, angin keras membentur badan pedang, menyimpangkan senjata itu dari sasarannya!”Saudari!” seru Wiro Sableng, ”sayang aku ada urusan lain. Sampai jumpa lagi!” Habis berkata demikian pemuda ini melompat ke muka, mencuil dagu si gadis lalu berkelebat.”Pemuda kurang ajar!” maki Nilamsuri. Disabetkannya pedangnya dengan sekuat tenaga. Tapi Wiro Sableng sudah lenyap dari hadapannya. Hanya suara tertawanya yang masih sempat terdengar di kejauhan. Gadis itu berdiri termangu. Parasnya yang cantik kelihatan kemerahan. Pemuda itu benar-benar ceriwis sekali! Tapi kini dia sudah tahu bahwa pemuda itu sama sekali bukan bodoh dan berotak miring. Sama sekali tidak buta dalam ilmu silat! Tadi dia telah menyerang dengan jurus-jurus ilmu pedangnya yang lihay dan si pemuda berhasil mengelakkan bahkan memukul badan pedang dengan pukulan tangan kosong yang menimbulkan angin keras!Meski hatinya marah sekali dengan keceriwisan pemuda itu tapi rasa senang dan kagumnya tak dapat disembunyikannya. Sekelumit senyum memberkas di bibirnya ketika dia mengusap dagunya yang tadi dicuil oleh Wiro Sableng. ***** Kedai itu sepi saja.Angin malam bertiup dingin dari lembah. Wiro Sableng masuk ke dalam seenaknya dan sambil bersiul-siul.Orang tua pemilik kedai menyambuti dengan muka pucat cemas.”Orang muda,” katanya, ”sebaiknya kau lekas-lekas tinggalkan tempat ini!””Memang kenapa?” tanyanya.”Sebentar lagi mungkin empat manusia berewok itu akan kembali ke sini….””Siapa takutkan mereka!” ujar Wiro.”Tapi anak muda, kau mungkin belum tahu siapa mereka itu.””Perduli amat siapa mereka,” kata Wiro pula sambil duduk di kursi.Dan pemilik kedai itu berkata lagi, ”Mereka adalah rampok-rampok yang ditakuti di sungai Cimandilu! Mereka adalah Empat Berewok dari Goa Sanggreng!””Biar mereka adalah Empat Setan dari Neraka, aku tetap tak perduli!”Pemilik kedai jadi terdiam. Siang tadi dia memang telah menyaksikan bagaimana pemuda itu menyumpal mulut Empat Berewok dari Goa Sanggreng dengan pisang. Maka bertanyalah dia, ”Orang muda, kau ini siapa sebenarnya dan datang dari mana?”Wiro usap-usap dagunya yang licin. Ini mengingatkannya pada dagu Nilamsuri yang dicuilnya dan pemuda ini senyum-senyum sendiri. Si orang tua diam-diam mulai meragukan apakah anak muda ini berotak sehat!”Bapak sudah lama tinggal di sini?” tanya Wiro.”Sejak masih orok….””Hem…. kalau begitu tentu kenal dengna nama Ranaweleng….””Oh tentu… tentu sekali. Beliau adalah Kepala Kampung yang baik. Cuma sayang….””Sayang kenapa….?”Orang tua itu tak segera menjawab. Dia memandang keluar kedai seperti mau menembusi kegelapan malam, seperti tengah mengenangkan sesuatu.”Beliau sudah meninggal…,” katanya kemudian menambahkan.Wiro Sableng menelan ludahnya.”Bapak tahu siapa yang membunuhnya….?”Pertanyaan ini membuat si orang tua memandang lekat-lekat pada paras Wiro Sableng. ”Semua orang tahu….,” katanya. Kemudian dituturkannya peristiwa kematian Ranaweleng dan Suci Bantari sekitar tujuh belas tahun yang lewat. Kisah ini sudah didengar sejelasnya oleh Wiro Sableng dari gurunya Eyang Sinto Gendeng. ”Ada satu keanehan dalam peristiwa tujuh belas tahun yang lalu itu,” kata si pemilik kedai.”Keanehan bagaimana?” tanya Wiro ingin tahu.”Waktu itu Mahesa Birawa dan anak-anak buahnya membakar rumah mendiang Ranaweleng. Dalam kobaran api yang tiada terkirakan besarnya terdengar suara tangisan orok! Itu adalah oroknya Ranaweleng sendiri! Orang banayak sangat kebingungan. Bagaimana mungkin menyelamatkan bayi dalam kobaran api itu? Pada saat yang sangat tegang itu semua orang melihat berkelebatnya bayangan hitam. Sangat cepat sekali bayangan hitam itu menyerbu ke dalam kobaran api lalu lenyap. Dan suara tangisan oroknya Ranaweleng juga hilang! Sewaktu api padam semua orang mencari. Tapi tak ditemui tulang belulang orok itu….”Wiro Sableng termanggu-manggu. Dia tahu betul, orok yang diceritakan orang tua itu adalah dirinya sendiri dan berkelebatnya bayangan hitam adalah kelebat bayangan gurunya Eyang Sinto Gendeng!”Sampai sekarang tidak pernah diketahui dimana anak Ranaweleng itu?” bertanya Wiro.Si orang tua angkat bahu. ”Kalau dia masih hidup kira-kira sebesar kaulah, anak muda,” katanya.”Mahesa Birawa sendiri…. apakah masih hdiup?””Masih…. sampai dua tahun belakangan ini dia masih tinggal di sini. Tapi sekarang entah dimana. Tapi ada atau tidaknya dia di sini, sama saja. Empat orang anak buahnya sama saja jahat dan kejamnya dan keempatnya malang melintang di kampung ini. Kalau makan tak pernah bayar!””Apakah mereka itu Empat Berewok dari Goa Sanggreng itu?” tanya Wiro.”Bukan…. bukan! Justru Empat Berewok dari Goa Sanggreng ini sengaja datang dari jauh bikin perhitungan dengan anak buah Mahesa Birawa yang bercokol di sini! Dan Empat Berewok dari Goa Sanggreng itu bukanlah manusia baik. Mereka rampok-rampok yang tak kalah kejam dan terkutuknya dengan anak-anak buah Mahesa Birawa! Tapi ketika mereka datang anak-anak buah Mahesa Birawa tak ada di sini. Kebetulan keluar…. sudah empat hari dengan hari ini….”Wiro mengulurkan tangannya memotes sebuah pisang yang tergantung”Eee…. apakah kau punya uang untuk membayar pisang itu, anak muda?” tanya si pemilik kedai. Wiro tertawa, ”Hutang dulu toh tak apa-apa….” sahutnya.Si orang tua mengeluh dalam hati. Berarti tambah satu lagi ”langganan”nya yang makan tanpa bayar!Sambil mengunyah pisangnya Wiro Sableng bertanya, ”Urusan apakah yang dibawa oleh Empat Berewok dari Goa Sanggreng itu ke sini?”Si orang tua memandang lagi ke luar kedai. Lalu katanya, ”Perlu kau ketahui…. pemimpin Empat Berewok dari Goa Sanggreng itu, yang kini memakai nama Bergola Wungu, dulunya adalah penduduk kampung Jatiwalu ini! Anak-anak buah Mahesa Birawa yang bercokol di sini kemudian membunuh ayahnya, juga ibunya, merusak kehormatan perempuan itu serta saudara-saudara perempuannya. Bergola Wungu sempat melarikan diri. Ketika dia kembali ke sini ternyata dia sudah jadi seorang yang tak kalah jahatnya dengan anak-anak buah Mahesa Birawa!”Lama Wiro Sableng terdiam. Tiba-tiba dia ingat satu nama yang diucapkan Nilamsuri.”Kenal dengan seorang yang bernama Kalingundil?”Kulit kening pemilik kedai itu mengkerut.”Adalah lucu kalau pertanyaan itu kau ajukan saat ini, anak muda?” katanya.”Kenapa….?””Karena Kalingundil adalah anak buah Mahesa Birawa yang bercokol di sini dan yang bertindak sebagai pemimpin dari tiga kawan-kawan lainnya!”Tentu saja Wiro Sableng terkejut mendengar keterangan ini. Tapi rasa terkejutnya disembunyikannya. Dan dia berpikir-pikir, mengapa gadis itu di pekuburan siang tadi menanyakan apakah kedua orang tuanya dibunuh oleh manusia bernama Kalingundil itu?Wiro meletakkan kulit pisang di tepi meja. ”Siang tadi, Empat Berewok dari Goa Sanggreng itu telah mengeroyok seorang gadis belia berparas cantik. Bahkan gadis itu hendak mereka perkosa beramai-ramai. Mungkin bapak tahu pangkal sebab sampai hal itu terjadi….? mungkin juga kenal dengan gadis itu?””Gadis itu berpakaian biru….?””Betul.”Si orang tua hela nafas. ”Sebenarnya sudah berkali-kali Bergola Wungu tanya padaku apakah ada seorang lain yang tinggal di rumah Kalingundil. Aku jawab tidak tahu. Aku tak ingin susah anak muda. Kalau kukatakan ada dan Kalingundil mengetahuinya, pastilah leherku akan jadi umpan pedang Kalingundil dan gadis itu adalah anak Kalingundil sendiri!” Kini jelaslah bagi Wiro Sableng mengapa demikian besar tekat Bergola Wungu untuk membunuh si gadis baju biru itu.”Kalingundil yang bikin kejahatan, anaknya yang musti ikut tanggung akibat…,” desis orang tua pemilik kedai.Wiro manggutkan kepala. ”Dendam kesumat laksana besi tua seribu karat kadang kala tidak mengenal pembalasan yang wajar….”, katanya. ”Kadang kadang itu adalah merupakan hukum karma bagi seseorang yang pernah melakukan perbuatan terkutuk!””Kata-katamu beul, anak muda….”, kata orang tua itu pula. Lalu diangsurkannya mukanya dekat-dekat ke muka Wiro Sableng. ”Waktu Bergola Wungu tahu bahwa kau telah mendustainya, habis mukaku ini ditempelaknya….!””Itu salahmu sendiri,” kata Wiro seenaknya. ”Siapa suruh kau yang tua bangka masih mau berdusta!”Orang tua itu jadi menggerendeng dan memaki panjang pendek dalam hatinya. Dan dia memaki lagi untuk kedua kalinya ketika didengarnya Wiro berkata, ”Minta tehnya, pak.”Sementara si orang tua membuatkan segelas teh manis untuknya, Wiro Sableng tenggelam dalam pikirannya sendiri. Tidak diduganya kalau gadis berbaju biru yang menarik perhatiannya itu adalah anak Kalingundil. Anak buah Mahesa Birawa yang telah membunuh kedua orang tuanya.Ketika si orang tua datang membawakan teh bertanyalah Wiro Sableng, ”Bapak tahu nama anak perempuan Kalingundil itu?””Nilamsuri. Nama bagus, orangnya juga cantik, tapi sayang bapaknya manusia terkutuk!””Sewaktu Mahesa Birawa melakukan pembunuhan atas diri Ranaweleng, apakah Kalingundil juga ikut-ikutan?” tanya Wiro lagi.”Bukan hanya Kalingundil, tapi semua anak buahnya,” menyahuti si orang tua.Wiro hendak bertanya lagi tapi mulutnya terkatup kembali karena di luar terdengar suara gemuruh derap kaki kuda. Empat penunggang kuda lewat di muka kedai dengan cepat. Mereka bukanlah Empat Berewok dari Goa Sanggreng. Dan ketika Wiro Sableng berpaling pada orang tua pemilik kedai, orang tua ini tarik nafas panjang dan berkata, ”Kalingundil dan anak-anak buahnya…. pasti akan segera terjadi bentrokan dengan Bergola Wungu….””Menurutmu…. siapa yang bakal menang di antara mereka?” tanya Wiro.Oran tua itu angkat bahu. ”Aku tidak mengharapkan siapapun di antara mereka akan menang! Kalau dapat biarlah Gusti Allah membuat mereka mampus semua. Kalingundil dan Bergola Wungu tiada beda bagiku! Sama-sama jahat! Sama-sama tidak bayar kalau makan apa-apa di sini!”Wiro Sableng tertawa. Diteguknya teh manis dalam gelas kaca itu. Lalu dia berdiri. ”Meski hari ini aku tidak bayar harga pisang dan teh manis itu, tapi jangan samakan aku dengan Bergola Wungu atau Kalingundil….” Habis berkata demikian Wiro segera tinggalkan kedai.Si orang tua mengangkat gelas bekas minuman pemuda itu. Tapi sesuatu menarik perhatian matanya yang sudah agak mengabur itu. Pada kaca gelas dilihatnya sederetan angka. Diperhatikannya lebih dekat. Tidak salah, itu memang deretan angka 212. Tak habis mengerti orang tua ini bagaimana angka ini bisa tertera di sana. Disekanya dengan ujung pakaiannya. Disekanya lagi…. lagi…. Tapi angka 212 itu tetap saja tidak mau pupus!”Ah…. semakin tua umur dunia ini semakin banyak terjadi keanehan….” katanya dalam hati. BAGIAN 17 Dari jauh telah terdengar suara beradunya senjata serta bentakan-bentakan hebat. Wiro Sableng percepat jalannya. Dan bila dia sampai di halaman rumah yang agak kegelapan itu maka dilihatnyalah bagaimana halaman rumah itu kini berubah menjadi sebuah medan pertempuran. Enam manusia, sepasang demi sepasang tangah bertempur hebat dan cepat. Di tangga rumah besar dilihatnya berdiri Nilamsuri.Di bawah tangga, dengan bersedekap tangan berdiri seorang laki-laki berbadan tinggi langsing. Wiro tak pernah melihat orang ini sebelumnya. Tapi dia yakin betul bahwa manusia ini pastilah Kalingundil.Di ujung halaman sebelah kiri berdiri pula Bergola Wungu. Sebagaimana dua orang yang terdahulu sepasang matanya memandang ke tengah halaman, memperhatikan jalannya pertempuran.Tiga orang anak buah Kalingundil yaitu Saksoko, Majineng dan Krocoweti sebenarnya bukan orang-orang yang berilmu rendah. Permainan golok mereka cukup lihay. Tapi menghadapi anak-anak buah Bergola Wungu yaitu Ketut Ireng, Seta Inging, dan Pitala Kuning merak kalah gesit. Dalam sembilan jurus Krocoweti terpaksa pasrahkan nyawa dilanda ruyung berduri Pitala Kuning! Krocoweti menggeletak di tanah dengan dada melesak!Tiga jurus kemudian menyusul Majineng. Lehernya hampir kutung terbabat kelewang Seta Inging. Pertempuran yang agak lama berlangsung ialah antara Ketut Ireng dan Saksoko. Kedua orang ini mempunyai tingkat kepandaian yang sama dan sama-sama bersenjatakan golok. Namun oleh kemenangan kedua kawannya Ketut Ireng mendapat semangat dan nyali besar. Lima jurus di muka sambaran goloknya tiada tertahankan. Akhirnya Saksoko yang berbadan gemuk pendek itu menjerit mengerikan ketika perutnya yang buncit terbabat ujung golok! Ususnya membusai dan menjela-jela di tanah!Rahang-rahang Kalingundil kelihatan mengatup rapat dan bertonjolan. Kedua kakinya terpentang. Saat itu karena gelap tak seorangpun yang melihat bagaimana kedua lengan Kalingundil menjadi hitam samapi ke jari-jari tangannya. Didahului dengan suara bentakan yang bukan saja dahsyatnya menggetarkan dada tapi juga menggetarkan tanah maka melompatlah Kalingundil ke tengah halaman di mana tiga anak buah Bergola Wungu berada. Tujuh belas tahun yang lampau kehebatan pukulan lengan baja itu sudah mengagumkan. Dan kini dapat dibayangkan bagaimana keampuhannya!Tiga pekik kematian merobek kegelapan malam! Ketut Ireng, Seta Inging dan Pitala Kuning terlempar sampai lima-enam tombak dan menggeletak di tanah tanpa nyawa!Bergola Wungu saksikan kematian yang mengenaskan ketiga muridnya itu dengan tubuh bergetar.”Bergola Wungu! Kau tunggu apa lagi! Majulah jika kau benar-benar ingin membalaskan dendam kesumat seribu karat!”Meski bagaimana kobaran amarahnya namun Bergola Wungu menyahuti, ”Jangan bicara terlalu keren, keparat! Aku masih berbaik hati untuk membiarkan kau bernafas beberapa jam lagi! Aku Bergola Wungu menunggu kau besok pagi waktu matahari terbit di pekuburan Jatiwalu! Aku ingin nyawamu terbang ke neraka disaksikan makam ayahbundaku!”Habis berkata demikian, Bergola Wungu putar tubuh. Tapi saat itu Kalingundil sudah menyerbunya dengan kedua tangan terpentang!Bergola Wungu yang tahu kehebatan lengan baja itu tak berani menyambuti. Dia berkelit ke samping dan lambaikan tangan kanannya. Serangkum angin menyambar ke dada Kalingundil. Kalingundil melompat ke samping dan hantamkan lengannya kembali. Tapi ini juga dapat dielakkan Bergola Wungu. Dalam sebentar saja kedua orang ini sudah terlibat dalam tiga jurus. Memasuki jurus keempat tiba-tiba dari bagian yang gelap di bawah pohon mempelam terdengar suara memaki.”Kalingundil edan! Orang sudah kasih kesempatan untuk bertempur besok pagi masih saja beringasan! Gelo betul!”Kalingundil keluar dari kalangan pertempuran. Segera dia hantamkan lengannya ke jurusan datangnya suara.”Jangan memaki saja kunyuk! Keluarlah unjukkan diri!”Angin dahsyat melanda ke tempat gelap, menghantam pohon mempelam sampai pohon itu tumbang. Tapi orang yang memaki sudah kabur. Dan ketika menoleh ke samping, Bergola Wungu pun sudah lenyap!Akan Nilamsuri begitu mengenali suara yang memaki tadi tanpa tunggu lebih lama dia segara mengejar ke tempat gelap. Beberapa puluh meter kemudian, di pinggiran kampung dekat pematang sawah, orang yang dikejar tahu kalau dirinya dikuntit. Dengan pergunakan ilmu meringankan tubuh yang sudah sampai ke puncak yang sangat tinggi dia melompat ke satu cabang pohon dan menunggu.Nyatanya yang mengejar adalah si gadis baju biru itu. Segera dia lompat turun kembali.”Kita berjumpa lagi, Nilamsuri….””Eh, dari mana kau tahu namaku?” gadis itu tanya dengan heran.Wiro Sableng tertawa dan menjawab, ”Terlalu banyak manusia tempat bertanya. Terlalu banyak mulut yang bisa kasih keterangan! Ada apa kau mengejar aku?!””Ada apa kau ikut campur urusan ayahku?!” balik menanya Nilamsuri.Wiro Sableng melangkah mendekati gadis itu. Matanya yang memandang tajam membuat hati si gadis menjadi berdebar. Wiro semakin mendekat juga. Nilamsuri menyurut mundur namun badannya tertahan oleh batang pohon.”Ayahmu Kalingundil, bukan….?” desisnya.Gadis itu mengangguk.Wiro menyeringai. Dipegangnya bahu gadis itu. Nilamsuri hendak menyibakkan tangan itu tapi tak jadi karena saat itu Wiro membungkukkan kepalanya. Rasa panas menjalari darah ditubuhnya ketika bibir pemuda itu berani mengecup bibirnya. Kemudian tangan yang lain dari si pemuda mengusap mukanya. Dia diam saja. Juga masih diam ketika tangan itu meluncur turun ke bawah lehernya.”Wiro…. kau ini ceriwis sekali…. ceriwis sekali,” bisik gadis itu setengah merintih. Pemuda itu menyeringai.”Kenapa kau ikuti aku….?””A…. aku suka padamu Wiro….”Wiro tak banyak tanya lagi. Dipanggulnya tubuh yang montok itu lembut itu dan dilarikannya ke tengah sawah dimana terdapat sebuah dangau. Angin malam terasa sangat dingin di udara yang terbuka itu. Tapi tubuh mereka dilanda keringat panas dalam melakukan apa yang belum pernah mereka alami sebelumnya, dalam merasakan apa yang mereka tak pernah rasakan sebelumnya! ***** Sinar matahari pagi memerak kekuningan. Udara segar sekali. Namun kesegaran itu tiada dirasakan oleh tiga manuisa yang berada di pekuburan Jatiwalu. Yang dua adalah Bergola Wungu dan musuh besarnya Kalingundil. Yang ketiga Nilamsuri. Paras gadis ini agak pucat.Bergola Wungu hentikan langkahnya beberapa tombak di hadapan Kalingundil.”Keluarkan senjatamua Kalingundil!”Kalingundil tertawa bergelak dan meludah ke tanah. ”Untuk menghadapi manusia macam kau tak perlu pakai senjata segala! Mulailah!.” Mulut Kalingundil komat-kamit dan sebentar kemudian kelihatanlah kedua lengannya menjadi hitam!Tergetar juga hati BergolaWungu melihat dua lengan lawan itu. Tapi tentu saja tak diperlihatkannya. Malahan dia berkata, ”Bagus kalau tak mau pakai senjata. Itu mempercepat aku mengirimkan kau ke neraka!”Bergola Wungu mencabut golok panjangnya. Dengan ujung senjata itu dia menunjuk ke arah dua buah makam di bukit pekuburan.”Kau lihat dua makam di lereng sana, Kalingundil?!”Kalingundil tak berani mengalihkan pandangannya karena khawatir ini hanya tipuan belaka.”Itu adalah makam ayah bundaku. Roh-roh penghuni makam itu akan bersorak gembira bila menyaksikan sesaat lagi kepalamu kubabat menggelinding!””Tak perlu jual bacot manusia hina! Terima lenganku!”Disertai angin yang dahsyat maka kedua lengan Kalaingundil memukul susul menyusul. Bergola Wungu kiblatkan golok memapas salah satu lengan lawan! Betapa terkejutnya dia ketika goloknya tidak mempan membabat lengan lawan malahan mata goloknya menjadi sumplung!Dengan segera Bergola Wungu keluarkan jurus terhebat dari ilmu goloknya yaitu jurus ”merobek langit.” Sesaat saja terbungkuslah tubuh Kalingundil oleh sinar golok! Dan satu jurus dimuka Kalingundil terdesak hebat. Berkali-kali dia hantamkan lengannya ke arah lawan namun Bergola Wungu berkelit sangat cepat. Dengan penasaran Kalingundil coba menyampoki senjata lawan dengan kedua lengannya.Tapi Bergola Wungu tidak bodoh. Mana dia mau adu senjata dengan lengan yang kerasnya macam baja itu!”Ha… ha… lekaslah minta tobat pada Tuhan atas kesalahan-kesalahanmu, Kalingundil! Sebentar