Banner SEO Academy 600x90
  • Desain Rumah Mungil Type 36

    Posted on January 20, 2012 by in Desain rumah minimalis

    Lain lagi dengan type rumah sebelumnya, maka desain rumah mungil diatas lahan dengan lebar 6 m dan panjang 12 m, dan dari hasil perkiraan maka didapatkan desain rumah dengan luas 36 m². dan desain rumah ini jelas lebih mini dari desain rumah minimalis sebelumnya. dan semua hal ini tergantung dengan kebutuhan dan selera anda masing-masing

    perlu anda ketahui dan anda perhatikan sebelum anda memilih desain rumah type ini, bahwa jenis Desain rumah mungil type 36 ini, terdiri atas 2 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, beranda yang juga berfungsi sebagai tempat menerima tamu, dapur, dan taman (depan dan belakang). Jika anda memiliki lahan/kavling yang lebih dan tidak terpakai dikawasan perumahan anda, desain rumah ini dapat anda kembangkan lagi dalam bentuk layout baru yang tentu sesuai dan mengakomodasi kebutuhan anda dan keluarga anda serta pastikan bahwa desain type rumah ini sesuai dengan selera anda juga pastinya  .

    Dalam soal biaya nantinya yang kan dikeluarkan maupun yang akan diperlukan dalam membangun desain rumah type ini, anda dapat lihat dan perhatikan dengan seksama, maka dapat disimpulkan bahwa Perkiraan biaya untuk membangun rumah type 36 seperti gambar desain diatas adalah sebesar: 1,5 juta/m2 dan estimasi biaya produksi total untuk rumah seluas 36 m2 adalah sebesar: 55 s/d 60 juta rupiah. Tentunya perkiraan/taksiran biayanya harus anda  disesuaikan dengan upah pekerja dan harga material dikota anda, dan satu hal yang mesti perhatikan adalah biaya diatas tidak termasuk harga tanah (hanya harga/biaya produksi rumahnya saja).

    Semoga desain rumah minimalis type 36 seperti pada gambar diatas bermanfaat buat anda dan nantinya akan berguna dalam hal pemilihan rumah bagi masa depan anda nantinya.

    Incoming search terms:

    desain rumah minimalis type 36 (376);
  • denah rumah minimalis type 36 (347);model rumah minimalis type 36 (267);denah rumah type 36 (235);desain rumah tipe 36 (161);denah rumah tipe 36 (144);desain rumah minimalis tipe 36 (95);yhs-0001 (41);renovasi rumah tipe 36 bertingkat (41);desain rumah mungil type 36 (38);biaya renovasi rumah tipe 36 (31);rumah minimalis type 36/60 (26);rumah minimalis type 29 (26);biaya renovasi rumah 2012 (25);sketsa rumah kecil (24);model rumah type 36 minimalis (23);biaya renovasi rumah type 36 (22);desain rumah type 54 (21);desain rumah minimalis type 29 (19);layout rumah minimalis type 36 (17);desain rumah 36 (17);rumah lebar 5 meter bertingkat minimalis (17);pagar rumah minimalis tipe 36 (14);desain rumah tingkat tipe 36 (13);denah rumah sederhana bertingkat ukuran 18 m2 (13);desain rumah 6x12 (12);denah rumah sederhana bertingkat ukuran 3m x 6m (11);desain muka rumah minimalis (11);denah rumah type 90 1 lantai (10);desain rumah minimalis type 36/60 (10);desain type rumah 36 (7);gambar rumah type 36 luas tanah 140 m2 (6);desain rumah type 38 (6);Gambar rumah ukuran 6x9 (6);desain rumah minimalis tipe 36-140 (6);model rumah tanah ukuran 9 x 12 m (5);rencana anggaran biaya rumah minimalis type 84 (5);biaya pembuatan rumah ukuran 6x12 (5);gambar rumah minimalis ukuran 6x12 (5);design rumah ukuran p 5m l 12m (5);rumah minimalis type 22/60 (5);rumah ukuran 6x12 (5);Tipe rumah lebar 6 panjang 8 (5);rumah tive 36 (4);desain rumah 36/60 (4);rancangan anggaran rumah untuk type 22/60 (4);desain rumah ukuran 6x12 (4);layout rumah type 36 (4);denah rumah luas tanah 133 (4);contoh rumah mungil ukuran 6*8 meter (4);denah rumah anggaran 50 juta (4);panjang dan lebar type 36 (3);contoh desain rumah tipe 36/60 (3);desain rumah ukuran lebar 6 meter (3);DESIGN RUMAH TYPE 40 (3);DESAIN RUMAH LEBAR 6M (3);gambar rumah tingkat minimalis uk 6x12 m (3);denah rumah luas 63 m (3);denah rumah minimalis 6x12 m2 (3);desain rumah luas 86 (3);lay out muka rumah 5 meter (3);desain rumah luas 84 m2 (3);pengembangan rumah type 22 (3);bentuk rumah type 36 (3);anggaran biaya pembuatan rumah tipe 36 (3);BIAYA BANGUN RUMAH TIPE 48 (3);biaya renovasi rumah type 29 (3);rincian total biaya bangun rumah minimalis type 36 (3);renovasi rumah ukuran 6x12 3 kamar (2);renovasi perumahan baru tipe 36/60 menghabiskan dana berapa (2);sampel renovasi rumah ukuran 36/60 (2);sketsa banguan rumah luas tanah 84 tingkat 1 (2);www tAmpak depan rumah