lagi kepalamu akan menggelinding!” ejek Bergola Wungu.Geram Kalingundil bukan alang kepalang. ”Kita akan lihat siapa yang bakal meregang nyawa lebih dahulu kunyuk berewok!”, balasnya mengejek.Kalingundil berseru keras, ”Terima senjata rahasiaku ini, kunyuk!”Ratusan jarum hitam kemudian menggebubu menyerang Bergola Wungu tapi dengan satu kali putaran golok saja senjata rahasia itu gugur semua ke tanah!”Hebat! Hebat…. hebat!” terdengar suara dari jurusan barat. Orang yang bicara itu jauhnya masih sekitar seratus tombak. Namun begitu suaranya berakhir serentak itu pula dia sudah berada di tempat pertempuran itu! Dapat dibayangkan hebatnya ilmu lari orang itu.”Hebat memang hebat, Bergola Wungu! Tapi mungkin kau tidak tahu bahwa manusia itu adalah bagianku!”Baik Bergola Wungu maupun Kalingundil sama lompatkan diri dari kalangan pertempuran. Bagi Kalingundil ini adalah satu keuntungan karena saat itu dirinya terdesak. Keduanya memandang pada orang yang berdiri di bawah pohon. Kalingundil kerutkan kening sedang Bergola Wungu katupkan rahang rapat-rapat begitu kenal pendatang baru itu!”Kalingundil! Kau tak perlu pandang aku dengan kerut jidat segala! Dimana manusia bernama Mahesa Birawa?!””Orang muda bermulut besar, kau siapa?!” bentak Kalingundil.”Ditanya malah menanya! Sialan betul!”, gerendeng Wiro Sableng. ”Tujuh belas tahun yang silam kau bersama Mahesa Birawa telah membunuh Ranaweleng, bapakku! Juga membunuh ibuku dan Jarot Karsa! Apa kau punya otak masih sanggup mengingatnya?!”Kalingundil merutuk dalam hati. Apakah manusia ini juga hendak membalaskan dendam kesumatnya seperti Bergola Wungu? Melihat kepada tenaga dalam yang menyertai suaranya tadi Kalingundil sudah dapat mengukur kehebatan manusia ini. Hatinya mengeluh!Melayani Bergola Wungu saja dia sudah kepepet, apalagi menghadapi dua lawan sekaligus!”Apa maumu orang muda?!””Apa mauku….?!” Wiro tertawa bergelak.Nilamsuri yang merasa cemas segera mengetengahi dengan berkata, ”Wiro…. dia adalah ayahku!””Aku tahu adik manis…,” dan si pemuda tertawa lagi. Dalam tertawanya itu masih bisa dia mengingat kemesraan dan kebahagiaan hidup yang dirasakannya bersama gadis itu di dangau di tengah sawah tadi malam. ”Karena itulah aku berbaik hati datang ke sini hanya untuk meminta tangan kanannya saja!””Wiro!” muka Nilamsuri menjadi pucat.Bergola Wungu sendiri tahu bahwa apa yang dikatakan oleh Wiro Sableng bukan omong kosong belaka. Dia telah melihat kehebatan pemuda rambut gondrong ini!Sebaliknya Kalingundil keluarkan tertawa membahak. ”Kurasa kau masih pantas untuk menetek sama kau punya ibu!”, ejeknya.”Kata-kata itu cukup lucu, Kalingundil! Aku senang pada manusia-manusia yang suka bicara lucu!” Wiro Sableng melangkah mendekati Kalingundil.Nilamsuri melompat ke muka hendak menahan si pemuda tapi pada saat itu pula dari samping Bergola Wungu yang sejak lama menahan kegeramannya terhadap Kalingundil, maka ketika melihat anak musuh bebuyutannya itu melompat ke muka, tanpa tunggu lebih lama segera ditebaskan golok panjangnya!Nilamsuri melengking! Tubuhnya tercampak ke tanah. Dadanya robek besar. Darah menyembur! Bergola Wungu yang melihat tidak adanya kesempatan baginya untuk turun tangan terhadap Kalingundil segera lari ke lereng bukit pekuburan dan berseru:”Manusia bernama Wiro Sableng! Antara kita masih ada sedikit urusan! Kalau kau merasa punya nyali untuk meneruskan, aku tunggu di Gua Sanggreng!””Setan alas betul!” maki Wiro Sableng. Dipukulkannya tangan kanannya ke arah lereng bukit pekuburan. Angin laksana badai menderu dahsyat. Batu-batu nisan dan tanah pekuburan beterbangan. Pohon-pohon bertumbangan. Semak belukar diterabas gundul! Tapi Bergola Wungu sudah lenyap dibalik bukit!Wiro Sableng putar kepala dan dia memaki lagi ketika melihat Kalingundil melarikan diri. ”Boleh saja lari Kalingundil! Tapi tinggalkan lenganmu dahulu!”Sekali pemuda itu melompat ke muka maka dia berhasil menyusul Kalingundil. Tibatiba Kalingundil berbalik, cabut keris di pinggang dan tusukkan ke perut Wiro Sableng!Serangan yang dilancarkan dengan kalap serta karena ketakutan itu tidak mengenai sasarannya. Sebaliknya yang diserang cepat gerakkan tangan kanannya.”Kraak”!Kalingundil meolong. Tangan kanannya sebatas bahu tanggal. Tulangnya copot! Daging dan otot seta urat-urat berserabutan mengerikan sekali!Laki-laki itu macam babi celeng seradak seruduk kian kemari. Dia hendak lari lagi.”Eee…. tunggu dulu Kalingundil! Kenapa terburu-buru kabur?! Terima dulu angka kenang-kenangan ini!” Habis berkata begitu Wiro Sableng benturkan tapak tangan kanannya ke jidat Kalingundil! Pada kulit jidat laki-laki ini maka terpampanglah lukisan telapak tangan berikut lima jari dengan angka 212 pada baigan tengahnya!Kalingundil seradak seruduk lagi macam babi celeng! Darah berceceran dari luka di tangannya. Wiro Sableng tertawa mengekeh. Diperhatikannya laki-laki itu berlari macam dikejar setan! Tangan kirinya memutar-mutar lengan Kalingundil yang masih dipegangnya. Tiba-tiba dilemparkannya potongan lengan itu. Laksana anak panah potongan lengen itu melesat dan menghantam punggung Kalingundil, membuat laki-laki itu tergelimpang menelungkup di tanah, tapi segera bangkit lagi dan lari lagi!Wiro Sableng hentikan gelaknya ketika telinganya mendengar suara gerangan Nilamsuri. Cepat didekatinya tubuh gadis itu. Dia berlutut di tanah. Matanya menyipit melihat luka besar di dada si gadis. Nyawa Nilamsuri tak mungkin di tolong lagi. Dibopongnya gadis itu, dibawanya ke tempat teduh dan dibaringkannya.”Wiro….” Nilamsuri membuka kedua matanya yang telah menjadi sayu itu. ”Wiro…. peluk aku….,” pintanya.Wiro Sabelng merangkul gadis itu.”Cium aku…. Wiro….”Si pemuda mencium pipi Nilamsuri. Lalu mengecup bibirnya. Bibir itu kesat dan dingin kini, tidak basah dan hangat seperti malam tadi. Nafas Nilamsuri lambat dan satu-satu. Sinar matanya semakin pudar.”Umurklu untuk mengenalmu hanya sampai di sini, Wiro….” bisik Nilamsuri.”Aku akan obati lukamu, Nilam. Kau akan sembuh….” kata Wiro pula menghibur.Nilamsuri tersenyum. Bersamaan dengan memberkasnya senyum itu di bibirnya maka saat itu pula rohnya lepas meninggalkan tubuh.Pendekar muda dari Gunung Gede hela nafas panjang. Hatinya beku menyaksikan kematian gadis itu. Semalam Nilamsuri masih dirangkulnya, masih dirabanya…. tapi kini tubuh itu tiada akan memberikan apa-apa lagi kepadanya. Bahkan kehangatanpun tidak karena saat itu tubuh Nilamsuri berangsur menjadi dingin.Wiro mennghela nafas panjang sekali lagi. Disibakkannya bagian pakaian yang robek di dada gadis itu. Pada bagian kulit dada yang masih utuh, tepat di atas buah dada sebelah kiri si gadis, dengan pergunakan ujung telunjuk jari tangan kanannya, Wiro menggurat tiga barisan angka: 212.Disandarkannya tubuh tanpa nyawa itu ke batang pohon dengan hati-hati. Lalu melangkahlah pendekar ini meninggalkan tempat itu. Dan seperti tak pernah terjadi apa-apa, seperti tak satupun yang barusan dialaminya, dari sela bibir pemuda ini terdengarlah suara siulan. Siulan melagukan nyanyi tak menentu…. TAMAT |
| Nora Kaesa Nora Kaesa shared •**• •*Iwan Dhani Ardika*• •**•'s photo. bangun+rumah 's image link |
| QRiri Pishyta bangun+rumah 's link Judul : Cewek Ganteng *musical Part : 3 Cast : Viola, All Member Smash, Monic Author P.O.V Tteetttttttttttttttttttttttttttt* bel tanada istirahat berakhir telah berbunyi. Monic pun memasuki kelas deengan perut kenyang sementara itu Viola masih tertidur pulas dibangkunya Monic P.O.V Saat memasuki kelas aku melihat seorang gadis tengah tertidur di kelas. Gadis yg kini duduk sebangku denganku, gadis yg baru ku kenal tadi pagi. Yaaa gadis itu bernama Viola. Tak seperti kebanyakan orang yang ku kenal, viola adalah tipe orang yg ceria, cuek, dan apadanya, aku berharap suatu saat nanti aku dan Vio mungkin bisa menjadi sahabat. saat Aku menatap wajahnya yg kini tertidur pulas, akupun tersenyum mengingat tingkah konyolnya tadi pagii saat memperkenalkan diri di depan kelas. Tiba – tiba ilham dan dicky datang dan menghampiri bangku kami “buseetttt ni anak masih tidur?” Tanya ilham. Akupun hanya tersenyum mendengar pertanyaan Ilham “wadduuhh, ni anak unik, masih molor, kita kerjain yuk Ham” dicky pun tesenyum jahil, awalnyan aku ingin mencegah mereka, tapi apa boleh buat, kalau mereka sudah beraksi ga ada yg bisa mencegah “hihihi boleh juga tuhh” ilham pun menyetujuinya. Dicky pun mengambil permen yuppy yg tersedia banyak di tas sekolahnya. Ia mengambil satu yuppy berbentuk dinosaurus, dan menempelkan yuppy tersebut ke bibir Vioala. Secara reflex bibir violapun bergerak karena merasakan rasa manis, mengetahui targetnya telah bereaksi dicky perlahan menjauhkan yuppy dr bibir viola akan tetatpi viola kemudian mengikuti yuppy tersebut sampai wajahnya yg sedari tadi menempel di meja kini btelah berada diujung meja dan. Huuuppp hampir saja viola nyungsep ke lantai karena kini kepalanya mulai tak seimbang. Violapun langsung terbangun “hadduuhhhh siapa sih yg ngerjain gue” viola menatapku, akupun menunjuk kearah dicky dan ilham yg kini tengah tertawa “ohhh jadi ini ulah kalian” Violapun langsung mengejar ilham dan dicky sepertinya viola ingin menjitak kedua sohib tersebut. Akupun tertawa meilhat tingkah mereka yg mirip seperti anak TK Viola P.O.V “Hooosshhh udah ahhh kejar-kejarannya gue capek” Guepun berkata dengan nafas yg tersengal –sengal “iyaaa gue juga capek nih” dicky pun terduduk dibangkunya “apalagi gue. damai aja deh” ilhampun tak kalah capeknya mengingat postur tubuhnya yg lebih berisi “okee kita damai, tapi sebagai gantinya, lo harus serahin semua yuppy lo buat gue” gue mencoba memanfaatkan situasi hihihihi “tapii kaannn, ntar gue ga ada stock yuppy dong” dicky nampaknya tak rela. Yuppy – yuupynya gue kuasain “udah deh dick, serahin aja, lo mau kita dikejar – kejar lagi, ni cwek kan larinya udah kaya harimau cepet banget, fisik doang cewek, tapi tenaganya cowok” ujar ilham “yaudah deh. Iniiii ambil aja” dicy pun menyerahkan semua yuupy yg ada di dalam tas nya “busseettt itu tas apa minimarket isinya yuppy semua”guepun terkejut saat dicky mebuka tasnya “yaudah dehhh karena kita bakalan jadi teman sekelas, jadi yuppy-yuppy ini boleh lo ambil lagi” guepun menyerahkan kembali bungjkusan – bungkusan tersebut “assiikkkkkkk. Thanks yaaa Biolaa” dickypun kembali ceria dan tersenyum seraya memamerkan deretan behelnyanya “Biola?? Ga sekalian gendang aja napa? Nama gue viola” guepun protes “yaa Cuma diganti dikit doang koq” ilham kembali mencoba menjahiliku “hhmm mulai dehh” ujarku sambil melirik ilham dengan tatapan tajam. Ilhampun reflex mengangkat jari telunjuk dan jari tangahnya. Kamipun langsung duduk di bangku masing-masing “oh yaaa koq dari tadi gurunya ga masuk – masuk yaa” ujar monic ‘iya yahh padahal gue udah semangat belajar nih” guepun menganggukka kepala dengan gaya sok serius padahal itu mah acting :p Egi sang ketua kelas masuk ke kelas dan memberikan berita “woyy teman – teman guru – guru pada rapat nih, jadi jam pelajaran ke-4 kosong kalian bebas melakukan kegiatan selama masih dilingkungan sekolah” sontak seisi kelaspun menjadi heboh semua mendadak sibuk. Dicky dan ilhampun sudah hilang ntah kemana “Monic, lo mau ngabisin waktu di mana?” kata gue “rencananya sih aku mau ke perpus aku ingin membaca novel ini disana, lo mau ikut?” ujar monic sambil mengangkat sebuah buku yg sangat tebal “nggak deh, bisa – bisa gue ngelanjutin tidur ronde ke 2. Gue mau keliling sekolah aj deh, biar lebih akrab sama lingkungan sekolah” guepun menolak ajakan monic “perlu gue temenin ga?” monic menawarkan dirinya ”gausah deh, kan lo udah ada kegiatan, lagian Cuma keliling aja koq” gue dan monicpun berpisah didepan kelas “hmmm kemana yahh enaknya. Aha..! kesitu aja deh tapi gue mau beli cemilan dulu deh” gue pun tertarik untuk ke suatu tempat yg menarik perhatian mataku _Iwa K – Bebas_ Sudah tinggalkan Tinggalkan saja semua persoalan waktu kita sejenak Tuk membebaskan pikiran Dan biarkan.. Biarkan terbang tinggi sampai melayang jauh menembus awan.. Sementara tinggalkan semua aturan yang kadang trlalu mengikat dan tak beralasan teman Memang, memang benar teman Kita perlu cooling down dan melonggarkan pakaian Reff: Bebas lepas kutinggalkan saja semua beban dihatiku Melayang kumelayang jauh Melayang dan melayang.. Reza P.O.V “Plajaran kosong enaknya kemana yah, ke belakang sekolah aja deh seklaian dengerin lagu” guepun menuju kebelakang sekolah dan duduk dibawah pohon, lalu kemudian meamasang headset ke kedua telingaku. Alunan lagu pun kini terdengar *tuuukkkkk Tiba – tiba gue merasa seperti ada sesuatu di kepala. Tadinya gue berfikir itu mungkin daun yg berguguran dari pohon *tuuukkkk lagi – lagi ada sesuatu yg terjatuh dikepalaku, gue pun merabai kepala “what?? Kulit kacang???” gue pun heran melihat ada beberapa kulit kacang yg bersarang dirambutku. Gue pun mendongakkan kepala ke atas. Gue terkejut, ada cewek yg lagi nangkring di atas “heh monyet. Turun lo ! enak aja kepala gue disambit pake kulit kacang tar kegantengan gue berkurang “ada apa sih” cewek itupun menoleh ke baah dengan tampang tak berdosa “yeee malah nanya, buruan turun sekarang ! ini kulit kacang asalnya dari lo kan? “ gue berkata sambilmenunjukkan kulit kacang yg berserakan di pohon “tapikan gue ga sengaja” ujar cewek itu “ga ada tapi – tapian, buruan turun sekarang” Viola P.O.V Saat gue sedang asyik nangkring dipohon tiba – tiba ada yg teriak – teriak nyuruh gue turun karena ternyata kulit kacang gue mengenai kepalanya. Padahalkan gue ga tau kalo ada orang bawah “ia – iya gue turun sekarang” guepun turun dr pohon “aduuhh maafn gue yah gue ga tau kalo ada orang, pas gue manjat tadi ga ada orangnya di bawah” kata gue menjelaskan “yaudah deh gue maafin. Lagian lo kan cewek ngapain juga pake manjat pohon segala” ujar cowok itu “di atas pohon enak. Ademmmm” kataku sambil cengengesan “lahh situ ngapain duduk dibawah pohon. Tar kesambet loh” guepun balik bertanya “gue lagi dengerin lagu sekaliamn berlatih biar nge-rapp gue makin bagus” jelas cowok yg kini ku ketahui bernama reza anugrah “ohh jadi lo rapper yah. Gue juga bisa nge-rapp’ kataku dengan gaya sok iyeeee “hah? Lo bisa nge-rapp? Suara lo aja cempreng kaya gitu” ujar reza sambil cekikikan “ga percaya. Yaudah lo dduluan deh nge-rapp abis itu baru gue” kata gue denganm gaya sok cool “okee” Reza SMASH - Api Cinta ( Solo Rap ) One two three four Heyy Ku jumpa kamu disaat ku inginkanmu Kauu Membuat rasa ini lama menunggu Yaaa Kau lah yang membuat ku mendebatkanmu Oh my God Sekarang dirimu telah hadir dihadapanku Wa waktu pun terus berputar Bagai cahaya yang terus bersinar Ci cintaku tak pernah pudar Seperti jantungku yang terus bergetar Ra rasaku tak pernah hilang Meskipun dicampur gula yang pekat Ka kamu adalah bagian yang selalu bersamaku selamanya Oo o o Oh jantungku berdetak - detak Oo o o Oh cintamu yang ku inginkan Oo o o Oh hatiku berdegup kencang Oo o o Kau rasakan api cintaku yeah ................................................. “busssettt ternyata ni cowok, keren banget nge-rapp nya. Abis ini giliran gue. Aduuhhh gimana yah gue kan Cuma asal – asalan nantang, mana bisa gue nge-rapp” gue pun betkata dalam hati “sekarang giliran lo” ujar reza sambil menunjuk gue. Dengan bermodalkan PD tingkat dewa gue pun mulai -Balonku (dinyanyiin pake gaya nge-rapp yaaa) Yoo’ yoooo’ balonku ada lima, rupa – rupa warnanya hijau kuning kelabu Merah muda dan biru Meletus balon hiaju yoooo” Hatiku sanagt kacau Balonku ada lima ku pegang erat – erat. Yyeeaaahhh ……………………………………. “gimana keren kan” kata gue “wuahahahahhahaha nge-rapp apaan tuh sumpah lucu banget. Hahahhahahahahhahahaa” reza kini tertawa terbahak – bahak “yeee koq lu ketawa sih” kataku heran “hahahhahahahhahahaaa aduuhh perut gue sakit, kocak bgt sih lo hahahhahaha” reza tertawa semakin keras “jangan – jangan ni anak kesambet lagi. Hihh seremm. Gue tinggal aja deh” guepun meninggalkan reza yg masihb tertawa Author P.O.V Sementara itu anak – anak smash tengah berkumpul di kantin “reza kemana sih, koq belom nongol – nongol”ujar Bisma “tadi udah gue telpon koq, nah tuhh dia udah dating” ujar ilham “darimana aja lo, koq muka loh merah gitu” rafaell pun bertanya “tadi gue ketemu sama cewek aneh yg nantangi gue nge-rapp, pas giliran dia, dia malah nyanyi balonku. Gue langsung ngakak lah” jelas reza “kenapa yah akhir –akhir ini banyak cewek aneh di sekolah” kata bisma “ehh gan, gimana party ultah loh jadi ga dilakasanain” Tanya rangga pada Morgan yg saat itu sedang berulang tahun “jadi dong, lo semua harus datang yahh ntar sore” “pasti dong… maaf yah semalem gue ga bs ikut anak – anak ngerjain lo soalnya adek gue baru datag nih dari bandung” kata rangga “gapapa koqq, lagian suprisenya juga gagal hihihi” kata morgan “ini semua tuh gara – gara bisma tau gak. Saat kita mengendap –endap di kamar morgan ni anak malah kentut, kita semua pada kebauan deh” ujar dicky sambil melirik bism “ahh kalian nya aja yg sewot pas gue kentut, morgan jadi keburu bangun deh” bisma membela dirinya “kentut lo itu gas beracun” ucap reza, raffaell, dicky, dan ilham berbarengan “waduuhh gue diserang nih’ ujar bisma seraya menggaruk kepalanya “ehh gue kedepan bentar yahh, mau beli puls, pulsa gue habis nih” ujar rafell pamit pada teman – temannya Rafaell P.O.V Guepun berjalan menuju counter pulsa di depan sekolah. Sesampainya disana ternyata tukang pulsanya lagi keluar sebentar. Gue pun menunggu disana. Tiba – tiba datang seorang cewek “bang gue mau beli pulsa nih” ucap cewekj itu “……..” gue pun Cuma bengong “bang gue mau beli pulsa. Yg voucher aja deh” cewek itu kembali mengulangi kalimatnya “lo ngomong sma gue” Tanya gue heran “yaiyalah.. lo yg jualan pulsa disini kan” ujar cewek itu sok tau ‘bukannn, gue bkan yg jual” elak gue “haduuhh bang, gapapa lagi, akui aja. Jjustru bagus loh masih sekolah udah buka usaha yaa walaupun Cuma jual pulsa’ cewek itu menasehati gue. Tapikan gue ga jualan pulsaaaa “nih bang duitnya saya ambil, voucher yg 50rb yaa” ujar cewek itu seraya menyerahkan uang 70rb lalu kemudia mengambil voucher ‘tapiii kannnn…” gue mencoba menjelaskan bahwa gue bkan tukang pulsa tapi ni cewek memotong pembicaraan gue” “gapapa, ambil aja bang kembaliannya, saya ikhlas koq” ujar cewek ini sok tau “ehh bang udah mau masuk jam pelajaran ke -5 nih, gue masuk kedalam dulu yaaa. Yg semangat yaa bang cari rezekinya” cewek itupun berlalu masuk kembali ke sekolah “tapiii kannn gue bukan jualan pulsa” gue pun makin bengong “ehh den rafaell mau beli pulsa yah” tiba – tiba abang yg jual pulsapun datang ‘iya nih bang, abang kemana aja sih, masa tadi saya disangka penjual pulsa” ujar gue menyerahkan duit 70rb punya cewek sok tau tadi “tadi abang laper, jadi beli bakso dulu deh, mungkin den rafaell berbakat jualan puls akalii” jelas abang itu “huh emang tampang saya kayak hape” ucapku kesal “bang gue beli pulsa elektrik 100rb yaa. Biasa ke nomor gue, abang tau kan” ucap gue “sippp” Geu pun segera meninggalkan counter pulsa dan kembali ke sekolah karena guru hanya rapat saat jam pelaran ke -4 saja. Rasa kesalpun masih menyelimuti gue. Masa cowok ganteng dan cool gini disangka tukang pulsa uuhhh Viola P.O.V Tepat saat gue mulai memasuki kelas bel pertanda jam peljaran ke – 5 pun berbunyi “halooo vio, kamu dari mana aja sih” sapa monic pad ague “tadi abis beli pulsa di depan” jaw ague ‘ehh ternyata siswa disini rajin – rajin yaaa, tadi gue beli pulsa ternyata yg jualnya siswa disini loh. Lumayan ganteng sih” ceritaku pada monic “emang kamu beli dimana, setauku counter pulsa disini cma satu, dan yg jual itu Bang Kasim, dia bukan siswa sini, dan dia juga udah lumayan tua’ ucap monic heran “ahh masa sih, tadi yg jualnya masih muda, wangi dan ganteng koq, hmmm mungkin dia baru buka usaha kali yaa” guepun mulai berspekulasi Beberapa saat kemudian guru matematikapun masuk ke kelas. Ya Tuhan Semoga hamba tidak ngantuk lagi. Amiinn Author P.O.V Bel sekolah pun berbunyi pertanda jam pelajaran telah usai. Semua anak – anakpun berhamburan berebut ingin pulang duluan. Termasuk viola, pelajaran matematika tadi membuatnya pusing tujing keliling. Violapun segera mencari taksi, karena rangga ada pertemuan dengan anggota tim basket Skip Skip Skip Rangga P.O.V “Hari udah sore gue baru sampe di rumah. Huhhh lumayan capek habis latian basket. Viola lagi ngapain yaa” gue pun turun dari mobil saat geu mulai memasuki teras dan ingin mebuka pntu, gue mendengar suara tangisan cewek “itu kan suara vio, koq vio nangis sih. Jangan – jangan ada yg jahatin dia pas di sekolah tadi” guepun langsung berlari ke dalam Gue melihat viola duduk di ruang tv dengan pipi yg telah basah oleh air mata ‘vioo, lo ga papa kan ? siapa yg udah nyakitin lo, bilang sama gue, biar gue hajar orang itu” guepun mulai sewot “hikss hiksss hikss maksud lo apaan sih” vio pun bertanya pad ague sambil mengelap air mata nya “elo lagi nangis kan, siapa yg udah biki adek gue sedih kaya gini” guepunn mulai emosi “tuhhh” vio pun menunjuk televisi ‘hah tv?” gue pu heran “iyaa gue lagi nonton film india nih, masak sahrukhan nya diusir sih, dia kan ganteng, gue kan jadi sedih liat dia diusir sama bapak angkatnya hikss hikksss hikss” jelas viola *guubbrrraaakkkkkkkkkkkkkkkk Seharusnya gue udah menduga nya dari awal “dasar looo bikin gue panic aja” guepun menoyor kepala vio “ yee emang salah gue apaan” vio heran dan merasa dia tidak melakukan apapun *srroooottttttt. Vioalpun membuang ingus akibat tangisan nya barusan dengan menggunakan tisu “ihh viooo.. jorok tauuuu” ucap gue “halahhh sok higienis loo” ucap vio seraya membuang tisu ke arahku. “dasaarrrr cewek jorookkkkk” guepun menjewer kuping viola, dan iapun kesakitan\ “gue ke kamar dulu yaa, gue mau mandi duluu” ucapku pada viola “pantesan dr tadi bau asem ternyata itu asalnya dari lo” ucap viola meledek gue “oh yaaa di kulkas ada magnum tuh, sesuai sama perjanjian kita tadi pagi”sambung viola sambil memegang kupingnya yg memerah akibat gue jewer barusan, yaaa siapa suruh dia jahil banget sama gue Guepun langsung ke kamar lalu mandi Skip Skip Skip Viola P.O.V “Udah jam 5 sore nihh, bosen gue dirumah terus” ujarku bête Tiba - tiba tercium aroma parfum. Yaaa rangga kini ke luar dari kamarnya “busseetttt wangi amat loh, mana udah rapi pula” ucapku saat melihat penampilan rangga “gue kan emang selalu wangi dan rapih, ga kaya loo” rangga mulai meledekku “huuhhhh. Emang lo mau ke mana siih” Tanya gue “gue mau ke pesta ulang tahun temen nih, kemungkinan gue pulangnya agak maleman.” Jelas rangga “ohh, lu mah enak ada acara, gu bosen nih di rumah” kata gue ‘yaudah lo ikut aja sama gue’ ajak rangga “ogahh deh, gue males ke tempat keramaian gitu” tolakku ‘hmm gimana klo lo ke taman komplek aja disana enak lohh buat nongkrong kalo lagi sore – sore” tawar ranggga “boleh juga tuhh, gue perginya barengan lo yaa, ntar gue turun di taman aja” gue dan ranggapun masuk ke mobil dan sesuai rencana gue turun di taman “selmat bersenang senang yaa” ucapku sambil melambaikan tangan saat mobil rangga mulai menjauh “wahh ternyata benar yg dibilang rangga disini emang enak, adem, tenannggg” ucapku sambil berjalan mundur Tiba – tiba *brruuukkkkkkk “ups sepertinya gue nabrak orang nih” gue pun menoleh ke belakang “elooooo” ucap kami berbarengan. Ternyata yg gue tabrak itu Morgan “haduuhh elo eloo lagii” ucap Morgan “harusnya gue yg bilang gitu” jawab gue Kamipun serempak menoleh kee arah abngku taman yg masih kosong, mungkin isi piikiran kita sama. Aku dan MOrganpun berebutan ingin menduduki bangku itu “gue duluan yg duduk sini” ujark gue “enak ajjaa, gue dduluuaaann” morgan tak ingin kalah “gueee” “gueeee” ‘gueeeeee” “yaudah deh kita sama – sama duduk sini lagian bangkunya juga luas” guepun meberi usul “hmm yaudah dehhh” gue dan morgan pun duduk berdua di bangku itu Lalu ada sepasang kekasih yg lewat di depan kami “honey liat deh pasangan itu romantic yaa, pake baju couple, kamu sih aku ajak pake couple ga mau. Kan biar romantic kaya mereka” ujar cewek kepada cowoknya Gue dan morgan reflex melihat baju kami. Dan kami pun baru tersadar. Saat itu gue memakai baju kaos berwarna putih dengan gmbar Dessy Duck sedangkan Morgan memakai baju kaos putih bergambarkan Donald Duck, pantas saja pasangan itu mengira kami berpacaran “hehh bawell, diantara banyak kaos kenapa lo mesti pake warna putih sih” ujar Morgan “suka – suka gue dongg. Nah elooo diantara banyak kartun Disney kenapa lo mesti pake motif Donald duck” ucap gue tak mau kalah “suka – suka gue juga dongg” Morgan meniru ucapanku Lalu lewatlah sepasang kakek nenek “kek., lihat deh pasangan ituuu, jadi inget waktu kita muda dulu yaaa” ucap nenek itu pada kakek “bukan nek, kita bukan pasangan” jelas Morgan “gapapa anak muda, dulu kita juga seperti mereka yaa nek, massih maluu kalau ditanya orang” ucap sang kakek “iyyaa kek” kata nenek Gue dan morgan pun hanya terseyum tak berani melawan orang tua “anak muda kalian harus menjaga hubungan kalian yaa, cinta suci kalian harus dijaga sampai ke pelaminan bahkan sampai ajal menjemput” nenek member nasehat “iii.. iiiyyaaa, nekkk” ucap gue dan morgan berbarengan Kemudian pasangan tua itu pun berlalu Morgan P.O.V Kenapa sih gue selalu sial kalo ketemu ni cewek bawel, di sekolah gue direpotin pas di luar sekolah gue malah disangka pacaran sama ni anak Kami pun hanya terdiam satu sama lain, sibuk dengan pikiran masing – masing. “hmmm kalo diperhatiin kalo ni cewek lagi diem ternyata manis juga” guepun mulai memperhtikan cewek bawel “hehh bawell, gue mau nanya nih sama lo” gue pun memecahkan keheningan “Tanya apa. Asal jangan Tanya matematika tau kimia gue pasti bisa jawab koq” cewek itu kembali bersuara “loo pernah ga sih merasa sepi ditengah keramaian” ucap gue serius “pernah, biasanya sih pada saat ittu gue sedang nggak menjadi diri gue sendiri.” Kata cewek itu “maksudnyaa” Tanya gue “hmm gimana yah, misalnya gue kan sering diajak mama ke pesta disana gue ga menjadi diri gue, feminim, harus sopan. Saat itu gue merasa sepi, walapun gue sedang berada di sebuah pesta besar. Kalo lo sendiri gimana” Tanya nya balik “gue sekarang juga lagi ngerasain itu. Seharusnya sekarang gue berada di pesta yg dibuat keluarga gue untuk gue, tapi gue ngerasa ga nyaman, ntahh gue sendiri ga tau penyebabnya” kata gue Gue dan cewek bawelpun kembali terdiam untuk beberapa saat “jadi sekarang lo lagi ulang tahun?” Tanya cewek itu tiba – tiba “tau dari mana lo?” gue pun bertanya balik “gue Cuma nebak aja, tadi kan elo bilang sekarang keluarga lo lagi nyiapin pesta, yaa menurut gue sekarang lo lagi ulang tahun. Atau jangan – jangan lo mau nikah terus sekrang lo berniat kabur” cewek itu kembali cerewet “weee enak ajaa” elak morgan “okee sekarang karena lo ulang tahun, lo boleh minta apa aja sama gue. Tapi jangan minta kado yah soalnya gue lagi ga bawa duit hehhehe, atau gimana kalo gue nyanyi aja” usulnya “jangan ahh, gue ga mau dengar lo nyanyi, ntar lo malah nynyi doraemon lagi” kata gue “hihihi ga akan koq, gue bakalan nyanyi deengan serius” ucap cewek itu dengan yakin “yaudah deh, tapin awas yahh kalo suara lo jelekk’ Cewek itupun berdiri di depan gue dan mulai bernyannyi Hari ini, hari yang kau tunggu Bertambah satu tahun, usiamu, Bahagialah slalu Yang kuberi, bukan jam dan cincin Bukan seikat bunga, atau puisi,Juga kalung hati Maaf, bukannya pelit, Atau nggak mau bermodal dikit Yang ingin aku, beri padamu Do'a s'tulus hati ... Reff: Smoga Tuhan, melindungi kamu Serta tercapai semua angan dan cita citamu Mudah mudahan diberi umur panjang Sehat selama lamanya.. Selamat Ulang tahun .... Selamat Ulang tahun ... ……………………………………….. Cewek itu bernyanyi dengan gaya rock bahkan cewek itu benyanyi sambil mengangguk – anggukkan kepalanya seprti bintang rock star. Walaupun terkesan berantakan dan suaranya tak begitu bagus tapi gue bisa melihat ketulusan hati darinya “gimana suara gue baguskan mrip Anggun C Sasmi” kata cewek itu asal – asalan “jelekkkk…. Tapi makasih yahh lo udah ngehibur gue” kata gue “sama-sama” cewek itu tersenyum dengan manisnya, dan membuatku sedkit terpesona “oh yaaa gue harus pergi ni, pasti keluarga ddan teman – teman gue udah nungguin gue” kata ku berpamitan “ehh tunggu dulu, gue mau kasih lo hadiah satu lagi, ini adalah cara yg mama sering lakukan kalo guue loagi ultah” kata cewek itu Cewek itu kemudian memeluk gue. Sebuah pelukan hangat. Ntah mengapa gue merasa sangat nyaman berada dipelukannya, begitu hangat begitu menenangkan jiwa “hari ini adalah hari dimana kau lahir kedunia, terimakasih karena kau telah datang, terima kasih karena kau telah memberi kekuatan. Teruslah menjadi bintang kecil yg bersinar terang ditengah hamparan malam gelap” cewek itu berkata dengan lembut dengan posisi masih memelukku Guepun langsung tertegun, hati gue tersentuh, damai sekali rasanya di jiwa. Cewek itu seolah menjelma menjadi malaikat Beberapa saat kemudian ia melepas pelukkannya “ehh koq lo bengong sih?’ kata cewek itu “nnggg.. nggakk koqq’ kata gue tersadar dari lamuanan ‘wahh udah mulai gelap nih, gue pulang duluan yaa lagian keluarga lo juga udah nunggu kan, oh yaa nama gue Viola, jangan panggil gue cewek bawel lagi yah.. dahhhhh” cewek bawel yg kini ku ketahui bernama viola itu kini berjlan jauh meninggalkan ku sendiri dengan perasaan yg tak menentu ini “dia memang cewek ajaib” gue pun tersenyumn lalu bangkit dari bangku kemudian pergi meninggalkan taman, dan bersiap untuk menemui sahabat dan orang tua ku di pesta ================================================================= Yakkkk part 3 nya udah selesai Setelah dikejar kejar, akhirnya author berhasil nyelesain juga. Hehehehe Raffal dan reza udah ketemu nih sama viola, itu artinya semua member smash udah ketemu sama si biang kerok Viola. Pertemuan mereka aneh – aneeh yaaa hihihihihi Ohh yaa part ini author khusus persembahkan buat Kak Morgan winata yg lagi ulang tahun Semoga panjang umur, sehat selalu, dan tetap sukses yaaa. AMIN Gimana nih komentar kalian tentang part 3 Hayuukkk komen nya author tungguin Kertik dan saran masih diperlukan loh |
| Khazanah www.sarkub.com bangun+rumah 's link Peristiwa yang memilukan dan nyaris menampar wajah umat islam terjadi pada tahun 1164 M atau 557 H. Jasad Nabi Muhammad SAW pernah terusik dan nyaris dicuri oleh orang kafir laknatullah. Akhirnya Allah menyelamatkannya dari rencana jahat yang mengancam sang nabi tercinta. Usaha-usaha mengambil jasa... |
| Cerbungcerpen Karya Smashblast bangun+rumah 's link Sweet Spy#25 Maaf ini ngaret sekali.............. "Thania" Seru Rafael saat melihat seorang gadis melintas di hadapan nya. Dengan sigap Rafael mengejar gadis tersebut hingga masuk ke sebuah Cafe. "tep...." Rafael berhasil memegang Bahu Gadis tersebut. Rfleks gadis tersebut menoleh. Deg....deg....deg... "kamu masih hidup sayang?? Aku Rindu kamu " kata Rafael yang sudah bertatap wajah dengan gadis tersebut. Gadis itu mengerenyit kan dahi nya menatap penuh heran. "Dlep~" Rafael menarik Gadis itu ke pelukan nya. Gadis yang cukup cantik mengenakan Gaun berwarna Hitam dengan Rambut hitam yang tergerai dan sedikit make up menghiasi wajah Cantik nya. "Thania... Aku kangen kamu,aku rindu kamu" kata Rafael lagi lagi dan lagi. "maaf aku bukan Thania.. Tolong lepas kan aku" ucap Gadis yang kini di pelukan Rafael,sedikit meronta di dekapan Rafael. "kamu Thania! Yah kamu Thania,mana mungkin aku salah mengenali pacar aku sendiri!" kekeh Rafael yang sudah melepas kan pelukan nya itu. "Maaf!! Aku bukan Thania, tapi aku KHANIA !! Aku juga bukan pacar kamu!! " Sentak Gadis tersebut yang bernama Khania tersebut. "kamu bohong! Kamu Thania pacar aku!! " Rafael berisikeras. Yah Gadis yang di hadapan Rafael kini sangat mirip dengan THANIA pacar Rafael yang sudah tiada. "Anda pasti sudah Gila! Aku Khania bukan Thania!! " bentak Khania yang mulai risih melihat tatapan dan tinggkah Rafael saat ini. Rafael terdiam sesaat memandangi wajah Gadis yang mirip dengan kekasih nya dulu. "Maaf, aku permisi!!" pamit Gadis tersebut lalu masuk ke dalam Cafe. Rafael diam tanpa kata,raut wajah nya berubah tampak berfikir. *** Queen tengah di paksa makan oleh Morgan,Dokter hanya memberitahu ke Morgan bahwa Queen demam biasa,dan perlu istirahat,tentu saja itu atas permintaan Aura agar tak berbicara tentang kehamilan Queen. "ayolah Queen makan,dikit ajah." Morgan memohon kepada Queen agar mau makan,maklum Queen lagi dalam keadaan tidak sehat dan kini hanya terbaring di tempat tidur. "gak mau kaka. Aku gak mau makan" tolak Queen seraya mengeleng kan kepala nya. "kamu harus makan! Nanti kamu gak sembuh,kalau tidak makan sayang." kata Morgan menaruh sendok yang ia pegang di piring. Queen hanya mengeleng sambil memejam kan mata nya. "huft... Kaka mohon Queen makan yah dikit ajah" Melas Morgan menyentuh pipi adik nya tersebut. Aura pun datang, lagi-lagi Queen hanya mengeleng sambil menyandar kan tubuh nya ke belakang. "ada apa ini??" Tanya Aura yang baru masuk ke dalam kamar Queen. "Queen gak mau makan Ra,gue udah bujuk dari tadi,tetap ajah gak mau,"jelas Morgan dalam keadaan pasrah. Aura menghela nafas nya. "Gan, lo keluar deh biar gue bicara sama Queen dulu pasti dia mau makan" pinta Aura yang berdiri di sebelah Morgan. "fuh~oke gue keluar. Queen kaka keluar dulu yah" pamit Morgan meletakan semangkok bubur di meja terdekat,Queen hanya menganguk tanpa membuka kelopak mata nya "kamu kenapa lagi sih Queen? Gak mau makan? Gak inget ma anak dalam perut" tanya Aura dan duduk di samping Queen. "inget kok ka."jawab Queen membuka kedua mata nya. "terus kenapa gak mau makan??"Aura mengangkat satu alis nya. "aku bukan gak mau makan ka cuma.."ucap Queen sedikit menggantung. "cuma apa??"sambar Aura yang gregetan melihat Queen seperti ini. "cuma mau makan yang di masak ka Rafael."jelas Queen pelan tertunduk malu. "what? Makanan yang di masak Rafael? Oh No Jangan bilang kamu Ngidam Queen"kaget Aura tak percaya mendengar penuturan Queen tadi. "gak ngidam kok! Cuma pengen ajah kak,kaya nya kalau ka Rafael yang masak? Pasti makanan nya enak,"kata Queen dengan wajah polos seraya menjilat bibir nya sendiri. “Masakan Rafael itu gak enak Queen,lebih baik kamu makan bubur ini aja.”Kata Aura mengambil mangkok bubur tersebut. “Gak mau!! Aku mau makan ,kalau makanan itu yang masak Ka Rafael!!”kekeh Queen mengeleng kan kepala nya. “Ya Tuhan,,,kamu jangan ngeyel deh Queen!! Mana mungkin kamu bisa makan masakan nya Rafael! Rafael ajah jarang masak!kamu mau bunuh anak yang kamu kandung ha~ “Aura sedikit menguncang kedua bahu Queen. “aku sayang kok sama anak yang ada di kandungan aku,tapi beneran deh ka,aku mau makan kalau makanan itu buatan nya Ka Rafael ,Hiks~”Jelas Queen yang mulai menitih kan air mata. “ya Tuhan,,kenapa masalah nya jadi serumit ini? Queen hamil? Bagaiman jika Morgan tahu?apa ia akan marah besar terhadap adik nya? terus apa mungkin Rafael akan tangung jawab terhadap benih yang ia tanam??” Kata Aura dalam hati yang melihat kondisi Queen yang sungguh rumit. “Huft,,,udah kamu jangan nagis,nanti kaka cari cara buat dapetin apa yang kamu mau,!”Pasrah Aura menepuk bahu Queen. “Serius ka?? Terimakasih yah ka Aura baik banget deh..”Girang Queen. “Serius,tapi kamu jangan nagis lagi nanti Morgan curiga lagi lihat kamu,dan satu lagi Queen ,sampai kapan kamu mau menyembunyi kan perihal kehamilan kamu ini??”Aura,Queen terdiam sesaat dan memasang senyum manis nya. “aku gak tahu sampai kapan aku harus sembunyi kan ini semua,biar ini mengalir ada nya,”Sahut Queen berusaha tegar. “Semoga kebahagian menghampiri kamu Queen dan masalah kamu cepat selesai. “Amin dan semoga kaka juga cepat balikan sama Ka Bisma sebab ini bukan salah kaka juga ,ini semua salah aku.andai aku gak maksa kaka tutup mulut? Pasti kaka tak akan bertengkar dengan ka Bisma”Queen. “Ya sudah semoga doa kita di kabul ka sama Tuhan,kaka pergi dulu yah ke rumah Rafael,kamu diam di sini jangan buat ulah lagi”Kata Aura yang sekalian berpamitan untuk pergi. “iya ka,,,”balas Queen ,Aura pun keluar. “kenapa semua nya menjadi rumit? Kenapa semua ini terjadi pada ku ya Tuhan? Apa Ka Rafael akan mengakui anak ini nanti? Apa ka Morgan bisa memaaf kan kesalahan ku yang ini? Argh~ berikan keajaiban mu ke pada ku Ya Tuhan... aku hanya ingin merasa kan bahagia,apa itu sangat mahal jadi aku harus melalui ini semua??”Kata Queen dalam hati menyandar kan tubuh nya dan mengadahkan wajah nya ke langit-langit kamar yang bernuasa putih tersebut. “Apa pun yang terjadi ? aku percaya pasti ada hal indah yang Tuhan ciptakan untuk ku kelak,,”Gumam Queen berusaha tegar,tangan nya menyentuh perut datar nya . ** “Ngapain sih lo suruh Rafael masak? Dia gak bakal mau masak Ra!!”tanya Dicky,yah Aura sedang ketemuan Dicky di luar rumah. “Ayo lah dicky bantuin gue kali ini ajah lo suruh Rafael masak! Lo kan adik nya pasti dia mau tuh kalau lo yang nyuruh,”Pinta Aura yang belum menyerah dan belum berkata jujur. “Ah~ udah ah lo mah nyebelin! Lo ngajak gue ketemuan buat nyuruh Rafael masak doank? Gak penting tau gak!! Mana ada bandit mau masak!!”Oceh Dicky yang merasa sia-sia menerima panggilan dari Aura,ia pun bangun dari duduk nya lalu melanggkah kan kaki