minimalis 12 x 6m com (2);renovasi rumah minimalis type 22 60 (2);rumah minimalis lebar 6 panjang 15 (2);renovasi rumah type 36 minimalis (2);renovasi rumah type 38 (2);biaya pembangunan rumah dengan luas tanah 84meter (2);biaya membuat rumah ukuran 6x12 (2);membuat rumah tingkat murah (2);gambar rumah tingkat minimalis luas 6 x 9 meter (2);denah rumah mungil ukuran 100M (2);desain rumah panjang tanah 14m lebar 5m (2);perkiraan biaya taman minimalis (2);desain rumah type 36/90 tingkat (2);denah rumah lebar 7 type36 (2);denah rumah lebar 4 meter (2);rencana anggaran biaya rmh type 36 (2);renov depan rmh 36/60 (2);model banguan untuk tanah 84 (2);gambar rumah dan ukuran serta sesuai dana (2);desain rumah type 35 (2);biaya membuat rumah type 36 (2);rancangan dena ukuran 6x12 (2);Desain Model Rumah Type 36/84 (2);lay out rumah type 36 (2);desain dapur type rumah 36 luas tanah 60meter (2);desain rumah ukuran tanah 12 5m x 50m (2);denah type 36/140 (2);biaya buat bangun rumah tipe 36/70 (2);gambar rumah minimalis ukuran tanah 6x9 (2);biaya buat rumah ukuran 6x12 (2);desain rumah tingkat tipe 36 luas tanah 90 m2 (2);denah rumah type 36/90 (2);bangunan rumah bertingkat minimalis untuk tanah ukuran 6*12m (2);macam=macam model juba/baju panjag (2);PERUMAHAN TYPE 36/90 (2);desain rumah muka 5 meter (2);langkah awal renovasi rumah tipe 36 (2);bangun rumah di atas lahan 6 x 5 (2);hemat biayamembangun rumah tipe 36 (2);Rencana anggaran biyaya rumah type 36 (2);perkiraan biaya bangun rumah ukuran 9 x 13 1 lantai (2);contoh model rumah minimalis 1 lt type 36/84 (2);model rumah tingkat minimalis ukuran 50 mtr (2);DESAIN RUMAH LT 2 LUAS 84 METER (2);CONTOH DESIGN RUMAH TYPE 36/60 (2);design rumah tanah 60 (2);gambar dan estimasi biaya rumah minimalis (2);rab rencana anggaran biaya RENOVASI RUMAH UKURAN 60M2 (2);biaya 2 lantai tipe 36 (2);pagar minimalis tive 36 (2);bentuk rumah ukuran panjang 60m lebar 5 meter (2);disain rumah hemet biyaya 70 meter (2);biaya yang di butujkan untuk membuat rumah 2 lantai dengan luas tanah 100m (2);estimasi biaya renovasi rumah tipe 36 (2);CONTOH PAGAR RUMAH UKURAN 6X12 (2);design rumah minimalis 2 lantai type 36 m2 (2);model rumah dan toko anggaran dana 60 juta (2);desain rumah lebar 5 m panjang 22m (2);model rumah klasik tipe 36 (2);gambar desain rumah dan perkiraan dana (2);rab bangunan rumah type 36 (2);gambar depan rumah melebar 17 x 8 (2);contoh sketsa renovasi type 58 menjadi 2 lantai (2);perhitungan bikin rumah dengan modal 70 juta (2);bentuk rumah ukuran 38 (2);biaya renovasi rumah sederhana lantai2 (2);model rumah minimalis ukuran 6x10 5 meter 60 meter (2);contoh rumah 6m X 12 m (2);rancang bangun rumah type 36 (2);gambar rumah type 36 tingkat 2 (1);rancang bangun rumahtype36 (1);rancangan anggaran rumah tipe 70 (1);gambar rumah type 22-60 (1);gambar rumah tipe 6x10 (1);rancangan gambar perumahan (1);gambar rumah petak susun (1);rencana anggaran biaya pembangunan rumah type 36 (1);gambar denah rumah tipe 36/60 (1);gambar dan perkiraan biaya rumah minimalis (1);foto-foto rumah type 54 (1);gamabr rumah type 36 (1);foto-foto rumah minimalis dengan lebar depan 9 m2 (1);model sketsa tanah 12 x 9 (1);estimasi biaya rumah minimalis type 45 (1);estimasi biaya rumah 4*5 (1);estimasi biaya renovasi rumahh type 36/60 (1);renofzsi rmh tipe 36/60 (1);rancangan rumah minimalis ukuran panjang 6m lebar 9m (1);gambar rumah minimalis type 36 dua lantai belakang (1);gambar rumah minimalis tingkat lebar 6 meter (1);gambar rumah minimalis estimasi harga (1);gambar rumah minimalis bertingkat dengan ukuran panjang 13 meter dan lebar 9 mtr (1);gambar rumah luas tanah 84m (1);gambar rumah lebar 7 panjang 13 (1);rencana anggaran biaya renovasi rumah type 36/90 (1);gambar rumah 6m lebar x 9m panjang (1);gambar model rumah type 36 (1);estimasi biaya bikin rumah lantai 2 tipe 36 (1);perhitungan biaya membangun rumah tanah 60 m (1);model rumah minimalis modern ukuran lebar 5 meter lantai 2 (1);model rumah minimalis lebar 9m panjang 12m (1);model rumah minimalis budget 50 juta (1);model rumah minimalis 36/60 (1);model rumah kecil 63 meter (1);model rumah 6X12 (1);model renovasi rumah tipe 36/60 (1);model pagar untuk rumah type 36/120 (1);model pagar ukuran lebar muka 5 m (1);model bangunan rumah tipe 6x9 (1);minimalis type 36 (1);perkiraan biaya pembangunan rumah ukuran 6 x 6m (1);perkiraan biaya membangun rumah (1);model rumah tampak depan biaya 10 jt type 36 (1);Perincian biaya rumah type 70 (1);pagar rumah tpe 36 (1);perkiraan biaya bangun rumah 2 lantai ukuran 5 x 12 (1);pagar lebar 6 meter (1);modelrumahminimalis (1);angaran bangun rumah luas tanah 63m (1);model rumah ukuran lebar 4m panjang 12m (1);model rumah ukuran bangunan 36 dan tanah panjang 14 lebar 6 (1);perkiraan biaya bangun rumah tingkat minimalis (1);model rumah ukuran 6*4 m (1);model rumah type 36 membangun rumah dengan biaya 10 juta (1);menghitung biaya material bikin rumah type 36 (1);menghitung biaya dan material rumah type 60 - 70 minimalis (1);perkiraan dana pembangunan rumah ukuran 8*12 (1);rab bangun rumah type 36 (1);rab bangunan 6x9 (1);karakteristik rumah tipe 36 (1);jumlah anggaran biaya pembangunan rumah ukuran 7m 12m (1);harga rumah tipe 36 (1);harga biaya pembangunan rumah minimalis ukuran 6x15 meter (1);gara gara renopasi rumah ceritasek com (1);gambar2 rumah untuk tanah 84m (1);gambar rumah ukuran 7x13 susun (1);RAB rumah type 36 minimalis th 2012 (1);gambar rumah ukuran 6x12 kamar 3 (1);kontraktor rumah type 36 (1);perumahan tipe 36/60 (1);poto rumah mini malis sederhana tipe 35 (1);membuat denah rumah 35 meter (1);membangun rumah minimalis biaya dibawah 60 juta ukuran 8 x 10 m (1);perkiraan harga rumah minimalis type 36 (1);mau bangun rumah tingkat 2 luas tanah 5 x 18 m berapa total harganya (1);mah tipe 36 tampak luas (1);macam macam pagar rumah idaman type 36 (1);macam denah 36/84 2013 (1);poto poto rumah lebar 6 panjang (1);layout rumah minimalis type 36 dua lantai (1);lay out rumah type 60 (1);model rumah minimalis type 36 1 lantai 7x13 (1);gambar rumah ukuran 40 m2 (1);denah rancang bagun rumah dengan ukuran 6 x 10 m2 (1);CONTOH GAMBAR PAGAR RUMAH UKURAN 6X12 (1);contoh desain rumah type 22/60 modern (1);contoh desaign 1 lantai denah dan tampak depan rumah minimalis ukuran tanah 8 x 10 5 m (1);contoh denah rumah untuk ukuran 6 x 10 m2 (1);contoh denah rumah luas 84 m2 (1);contoh denah rumah luas 6 x 86 (1);ciri2 rumah tipe 36 com (1);ciri-ciri rumah tipe 36 (1);cara re novasi rumah ukuran 6x9 (1);cara membuat denah rumah type 36/60 (1);buat rumah ukuran 6x12 (1);buat rumah tingkat murah (1);buat rumah tingkat 6m x 10mbiaya 10 jt (1);Contoh Gambar Rumah Tipe 36/84 (1);Contoh gambar rumah type 36/84 (1);contoh pagar rumah tipe 42 (1);denah pengembangan rumah type 36/90 (1);denah pengembangan rumah tipe 36/90 (1);denah pengembangan luas tanah 84 m2 (1);denah membuiat rumah baru ukuran 6 x 9 M kamar 3 (1);Denah Leter L lebar 6 X 9 (1);dena rumah minimalis ukuran 6x12 (1);Dena Rumah 6X12 (1);Dana yang dibutuhkan untuk membuat rumah ukuran panjang 12m dan lebar 7m (1);contoh rumah type 36/90 (1);contoh rumah LT 5x12 minimalis (1);contoh rumah lebar 5 m panjang x m (1);contoh rumah 5x12 m 3 kamar (1);CONTOH RENOVASI HALAMAN DEPAN RUMAH MINIMALIS TYPE36 (1);bikin rumah 2 lantai ukuran100 meter2 (1);biaya yg dikeluarkan untuk tingkat rumah dgn tanah 50 m (1);biaya renovasi rumah ukuran 6x12 (1);bentuk rumah ukuran panjang (1);bentuk rumah minimalis untuk luas tanah 150m dan perkiraan biaya pembangunan (1);bentuk rumah minimalis tanah 60 meter (1);bentuk rumah minimalis 36144 (1);bentuk rumah kecil tapi panjang (1);Bentuk rumah dan perkiraan harga (1);bentuk rumah bertingkat tipe 36 (1);bentuk depan rumah type 36 (1);bangun rumah minimalis 5x12 (1);bangun rumah di atas lahan 6 x 8 (1);bangun rumah 36 (1);bangun minimalis 6 x 9 (1);arti ukuran rumah 36/84 (1);bentuk rumah1 kamar lebar4m panjang 12 m (1);biaya banguan rumah type 36 (1);biaya bangun kamar di rumah tipe 22 60 (1);biaya renovasi rumah ukuran 6 x 12 (1);biaya renovasi rumah tipe 22/60 (1);biaya renovasi rumah tanah 60m2 (1);biaya renovasi rumah 36/60 (1);biaya pembuatan rumah minimalis ukuran tanah 6*15 (1);Biaya pembangunan rumah ukuran 6x12 (1);biaya membuat rumah tipe 40 minimalis (1);biaya membangun tipe 36/60 (1);Biaya kontraktor rumah type 36 (1);Biaya buat rumah ukuran type 45 (1);Biaya bikin rumah ukuran 6x12 (1);Biaya bangunan rumah 6x12 (1);biaya bangun rumah type 22/60 (1);anggaran biaya rumah mini malis type 36 (1);denah renovasi rumah type 22 satu lantai (1);estimasi biaya bangun rumah 6m (1);desain rumah type 36 140 (1);desain rumah type 22-60 (1);desain rumah tive 36 (1);Desain rumah tipye 40 ukuran 5*8 (1);desain rumah tingkat ukuran 6x8 (1);desain rumah sederhana dengan ukuran 12 x 10 m2 dengan 2 lantai (1);Desain rumah panjang 10m lebar 5m (1);desain rumah mungil luas 84 (1);desain rumah minimalis type 36 / 84 (1);desain rumah minimalis sederhana lebar 7 5 meter (1);desain rumah minimalis luas tanah 84 (1);desain rumah minimalis lebar depan 5meter (1);desain rumah minimalis lebar 5m (1);desain rumah type 36/140 (1);desain rumah type 55 (1);desain rumah ukuran 6x12 isi 3 kamar (1);estimasi bahan bangunan rumah type 36 (1);design untuk rumah tipe 36/90 (1);design tipe rumah 50 (1);design rumah ukuran 60m2 bidang tanah lebar belakang (1);design rumah type 36/60 (1);design rumah type 30 lt 60 (1);design rumah minimalis lantai 2 ukuran 7x13 (1);design rumah 36/84 (1);design renovasi rumah type 36 lt 84m2 (1);design layout rumah type 36 (1);design depan rumah lebar 5m (1);desain tampak depan rumah lebar 6 meter (1);Desain rumah ukuran panjang 8m x lebar 5m (1);desain rumah minimalis lebar 4m panjang 12m (1);desain rumah minimalis 5 x 12 full renovation (1);desain rumah minimalis 2 lantai untuk luas tanah 140 m (1);denah rumah type 6x12 (1);denah rumah type 36/84 (1);denah rumah type 36 ukuran 6 X 12 (1);denah rumah type 36 luas 70 (1);denah rumah type 36 dengan luas tanah 6 x 9 m (1);denah rumah tipe 36 n bahan- bahan yg di perlukan utk bangun (1);denah rumah panjang 7m lebar 12m (1);denah rumah minimalis untuk ukuran tanah 133 m (1);denah rumah minimalis type 36/140 (1);denah rumah lebar muka 5 meter (1);denah rumah L9m P 50m (1);denah rumah dengan luas tanah 36m (1);Denah rumah 6x9 m (1);denah rumah ukuran 38 m2 ukuran tanah 84 (1);denah rumah ytive 36 (1);desaign rumah tingkat luas tanah 76 m type 36 (1);desain rumah minimalis 2 lantai lebar 4 5 mtr (1);DESAIN RUMAH LUAS 84 METER (1);desain rumah lebar muka 5 meter (1);desain rumah lebar muka 5 (1);desain rumah lebar 7 panjang 6 (1);desain rumah dengan ukuran 6x12 meter (1);desain rumah dengan lebar muka 6 meter (1);desain rumah biaya 50 juta (1);desain rumah 5m x 13m (1);desain renovasi rumah sederhana type 36 (1);desain perumahan type 45 diatas lahan 9 x 12m (1);desain n sketsa rumah tipe 45 ukuran 8 meter *6 meter (1);desain lay out rumah tipe 38 (1);denah rumah 6x12 type 7 (1);tipe 36 biaya rancang bangun (1);Sekena rumah ukuran 4m x 7m (1);rumah ukuran 7x13 meter (1);tipe rumah masa depan (1);rumah type 36 lebar 8 m (1);rumah type 36 jakarta (1);rumah type 22/60 lt2 belakang (1);Sketsa minimalis 10M X 6M (1);tampak depan gambar rumah minimalis bertingkat ukuran tanah 6x10 m (1);tipe toko minimalis (1);sketsa rumah lua s tanah 84 (1);total biaya pembikinan rumah ukuran 6x10 (1);sketsa rumah bertingkat type 3684 (1);sketsa rumah bertingkat 17 x 11 (1);sketsa rumah uk panjang 17m lebar 5m (1);taksiran total biaya bangun Rumah minimalis (1);total pembuatan rumah minimalis tipe 36 (1);sketsa rumah minimalis dana 50 juta (1);rumah tipe 6x12 (1);rumah tingkat lebar 5 5m X 10m (1);rumah dengan ukuran muka 6m (1);rumah dengan lebar 6 meter panjang 14 meter (1);rumah dengan lebar 6 meter (1);rumah 2 lantai dan desain type 36 minimalis (1);rumah 2 kamar minimalis di atas lahan 6x10 meter (1);rincian rab rumah tingkat type 36 (1);rincian harga pager rumah minimalis type 36 (1);renov langit rumah minimalis (1);renovasi rumah tingkat type 36 (1);renovasi rumah lt 60 (1);renovasi rumah lebar 6 meter (1);rumah minimalis 5 x 22 meter (1);rumah minimalis dengan dana 60 juta (1);rumah renovasi tipe 36/60 (1);rumah petak tipe 36 (1);rumah panjang 14 lebar 6 (1);rumah mungil type 36 (1);rumah modern ukuran 6x12 2 tingkat (1);rumah minimalis untuk type 36/60m (1);Rumah minimalis ukuran 40 meter tingkat (1);rumah minimalis uk 5m X 10m (1);rumah minimalis lebar 7m (1);rumah minimalis lebar 6 pajang 15 (1);rumah minimalis lebar 5meter (1);renovasi rumah 2 lantai kavling 6x12 (1);

    Twitter

    IndonesiaToyota Sun, 19 May 2013 09:00:20 +0000
    RT @aldyjansen: Gua ngambek minta beliin motor vespa matic. Truss kata kaka gua. Gua lg bangun rumah dulu. Klo rumah dh jadi baru gua beli mobil dlu. :(
    ardianRprabowo Sun, 19 May 2013 08:59:45 +0000
    Di kontrak bngun sutet 5 taun 6rtus jta saya mauu,bangun aja di atas rumah saya
    veqaveqa Sun, 19 May 2013 08:59:39 +0000
    Hmmm.. Baru bangun. Oke banget cuaca nya buat bobok tengkurep seharian. (at Teras Lt.2 Rumah Veqa) — http://t.co/GGwrRET6zt
    adefriany Sun, 19 May 2013 08:59:14 +0000