nya. “ini Penting!! Karena ini buat ponakan lo juga Dicky! “Ceplos Aura yang berhasil membuat kaki Dicky terhenti untuk berjalan. “A,,apa lo bilang tadi Ra?? Ponakan??”tanya Dicky ragu sambil memutar kan tubuh nya ke arah Aura kembali,Aura hanya menganguk pelan . “Maksud lo dengan ponakan??”Dicky menyipit kan mata nya menapat Aura. “Queen hamil Dicky,sekarang lagi Ngindam mau makan masakan nya Rafael,nah gue gak tega maka nya gue mau nurutin kemauan dia buat dapetin masakan nya Rafael.tapi gue juga bingung bilang apa sama Rafael?maka nya gue minta bantuan lo ...”Jelas Aura dengan suara dengan pelan nya, mata Dicky membulat sempurna saat medengar penjelasan Aura ,ia menghampiri meja yang sempat ia tinggal kan tadi. “Lo serius Ra??”Tanya Dicky yang masih tak percaya. “Gue serius Dicky ,Queen hamil sudah 3 minggu dan biasa nya masa itu masa-masa nya ngidam,apa lo tega nanti punya ponakan terus Ecesan hmmm....”Kata Aura sambil berdeham. Dicky menopang kan dagu nya di meja ia cukup kaget saat ini. “Lo gak apa-apa kan Dicky??”Tanya Aura.Dicky hanya mengeleng pelan “lalu??” “Gue gak percaya bentar lagi kaka gue bakal jadi Ayah??tapi apa mungkin Rafael bakal ngakuin janin yang di kandung Queen itu adalah darah daging nya ??”Ujar Dicky “kalau masalah itu hanya Rafael dan Tuhan yang tahu,yang jelas kita harus bantu Queen untuk saat ini ..kasian dia “balas Aura, “Hmmzz,ok biarin masalah ini Rafael dan Queen yang nyelesai kan sendiri kita hanya bisa bantu sebatas ini.,Gue bakal minta Rafael masak mumpung dia gak ada kerjaan “Ucap Dicky. “Ya sudah lo buruan pulang gih,gue tunggu di cafe ini ajah takut nya kalau Rafael lihat gue? Curiga lagi ,”Saran Aura “ok,,gue pulang sekarang,,,”Pamit Dicky “Dicky,,,,”Seru Aura saat Dicky sudah di ambang pintu keluar cafe. “Bisma ada di mana sekarang??”Tanya Aura yang ingi tahu keberadaan Bisma. “Yang Gue tahu ,akhir-akhir ini ia sering main di Club malam Ra,”sahut Dicky,Aura hanya tersenyum miris,Dicky pun pergi melanjut kan perjalanan nya untuk pulang. *** Dicky pun sudah sampai di rumah ,seperti yang ia katakan pada Aura? Rafael egan untuk memasak dan memang malas masak. “Rafael masak kek gue laper nih.”Kata Dicky dengan wajah melas nya ,tak itu saja Dicky mengoyang-goyang kan tubuh Rafael yang tengah berbaring di sofa di ruang tamu. “Dicky lo jangan manja deh! Biasa nya juga laper lo bisa beli di luar? Kenapa lo tiba-tiba minta gue masak coba? Emang kata elo gue koki?hhh~”bentak Rafael kesal. “yah Rafael gue kan adik lo?masa gue manja dikit gak boleh sih, gue mau makan yang lo masak ,gue udah bosen makan-makanan luar Rafael,,,,,” “Ish~ lebay banget sih lo,,,,”Rafael menoyor pelan kepala adik nya itu. “bodo lebay kek apa kek ? yang jelas gue mau lo masak buat gue makan !!”kekeh Dicky yang tak meyerah sama sekali. “Gue bilang engak yah engak Dicky! Gue lagi malas ngapain-ngapain!!”Tolak Rafael lagi dan lagi.,Dicky mengerucut kan bibir nya dengan kesal. Bersambung.... Aw,aw,aw, Rafael melihat pacar nya yang dulu loh, hmzz ada apakah gerang nanti?? Nah lo Queen ngidam mau makan masakan nya Rafael? Apa kah Ngidam nya Queen tersampai kan?? Apa usaha Dicky membujuk Rafael untuk masak berhasil?? Kita tunggu kelanjutannya dari Miss Scals :D Maaf jika Typo(s) masih bertebaran,,,, Inna Aluna Ains pamit .... |
| Muhamad Ali Muhamad Ali shared a photo. bangun+rumah 's image link |
| DireLogic bangun+rumah 's link Di suatu senja, merupakan saat" sunyi saat aku berada di bawah pohon rindang dengan suasana sepi dan senyap, hanya ayunan yang bergoyang kesana kemari dan daun" yang kering berguguran di kepala ku.. tidak ada yang bisa ku lakukan saat ini, kecuali hanya memandang sebuah boneka yang mengantung di atas pohon. Boneka itu sangat lah kusut, kotor dan menyeramkan. hanya ada beberapa lalat yang mengeliligi boneka tersebut. lalu aku berusaha menaiki sebuah batu besar utuk mencoba mengambil boneka tersebut. tetapi tetap tidak bisa ku raih karena aku hanyalah pemuda pendek yang tidak bisa meraih apapun di atas sana. lalu aku berusaha memanjat pohon tersebut dengan susah payah. hingga tangan ku hampir meraih boneka tersebut, dan aku pun terjatuh dan tubuh ku terhempas ke tumpukan daun" kering... hingga ku melihat boneka itu berada di atas dada ku dengan lalat yang mengelilingi boneka tersebut.... Aku pun terdiam sejenak dan bangkit untuk memandang boneka yang sangat menyeramkan yang sedang aku pegang. boneka itu seperti menangisi sesuatu hal yang mungkin dia simpan dan dia pendam. raut wajah nya sangat lah kusam, penuh bekas goresan silet dan beberapa tetesan darah yang sudah mengering di pipi boneka tersebut. lalu aku membawa boneka tersebut pulang kerumah bersama ku... Terdiam dan terpaku di saat ibu tiri ku memarahi ku karena semua baju ku kotor dan kusam, dia membentak" aku sehingga aku pun di pukul sampai hidung ku berdarah. dan menyuruh ku untuk menunggu di luar rumah sampai pukul 10 malam. aku hanya berdiri disini sendiri di atas tumpukan sampah di samping rumah. aku hanya melihat ayah dan ibu tiri ku menonton tv sambil tertawa bersama adik tiri ku. tidak ada yang menemani ku kecuali boneka yang sedang aku pegang ini. aku menangis dan sendiri tanpa ada yang memikirkan kesendirian ku disini... Awan menghitam, memberi tanda bahwa hujan akan segera turun dengan suara petir menyambar di atas bukit sana. ayah ku pun menyuru ku untuk masuk. dan ibu tiri ku memberi ku sepiring nasi dan lauk seadanya. ibu tiri ku tidak tahu kalau aku menyimpan boneka ini di dalam baju ku. mungkin jika ibu tiri ku tahu aku akan di hukum kembali. Selesai makan aku segera mencuci piring dan kembali ke kamar ku di bawah tempat bagian gudang. aku merasa nyaman tinggal di gudang. karena aku hanya sendiri disini... aku pun mengeluarkan boneka ku saat aku merebahkan badan di tikar... saat aku mengangkat boneka tersebut ke atas. ada beberapa tetesan darah jatuh ke wajah ku. aku pun tak tahu apa penyebab boneka tersebut mengeluarkan darah, dan aku pun segera mengambil beberapa handuk untuk membersihkan boneka tersebut sehingga tidak kotor dan kumuh... Hari sudah berdetik mengarahkan waktu 11 malam. aku pun merasa kantuk yang sangat di mata ku, dan aku pun meletakan boneka tersebut di samping ku. hanya sebuah lilin yang menerangi malam sunyi ku. di saat tidur pulsa ku tengah malam tiba" aku mendengar suara ayah ku yang sedang marah", suara telapak kaki yang teredengar terburu" pun menghampiri tidur ku di kamar bawah... dan ayah pun menarik tangan ku yang sedang tertidur lalu menampar ku. aku di pukuli tanpa aku tahu apa penyebab nya... lalu ibu pun datang ke kamar bawah dengan membawa sapu. ibu dan ayah ku memukuli ku sampai aku tidak bisa berbuat apa". hanya tangisan dan beberapa luka memar di wajah dan badan ku... aku pun di usir dari rumah. dan ibu melemparkan boneka tersebut ke kepala ku... Hanya tangisan yang bisa kulakukan di malam itu. tidak ada tetangga yang mendengar, karena rumah ku hanya satu" nya berada di dekat bukit... aku pun berjalan di tengah malam sambil memegang boneka. aku tidak tau harus kemana. di hadapan ku hanyalah rimbunan semak" berduri yang ingin ku lalui... dan akhirnya aku pun tersesat di tengah bukit yang di penuhi pepohonan dan semak"... aku hanya bisa menangis dan memeluk boneka tersebut... sampai akhirnya aku pun tertidur di tengah gelap nya malam di atas tumpukan daun yang kering dan di kelilingi pohon yang besar... Saat aku terbangun, suasana di sekeliling ku terasa sangat aneh. awan" terasa memberi tanda senja. sangat sunyi dan sepi. lalu aku pun beranjak bangun dan melihat di depan ku sebuah gubuk tua yang sangat menakutkan. aku pun memberanikan diri untuk mengetuk pintu rumah tersebut untuk meminta beberapa makanan. Beberapa ketukan pintu pun tidak ada yang membuka kan. dan pintu itu pun terbuka dengan sendiri nya dengan berlahan. suara salam ku pun mengucap tanda aku permisi untuk masuk. tidak ada siapapun di dalam sana. semua yang ada di dalam gubuk ini terasa sangat tidak terawat, seperti rumah sudah lama tidak di huni, bahkan ada beberapa hewan yang mati di dalam nya... Dan aku pun mulai masuk, melihat sekeliling rumah tersebut, melihat beberapa foto yang sepertinya ini adalah foto pemilik rumah, hampir tidak dapat di kenali lagi karena foto itu sudah terkena jamur dan tampak tua. saat aku beranjak naik ke atas rumah dengan menaiki tangga aku pun terkejut dan terjatuh karena aku melihat beberapa potongan kepala manusia berada di atas tangga dengan mata yang sangat menakutkan... lalu aku pun pergih dari gubuk tersebut. lari selari lari nya dengan cepat dan tergesah"... aku hanya bisa berkata tolong dengan keras di tengah rimbun nya semak" yang ada.... Aku terus berlari dan berlari, walaupun semua kulit ku tersayat duri" saat aku beranjak berlari, entah kemana kah kaki ini melangkah, namun aku hanya ingin menghindar dari tempat yang menakutkan itu. sampai aku pun tersunkur di tepi danau. lalu aku pun menangis... tangisan rintihan jerit kecil ku di hutan yang sangat menakutkan ini.tidak ada siapapun disini lalu aku mulai beranjak duduk dan mengusapkan air mata ku dengan pakean kusut yang ku kenakan ini. beberapa saat kemudian... aku pun melupakan boneka yang aku bawa tadi pagi, aku juga merasa keberadaan boneka tersebut tidak ada sejak aku terbangun... Disaat aku kebingungan dan memikirkan dimana aku melupakan boneka teserbut, aku melihat di depan sana, di tepian danau, ada 1 orang wanita... berpakaian putih yang sedang duduk, aku pun tidak melihat dengan jelas karena kabut pun menutupi pandangan ku untuk melihat sosok wanita disana... Apa yang harus ku lakukan sekarang, yang bisa ku lakukan hanyalah sedikit mendekati dan mengintip wanita tersebut dari belakang pohon besar untuk menutupi keberadaan ku dari wanita itu... mungkin pandangan ku terhadap wanita itu mulai terada kabur, karena beberapa kabut tebal mulai menutupi mata ku. Di saat kabut mulai menipis aku tidak melihat siapa" di danau sana.. kemana wanita itu, kemana... 'di dalam hati ku berkata'. Aku hanya melihat ke kanan dan kekiri di area danau itu. untuk memastikan dimana wanita itu pergih... karena tidak mungkin hanya beberapa saat wanita itu menghilang dan lenyap bagaikan angin... Dan aku pun merasa bahwa keberadaan wanita itu benar" sudah tidak ada... aku pun mulai beranjak ingin pergih. Namun... Ahhhhhhhhhh..... Suara lantang ku menjerit saat aku melihat wajah menakutkan di belakang pundak ku, berpakaian putih seperti wanita yang sedang aku intip di pinggir danau sana... aku pun terjatuh dan syok.. tidak bisa mengingat apapun untuk saat ini.. aku pun tidak sadarkan diri... Di dalam ketidak sadaran ku, disini sangat lah gelap, tidak ada yang bisa ku lihat... dimana ini, tidak ada suara, sangat sunyi... aku mencoba untuk berjalan mencari cahaya yang bisa menerangi mata ku... aku terus berjalan berlahan lahan... dan kemudian ada beberapa suara aneh. seakan" suara itu mendekati ku... aku pun mencoba untuk berlari.. menghindari suara yang ingin menangkapku... kemudian banyak obor api yang menyala di sekeliling ku... aku melihat ibu tiri ku dan ayah ku. begitu banyak mengelilingi ku... mereka sperti ingin membunuh ku dengan wajah menyerupai setan... aku pun berlari terus berlari... dan akhirnya aku terjatuh entah kemana.... |
| Ansoori Dahlan bangun+rumah 's link Sifat tidak patut Mensifatkan dengan sifat tidak patut bagi Tuhan karena mengingkari makna majaz Kaum Musyabbihah tidak pernah menghiraukan teks-teks yang tidak boleh dipahami dengan makna dzahir melainkan dengan makna majaz (metaforis). Ulama Hanbali yang ternama, Al-Imam al-Hafizh al Alamah AbulFaraj Abdurrahman bin Ali bin al-Jawzi as- Shiddiqi al-Bakri atau yang lebih dikenal dengan Ibn al Jawzi menjelaskan bahwa “sesungguhnya dasar teks-teks itu harus dipahami dalam makna lahirnya (dzahir) jika itu dimungkinkan, namun jika ada tuntutan takwil maka berarti teks tersebut bukan dalam dzahirnya tetapi dalam makna majaz (metaforis)” Tuntutan takwil dengan makna majaz (metaforis) timbul ketika ayat-ayat mutasyabihat jika dimaknai secara dzahir sehingga mensifatkan Allah dengan sifat yang tidak layak atau tidak patut bagiNya Takwil dengan mempergunakan makna majaz tidak termasuk “mencari-cari takwil” karena Al Qur’an dalam bahasa Arab sehingga memahaminya harus dengan ilmu tata bahasa Arab atau ilmu alat seperti nahwu, sharaf, balaghah (ma’ani, bayan dan badi’). Dalam ilmu balaghah dapat kita dalami makna majaz (kiasan) atau makna tersirat yakni makna di balik yang tertulis atau makna di balik yang tersurat. Kaum Musyabbihah artinya kaum yang menyerupakan. Kaum Musyabbihah digelari kaum Musybih (menyerupakan) karena mereka menyerupakan Tuhan dengan makhlukNya. Kaum Musyabbihah mengatakan bahwa Tuhan bertangan (memiliki tangan), bermuka (memiliki muka), berkaki (memiliki kaki), bertubuh sama seperti manusia juga bertangan (memiliki tangan), bermuka (memiliki muka), berkaki (memiliki kaki), bertubuh. Ada juga orang yang menamakan kaum ini dengan kaum mujassimah yakni kaum yang menubuhkan (menjismkan) karena mereka menubuhkan Tuhan, mengatakan Tuhan bertubuh, bermuka, bermata, bertangan, berkaki dan bahkan ada yang mengatakan bahwa Tuhan berkelamin dan kelaminnya itu laki-laki (lihatsyarah Nahjul Balagah Juz III, hal 225) Ada juga orang yang menamai mereka dengan kaum Hasyawiyah yang artinya percakapan omong kosong, percakapan di luar batas, percakapan hina dina alias kaum “omong kosong”. Kaum Musyabbihah mensifatkan Allah punya dua tangan dan kedua-duanya kanan, jari-jari, dua betis, dua kaki, wajah, dua mata adalah mereka yang menetapkan adanya shûrah (bentuk) bagi Allah. Sementara tentang kepala mereka berkata: “Kami tidak pernah mendengar berita bahwa Allah memiliki kepala”. Kaum Musyabbihah juga mengatakan bahwa Allah dapat menyentuh dan dapat disentuh, dan seorang hamba bisa mendekat kepada Dzat-Nya secara indrawi dalam arti jarak dan arah. Guru guru besar kaum Musyabbihah atau Mujassimah adalah 1. Abu Abdillah al-Hasan bin Hamid bin Ali al-Baghdadial-Warraq, wafat 403 H, guru dari Abu Ya’la al-Hanbali. Beliau ini pengarangbuku ushuluddin yang bernama “syarah usuluddin” dimana diuraikan banyak tentang tasybihm yaitu keserupaan Tuhan dengan manusia. 2. Muhammad bin al Husain bin Muhammad bin Khalaf bin Ahmadal-Baghdadi al-Hanbali, dikenal dengan sebutan Abu Ya’la al-Hanbali. Lahir tahun 380 H, wafat 458 H. Beliau ini banyak mengarang kitab Usuluddin yang banyak menyampaikan tentang tasybih. Ada ulama mengatakan bahwa “Aib yang dibuat Abu Ya’ala ini tidak dapat dibersihkan dengan air sebanyak air laut sekalipun”. Tampaknya cacat pahamnya terlalu besar. 3. Abu al-Hasan Ali bin Abdullah bin Nashr az-Zaghunial-Hanbali, wafat 527 H. Beliau ini pengarang sebuah buku dalam usuluddin yangberjudul “Al Idah”, di mana banyak diterangkan soal tasybih dan tajsim. Ibn al Jawzi secara khusus membuat kitab berjudul Daf’u syubahat-tasybih bi-akaffi at-tanzih contoh terjemahannya pada http://mutiarazuhud.files.wordpress.com/2012/12/dafu-syubah-imam-ibn-al-jauzi.pdf untuk menjelaskan kesalahpahaman tiga ulama Hambali yang merupakan guru guru besar kaum Musyabbihah atau Mujassimah Jadi imam atau guru besar kaum musyabbihah adalah para ulama yang semula bermazhab Hanbali Syaikhul Islam Ibnu Hajar Al Haitami pernah ditanya tentang aqidah mereka yang semula para pengikut Mazhab Hambali, apakah aqidah Imam Ahmad bin Hambal seperti aqidah mereka ? Beliau menjawab: Aqidah imam ahli sunnah, Imam Ahmad bin Hambal –semoga Allah meridhoinya dan menjadikannya meridhoi-Nya serta menjadikan taman surga sebagai tempat tinggalnya, adalah sesuai dengan aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dalam hal menyucikan Allah dari segala macam ucapan yang diucapkan oleh orang-orang zhalim dan menentang itu, baik itu berupa penetapan tempat (bagi Allah), mengatakan bahwa Allah itu jism (materi) dan sifat-sifat buruk lainnya, bahkan dari segala macam sifat yang menunjukkan ketidaksempurnaan Allah. Adapun ungkapan-ungkapan yang terdengar dari orang-orang jahil yang mengaku-ngaku sebagai pengikut imam mujtahid agung ini, yaitu bahwa beliau pernah mengatakan bahwa Allah itu bertempat dan semisalnya, maka perkataan itu adalah kedustaan yang nyata dan tuduhan keji terhadap beliau. Semoga Allah melaknat orang yang melekatkan perkataan itu kepada beliau atau yang menuduh beliau dengan tuduhan yang Allah telah membersihkan beliau darinya itu. Kaum Musyabbihah, mereka beri’tiqod bahwa Tuhan bermuka dan bertangan. Mereka menggunakan dua dalil dari ayat Al Qur’an seperti yang artinya “Dan yang kekal muka Tuhanmun yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan” (QS Ar Rahmaan [55]:27) “Tangan Tuhan di atas tangan mereka” (QS Al Fath [48]:10) Kaum Musyabbihah mengatakan bahwa Tuhan telah menceritakan tentang diriNya atau Tuhan telah menetapkan sifat bagi diriNya dalam ayat-ayat tersebut sehingga nyata benar bahwa Tuhan mempunyai muka dan itulah yang kekal dan mempunyai tangan yang lebih tinggi dari tangan manusia. Kaum Musyabbihah mengartikan ayat-ayat tersebut menurut dzahirnya saja. Kaum Ahlus sunnah wal Jama’ah menolak paham atau i’tiqod (aqidah) seperti itu berpegang pada firmanNya yang artinya “Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia” (QS As Syuura [42]:11) Kalau Tuhan bermuka dan bertangan maka serupalah dengan makhluknya yaitu manusia. Kaum Ahlussunnah wal Jama’ah mentakwilkan perkataan “wajhu” sehingga maknanya menjadi “Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan” (QS Ar Rahmaan [55]:27) Kata wajah dalam Bahasa Arab biasa digunakan merujuk kepada wajah yang dikenal secara denotatif, dan kadang juga digunakan oleh Bangsa Arab merujuk diri seseorang, artinya mereka menggunakan ungkapan “wajah” untuk menyebut “diri seseorang”, maksudnya adalah dzatnya, secara majaz (kiasan). Kata “wajah”, orang Arab biasa menggunakannya secara majaz (kiasan) untuk mengungkapkan sosok seseorang demi memuliakannya. Maka mereka berkata: “jaa’a wajhul qoumi” telah datang wajah kaum. Sedangkan ayat kedua, kaum Ahlussunnah wal Jama’ah mentakwilkan “yaddu” artinya kekuasaan sehingga maknanya menjadi “kekuasaan Allah di atas kekuasaan manusia” Dengan mentakwilkan ayat-ayat tersebut tujuannya mengembalikan ayat-ayat mutasyabihat (mempunyai makna yang banyak) kepada ayat yang muhkamat yakni yang artinya “Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia” (QS As Syuura [42]:11) Kaum Musyabbihah berpendapat bahwa Tuhan itu berada atau bertempat di atas ‘Arsy atau bahkan Tuhan itu duduk di atas ‘Arsy. Dalil yang dikemukan adalah “ar-Rahman ‘Ala al-‘Arsy Istawa (QS Thaha 5) Kaum Musyabbihah mengatakan bahwa Tuhan di atas yakni di atas langit dengan berdalil firmanNya yang artinya, “Tetapi Tuhan mengangkat Isa kepadaNya” (QS An Nisaa [4]:158) Berdasarkan ayat tersebut kaum Musyabbihah berkata bahwa dengan Nabi Isa as diangkat oleh Tuhan kepadaNya yang berarti bahwa Tuhan itu di atas karena ada perkataan “rafa’a” yang berarti mengangkat ke atas. Begitupula dengan firmanNya yang artinya “Apakah kamu merasa aman dengan yang ada di langit” (QS Al Mulk [67]:16) Kaum Musyabbihah menyatakan bahwa dalam ayat tersebut telah jelas bahwa Tuhan itu di langit atau di atas karena langit itu di atas. Kaum Ahlussunnah wal Jama’ah mengartikan ayat tersebut “tempat yang mulia”. Jadi Nabi Isa as diangkat ke tempat yang mulia dan dia berada di tempat yang mulia. Pada ayat-ayat tersebut memang disebutkan di atas atau di langit tetapi yang dimaksdudkan adalah tempat yang mulia karena perkataan “di atas” atau “di lagit’ biasa juga dipakai oleh orang Arab pada arti “tempat yang mulia” Sedangkan firmanNya pada (QS Al Mulk [67]:16) , kaum Ahlusunnah wal Jama’ah mentafsirkannya menjadi “Apakah kamu merasa aman dengan yang (berkuasa) di langit” Kaum Musyabbihah mengatakan bahwa Tuhan itu bertubuh seperti makhlukNya dan tubuhNya itu berkilau-kilau serupa nur atau cahaya. Mereka berdalil dengan firmanNya yang artinya “Allah itu cahaya langit dan bumi” (QS An Nuur [24]:35) Kalau begitu, maka Tuhan menurut kaum Musyabbihah serupa dengan cahaya matahari yang memancar kesana kesini yang meliputi alam yang luas ini. I’tiqod seperti itu ditentang keras oleh kaum Ahlussunnah wal Jama’ah karena arti ayat tersebut adalah “Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi” jadi maknanya adalah Allah ta’ala yang memberi cahaya pada langit dan bumi. Dalam tafsir Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat tersebut sebagai “Allah memberi petunjuk di langit dan di bumi” Perkataan “nur” dapat berarti petunjuk. Dalam tafsir Jalalain terhadap ayat tersebut adalah “Allah yang menerangi langit dan bumi” . Pada kenyataannya kaum Musyabbihah mengikuti kaum Yahudi, bermazhab dzahiriyyah yakni berpendapat, berfatwa, beraqidah (beri’tiqod) berpegang pada nash secara dzahir Firman Allah ta’ala yang artinya “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka” (QSAl Baqarah [2]:120) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Sungguh,kalian benar-benar akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sehingga sekiranya mereka masuk ke dalam lubang biawak pun kalian pasti kalian akan mengikuti mereka.Kami bertanya; Wahai Rasulullah, apakah mereka itu yahudi dan Nasrani? Beliau menjawab: Siapa lagi kalau bukan mereka. (HR. Bukhari dan Muslim) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda: “siapa menyerupai suatu kaum maka dia bagian dari mereka.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan dishahihkan Ibnu Hibban) Kaum Yahudi –semoga Allah melaknat mereka- dalam naskah taurat palsu yang mereka namakan dengan Safar al Khuruj al Ishhah 13 nomor 20 mengatakan: ”Dan Tuhan berjalan di depan mereka”. Dan dalam kitab yang mereka namakan dengan Safar at-Takwin alIshhah 3 nomor 8-10 kaum Yahudi mengatakan: “Dan keduanya mendengar suara Tuhan yang sedang berjalan di dalam surga”. Dan dalam kitab yang mereka namakan dengan Safar Mazamir alIshhah 53 nomor 2 kaum Yahudi mengatakan: “Allah dari langit mengaturmanusia dan melihatnya”. Dan dalam kitab yang mereka namakan dengan Safar at-Takwin alIshhah 11 nomor 5 mereka mengatakan: “Tuhan kemudian turun untuk melihat kota” Dalam kitab yang mereka namakan Safar at-Takwin al Ishhah 28 no. 16 kaum Yahudi mengatakan: “Sungguh, Tuhan ada di tempat ini dan saya tidak mengetahuinya”. Dalam kitab yang mereka namakan Safar at-Takwin al Ishhah 18 no. 1 kaum Yahudi mengatakan: “Dan Tuhan menampakkan diri kepadaNya di Balithat.” Dalam kitab yang mereka namakan Safar Zakariya al Ishhah 2 no. 13 kaum Yahudi mengatakan: “Diamlah kalian wahai manusia di depan Tuhan karena Ia telah bangun dari tempatNya”. Berikut contoh riwayat yang menjelaskan i’tiqod (aqidah) kaum Yahudi yang berpegang pada nash secara dzahir Telah menceritakan kepada kami Musa telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah dari Al A’masy dari Ibrahim dari Alqamah dari Abdullah berkata, “Datang seorang pendeta (Yahudi) kepada Rasulullah, berkata: “Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah meletakkan langit diatas satu jari,seluruh bumi diatas satu jari, semua gunung diatas satu jari, pohon dan sungai di atas satu jari, dan semua makhluk di atas satu jari, kemudian Allah berfirman seraya menunjukan jarinya, ‘Akulah Sang raja’.” Maka Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam tertawa lalu membaca kutipan firmanNya yang artinya “Dan tidaklah mereka dapat mengenal Allah dengan sebenar keagungan-Nya”.(QS Az Zumar [39]:67) (Hadits riwayat Bukhari 6865, 6897) Ibn al Jawzi dalam kitab berjudul Daf’u syubah at-tasybihbi-akaffi at-tanzih menjelaskan bahwa “Tertawanya Rasulullah dalam hadits diatas sebagai bukti pengingkaran beliau terhadap pendeta (Yahudi) tersebut, dan sesungguhnya kaum Yahudi adalah kaum yang menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya(Musyabbihah). Lalu turunnya firman Allah: “وما قدروا الله حق قدره” (“Dan tidaklah mereka dapat mengenal Allah dengan sebenar keagungan-Nya” (QS Az Zumar[39]:67) adalah bukti nyata lainnya bahwa Rasulullah mengingkari mereka (kaumYahudi)” Jikalau beri’tiqod (beraqidah) dengan makna dzahir (berpegang pada nash secara dzahir) maka “jari Allah” berada disetiap hati manusa Dari ‘Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash berkata bahwasanya ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,Sesungguhnya hati semua manusia itu berada di antara dua jari dari sekian jariAllah Yang Maha Pemurah. Allah Subhanahhu wa Ta’ala akan memalingkan hati manusia menurut kehendak-Nya. (HR Muslim 4798) Ibn Al Jawzi berkata , “Hadits ini menunjukan bahwa hati setiap manusia di bawah kekuasaan Allah. Ketika diungkapkan “بين أصبعين”,artinya bahwa Allah sepenuhnya menguasai hati tersebut dan Allah maha berkehendak untuk “membolak-balik” hati setiap manusia. Dari Syahru bin Hausyab berkata; saya telah mendengar Ummu Salamah meceritakan bahwa Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam memperbanyak dalam do’anya: ALLAHUMMAA MUQALLIBAL QULUB TSABIT QALBI ‘ALA DINIK (Ya Allah,yang membolak balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agamamu). Ia berkata;saya berkata; “Wahai Rasululah! Apakah hati itu berbolak balik?” beliau menjawab: “Ya, tidaklah ciptaan Allah dari manusia anak keturunan Adam kecuali hatinya berada di antara dua jari dari jari-jari Allah. Bila Allah Azza wa Kalla berkehendak, Ia akan meluruskannya, dan jika Allah berkehendak,Ia akan menyesatkannya. Maka kami memohon kepada Allah; ‘Wahai Tuhan kami,janganlah Engkau sesatkan hati-hati kami setelah kami diberi petunjuk.’ Dan kami memohon kepada-Nya supaya memberikan kepada kita rahmat dari sisinya, sesungguhnya dia adalah Maha Pemberi’.” (HR Ahmad No 25364) Dalam memahami sifat Allah sebaiknya jangan mempergunakan akal pikiran (nalar) sendiri karena Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Barangsiapa menguraikan Al Qur’an dengan akal pikirannya sendiri dan merasa benar, maka sesungguhnya dia telah berbuat kesalahan”. (HR. Ahmad) Dalam memahami sifat Allah sebaiknya dengan cara bertalaqqi (mengaji) yakni bertanya terhadap apa yang dIbaca dan mendengarkan penjelasan dari para ulama yang sholeh yang memiliki sanad ilmu (sanad guru) tersambung kepada lisannya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Oleh karenanya dikatakan sami’na wa ato’na (kami dengar dan kami taat) Apakah orang yang otodidak dari kitab-kitab hadits layak disebut ahli hadits Syaikh Nashir al-Asad menjawab pertanyaan ini: “Orang yang hanya mengambil ilmu melalui kitab saja tanpa memperlihatkannya kepada ulama dan tanpa berjumpa dalam majlis-majlis ulama, maka ia telah mengarah pada distorsi. Para ulama tidak menganggapnya sebagai ilmu, mereka menyebutnya shahafi atau otodidak, bukan orang alim… Para ulama menilai orang semacam ini sebagai orang yang dlaif (lemah). Ia disebut shahafi yang diambil dari kalimat tashhif, yang artinya adalah seseorang mempelajari ilmu dari kitab tetapi ia tidak mendengar langsung dari para ulama, maka ia melenceng dari kebenaran. Dengan demikian, Sanad dalam riwayat menurut pandangan kami adalah untuk menghindari kesalahan semacam ini” (Mashadir asy-Syi’ri al-Jahili 10) Contohnya bertanyalah kepada para ulama yang sholeh dari kalangan ahlul bait, keturunan cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Janganlah termakan hasutan atau ghazwul fikri (perang pemahaman) yang dilancarkan oleh kaum Zionis Yahudi bahwa para ulama yang sholeh dari kalangan ahlul bait adalah identik atau sama dengan kaum syiah. Mayoritas para ulama yang sholeh dari kalangan ahlul bait, keturunan cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengikuti Imam Mazhab yang empat. Kelebihan para ulama yang sholeh dari kalangan ahlul bait, keturunan cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pada umumnya memiliki ketersambungan dengan lisannya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melalui dua jalur yakni 1. Melalui nasab (silsilah / keturunan). Pengajaran agama baik disampaikan melalui lisan maupun praktek yang diterima dari orang tua mereka secara turun temurun tersambung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam 2. Melalui sanad ilmu atau sanad guru. Pengajaran agama dengan bertalaqqi (mengaji) dengan para ulama yang sholeh yang mengikuti Imam Mazhab yang empat yakni para ulama yang sholeh memiliki ilmu riwayah dan dirayah dari Imam Mazhab yang empat atau para ulama yang sholeh yang memiliki ketersambungan sanad ilmu atau sanad guru dengan Imam Mazhab yang empat Sehingga para ulama yang sholeh dari kalangan ahlul bait, keturunan cucu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam lebih terjaga kemutawatiran sanad, kemurnian agama dan akidahnya. llmu agama adalah ilmu yang diwariskan dari ulama-ulama terdahulu yang tersambung kepada lisannya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda yang artinya “Sampaikan dariku sekalipun satu ayat dan ceritakanlah (apa yang kalian dengar) dari Bani Isra’il dan itu tidak apa (dosa). Dan siapa yang berdusta atasku dengan sengaja maka bersiap-siaplah menempati tempat duduknya di neraka” (HR Bukhari) Hadits tersebut bukanlah menyuruh kita menyampaikan apa yang kita baca dan pahami sendiri dari kitab atau buku Hakikat makna hadits tersebut adalah kita hanya boleh menyampaikan satu ayat yang diperoleh dan didengar dari para ulama yang sholeh dan disampaikan secara turun temurun yang bersumber dari lisannya Sayyidina Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Oleh karenanya ulama dikatakan sebagai pewaris Nabi. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Ulama adalah pewaris para nabi” (HR At-Tirmidzi). Ulama pewaris Nabi artinya menerima dari ulama-ulama yang sholeh sebelumnya yang tersambung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Pada hakikatnya Al Qur’an dan Hadits disampaikan tidak dalam bentuk tulisan namun disampaikan melalui lisan ke lisan para ulama yang sholeh dengan imla atau secara hafalan. Dalam khazanah Islam, metode hafalan merupakan bagian integral dalam proses menuntut ilmu. Ia sudah dikenal dan dipraktekkan sejak zaman baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Setiap menerima wahyu, beliau langsung menyampaikan dan memerintahkan para sahabat untuk menghafalkannya. Sebelum memerintahkan untuk dihafal, terlebih dahulu beliau menafsirkan dan menjelaskan kandungan dari setiap ayat yang baru diwahyukan. Jika kita telusuri lebih jauh, perintah baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk menghafalkan Al-Qur’an bukan hanya karena kemuliaan, keagungan dan kedalaman kandungannya, tapi juga untuk menjaga otentisitas Al-Qur’an itu sendiri. Makanya hingga kini, walaupun sudah berusia sekitar 1400 tahun lebih, Al-Qur’an tetap terjaga orisinalitasnya. Kaitan antara hafalan dan otentisitas Al-Qur’an ini tampak dari kenyataan bahwa pada prinsipnya, Al-Qur’an bukanlah “tulisan” (rasm), tetapi “bacaan” (qira’ah). Artinya, ia adalah ucapan dan sebutan. Proses turun-(pewahyuan)-nya maupun penyampaian, pengajaran dan periwayatan-(transmisi)-nya, semuanya dilakukan secara lisan dan hafalan, bukan tulisan. Karena itu, dari dahulu yang dimaksud dengan “membaca” Al-Qur’an adalah membaca dari ingatan (qara’a ‘an zhahri qalbin). Dengan demikian, sumber semua tulisan itu sendiri adalah hafalan, atau apa yang sebelumnya telah tertera dalam ingatan sang qari’. Sedangkan fungsi tulisan atau bentuk kitab sebagai penunjang semata. Salah satu ciri dalam metode pengajaran talaqqi adalah sanad. Pada asalnya, istilah sanad atau isnad hanya digunakan dalam bidang ilmu hadits (Mustolah Hadits) yang merujuk kepada hubungan antara perawi dengan perawi sebelumnya pada setiap tingkatan yang berakhir kepada Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- pada matan haditsnya. Namun, jika kita merujuk kepada lafadz Sanad itu sendiri dari segi bahasa, maka penggunaannya sangat luas. Dalam Lisan Al-Arab misalnya disebutkan: “Isnad dari sudut bahasa terambil dari fi’il “asnada” (yaitu menyandarkan) seperti dalam perkataan mereka: Saya sandarkan perkataan ini kepada si fulan. Artinya, menyandarkan sandaran, yang mana ia diangkatkan kepada yang berkata. Maka menyandarkan perkataan berarti mengangkatkan perkataan (mengembalikan perkataan kepada orang yang berkata dengan perkataan tersebut)“. Sanad ini sangat penting, dan merupakan salah satu kebanggaan Islam dan umat. Karena sanad inilah Al-Qur’an dan sunah Nabawiyah terjaga dari distorsi kaum kafir dan munafik. Karena sanad inilah warisan Nabi tak dapat diputar balikkan. Ibnul Mubarak berkata :”Sanad merupakan bagian dari agama, kalaulah bukan karena sanad, maka pasti akan bisa berkata siapa saja yang mau dengan apa saja yang diinginkannya (dengan akal pikirannya sendiri).” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Muqoddimah kitab Shahihnya 1/47 no:32) Imam Syafi’i ~rahimahullah mengatakan “tiada ilmu tanpa sanad”. Imam Malik ra berkata: “Janganlah engkau membawa ilmu (yang kau pelajari) dari orang yang tidak engkau ketahui catatan (riwayat) pendidikannya (sanad ilmu)” Al-Hafidh Imam Attsauri ~rahimullah mengatakan “Penuntut ilmu tanpa sanad adalah bagaikan orang yang ingin naik ke atap rumah tanpa tangga” Bahkan Al-Imam Abu Yazid Al-Bustamiy , quddisa sirruh (Makna tafsir QS.Al-Kahfi 60) ; “Barangsiapa tidak memiliki susunan guru dalam bimbingan agamanya, tidak ragu lagi niscaya gurunya syetan” Tafsir Ruhul-Bayan Juz 5 hal. 203 Tidak terlarang kita mendalami ilmu agama dengan mutholaah, menelaah kitab baik yang berbahasa Arab, terjemahan atau melalui media internet. Namun sebaiknya kita mempunyai seorang guru yang sanad ilmu (sanad guru) tersambung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tempat kita bertalaqqi (mengaji) dan tempat kita bertanya terhadap apa yang kita baca Tanda atau ciri seorang ulama tidak terputus sanad ilmu atau sanad gurunya adalah pemahaman atau pendapat ulama tersebut tidak menyelisihi pendapat gurunya dan guru-gurunya terdahulu serta berakhlak baik Asy-Syeikh as-Sayyid Yusuf Bakhour al-Hasani menyampaikan bahwa “maksud dari pengijazahan sanad itu adalah agar kamu menghafazh bukan sekadar untuk meriwayatkan tetapi juga untuk meneladani orang yang kamu mengambil sanad daripadanya, dan orang yang kamu ambil sanadnya itu juga meneladani orang yang di atas di mana dia mengambil sanad daripadanya dan begitulah seterusnya hingga berujung kepada kamu meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Dengan demikian, keterjagaan al-Qur’an itu benar-benar sempurna baik secara lafazh, makna dan pengamalan“ Jadi tidak ada gunanya daftar atau tabel panjang sanad ilmu (sanad guru) jika pada akhirnya mendalami ilmu agama bersandarkan pada muthola’ah (menelaah kitab) secara otodidak (shahafi) dengan akal pikiran sendiri bermazhab dzahiriyah yakni berpendapat, berfatwa, beraqidah (beri’tiqod) berpegang pada nash secara dzahir. Ulama Muhammad bin Abdul Wahhab adalah contoh ulama yang dikenal mendalami ilmu agama secara otodidak (shahafi) mengikuti ulama panutannya yakni ulama Ibnu Taimiyyah sebagaimana yang dapat diketahui dari http://suryadhie.wordpress.com/2007/08/16/artikel-tokoh-islam-ulama-islam/ ***** awal kutipan ***** Lengkaplah sudah ilmu yang diperlukan oleh seorang yang pintar yang kemudian dikembangkan sendiri melalui metode otodidak (belajar sendiri) sebagaimana lazimnya para ulama besar Islam mengembangkan ilmu-ilmunya. Di mana bimbingan guru hanyalah sebagai modal dasar yang selanjutnya untuk dapat dikembangkan dan digali sendiri oleh yang bersangkutan ***** akhir kutipan ***** Contoh pengikut ajaran Wahabi adalah ulama Muqbil bin Hadi bin Qayidah al-Hamdani al-Wadi’i al-Khilali dilahirkan pada tahun 1352 H di Dammaj, Yaman yang mendalami ilmu agama secara otodidak (shahafi) dengan akal pikirannya sendiri sebagaimana yang kita ketahui dari situs http://isnad.net/biographi-syaikh-muqbil-bin-hadi-al-wadii ***** awal kutipan ***** Kemudian dia bersafar ke Riyadh, Arab Saudi dan tinggal di sana sekitar sebulan setengah. Ketika cuaca Riyadh berubah maka dia berangkat ke Makkah. Dia meminta petunjuk kepada sebahagian penceramah tentang kitab-kitab yang bermanfaat yang akan dia beli, maka dia dinasihati agar membeli kitab Sahih Bukhari, Bulughul Maram, Riyadus Salihin dan Fathul Majid. Dia bekerja sebagai penjaga sebuah gedung di Hajun sambil menelaah kitab-kitab tersebut. Ketika dibuka Maahad al-Haram al-Makki, dia mendaftarkan diri dan diterima sehingga dia menyelesaikan pendidikan Mutawassitah dan Tsanawiyah. Kemudian dia menuju ke Madinah dan masuk ke Jamiyah Islam Madinah di Fakulti Dakwah dan Fakulti Usuluddin. Ketika dibuka Fakulti Pasca Sarjana di Jamiyah Islam Madinah, dia mendaftarkan diri dan diterima. Risalah Masternya adalah tahqiq kitab Ilzamat dan Tatabbu’ oleh Imam Daruqutni. Syeikh Muqbil berkata, “Setelah ini semua, aku tinggal di perpustakaanku. Hanya beberapa saat berdatanganlah sebahagian saudara-saudara dari Mesir, maka aku buka pelajaran-pelajaran dari sebahagian kitab-kitab hadis dan kitab-kitab bahasa. ***** akhir kutipan **** Berikut contoh i’tiqod (aqidah) para pengikut ajaran Wahabi (Wahabisme) yang mengikuti kaum musyabbihah, bermazhab dzahiriyah yakni berpendapat, berfatwa, beri’tiqod (beraqidah) berpegang pada nash secara dzahir Ulama Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, “Mazhab Ahlussunah adalah: Bahwa Allah memiliki dua mata, Dia melihat dengan keduanya secara hakikat sesuai dengan kedudukan yang layak bagi-Nya. Keduanya merupakan sifat dzatiyah.” (Majmu Fatawa Ibnu Utsaimin, 4/58) Ulama Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin menjelaskan: “Wajah (Allah) merupakan sifat yang terbukti keberadaannya berdasarkan dalil Al-Kitab, As-Sunnah dan kesepakatan ulama salaf.” Kemudian beliau menyebutkan ayat ke-27 dalam surat Ar-Rahman… (lihat Syarh Lum’atul I’tiqad, hal. 48) Dan dalam kitab yang berjudul Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah cetakan Yayasan Cordoba al Andalus hal. 14-15 Ibn Utsaimin mengatakan: “Kami beriman bahwa Allah memiliki dua mata dengan sebenarnya”. Ia juga mengatakan: “Ahlussunnah telah bersepakat bahwa mataNya ada dua”. Dalam kitab yang berjudul Tafsir ayat al Kursiy karya Muhammad ibn Utsaimin hal. 27 disebutkan: “Dan kursi adalah tempat kedua telapak kaki Allah azza wa jalla.” Dalam kitab yang berjudul Fatawa al Aqidah karya Muhammad ibn Shalih al Utsaimin hal. 112 ia mengatakan: “Sesungguhnya Allah datang dengan sebenar-benar datang.” Dan pada hal. 114 ia mengatakan: “Sesungguhnya dhahirnya terdapat kedatangan Allah dengan bergegas dan ini tidak mustahil bagiNya, jadi Dia benar-benar datang”. Contoh ulama negeri kita yang mengikuti ajaran Wahabi yakni Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat sebagaimana tulisannya pada http://moslemsunnah.wordpress.com/2010/03/29/benarkah-kedua-tangan-allah-azza-wa-jalla-adalah-kanan/ atau http://artikelassunnah.blogspot.com/2010/03/benarkah-kedua-tangan-allah-azza-wa.html beri’tiqod bahwa “Allah mempunyai kedua tangan dan kedua tangan Allah adalah kanan” Contoh orang-orang yang belajar agama di wilayah kearajaan dinasti Saudi yang dipaksakan untuk mengikuti ajaran Wahabi sebagaimana yang dapat saksikan dalam video pada http://www.youtube.com/watch?v=CaT4wldRLF0 mulai pada menit ke 03 detik 15 Berikut transkriptnya, ***** awal kutipan transkript ***** “Ya sudah kalau kita apa, misalkan tangan Allah, ya sudah itu tangan Allah. Allah punya tangan akan tetapi apakah tangan Allah seperti tangan makhluk ? tidak. Sedangkan sama sama makhluknya Allah subhanahu wa ta’ala, kaki gajah dengan kaki semut ndak sama. Sama-sama kaki namanya. Kaki meja dengan kaki kamera ini yang untuk tahan sandaran ini, ndak sama. Apalagi tangan Allah subhanahu wa ta’ala dengan tangan makhluknya ndak sama karena Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman “Laisa kamitslihi syai’un wahuwa samii’u bashiir” tidak ada yang sama dengan Allah subhanahu wa ta’ala, apapun di dunia ini, adapun kalau sama namanya ndak sama bentuknya dan rupanya.” ***** akhir kutipan transkript ***** KH. Muhammad Nuh Addawami menyampaikan ***** awal kutipan ***** Di masa hidup Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menerima risalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tersebut relatif mudah, tidak sulit sesulit pada masa setelah wafatnya, apalagi setelah inqiradh para Sahabatnya. Di masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam masih hidup di dunia, bagi yang ingin menerima risalahnya hanya tinggal bertanya kepadanya dan mengikuti langsung apa-apa yang dikatakan, dikerjakan dan direstuinya. Sedangkan pada masa setelah wafat beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam terutama setelah inqiradh para Sahabatnya apalagi dalam masalah baru seiring dengan perkembangan zaman, kesulitan menerima risalah itu amat terasa sulit sekali, sehingga para penerimanya memerlukan kecermatan yang kuat dalam memahami al-Quran dan as-Sunnah, berijtihad dan beristinbath yang akurat menurut metoda yang dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya menurut ukuran prinsip-prinsip risalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam itu sendiri dengan logika yang benar, berbekal perbendaharaan ilmu yang cukup jumlah dan jenisnya, berlandaskan mental (akhlaq) dan niat semata-mata mencari kebenaran yang diridhai Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hal semacam itu diperlukan karena keadaan kalam Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kalam Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam itu adalah kalam yang balaghah sesuai dengan muqtadhal hal dan muqtadhal maqam, keadaan lafadz-lafadznya beraneka ragam, ada lafadz nash, ada lafadz dlahir, ada lafadz mijmal, ada lafadz bayan, ada lafadz muawwal, ada yang umum, ada yang khusus, ada yang mutlaq, ada yang muqoyyad, ada majaz, ada lafadz kinayah selain lafadz hakikat. ada pula nasikh dan mansukh dan lain sebagainya. Oleh karena itu bagi setiap sang penerima risalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pada masa setelah wafat beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan setelah inqiradh para Sahabatnya radhiallahu anhum memerlukan : a. Mengetahui dan menguasai bahasa arab sedalam-dalamnya, karena al-quran dan as-sunnah diturunkan Allah dan disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam bahasa Arab yang fushahah dan balaghah yang bermutu tinggi, pengertiannya luas dan dalam, mengandung hukum yang harus diterima. Yang perlu diketahui dan dikuasainya bukan hanya arti bahasa tetapi juga ilmu-ilmu yang bersangkutan dengan bahasa arab itu seumpama nahwu, sharaf, balaghah (ma’ani, bayan dan badi’). b. Mengetahui dan menguasai ilmu ushul fiqh, sebab kalau tidak, bagaimana mungkin menggali hukum secara baik dan benar dari al-Quran dan as-Sunnah padahal tidak menguasai sifat lafad-lafad dalam al-Quran dan as-Sunnah itu yang beraneka ragam seperti yang telah dikatakan tadi yang masing-masing mempengaruhi hukum-hukum yang terkandung di dalamnya. c. Mengetahui dan menguasai dalil ‘aqli penyelaras dalil naqli terutama dalam masalah-masalah yaqiniyah qath’iyah. d. Mengetahui yang nasikh dan yang mansukh dan mengetahui asbab an-nuzul dan asbab al-wurud, mengetahui yang mutawatir dan yang ahad, baik dalam al-Quran maupun dalam as-Sunnah. Mengetahui yang sahih dan yang lainnya dan mengetahui para rawi as-Sunnah. e. Mengetahui ilmu-ilmu yang lainnya yang berhubungan dengan tata cara menggali hukum dari al-Quran dan as-Sunnah. Bagi yang tidak memiliki kemampuan, syarat dan sarana untuk menggali hukum-hukum dari al-Quran dan as-Sunnah dalam masalah-masalah ijtihadiyah padahal dia ingin menerima risalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam secara utuh dan kaffah, maka tidak ada jalan lain kecuali taqlid kepada mujtahid yang dapat dipertanggungjawabkan kemampuannya. Diantara para mujtahid yang madzhabnya mudawwan adalah empat imam mujtahid, yaitu: - Imam Abu Hanifah Nu’man bin Tsabit; - Imam Malik bin Anas; - Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i ; dan - Imam Ahmad bin Hanbal. Mengharamkan taqlid dan mewajibkan ijtihad atau ittiba’ dalam arti mengikuti pendapat orang disertai mengetahui dalil-dalilnya terhadap orang awam (yang bukan ahli istidlal) adalah fatwa sesat dan menyesatkan yang akan merusak sendi-sendi kehidupan di dunia ini. Memajukan dalil fatwa terhadap orang awam sama saja dengan tidak memajukannya. (lihat Hasyiyah ad-Dimyathi ‘ala syarh al- Waraqat hal 23 pada baris ke-12). Apabila si awam menerima fatwa orang yang mengemukakan dalilnya maka dia sama saja dengan si awam yang menerima fatwa orang yang tidak disertai dalil yang dikemukakan. Dalam artian mereka sama-sama muqallid, sama-sama taqlid dan memerima pendapat orang tanpa mengetahui dalilnya. Yang disebut muttabi’ “bukan muqallid” dalam istilah ushuliyyin adalah seorang ahli istidlal (mujtahid) yang menerima pendapat orang lain karena dia selaku ahli istidlal dengan segala kemampuannya mengetahui dalil pendapat orang itu. Adapun orang yang menerima pendapat orang lain tentang suatu fatwa dengan mendengar atau membaca dalil pendapat tersebut padahal sang penerima itu bukan atau belum termasuk ahli istidlal maka dia tidak termasuk muttabi’ yang telah terbebas dari ikatan taqlid. Pendek kata arti ittiba’ yang sebenarnya dalam istilah ushuliyyin adalah ijtihad seorang mujtahid mengikuti ijtihad mujtahid yang lain ***** akhir kutipan ***** Oleh karenanya setelah masa kehidupan Imam Madzhab yang empat, para mufti yakni orang yang faqih untuk membuat fatwa selalu merujuk kepada salah satu dari Imam Madzhab yang empat. Allah ta’ala berfirman yang artinya “Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar“. (QS at Taubah [9]:100) Dari firmanNya tersebut dapat kita ketahui bahwa orang-orang yang diridhoi oleh Allah Azza wa Jalla adalah orang-orang yang mengikuti Salafush Sholeh. Sedangkan orang-orang yang mengikuti Salafush Sholeh yang paling awal dan utama adalah Imam Mazhab yang empat. Tentulah kita mengikuti atau taqlid kepada Imam Mazhab yang empat dengan merujuk kepada Al Qur’an dan As Sunnah. Imam Mazhab yang empat patut untuk diikuti oleh kaum muslim karena jumhur ulama telah sepakat dari dahulu sampai sekarang sebagai para ulama yang berkompetensi sebagai Imam Mujtahid Mutlak, pemimpin atau imam ijtihad dan istinbat kaum muslim. Kelebihan lainnya, Imam Mazhab yang empat adalah masih bertemu dengan Salafush Sholeh. Imam Mazhab yang empat adalah para ulama yang sholeh dari kalangan “orang-orang yang membawa hadits” yakni membawanya dari Salafush Sholeh yang meriwayatkan dan mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam Jadi kalau kita ingin ittiba li Rasulullah (mengikuti Rasulullah) atau mengikuti Salafush Sholeh maka kita menemui dan bertalaqqi (mengaji) dengan para ulama yang sholeh dari kalangan “orang-orang yang membawa hadits”. Para ulama yang sholeh dari kalangan “orang-orang yang membawa hadits” adalah para ulama yang sholeh yang mengikuti salah satu dari Imam Mazhab yang empat. Para ulama yang sholeh yang mengikuti dari Imam Mazhab yang empat adalah para ulama yang sholeh yang memiliki ketersambungan sanad ilmu (sanad guru) dengan Imam Mazhab yang empat atau para ulama yang sholeh yang memiliki ilmu riwayah dan dirayah dari Imam Mazhab yang empat. Jadi bermazhab adalah sebuah kebutuhan bagi kaum muslim yang tidak lagi bertemu dengan Rasulullah maupun Salafush Sholeh. Memang Al Qur’an adalah kitab dalam “bahasa arab yang jelas” (QS Asy Syu’ara’ [26]: 195). namun pemahaman yang dalam haruslah dilakukan oleh orang-orang yang berkompeten (ahlinya). Allah ta’ala berfirman yang artinya “Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui” (QS Fush shilat [41]:3) “Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” [QS. an-Nahl : 43] Al Qur’an adalah kitab petunjuk namun kaum muslim membutuhkan seorang penunjuk. Al Qur’an tidak akan dipahami dengan benar tanpa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagai seorang penunjuk Firman Allah ta’ala yang artinya “Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran“. (QS Al A’raf [7]:43) Secara berjenjang, penunjuk para Sahabat adalah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Penunjuk para Tabi’in adalah para Sahabat. penunjuk para Tabi’ut Tabi’in adalah para Tabi’in dan penunjuk kaum muslim sampai akhir zaman adalah Imam Mazhab yang empat Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengadu kepada Tuhan: “Aku akan meninggalkan dunia ini, Aku akan meninggalkan umatku. Siapakah yang akan menuntun mereka setelahku? Bagaimana nasib mereka sesudahku?” Allah ta’ala lalu menurunkan firman-Nya : walaqad atainaaka sab’an mina almatsaanii wal qur’aana al’azhiima “Kami telah mengaruniakanmu Assab’ul-matsani dan al-Qur’an yang agung.” (QS Al Hijr [15]:87) Assab’ul-matsani dan al-Qur’an, dua pegangan yang menyelamatkan kita dari kesesatan, dua perkara yang telah membuat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tenang meninggalkan umat. Al Qur’an kita telah mengetahuinya lalu apakah yang dimaksud dengan Assab’ul-matsani ? “Sab’an minal-matsani” terdiri dari tiga kata; Sab’an, Min dan al-Matsani. Sab’an berarti tujuh. Min berarti dari. Sementara al-Matsani adalah bentuk jama’ dari Matsna yang artinya dua-dua. Dengan demikian maka Matsani berarti empat-empat (berkelompok-kelompok, setiap kelompok terdiri dari empat). Dalam sebuah hadits Rasul menyebutkan bahwa Assab’ul-matsani itu adalah surat Fatihah. Itu benar, namun yang dimaksud oleh hadits tersebut adalah bahwasanya Assab’ul-matsani (tujuh kelompok) itu telah diisyaratkan oleh salah satu ayat dalam surat Fatihah, tepatnya pada firman-Nya yang artinya “Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang Engkau karuniai nikmat“. (QS Al Fatihah [1]:6-7) Mereka itulah Assba’ul-matsani, sebagaimana firman Allah yang artinya, “Orang-orang yang dikaruniai nikmat oleh Allah adalah: Para nabi, para shiddiqin, para syuhada’ dan orang-orang shalih, mereka itulah sebaik-baik teman“. (QS An Nisaa [4]: 69) Mereka itulah Assab’ul-matsani yakni orang-orang yang telah dikaruniai nikmat oleh Allah ta’ala sehingga berada pada jalan yang lurus dan menjadi seorang penunjuk yang patut untuk diikuti dalam memahami kitab petunjuk (Al Qur’an) sehingga menyelamatkan kita dari kesesatan serta menghantarkan kita mencapai kebahagian dunia dan akhirat Imam Mazhab yang empat adalah termasuk Assab’ul-matsani yang menghantarkan kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. Para ulama yang sholeh dari kalangan ahlul bait, keturunan cucu Rasulullah adalah termasuk para penunjuk. Jadi hindarilah sekte atau firqoh yang menyempal keluar (kharaja) dari mayoritas kaum muslim (as-sawadul a’zham) Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak menghimpun ummatku diatas kesesatan. Dan tangan Allah bersama jama’ah. Barangsiapa yang menyelewengkan (menyempal), maka ia menyeleweng (menyempal) ke neraka“. (HR. Tirmidzi: 2168). Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah dalam Fathul Bari XII/37 menukil perkataan Imam Thabari rahimahullah yang menyatakan: “Berkata kaum (yakni para ulama), bahwa jama’ah adalah as-sawadul a’zham (mayoritas kaum muslim)“ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutilah as-sawad al a’zham (mayoritas kaum muslim).” (HR.Ibnu Majah, Abdullah bin Hamid, at Tabrani, al Lalika’i, Abu Nu’aim. Menurut Al Hafidz As Suyuthi dalam Jamius Shoghir, ini adalah hadits Shohih). Mereka yang menyempal keluar (kharaja) dari mayoritas kaum muslim (as-sawad al a’zham) karena mereka merasa atau mengaku mengikuti pemahaman Salaful Ummah atau Salafush Sholeh namun pada kenyataanya mereka tidak bertemu dengan Salafush Sholeh untuk mendapatkan pemahaman Salafush Sholeh. Pada hakikatnya apa yang dikatakan oleh mereka sebagai “pemahaman Salafush Sholeh” adalah ketika mereka membaca hadits, tentunya ada sanad yang tersusun dari Tabi’ut Tabi’in, Tabi’in dan Sahabat. Inilah yang mereka katakan bahwa mereka telah mengetahui pemahaman Salafush Sholeh. Bukankah itu pemahaman mereka sendiri terhadap hadits tersebut. Mereka berijtihad dengan pendapatnya terhadap hadits tersebut. Apa yang mereka katakan tentang hadits tersebut, pada hakikatnya adalah hasil ijtihad dan ra’yu mereka sendiri. Sumbernya memang hadits tersebut tapi apa yang mereka sampaikan semata lahir dari kepala mereka sendiri. Sayangnya mereka mengatakan kepada orang banyak bahwa apa yang mereka sampaikan adalah pemahaman Salafush Sholeh. Tidak ada yang dapat menjamin hasil upaya ijtihad mereka pasti benar dan terlebih lagi mereka tidak dikenal berkompetensi sebagai Imam Mujtahid Mutlak. Apapun hasil ijtihad mereka, benar atau salah, mereka atasnamakan kepada Salafush Sholeh. Jika hasil ijtihad mereka salah, inilah yang namanya fitnah terhadap Salafush Sholeh. Rasulullah telah bersabda bahwa jika telah bermunculan fitnah atau perselisihan karena perbedaan pendapat maka hijrahlah ke Yaman, bumi para Wali Allah. Diriwayatkan dari Ibnu Abi al-Shoif dalam kitab Fadhoil al-Yaman, dari Abu Dzar al-Ghifari, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Kalau terjadi fitnah pergilah kamu ke negeri Yaman karena disana banyak terdapat keberkahan’ Diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah al-Anshari, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Dua pertiga keberkahan dunia akan tertumpah ke negeri Yaman. Barang siapa yang akan lari dari fitnah, pergilah ke negeri Yaman, Sesungguhnya di sana tempat beribadah’ Abu Said al-Khudri ra meriwayatkan hadits dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Pergilah kalian ke Yaman jika terjadi fitnah, karena kaumnya mempunyai sifat kasih sayang dan buminya mempunyai keberkahan dan beribadat di dalamnya mendatangkan pahala yang banyak’ Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Husain bin Al Hasan berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar berkata, Beliau berdoa: Ya Allah, berkatilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami. Ibnu ‘Umar berkata, Para sahabat berkata, Juga untuk negeri Najed kami. Beliau kembali berdoa: Ya Allah, berkatilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami. Para sahabat berkata lagi, Juga untuk negeri Najed kami. Ibnu ‘Umar berkata, Beliau lalu berdoa: Disanalah akan terjadi bencana dan fitnah, dan di sana akan muncul tanduk setan (HR Bukhari 979) Dari Ibnu Umar ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda sementara beliau menghadap timur: “Ingat, sesungguhnya fitnah itu disini, sesungguhnya fitnah itu disini dari arah terbitnya tanduk setan.” (HR Muslim 5167) Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menetapkan miqot bagi penduduk negeri Yaman di Yalamlam sebelah tenggara kota Makkah/Madinah sesuai arah dari negeri Yaman, sedangkan penduduk negeri Najed di Qarnul Manazil sebelah timur dari kota Makkah/Madinah sesuai arah dari negeri Najed. Begitupula penduduk Iraq miqot di Dzat Irq, Timur Laut Makkah/Madinah sesuai arah dari negeri Iraq. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Ammar Al Maushulli yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu Haasyim Muhammad bin ‘Ali dari Al Mu’afiy dari Aflah bin Humaid dari Qasim dari Aisyah yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menetapkan miqat bagi penduduk Madinah di Dzul Hulaifah, bagi penduduk Syam dan Mesir di Juhfah, bagi penduduk Iraq di Dzatu ‘Irq, bagi penduduk Najd di Qarn dan bagi penduduk Yaman di Yalamlam [Shahih Sunan Nasa’i no 2656] Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Hammad dari ‘Amru dari Thawus dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata: Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah menetapkan miqat bagi penduduk Madinah di Dzul Hulaifah, bagi penduduk Syam di Al Juhfah, bagi penduduk Yaman di Yalamlam dan bagi penduduk Najed di Qarnul Manazil. Itulah ketentuan masing-masing bagi setiap penduduk negeri-negeri tersebut dan juga bagi yang bukan penduduk negeri-negeri tersebut bila datang melewati tempat-tempat tersebut dan berniat untuk hajji dan ‘umrah. Sedangkan bagi orang-orang selain itu, maka mereka memulai dari tempat tinggalnya (keluarga) dan begitulah ketentuannya sehingga bagi penduduk Makkah, mereka memulainya (bertalbiyah) dari (rumah mereka) di Makkah. (HR Bukhari 1431) Orang-orang seperti Dzul Khuwaishirah dari Bani Tamim An Najdi yakni orang-orang yang menyempal keluar (khaaja) dari mayoritas kaum muslim (as-sawadul a’zham) sehingga disebut juga dengan khawarij. Khawarij adalah bentuk jamak (plural) dari kharij (bentuk isim fail) artinya yang keluar. Dari al Azroq bin Qois, Syarik bin Syihab berkata, “Aku berharap bisa bertemu dengan salah seorang shahabat Muhammad yang bisa menceritakan hadits tentang Khawarij kepadaku. Suatu hari aku berjumpa dengan Abu Barzah yang berada bersama satu rombongan para shahabat. Aku berkata kepadanya, “Ceritakanlah kepadaku hadits yang kau dengar dari Rasulullah tentang Khawarij!”. Beliau berkata, “Akan kuceritakan kepada kalian suatu hadits yang didengar sendiri oleh kedua telingaku dan dilihat oleh kedua mataku. Sejumlah uang dinar diserahkan kepada Rasulullah lalu beliau membaginya. Ada seorang yang plontos kepalanya dan ada hitam-hitam bekas sujud di antara kedua matanya. Dia mengenakan dua lembar kain berwarna putih. Dia mendatangi Nabi dari arah sebelah kanan dengan harapan agar Nabi memberikan dinar kepadanya namun beliau tidak memberinya. Dia lantas berkata, “Hai Muhammad hari ini engkau tidak membagi dengan adil”. Mendengar ucapannya, Nabi marah besar. Beliau bersabda, “Demi Allah, setelah aku meninggal dunia kalian tidak akan menemukan orang yang lebih adil dibandingkan diriku”. Demikian beliau ulangi sebanyak tiga kali. Kemudian beliau bersabda, “Akan keluar dari arah timur orang-orang yang seperti itu penampilan mereka. Dia adalah bagian dari mereka. Mereka membaca al Qur’an namun al Qur’an tidaklah melewati tenggorokan mereka. Mereka melesat dari agama sebagaimana anak panah melesat dari binatang sasarannya setelah menembusnya kemudia mereka tidak akan kembali kepada agama. Ciri khas mereka adalah plontos kepala. Mereka akan selalul muncul” (HR Ahmad no 19798) Dari Anas berkata : Ada seorang lelaki pada zaman Rasulullah berperang bersama Rasulullah dan apabila kembali (dari peperangan) segera turun dari kenderaannya dan berjalan menuju masjid nabi melakukan shalat dalam waktu yang lama sehingga kami semua terpesona dengan shalatnya sebab kami merasa shalatnya tersebut melebihi shalat kami, dan dalam riwayat lain disebutkan kami para sahabat merasa ta’ajub dengan ibadahnya dan kesungguhannya dalam ibadah, maka kami ceritakan dan sebutkan namanya kepada Rasulullah, tetapi rasulullah tidak mengetahuinya, dan kami sifatkan dengan sifat-sifatnya, Rasulullah juga tidak mengetahuinya, dan tatkala kami sednag menceritakannya lelaki itu muncul dan kami berkata kepada Rasulullah: Inilah orangnya ya Rasulullah. Rasulullah bersabda : ”Sesungguhnya kamu menceritakan kepadaku seseorang yang diwajahnya ada tanduk syetan. Maka datanglah orang tadi berdiri di hadapan sahabat tanpa memberi salam. Kemudian Rasulullah bertanya kepada orang tersebut : ” Aku bertanya kepadamu, apakah engkau merasa bahwa tidak ada orang yang lebih baik daripadamu sewaktu engkau berada dalam suatu majlis. ” Orang itu menjawab: Benar”. Kemudian dia segera masuk ke dalam masjid dan melakukan shalat dan dalam riwayat kemudian dia menuju tepi masjid melakukan shalat, maka berkata Rasulullah: ”Siapakah yang akan dapat membunuh orang tersebut ? ”. Abu Bakar segera berdiri menuju kepada orang tersebut, dan tak lama kembali. Rasul bertanya : Sudahkah engkau bunuh orang tersebut? Abu Bakar menjawab : ”Saya tidak dapat membunuhnya sebab dia sedang bersujud ”. Rasul bertanya lagi : ”Siapakah yang akan membunuhnya lagi? ”. Umar bin Khattab berdiri menuju orang tersebut dan tak lama kembali lagi. Rasul berkata: ”Sudahkah engkau membunuhnya ? Umar menjawab: ”Bagaimana mungkin saya membunuhnya sedangkan dia sedang sujud”. Rasul berkata lagi ; Siapa yang dapat membunuhnya ?”. Ali segera berdiri menuju ke tempat orang tersebut, tetapi orang terebut sudah tidak ada ditempat shalatnya, dan dia kembali ke tempat nabi. Rasul bertanya: Sudahkah engkau membunuhnya ? Ali menjawab: ”Saya tidak menjumpainya di tempat shalat dan tidak tahu dimana dia berada. ” Rasulullah saw melanjutkan: ”Sesungungguhnya ini adalah tanduk pertama yang keluar dari umatku, seandainya engkau membunuhnya, maka tidaklah umatku akan berpecah. Sesungguhnya Bani Israel berpecah menjadi 71 kelompok, dan umat ini akan terpecah menjadi 72 kelompok, seluruhnya di dalam neraka kecuali satu kelompok ”. Sahabat bertanya : ” Wahai nabi Allah, kelompk manakah yang satu itu? Rasulullah menjawab : ”Al Jama’ah”. (Majma’ Az-Zawaid juz 6 hal. 242). Abu Musa al-Asy’ari meriwayatkan dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda , ‘Allah akan mendatangkan suatu kaum yang dicintai-Nya dan mereka mencintai Allah”. Bersabda Nabi shallallahu alaihi wasallam : mereka adalah kaummu Ya Abu Musa, orang-orang Yaman’. Firman Allah ta’ala yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.” (QS Al Ma’iadah [5]:54) Dari Jabir, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ditanya mengenai ayat tersebut, maka Rasul menjawab, ‘Mereka adalah ahlu Yaman dari suku Kindah, Sukun dan Tajib’. Ibnu Jarir meriwayatkan, ketika dibacakan tentang ayat tersebut di depan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau berkata, ‘Kaummu wahai Abu Musa, orang-orang Yaman’. Dalam kitab Fath al-Qadir, Ibnu Jarir meriwayat dari Suraikh bin Ubaid, ketika turun ayat 54 surat al-Maidah, Umar berkata, ‘Saya dan kaum saya wahai Rasulullah’. Rasul menjawab, ‘Bukan, tetapi ini untuk dia dan kaumnya, yakni Abu Musa al-Asy’ari’. Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani telah meriwayatkan suatu hadits dalam kitabnya berjudul Fath al-Bari, dari Jabir bin Math’am dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata, ‘Wahai ahlu Yaman kamu mempunyai derajat yang tinggi. Mereka seperti awan dan merekalah sebaik-baiknya manusia di muka bumi’ Dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Siapa yang mencintai orang-orang Yaman berarti telah mencintaiku, siapa yang membenci mereka berarti telah membenciku” Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah menyampaikan bahwa ahlul Yaman adalah orang-orang yang mudah menerima kebenaran, mudah terbuka mata hatinya (ain bashiroh) dann banyak dikaruniakan hikmah (pemahaman yang dalam terhadap Al Qur’an dan Hadits) sebagaimana Ulil Albab Telah menceritakan kepada kami Abul Yaman Telah mengabarkan kepada kami Syu’aib Telah menceritakan kepada kami Abu Zinad dari Al A’raj dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Telah datang penduduk Yaman, mereka adalah orang-orang yang berperasaan dan hatinya paling lembut, kefaqihan dari Yaman, hikmah ada pada orang Yaman.” (HR Bukhari 4039) Dan telah menceritakan kepada kami Amru an-Naqid dan Hasan al-Hulwani keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Ya’qub -yaitu Ibnu Ibrahim bin Sa’d- telah menceritakan kepada kami bapakku dari Shalih dari al-A’raj dia berkata, Abu Hurairah berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Telah datang penduduk Yaman, mereka adalah kaum yang paling lembut hatinya. Fiqh ada pada orang Yaman. Hikmah juga ada pada orang Yaman. (HR Muslim 74) Apa yang diikuti oleh ahlul yaman dapat kita telusuri melalui para ulama dari kalangan ahlul bait, keturunan cucu Rasulullah. Silahkan telusurilah melalui apa yang disampaikan oleh Al Imam Al Haddad dan yang setingkat dengannya, sampai ke Al Imam Umar bin Abdurrahman Al Attos dan yang setingkat dengannya, sampai ke Asy’syeh Abubakar bin Salim, kemudian Al Imam Syihabuddin, kemudian Al Imam Al Aidrus dan Syeh Ali bin Abibakar, kemudian Al Imam Asseggaf dan orang orang yang setingkat mereka dan yang diatas mereka, sampai keguru besar Al Fagih Almuqoddam Muhammad bin Ali Ba’alawi Syaikhutthoriqoh dan orang orang yang setingkat dengannya, sampai ke Imam Ahmad Al Muhajir bin Isa bin Muhammad bin Ali Al Uraidhi bin Ja’far Ash Shodiq bin Muhammad Al Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Sayyidina Husain ra sejak Abad 7 H di Hadramaut Yaman beliau menganut madzhab Syafi’i dalam fiqih , Ahlus Sunnah wal jama’ah dalam akidah (i’tiqod) mengikuti Imam Asy’ari (bermazhab Imam Syafi’i) dan Imam Maturidi (bermazhab Imam Hanafi) serta tentang akhlak atau tentang ihsan mengikuti ulama-ulama tasawuf yang muktabaroh dan bermazhab dengan Imam Mazhab yang empat. Wassalam Zon di Jonggol, Kabupaten Bogor 16830 |
| Minato Yondaime islamterbuktibenar.net bangun+rumah 's link Lanjutan group FB "Islam TERBUKTI Benar" 1 & 2 yg diblokir oleh Admin FB saat member lebih dari 1,3 juta pada tgl 9 sept 2010. Mari sama saling ingat mengingat & sebarkan sedikit ilmu pada saudara kita yg masih Islam "KETURUNAN" |
| Fragnolia Intan bangun+rumah 's link Jika suatu hari kamu rindu dan ragaku terlalu jauh untuk kamu gapai, berdoalah.. Agar aku dikuatkan, atau kamu diberikan rezeki berlebih untuk menemuiku. Jika suatu hari kamu merasa tersisihkan karena semua kesibukanku, mengertilah.. Aku disini berusaha, agar kelak kita bisa bersama dan kita tak perlu bekerja terlalu keras seperti ini, untuk membayar semua waktu saat kita terpisah seperti ini. Jika suatu hari kamu tidak yakin akan semua yang kita jalani, berusahalah.. Agar kita bisa diberikan jalan, atau setidaknya diberikan kemantapan hati untuk melalui apa yang sebenarnya begitu ganjil untuk dijalani. Mencintai dari jauh.. Jika suatu hari kamu membuka mata dan mendapati diriku tak ada disana, bersabarlah.. Akan datang waktu, dimana jarak terjauh dari aku tak dapat melihatmu adalah ketika saling berpunggungan ketika tidur. Jika suatu hari kamu mencari sosok untuk kamu rengkuh dengan erat dan sempurna, cobalah tetap tenang.. Biarlah malaikat yang menjaga langkahmu, biarlah sayapnya menggenggammu erat dan membuatmu aman. Aku yakin, malaikat menyayangi mereka yang mencintai tanpa syarat. Jika suatu hari kamu kebingungan menentukan langkah, sedangkan aku terlalu fana untuk bisa kamu andalkan, Yakinilah.. Apapun jalan yang kamu ambil, selama untuk kebaikan kita bersama, aku disini akan tetap tersenyum, memberika suntikan semangat melalui setiap permintaanku kepada Tuhanku. Jika suatu hari kamu merasa semua yang kita jalani tanpa tujuan, Ingatlah.. Kita pernah memutuskan untuk bersama, saling jatuh cinta dan berharap pada mimpi yang pernah kita bangun. Berkomitmen menjalani semua, dan saling menjaga segala rasa. Jika suatu hari kamu ingin mengakhiri ini semua, renungkanlah.. ada kelelahan yang tak dapat kita sembunyikan dalam menjalaninya, tapi akan ada penyesalan yang terukir pasti dan juga tenaga yang terkuras habis apabila suatu saat nanti kita memutuskan berjalan sendiri. Jika suatu hari kamu lelah, Percayalah.. Aku masih disini, di tempat kita biasa bertemu, menunggumu datang untuk kembali bercengkrama, walau sesudahnya ada episode baru bernama rindu yang lebih hebat. Jika suatu hari kamu merasa dadamu hangat, peganglah.. Itu doaku, agar kamu selalu merasa tenang. Tuhan sedang menyentuhmu, karena pintaku dalam sujudku. Untuk kamu yang kucintai dari jauh.. bersabarlah.. Aku disini.. Masih ditempat yang sama, dengan rindu yang menumpuk, dan cinta yang tak kalah banyaknya.. Aku disini, menunggumu pulang. Karena kamu, sudah kubuatkan rumah. Didalam sini. dalam hatiku, yang selalu tak pernah gagal untuk kamu sentuh |
| Nafisa Perawanee Errteepituee bangun+rumah 's link Bismillah , Lanjut lagi yok ceritanya , " Api .. Dah selesai pekeljaan lumahnya , " Aqila bangun dari duduknya dan menunjukkan hasil pekerjaan rumahnya ke Papi . Wisnu tersenyum dan mengambil buku yang disodorkan ke arahnya , Dia mengangguk - anggukkan kepalanya saat memeriksa pekerjaan rumah putra sulungnya itu , " gimana Pi , ada yang salah gak ? " tanya Aqila , " gak .. Semuanya bener , jagoan Papi Inu makin hari makin pinter ya , " Wisnu memuji Aqila sambil membelai lembut kepalanya . Shireen yang duduk disamping sang suami hanya tersenyum . " Mi .. Dedek kok sepi , tidur atau ngapain diatas ya ? " Wisnu menyuruh sang istri karna tak mendengar celotehan Putri bungsunya itu . " iya ya Pi , kok sepi . Ya sudah .. Mami coba liatin ke atas dulu , " Shireen beranjak dari duduknya dan menuju lantai atas , Shireen tersenyum penuh haru saat dia sampai dikamar Abella . Abella dan Cahaya tertidur dengan pulas sambil memeluk boneka kesatangan mereka masing - masing . Shireen berjalan masuk pelan - pelan agar tidak membangunkan Abella dan Cahaya , " bobo yang nyenyak ya sayang , " Shireen membetulkan posisi tidur Putri dan keponakannya itu . *********** " Mas Ila ... Dedek , Api Inu mau bicara , " Kata Wisnu saat mereka duduk santai di ruang tengah setelah mereka selesai makan malam , " mau bicala apa sich Pi , kelihatannya penting benel ? " tanya Aqila dengan polosnya , Wisnu tersenyum dan membelai lembut rambut Putranya itu . " Mi .. Mami , " seru Wisnu memanggil Shireen yang tengah menyuci piring di dapur . Shireen yang mendengar seruan suaminya langsung menghentikan aktivitasnya dan berlari keluar menemui sang suami . " ada apa Pi ? " tanya Shireen saat dia sampai di ruang tengah . Wisnu menepuk sofa yang ada disampingnya dan meminta sang istri untuk duduk . " tadi Mami dan Papi sudah bicara dan membahas masalah ini . Papi dan Mami mau mengambil Bibi untuk membantu Mami mengerjakan pekerjaan rumah , jadi Papi dan Mami mohon .. Kalian jangan ribut dan hormati Bibi baru kalian nanti ya ? " jelas Wisnu menceritakan maksudnya , " jadi .. Nanti Dedek punya Bibi kayak Kak Aya dan kak Arya ya Mi , Pi ? " tanya Abella yang duduk dipangkuan Papinya , " iya bener ... tapi walaupun ada Bibi nanti , kalian harus rapiin kamar kalian sendiri , naruh pakaian kotor ke keranjang baju kotor sendiri , dan semua yang bisa dikerjakan sendiri .. Mas Ila dan Dedek kerjain sendiri ya , " Shireen mencoba menjelaskan soal kewajiban anak - anak mereka . " siap Mi .. " kompakan Abella dan Aqila , " pinter .. Nah sekarang sudah malam nich , ganti baju dan sikat gigi lalu bobo ya , " tambah Shireen , Abella dan Aqila menganggukkan kepalanya , " Ami Ireen buatin susu dulu ya buat kalian , Api mau juga gak ? " tanya Shireen ke sang suami , " Papi sich maunya ... " Wisnu menggantung ucapannya dan mengerlingkan mata nakalnya yang membuat Shireen melotot , " bercanda Mi .. Papi mau teh anget saja Mi , " kata Wisnu akhirnya dan berlalu menyusul Putra - Putrinya yang sudah naik duluan ke lantai atas . Shireen sibuk membuatkan susu dan teh buah suami dan istrinya , terdengar dering suara telfon dari ruang tamu , dia pun menghentikan aktivitasnya , " hallo .. Mama , iya Ma .. Mereka lagi siap - siap mau bobo tuch , " Shireen bicara di telfon dengan Mama mertuanya , " Shireen bawa ke atas dulu Ma telfonnya , apa Mama telfon ke HP Wisnu saja Ma , " saran Shireen yang di iyakan dengan Mama mertuanya , Shireen menutup telfon dan kembali ke dapur untuk mengambil susu dan teh yang sudah dia buat . Dia melangkahkan kakinya menuju lantai atas . " iya Oma .. Dedek juga punya banyak teman di sekolah , " cerita Abella ke Omanya , " Dedek .. Mas Ila juga mau bicala sama Oma dan Opa , " sewot Aqila yang sejak tadi ingin bicara dengan Omanya tapi dihalang - halangi oleh adiknya . " Dedek ... Kasih kesempatan Mas Ila untuk bicara donk sayang , " kata Wisnu sambil duduk karna ingin meminum teh yang diberikan sang istri , " Oma .. Udahan dulu ya , Masnya Dedek Princess yang paling ganteng itu mau bicara , dada Oma sayang .. I love you , " Abella menyerahkan telfonnya ke Masnya , " Mi .. susunya dedek mana ? " Abella menerima susu yang diberikan Maminya , Kini giliran Aqila yang bicara ke Oma dan Opanya soal teman barunya di sekolah yang baru . Wisnu yang tiduran dipangkuan istrinya tak kuasa menahan tawa saat melihat polah tingkah Putra sulungnya yang tengah bercerita . " mirip kayak Mami , suka ngerumpi , " bisik Wisnu , " Papi apaan sich , " Shireen menghadiahi cubitan kecil ditangan suaminya yang membuat Wisnu meringis kesakitan , " biarin , " Shireen mencibir suaminya . " Oma .. Opa sudah dulu ya , Mas Ila ngantuk mau bobo . Dada Oma .. Opa , " Aqila menutup sambungan telfonnya dan memberikan ke Papinya , " Mas Ila dan Dedek .. Sekarang bobo ya , " suruh Shireen ke Putra - Putrinya dan menyuruh suaminya bangun dari pangkuannya . " baik Mi .. Met malam Ami Ileen / Ireen dan Api Inu , " kata Abella dan Aqila barengan sambil mencium pipi Mami dan Papinya bergantian . Kini yang tinggal dikamar hanya Wisnu dan Shireen , mereka pun bersiap - siap untuk tidur . Tapi sebelum mereka tidur , mereka masih sempat membahas masalah rencana mereka yang akan mengambil jasa Pembantu . " udah .. Mending sekarang kita rundingan yang lain aja , rundingan soal pembantu selesai ya Mi , atau mungkin kita rundingan buat ngasih Dedek lagu untuk Mas Ila dan Dedek Bebel , " Ucap Wisnu yang membuat Shireen ternganga tak percara dan kaget saat dirinya ditarik ke dalam pelukkan suaminya . ******** Seminggu telah berlalu , hari ini Minggu pagi . Keluarga kecil Api Inu dan Ami Ireen tengah sibuk membersihkan rumah , maklum pembantu rumah tangga yang Wisnu dan Shireen tunjuk berapa hari yang lalu belum datang . " Mi .. Telus nanti kalau ada Bibi , kita tiap Minggu halus cabutin lumput juga ya Mi ? " tanya Aqila yang tengah sibut mencabuti rumput - rumput yang tumbuh disekitar taman bunga , " iya Mas , gunanya Bibi itu bukan untuk mengerjakan pekerjaan rumah .. Tetapi membantu kita meringankan pekerjaan rumah kita sayang , " jelas Shireen , " lagi ngomongin apaan Mi , kok seru banget kelihatannya ? " tanya Wisnu yang datang sambil membawa kantong sampah , " ini .. Mas Ila lagi tanya soal Bibi baru Pi , " Shireen bangun dari jongkoknya , Aqila pun mengikuti kemana langkah kaki Maminya berjalan , " Dedek mana , kok gak kelihatan Pi ? " Shireen celingukkan mencari keberadaan putri bungsunya , " ada .. tadi mau ambil minum , katanya haus , " jawab Wisnu