    manis bener, warna depan rumah org ni.. coklat muda kek ijo alpukat.. kalo bangun tidur tuh langsung senyum sweet liek nyo
    FadzeemNazmin Sun, 19 May 2013 08:58:24 +0000
    Nak pegi ke tak rumah sdara ni?? Baru bangun .. Zzzz
    Rangga_Inside Sun, 19 May 2013 08:57:57 +0000
    ad kali w mah drmh, nih aj baaru bangun w, hhahah :D RT@yoga_G_freedom @Rangga_Inside tadi gua ke pkl 2... Maen ps sendirian :D ♍Əΰ ke rumah
    caacee Sun, 19 May 2013 08:56:09 +0000
    sendiri di rumah, bangun tidur, kelaperan, pengen bakso, males keluar rumah . Nyessss~
    mamethARM Sun, 19 May 2013 08:55:55 +0000
    Bangun tidur makan, trs mndi, trs rumah camer nobar motoGP #rencanaapik http://t.co/s5cEwR6OcE
    aMi_Paramita Sun, 19 May 2013 08:54:39 +0000
    Bener deh kaga boleh di rumah seharian, tidur mulu gw kerjaannya...bangun jam 11 trus tdr lg dr jam 1 smp jam 4 begini *tepok pantat*
    azizahintaniara Sun, 19 May 2013 08:53:12 +0000
    Bangun" hujan , org rumah pada gak ada x_x
    aldyjansen Sun, 19 May 2013 08:52:39 +0000
    Gua ngambek minta beliin motor vespa matic. Truss kata kaka gua. Gua lg bangun rumah dulu. Klo rumah dh jadi baru gua beli mobil dlu. :(
    mimimimos Sun, 19 May 2013 08:52:39 +0000
    @FarahAuroraArfa hahaha, hantar adik miy pergi rumah lama. Siapa suruh bangun lambat. Haha. Malam nie ahh okay ?
    Amyraxliner Sun, 19 May 2013 08:52:38 +0000
    dari mula aku bangun sampai laa sekarang . asyik makan jaa . uhu . memang siuk tinggal di rumah . makan everytime ! :D
    kang_rio Sun, 19 May 2013 08:51:50 +0000
    rencana hari ini dan saya bangun kesiangan dan hujan sangat besar RT @RiaKusumandari: Mknnya,kl libur tu balik rumah "@kang_rio: ini ni m
    yuuaiiuu Sun, 19 May 2013 08:50:47 +0000
    bangun tidur tiba2 BM batagor .... di komplek rumah gue gaa ada yg jual batagor lg :( , terpaksa nunggu besok beli batagor kampus ;( ;(

    Videos

    Facebook

    Kumpulan Author JD Imagine


    bangun+rumah 's link
    Cerpen Sebelumnya : Tears .. https://www.facebook.com/notes/kumpulan-author-jd-imagine/tears-cerpen-by-putrii/112657275601218 Love The Way You Are https://www.facebook.com/notes/kumpulan-author-jd-imagine/love-the-way-you-are-cerpen-by-3-putrii-3/112630595603886 Warning : Ini CERPEN, bukan JD. Maaf kalau ada kesamaan cerita, nama, tokoh dan lain-lain. itu semua di luar kreatifitas saya :) HAPPY READING :)     “Nantijadi jalan??” Tanya Friska pada Rey saat kami bertiga pulang sekolah. Rey yangsedang mengemudi menjawab pertanyaan Friska dengan anggukan kepala dan senyummesra. Ku coba alihkan pandanganku menuju luar jendela., berharap bisa terlepasdari pemandangan yang membuatku cemburu. Rey, adalah sahabatku sejak SMP. Kamimelakukan banyak hal sama-sama. Berdua! Tanpa ada orang ketiga diantara kami.Sampai suatu saat anugrah itu meracuniku. Aku mulai menyukai sahabatku, Rey!Entah, bagaimana alurnya aku tak pahami itu. Hingga saat kami masuk SMA, Friskamulai hadir ditengah kami dan menjadi sesuatu di hati Rey. Mereka jadian.Bahkan tanpa sepengetahuanku. Aku tahu hal itu dari teman Friska, Boby setelahmereka backstreet hampir sebulan. Dan kini, mereka hampir 6 bulan menjalinkasih.. dan rasaku untuk Rey, masih bertahan disini. Entah sampai kapan akubisa menyimpannya.      “Huuft..” ku hela nafas setelah puasmenatap luar jendela. Diam, hening. Hanya deru mobil Rey yang terdengar.      “La..!” panggil Rey memecah kesunyian.      “Apa Rey?” jawabku ramah.      “Ehem..! nanti ikut kita jalan yuk..!”tawarnya. Aku sedikit tersentak. Ku tatap Friska sejenak. Tatapannya teduh, takada kesan cemburu sedikitpun.      “Tapi.. kalian kan mau jalan berdua. Apa nggakganggu?” tanyaku. Friska dan Rey tertawa pelan. Aku ikut tersenyum ragu.      “Ella..Ella.. ngapain aku cemburu samakamu?? Kamu kan sahabat Rey, nggak mungkin lah aku cemburu. Lagian aku percayakok sama Rey. Iya kan sayang??” ucapnya sambil mengusap pipi Rey mesra. Akumengangguk seraya memberikan senyumku meski terpaksa. Oh tuhan…      “Yaudah! Aku jemput kamu jam 7 ya, La..”timpal Rey. Aku kembali mengangguk. ***             Ku kenakan jeans ku dengan atasankaos kasual. Ku kenakan sepatu ketsku, dan ku poles sedikit wajahku denganbedak. Yapz..! jam 7 kurang 5 menit. Sebentar lagi Rey datang. Aku harus cepat! ‘tingtong’terdengar bel rumahku di pencet seseorang. Akhirnya Rey datang! Batinku.. benarsaja, itu Rey!      “Waw… beautiful..!” sentak Rey saat aku membukakanpintu. Aku tersenyum senang mendengar pujiannya. Tapi, setelah ku lihattampilan Friska yang begitu elegant, ku sembunyikan lagi senyumku. Aku tahu Reyhanya merayuku, tak sungguhan memujiku cantik. Friska lah yang cantik. Hm…forget it!      “Ayo, La..” ajak Friska dari dalam mobil.Aku mengangguk dan jalan menuju mobil. Setelah semuanya siap, barulah Reymengemudikan mobilnya menuju tujuan. ***             Akhirnya sampai! Rey mengajak kamike  sebuah Mall. Entah apa maksudnya,tapi seketika Rey menuju toko emas.      “Mau ngapain sih Rey?” Tanya Friska. Reytak menjawab dan tetap asyik memandang berbagai emas yang terpajang.      “Mbak, liat yang itu..!” tunjuk Rey menujusebuah kalung yang berliontin F.          “Ini mas, silahkan dilihat dulu.” Ucappetugas toko emas itu ramah. Rey pun tersenyum dan memakaikan kalung itu dileher Friska. Ya Tuhan.. jadi itu untuk Friska?? Batinku.      “Rey.. ini??” Tanya Friska tergagap.      “Ini buat kamu sayang.” Ucapnya lembut.Friska menganga mendengar ucapan Rey. Bahagia sedang menyelimutinya kali ini.      “Tapi Rey,, ini terlalu mahal…” sangkalFriska.      “Sssst… nggak ada yang mahal buat kamu.Anggep aja ini hadiah dari aku..” ucap Rey. Friska tersenyum girang dan mulaimemeluk Rey. Akumenghela nafas panjang.      “Tau begini lebih baik aku tadi dirumahaja..” desahku sembari duduk di kursi yang tak jauh dari tempat Friska dan Reybermesraan. Setelah lama menunggu mereka, akhirnya ku putuskan tuk berjalansendirian. Menghindar dari mereka berdua agar aku terbebas dari perasaanku. ***             Lama aku berjalan tak ada yangmenarik perhatianku, sampai aku tiba di sebuah toko coklat. Aku ingat Rey sukadengan coklat.      “Mbak.. beli coklat yang itu dong..”pesanku pada seorang pelayan di toko itu sambil menunjuk sekotak coklatoriginal berbentuk macam-macam. Pelayan itu mengambilkannya untukku. Setelahmembayarnya, ku lanjutkan perjalananku sembari mencari Rey. Ketemu!      “Hei..!” sapaku saat Rey sedang duduksendiri di taman kota.      “Ella.. kamu kemana aja tadi?? Koktiba-tiba ngilang?” tanyanya. Aku tersenyum lebar.      “Nggak kemana-mana. Nih nyari ini buatkamu!” sahutku sambil menunjukkan coklat yang kubeli tadi di hadapannya. Reytebelalak.      “Coklat?? Ya ampun La, kamu masih ingetkesukaan aku??” tanyanya girang sambil membuka bungkusan coklat itu.      “Iya dong,, kamu suka??”      Rey mengangguk dan mengacak-acak rambutku.      “Makasih ya.. kamu emang sahabatterbaikku!” ucapnya. Senyum lebarku menciut.      “I.. i.. iiya.. kamu juga.” Jawabku getir.Rey kembali tersenyum sambil memandangku. “Andai aja kamu tahu Rey apa yangtersimpan dibalik semua ini..” batinku.        “Hai sayang.. lama ya nunggunya?” sentakseseorang dari belakang kami saat Rey akan menikmati coklat dariku.      “Eh… enggak kok. Sini aku punya sesuatubuat kamu..” ucap Rey sambil menyuapi Friska dengan coklat pemberianku.      “Mmmmh… enak banget! Makasih ya sayang..”Puji Friska lembut dan mulai memeluk Rey. Lagi-lagi aku terabaikan. Percuma akudisini. Akupun memutuskan tuk kembali beranjak.      “Eh la.. mau kemana?” Tanya Rey sambilmenarik tangan kananku.      “Ke toilet sebentar.” Jawabku berbohong.Rey pun melepas tanganku dan ber-O pelan.             “aku tahu, mungkin nggak seharusnyaaku suka sama Rey. Terlebih dia Cuma anggep aku sahabat aja.. nggak lebih. Dankelihatannya dia sayang banget sama Friska. Huuft..” gerutuku sambil berjalan.Dan tiba-tiba “BUUK!” sebuah bola basket menubruk kepalaku.      “OMG!! Siapa sih malem-malem maen bolabasket disini??” kesalku sambil mengusap kepalaku. Dan tiba-tiba seseorangdengan tubuh tegap menghampiriku dan mengambil bola itu dari hadapanku.      “makanya kalo jalan liat-liat!” ucapnyasinis sambil menatapku.      “Harusnya kamu yang hati-hati..!!” jawabkutak kalah ketus.      “Apa loe bilang?? Hati-hati?? Heh..! udahjelas ini area basket.. ngapain loe jalan-jalan disini? Kalo mau jalan-jalandisana tuh..!!” Akupun menoleh tempat yang ditunjuk.      “Nggak usah kamu kasih tau, aku juga udahngerti..!!”      “Trus ngapain kesini??” tanyanya kasar.Aku terdiam sejenak.      “Males aja disana..” jawabku santai. Cowokitu hanya tersenyum sinis dan meninggalkanku untuk kembali bermain. Akumendesah pelan. Ku dudukkan tubuhku di kursi penonton. Dan menikmatipertandingan antar anak-anak jalanan itu. Sesekali aku tersenyum, melihatkekonyolan mereka dalam bermain. Hmm.. sejenak pikiranku tentang Rey pun sirna,berganti tawa yang mungkin tak akan lama.             