sambil memunguti rumbut yang sudah dicabutin sama Aqila dan Maminya tadi , Abella berjalan mendekati Maminya sambil membawa botol air mineral yang dia ambil dari kulkas , tak lupa juga dia membawa beberapa gelas plastik , " Mas Ila .. Bantuin Dedek , mau jatuh nich gelasnya , " seru Abella yang membuat semuanya menoleh ke arah Abella , " Tau aja Dedek kalau Mas lagi haus , " seru Aqila sambil mengambil gelas yang dipegang Adiknya , " ya tau donk , Dedek Princess gitu , " bangga Abella dan duduk disamping Maminya , " Mi .. Bibinya galak gak ? " tanya Abella dengan polosnya , " gak .. " jawab singkat Shireen , " telus pintel masak gak ? Gak kayak Mbaknya kan , dia gak bisa masak lho , " Aqila ikut - ikutan nimbrung , " Bibinya nanti gak masak , yang Masak Ami Ireen Mas .. Bibi cuma bantuin Mami ngerjain pekerjaan rumah . Seperti nyapu , ngepel dan nyetrika baju saja , " jelas Shireen yang membuat Aqila dan Abella manggut - manggut , " lho .. Kok malah pada asyik duduk , gak ada yang bantuin Api nich ? " seru Wisnu yang berada ditengah halaman sambil mungutin rumput , " haus Pi , ntal Mas Ila bantuin , " saut Aqila yang di iyakan dengan Abella juga . " ya sudah .. Ami Ireen mau siapin sarapan dulu ya , pasti sudah pada laper kan ? " Shireen bangun dari duduknya , Abella dan Aqila terisk reques makanan kegemaran mereka . " Api Inu mau nasi uduk saja Mi , lengkap dengan lauknya ya , " Wisnu tak mau kalah dengan Putra - Putrinya , " Api Inu ikut - ikutan saja , iya kan Mas , " cibir Abella , " iya .. Mas Ila dan Dedek kan mau nasi uduk juga , " timpal Aqila , " udah .. jangan berantem , Ami masak nasi uduk buat Api , Mas Ila dan juga Dedek ya , " Shireen menengahi perdebatan antara anak dan suaminya itu . Siang harinya saat keluarga kecil nan bahagia ini menikmati santap siangnya , terdengar suara dering bel rumah . " Biar Papi saja yang buka Mi , " Wisnu bangun dari duduknya dan menuju ke depan , " maaf Pak menganggu , " kata seorang perempuan paruh baya yang berdiri di depan pintu , " Ibu kan pengurus yayasan jasa pembantu rumah tangga kan ? Mari silahkan masuk Bu , " ajak Wisnu ke Ibu - ibu itu , " Mi .. Ada Ibu Umi nich , " seru Wisnu memanggil istrinya , Shireen yang di ruang makan pun bergegas keluar menemui sang suami , " lho .. Ibu Umi , ada apa Bu ? " kaget Shireen dan langsung duduk disamping suaminya , " begini Bu .. " Bu Umi pemilik yayasan mulai menceritakan apa yang sebenarnya terjadi , " oh jadi suaminya tak mengizinkan sepenuhnya buat seharian bekerja gitu ya Bu , maunya part time gitu . Datang pagi pulang sore , " Tanya Shireen yang mendengar penjelasan Bu Umi , " iya Bu , Pak . Begitulah kurang lebihnya , " jawab Bu Umi , " boleh juga tuch Mi , kalau part time senin besok bisa mulai kerja kan Bu ? , bukannya apa .. Soalnya hari Rabu saya sudah mulai kerja lagi , " Wisnu mengutarakan ke inginannya , " iya Pak , nanti saya kasih tau Si Eka buat datang sening pagi , " Bu Umi mengiyakan dan pamit undur diri setelah semuanya jelas , Setelah Ibu Umi pulang , Wisnu dan Shireen pun kembali menemui buah hati mereka yang sedang santap siang , memang ada baiknya juga kalau mengambil part time . Shireen berfikir kalau sepenuhnya pasti nantinya semua urusan rumah tangga dipegang sama pembantu , terus apa artinya dia jadi Ibu Rumah tangga kalau makan minum suami dan anak - anaknya yang nyiapin Pembantu . ****** Hari Senin kini tiba , Wisnu sudah siap mengantar Putra - Putrinya ke sekolah . Shireen sendiri dirumah menunggu kedatangan Eka , Pembantu rumah tangga yang akan membantunya mengerjakan pekerjaan rumah . " Mas Ila .. Dedek , belajar yang rajin ya .. Dengerin penjelasan Bu Guru , " pesan Shireen yang dijawab dengan anggukkan kepala oleh buah hati mereka . " Papi nganterin anak - anak dulu ya Mi , " pamit Wisnu , Shireen menganggukkan kepalanya dan tersenyum . Lambaian tangan Shireen mengantar kepergian sang suami , setelah mobil yang dikemudikan Wisnu tak kelihatan , Shireen pun masuk kembali ke dalam . Makasih sudah sudi baca , silap kata mohon dimaafkan , maaf kalau ceritanya membosankan , jujur saya lagi gak ada ide buat RC , met siang , met apa aja , salam lope lope , |
| Friends of BN - Barisan Nasional Friends of BN - Barisan Nasional shared Barisan Nasional's photo. bangun+rumah 's image link |
| Mirna Utami bangun+rumah 's link ThirdStory neeh guys! Don't be silent reader yeaaah!! copast by Beby Ingrid Azra Fahira Ashilla POV Aku dan Rio sedang berada di sebuah taman kota menyaksikan para keluarga yang sedang bergembira di sana “Sayang?” panggilnya “Hmmm, iya rio?” ucapku “Kau lihat keluarga bahagia itu? Aku ingin sekali seperti itu. tapi apa aku mungkin bisa?” ucapnya agak aneh padaku “Tentu kita bisa sayang, kitakan punya bekalnya” ucapku “Bekal? Bekal apa?” “Bekal cinta abadi” ucapku sambil bersandar di bahunya ‘sepertinya ada yang aneh dengannya’ gumamku . Sepertinya ada yang dia sembunyikan padaku kupandangi wajahnya yang tampan, ah tapi kenapa sangat pucat “Kamu kenapa yo? Waajahmu terlihat pucat sekali sayang” tanyaku khawatir “Aku tidak apaapa sayang. Aku hanya kecapean” ucapnya enteng “Yasudah kita pulang ya, hari sudah gelap” ajakku. Kami pulang bersama, tentu Rio yg mengantarku “Terimakasih sayang, istirahat yg cukup yaa” salamku di depan rumah “Iya.. Dah sayang” ucapnya Malamnya aku mendapat telefon darinya “Iya sayang. Ada apa?” “………” “Hah? Selama itu?” “………” “Baiklah. Hati-hatiya sayang” Huh kenapa Rio harus pergi ke Singapore selama itu hanya untuk urusan pekerjaan? Tapi aku kurang yakin padanya.apa dia tidak rindu padaku? gumamku SKIP 1 minggu kemudian aku sedang menunggunya di Bandara “Sayaaang” ucapku langsung memeluknya “Kau kenapa sayang?” Tanyanya “Aku kangen kamuuu” Rio hanya tersenyum geli. Aku membeli gembok, karena kalau pasangan menuliskan nama dan mengaitkannya pasti cintanya akan abadi “Sayang aku beli gembok, kita tulis” ajakku. BUKK!. Entah kenapa dia membuangnya ketanah “Sayang kenapa kau membuang nya?” “Maaf sayang tapi kita tidak butuh itu, yang kita butuh cuma perasaan agar cinta kita abadi” --- Dia memeluku hangat, tapi tunggu kenapa di tangannya ada perban ? “Sayang ini kenapa?” “Aku baru keluar rumah sakit sayang, Tapi jangan khawatir aku cuman 1 hari dirawat, aku hanya kecapean saja kok” “Hah? Benarkah? Tapi kenapa Kamu tidak memberitahuku?” “Jangan marah ya sayang. Aku hanya tidak mau membuatmu khawatir” “Iya sayang aku tidak marah” “Loveyou” CUP! Dia menciumku,tapi kenapa ada darah di bibirnya ? “Sayang bibirmu kenapa berdarah?'' “Ahh.. Tak apa sayang ,tadi saat aku makan permen karet bibirku tergigit” “Rio, kamu jangan bohongi aku. Kenapa bibirmu berdarah?”. Tanyaku sekali lagi “Benar sayang, eh iya lusa kan hari jadi kita yang ke 7,aku punya tantangan buatmu” “Apa itu?” “Selama sehari besok, kita tidak ada komunikasi,nanti lusa baru kita merayakannya” “Aku tidak setuju” “Kenapa? Kan hanya sehari,kalau kita berhasil berhasil aku punya kejutan” “Hmm baiklah Sayang” kulihat wajahnya semakin pucat ‘apa yang dia sembunyikan?’ Matahari mulai masuk ke mataku, dengan malas aku membuka mataku ah iya mungkin hari ini aku akan malas malasan dirumah karena apa? Iya hari ini saatnya menjalani tantangan dari Rio . Apa bisa aku menjalankan hari2 ku tanpanya? Bagiku selain dia pacarku dia juga sudah seperti abangku sendiri,aku tidak tahu apa jadinya kalau dia meninggalkanku " DEG " Kenapa tiba2 perasaanku tidak enak? Tuhan tolong jaga orang yg ku cinta,aku ingin sekali menghubunginya,tapi aku tidak boleh gagal dari tantangannya hari ini tepat 7 tahun hari jadi kami. SKIP Hari yang kutunggu akhirnya datang. Aku bisa menghubunginya^^. Aku langsung menghubunginya,namun hasilnya nihil sudah 5x lebih tidak ada jawaban lebih baik aku pergi ke rumahnya setelah sampai disana aku bingung.... Kenapa disini banyak orang,apa ada pesta? gumamku Tapi? Tapi kenapa semua memakai pakaian hitam,dan mengapa ada yg menangis? DEG Aku melihat Mamanya Rio sedang menangis memeluk sebuah foto di depan peti mati bewarna hitam DEG Seluruh tubuhku mendadak kaku “Tante apa yg terjadi?” ucapku Tidak ada yang menjawab pertanyaan ku. Adaapa ini? Mamanya Rio berjalan kearahku aku melihat foto itu. Itu foto Rio pacarku . DEG “ Shilla, maaf kan tante, sebenarnya Rio melarang tante untuk memberitahumu tentang penyakitnya ” ucap Mamanya Rio sambil menangis Aku terdiam. Aku takmampu berkata apapa . “Ini sayang, Rio menitipkan ini untukmu” Mamanya Rio memberiku sebuah kotak dan surat kubuka kotak itu,ternyata isinya cincin aku segera berlari ke arah peti mati itu! “Ini bukan kamu kan sayang? Sayang aku mohon jangan bercanda,ini tdk lucu”ucapku sambil terisak “Seseorang tolong katakan kalau dia bukan Rio kekasihku!” “……” “Sayang, ayo bangun. Ini cincin lamaranmu kan? Cepat bangun aku sudah memakaikan cincin di jarimu sekarang kau yang harus memakaikan cincin ini dijariku. Ayolaah ” ucapku sambil menggenggam tangan dingin dan kakunya Tuhan kenapa orang yg ku cintai kau ambil?Kenapa?Aku tidak tau apa yg aku lakukan tanpanya disini.... Ku kecup bibirnya singkat untuk terakhir kalinya bibir yg selalu mengecupku hangat sekarang tidak dapat kurasakan lagi “Sayang kamu jahat hiks” “Sudahlan shilla ihlaskan saja” ucap Mamanya Rio menenangkan SKIP Sudah 1 minggu ini aku hanya mengurung diri dikamar aku ingat akan surat darinya kubuka lipatannya To: Ashilla Tersayang :* Sayang, kau berhasil memenangkan tantanganku,tapi maaf kalau aku sudah tidak bisa bersamamu lagi,tapi aku yakin separuh hatiku telah ada di hatimu. Aku mengidap leukimia sejak umur 8 thn, tapi tiba2 penyakit sialan itu datang lagi. Maaf telah membohongimu,waktu itu sebenarnya 1minggu itu aku sedang Cemoterapi bukan soal kantor.... Kau tidak marah kan? Oh ya aku mau bilang…… Cincin itu sudah ada di tanganmu kan? Aku minta kau jangan lepas cincin ituya. Maaf aku tidak bisa memakaikannya di jarimu Maaf jika aku tidak bisa berada di sampingmu lagi, tapi aku selalu merasa kalau kau ada dihatiku . Satuhal yg aku ingin darimu: Jangan terus menangisiku ,aku tidak mau melihat kau terus terpuruk karenaku karena aku hanya bisa tenang jika kau terus tersenyum jaga dirimu baik baik ya Ashilla :*{} Aku cinta kamu Mario. Aku menghapus airmataku kasar. Tiba-tiba.. “Sayang” “Rio?” “Benarkah kau Rio?” “Benar sayang” “ttttapi kkkemarin itu?” “Ini hanya rohku saja” “Rio kenapa kamu pergi meninggalkanku sendiri? hiks” “Jangan menangis,ini hanya takdir.. Kamu harus terbiasa dengan tantanganku,bukan cuma 1 hari tapi selamanya tanpa aku” “Tapi yo, aku tidak mampu” “Kau harus mampu sayang” “Jangan pergi Rio hiks” “Aku akan pergi, tapi aku titip hatiku dihatimu” “Dihatiku?” “Ya. Dhatimu” “Aku cinta kamu ''' BLUSHING! “Sayang?” “Hiks,aku akan jaga hatimu dihatiku” “Terimakasih. Selamat tinggal, aku cinta kamu” END |
| Cikgu Sya bangun+rumah 's link Pagi tadi lebih kurang pukul 10.30 aku singgah sarapan di bazar batu buruk sementara menunggu interview di steten minyak kerana sudah tiada kerja di Terengganu yang menggunakan Ijazah aku ini. Sewaktu makan, mata ni terpandang seorang pakcik yang "lusuh " karekternya.. Bau busuk, baju koyak, pakai kain pelikat singkat, tak beralas kaki, tapi berkopiah. Duduk bersandar di tiang bazar dekat dengan kerusi aku. Terdetik dalam hati, apa pakcik ni kelaparan. Orang gila pun lapar, masih tetap manusia. Aku pesan satu lagi nasi minyak. Pesanan aku sampai ke meja. Terus aku beri pada pakcik tadi. Tuan kedai terkejut dan mengangkat tangan melambai seolah2 memanggilku. Aku pun balas tunggu skejap. Pakcik tadi tenung aku sambil berkata "pakcik dah makan nak.. terima kasih nak.." Dalam hati terdetik sungguh indah bahasa pakcik yang ku sangka gila tadi. Aku bangun dengan kecewa kerana pesanan aku tidak dijamah oleh pakcik. Lalu aku pergi kepada tuan kedai yang memanggil ku tadi. Ada apa pakcik? Pakcik kedai balas: Jangan bagi dan suruh dia makan kat sini, nanti customer pakcik lari. Aku tersentap. Dan spontan aku membalas. "Jika orang ini ayah kandung pakcik, pakcik halau tak dia?" Pakcik tu diam. Takpe pakcik, saya akan bayar ansuran kalo pakcik rugi hari ni. Saya nak tanya, betul ke pakcik td tu sudah makan? Pakcik kedai jawab, tidak. Dari mula pakcik buka kedai pukul 6.30 tadi pakcik kopiah tu duduk kat tiang tu. Dalam hati kecil ni cakap, tak pernah aku jumpa pakcik gila semulia ini. Tidak mengemis, tidak pula meminta. Aku pegi semula pada pakcik kopiah tu. "Pakcik, saya sunyi makan sorang2, pakcik teman saya makan jom." Pakcik tu akur dengan pelawaan aku kerana kesungguhan aku. Ramai yang beralih meja kerana bau pakcik tu, namun kerana ingin menjaga hati orang tua yang aku tak kenal, aku tahan bau itu. Lega tengok pakcik tu makan dengan sangat sopan. Aku lontarkan beberapa soalan pada pakcik tu. Pakcik dari mana, tinggal dimana? Pakcik tu jawab. Pakcik merantau cari redha Allah. Aku terkejut. Dalam hati aku dah syak bukan2. Kot2 wali ke ni? Mana keluarga pakcik? Pakcik dibuang oleh keluarga pakcik kerana sekeping geran tanah. Kenapa pakcik? Apa masalahnya? Pakcik sedekahkan geran itu untuk seseorang untuk dibangunkan pondok2 mengaji. Keluarga pakcik terus buang pakcik. Allah... Pakcik tinggal dimana? Pakcik tu diam tak menjawab. Masa terlalu singkat untuk aku menyambung urusan kerja. Aku panggil pakcik kedai untuk kira. Semuanya berharga RM 11.60. Aku celup dompet aku, dan aku lupa yang aku hanya bawa RM 5.00. Aduh.... Pakcik tu nampak raut wajah muka aku seolah2 melihat masalah dalam dompetku. Pakcik tu mencelah. Nak, ambil duit ni, pakcik bayarkan. Nak tau ape? pakcik keluarkan satu sampul surat sebagai dompet dia (macam dompet TGNA), dalam tu duit seratus setebal setengah inci, dan satu kad BSN dan i.c lama (pakcik tu bekas tentera laut).. Satu kedai dia bayarkan. Allah.. Satu kedai hairan apabila pakcik kedai tu announce yang makanan semua sudah dibayarkan oleh pakcik kopiah tadi. Masing2 semua pandang aku dan pakcik kopiah. Dengan tiba2 pakcik kopiah angkat tangan dan berdoa dengan suara yang agak sederhana kuat, aku pun turut angkat sama. Dan paling terharu apabila aku dengar suara "amin....." dengan suara yang ramai. Bila aku berpaling ke belakang, satu kedai mengangkat tangan bersama pakcik kopiah tu.. Ada yang bangun mendekati kami berdoa dekat2. Terasa sangat gemuruh dan terharu dengan keperibadian orang yang ku sangka gila ini rupanya seorang guru agama!! Ada yang menangis kerana doa oleh sang guru itu sungguh merdu.. Kecoh seketika.. Selesai berdoa, aku bersalam dengan pakcik tadi dan ucap terima kasih dengan harapan dapat jumpa lagi. Aku terus berjalan ke motor aku. Aku berpaling ke belakang, semakin ramai yang berkerumun pada pakcik tadi. Aku senyum tanda puas bahawa orang sekeliling mula mendekati pakcik. Aku buka semula dompet aku kerana aku simpan kunci motor dalam tu. Nak tau apa? Aku terkejut kerana ada 2 keping duit seratus dan satu nota kecil yang bertulis: "Ambil duit ni buat beli susu anak dan buah delima untuk orang rumah anak yang mengidam.." Aku terkaku, dan terus pandang ke arah tempat pakcik tadi. Beliau sudah tiada disitu. Aku terus pakai helmet dan tutup pemuka helmet. Aku menangis kerana terharu dan sangat bersyukur. Bagaimana dia tahu aku dalam kesusahan... Ya Allah.. Kau peliharakanlah pakcik itu.. (Copy pasted - Warta Dari Hati) |
| KPA Rayon 1A bangun+rumah 's link Taat yang menguntungkanshalom ... tema kita minggu ini adalah Pemimpin berhati hamba yang taat.kata taat itu sering kita dengar, biasanya kita dengar di gereja, rumah, sekolah, pemerintah, lalu lintas dsb. walau demikian hal itu tidak menjamin kebanyakkan orang menaati nya.menurut saya taat itu artinya patuh akan suatu perintah, dan saya kelompokkan jadi 2:1. Taat pada Tuhan Yohanes 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." 2. Taat pada manusia :- Orang tua - Efesus 6:1 - Hamba pada Tuan - Efesus 6:5 - Rakyat pada Pemerintah - Titus 3:1 - Pemimpin - Ibrani 13:17 kali ini saya mau membahas TAAT pada Pemimpin terutama pemimpin Rohani(Gereja) pada khususnya. saya sering mendengar keluhan dari beberapa pemimpin yang mengatakan bahwa pengikutnya/follower nggak NURUT/TAAT pada apa yang mereka katakan / perintahkan! "susah nih orang 2 ini, nggak mau ikut.."Kalo sudah demikian, biasanya respon dari si pemimpin adalah frustasi atau malah mengatasnamakan Jabatan/Uang/Kekuasaan untuk menggerakkan pengikutnya yang berakibat orang mengikuti perintah nya hanya SESAAT.saya pikir semua pemimpin berkeinginan follower/pengikutnya menaati dan tunduk pada mereka dalam waktu yang PANJANG bukan SESAAT. apalagi tugasnya sebagai seorang pemimpin (spritual) tidak mudah lho. dikatakan mereka berjaga-jaga atas jiwa pengikutnya, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. dan kabar baik bagi kita jika menaati pemimpin adalah "mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagi kita (pengikutnya)"dengan dasar inilah, saya aminkan mengenai taatilah dan tunduklah pada pemimpin spritual kita.alkitab memberikan contoh stefanus sebagai pemimpin yang harus kita taati! 1 Korintus 16:15-16 ...Kamu tahu, bahwa Stefanus dan keluarganya adalah orang-orang yang pertama-tama bertobat di Akhaya, dan bahwa mereka telah menGABDIKAN DIRI kepada PELAYANAN ORANG 2 KUDUS.Karena itu TAATILAH orang-'orang yang demikian dan setiap orang yang turut bekerja dan berjerih payah. jadi keTAATAN Seorang pengikut terhadap pemimpin haruslah mengacu pada ketaatan yang tidak melebihi ketaatan kita kepada Allah. (Kisah Para Rasul 5:29)jika ketaatan pada manusia (pemimpin) melebihi batas alias semua MAUnya pemimpin itu dituruti(hanya demi senangkan hatinya) malah membahayakan hati nurani nya menjadi tumpul, kalo itu terjadi..semua pihak dirugikan!AplikasiJohn C.Maxwell katakan bahwa Leadership itu tidak lebih dan kurang adalah masalah Pengaruh. pengaruh yang saya bangun atas follower adalah menempatkan Yesus pada posisi tertinggi dalan setiap keputusan yang saya ambil dalam organisasi. sebaliknya juga jika posisi saya sebagai follower, karena biar ketaatan pada pemimpin (manusia) yang kita lakukan tidak melebihi ketaatan kita pada Tuhan. |
Powered by WordPress SEO Tools

















Untuk yang perlu rumah saya mau jual cepat butuh uang segera di Bumi Panyileukan L6 No.15 Bandung Timur psoisi Hook jarang banget cocok untuk usaha menghadap timur tidak berhadapan dengan rumah orang tapi menghadap taman.LT.94M2 LB 68M2 KT3 KM1 car port.harga Rp.130 jt nego dikit. HP.08157118753.SILAHKAN LIHAT DULU.
silahkan lengkapi detail di http://www.developerbangunrumah.com/jual-beli-property/lihat-iklan-property/