Setelah pertandingan Basket ituselesai, cowok yang tadi melempar bola ke kepalaku mulai berjalan mendekatiku.      “Belum pergi juga loe?” tanyanya. Akumenggeleng. “Udah malem.. jam 10.” Sambungnya. Aku masih terdiam. “Hello……..”sapanya lagi. “Mau gue anter?” tawarnya. Aku tersentak.      “Anterin aku pulang?” tanyaku tak percaya.Dia mengangguk tapi tetap dengan kesan sinisnya. “Yaudah boleh…” balasku lagi.Kamipun berjalan menuju motornya dan melesat berdua. ***         Taklama kami bergelut di jalan tanpa suara. Hanya deru kendaraan yang mengitarikami berdua. Nothing special. Akhirnya tiba di depan gerbang rumahku. Cowok itumemandang rumahku sesaat.      “Kenapa kamu?” tanyaku geli. Tatapannyaaneh seperti orang linglung.      “Rumah loe gede!” ujarnya. Aku terbahak.      “Ya iya lah. Kalo kecil ga muat masuk akunya!” jawabku jail. Dia ikut tertawa. “Mau mampir?” tawarku. Dia tertawa pelan.      “Ga usah. Ga pantes!” sahutnya datar. Akumengerutkan kening.      “Everybody can come to my house. C’mon!”ajakku sekali lagi. Dia tetap menggeleng.      “Lain kali aja! Udah malem.. thankstawarannya!” sahutnya singkat sambil menghidupkan motornya dan melesat pergi. ***             Matahari mengintip dunia denganmalu-malu. Akupun menguak. “morning world” sapaku sembari melemaskanpinggangku. Hmm.. ku tatap jam dinding. Masih pukul 6 pagi. Terlalu awal bagikuuntuk beranjak, terlebih ini hari minggu.      “La.. ayo bangun!” teriak mamiku dari luar.Tumben! Biasanya dia gak pernah usik kalo minggu gini. Batinku.      “Ada apa sih mii?? Berisik tau!”gertakku.mamiku menggeleng.      “Kamu males banget! Jam segini masih gulatsama guling..!” omelnya.      “Dih.. orang masih pagi gini.. lagian kanini minggu! Biasanya mami gak gini-gini amat kalo minggu aku tidur sampesiang!”      “Iya.. tapi hari ini kan kamu ada janjisama adik kamu mau nganterin ke tempat dia latihan basket..”      “Yaelah! Ngapain pagi-pagi?? Ntaran jugamasih bisa…” protesku.      “Sekarang! Pelatihnya kemarin janji jam 7pagi udah harus stand bye disana.!”      “Hah.. yaudah sekarang mana Dion nya?”tanyaku gondok.      “Udah di mobil! Buruan sana mandi..!!”suruh mami. Aku hanya mendesah pelan. ***             Setengah jam kemudian, aku kembalidengan skinny jeans dan tank top. Jaket kulit ungu membungkus kulitku yang takterlalu putih. Bisa dibilang coklat sawo mateng. Hehe J. Rambutku ku ikat ekor kudadengan bandana hitam di belakang poniku yang menjulur menutupi jidat. Setelahku kenakan sepatu kets dan jam tangan snoopy-ku, bergegas ku menuju garasimobil. Dion sudah duduk manis di dalam mobil rupanya.      “Kak Ella lama!” protesnya. Aku nyengir.      “Oooh Dion udah nunggu ya?? Maaf kakaklupa!” ejekku. Dia hanya mencibir. ***             Tempat latihan basket yang kamikunjungi tak terlalu jauh. 15 menit dari rumah juga sampai. Tapi karena tadibannya pake gembos segala, jadi butuh waktu 30 menit deh. Dion juga udahngomel-ngomel takut telat. Huuft dasar anak kecil!      “Pokoknya besok Dion ga mau dianterin kakElla!” ancamnya. Akutergelak.      “Whatever! Lagian tadi yang nyuruh kanmami!” bantahku.      “Ah kak Ella Rese’!” umpatnya lagi sambilberlari ke lapangan.      “Bodo!” ujarku.       “La…!” panggil seseorang. Aku menoleh.      “Kamu?” dia tersenyum.      “Kok bisa ada disini? Ikut les basketjuga?” tanyanya. Aku menggeleng.      “Gila aja.. aku ke sini nganterin adek..tuh!” cowok itu mengikuti arah telunjukku.      “Dion? Jadi itu adek Loe?” tanyanya. Akumengangguk. “Kamu ngapain disini?” tanyaku. Dia tersenyum.      “Gue kan pelatih basket disini. Adek loeitu murid gue!” sahutnya. Aku hanya ber’O sambil menggut-manggut.      “Mau temenin gue ngelatih?” tawarnya.      “Nggak ah.. aku nggak bisa basket. Akuliat aja ya!” ucapku ragu.      “Gapapa ntar gue ajarin loe sekalian.Gratis!” ajaknya sambil menarik tanganku ke lapangan. So, mau gak mau aku harusturutin.               Cowok itu memulai bermain denganmen-dribble bola dan menembaknya ke ring. Masuk! Bahkan dengan jarak yanglumayan jauh. So beautiful…      “Nah sekarang loe coba!” suruhnya sambilmemberikan bola yang tadi masuk ring kepadaku. Aku sempat terdiam. Ku tatapdalam cowok itu. Dia menganggukkan kepala tanda yakin aku bisa.      “Aku gak bisa..”      “Ayolah.. sini gue ajarin.” Tangannyamenyentuh tanganku. “Loe pegang bolanya gini.. trus lempar ke bawah.. abis itupantulin kaya gini.” Jelasnya. Aku hanya mengangguk dan mencoba mengikuti apayang barusan dia katakan.      “Bagus!! Ayo teruuus… lariii.. dribbleteruus, La!” teriaknya heboh memberiku semangat. “Shoot!! Tembak, La!!” serunyalagi. Aku sudah di depan Ring rupanya. Dan kini saatnya aku menembak. Setelahku rasa yakin, barulah ku lempar bola itu ke atas.      “Yeeeeeah.. masuuukk!!!” teriakku girangsambil berlari memeluk cowo itu.      “Cieeeee… kak Ella ngapain ama kak Kevin??Ntar Dion bilangin mami lhoo…” pekik Dion di sahut oleh urakan teman-temannya.Aku yang baru sadar telah memeluk cowok itu langsung melepaskannya denganspontan.      “Sorry..”      “Ga papa.. good shoot! Loe hebat!” ucapnyasambil memberiku applause kecil. Aku tersipu. “Istirahat aja yo.. biarinanak-anak itu main sendiri.” Ajaknya. ***      “Jadi nama kamu Kevin?” tanyaku memecahhening yang sedari tadi mengelilingi kami.      “Yupz… loe sendiri nama panjangnya siapa?”      “Gabriella Alexisandra” Dia tertawa.“Kenapa?” tanyaku.      “Nama loe bule.. tapi panggilan Ella?Betawi gila!” Ejeknya.      “Biarin! Kamu sendiri?” tanyaku balik.      “Kevin, kan?”  jawabnya mengingatkan.      “Aku Tanya nama panjang kamu.”      “Kevinosta A….”      “Kok dipotong? A apa?”      “Ada dech!” jawabnya centil. Aku mencibir.      “Albert..” timpalnya.      “Bagus!” pekikku. Dia hanya mendesah danberjalan ke lapangan. Meninggalkanku sendiri dengan botol minumnya yang sudahkosong. ***             Hujan kembali turun seperti kemarin.Menenggelamkan sang surya dibalik kapas abu-abu. Aku tersenyum di belakangjendela ditemani tetesan-tetesan air hujan yang mengalir.      “Rey..” bisikku pelan. Tanganku asyikmenuliskan nama itu di kaca yang berembun. Aku mendesah pelan. Masih teringatjelas, kenangan masa-masa SMP yang indah. Saat kami berdua pergi ke puncakuntuk merayakan kelulusan. Disana kami asyik bermain di kebun teh milikpamanku. Kami berlari, tertawa, bercanda, dan asyik menikmati pelangi yangmuncul tanpa hujan.      “La.. aku pengen deh jadi pelangi itudihidup kamu.” Ucapnya saat kami asyik duduk menikmati pelangi itu.      “Kalo aku mau jadi awannya aja deh..”sahutku kemudian.      “Kenapa kamu pengen jadi awan?” tanyanya.Aku tersenyum.      “Karena aku bisa selalu sama kamu…”Dia  ikut tersenyum. “Kalo kamu kenapapengen jadi pelanginya?” tanyaku balik.      “Karena pelangi ini adalah pelangi specialyang muncul tanpa hujan. Aku mau kaya gitu buat kamu. Selalu ada disaat kamusenang. Biar nggak mendung dan ngeluarin hujan lewat mata kamu.” Jelasnya. Ohtuhan.. jawabannya begitu romantic. Damai sampai hati.      “Rey, baru kali ini aku nemuin sahabat kayakamu.” Ucapku. Rey hanya mengangguk dan membalas “kamu juga”             Sungguh kenangan yang tak bisa akulupakan. Oh.. hebat! Satu kenangan indah mampu membuka keran matamu, La! Huuft…Kini kenyataannya lain. Dia tlah pergi. Bersama janji semu yang dulu diatorehkan kepadaku lewat sebuah pelangi. Sekarang janji itu sudah hilang,menyusul pelangi yang hilang 1 tahun lalu. ***             Petang bergulir membuka jendela pagidengan mentari yang setia dengan cahayanya yang hangat menyambut hariku. Kutolehkan kepalaku kearah meja kecil di sampingku. Ah,, ada fotoku dan Reydisana. Begitu lucu dengan topi pandaku. Aku tersenyum kecil dan membayangkanlagi kejadian itu. Huuft.. cukup La… saatnya bergegas. Sekolah menantimu dengansegudang aktifitas!             Ku susuri Lobi sekolah dengan langkahlambat, hari ini aku agak malas ke sekolah. Banyak tugas yang belum akuselesaikan gara-gara melamunkan Rey semalam.      “Ellaa….!!” Panggil seseorang daribelakang. Sudah ku duga. Rey!      “Tumben sendiri? Nggak sama Friska?”tanyaku dingin.      “Dia bareng papinya. Eh, La. Kamu kemarenkemana? Aku sms nggak dibales, aku kerumah kamu juga nggak ada.” Tanyanyanumpuk.      “Pergi.!” Jawabku cuek.      “Pergi kemana? Tumben nggak ngasih tau?”      “Emang penting aku ngasih tau kamu?”      “Nggak juga siih.. tapi seenggaknya kamubales sms aku dong.”      “Lagi bokek.”      “Bohong!”      “Kamu kenapa sih?? Tanya mulu kayapolisi!” bentakku.      “Kamu yang kenapa? Akhir-akhir ini kamuaneh tau nggak?!”      “Nggak!!”      “La, Please…”      “Apa sih? Tuh Friska dateng, mending kamuurusin dia!” gamparku sambil berjalan meninggalkannya.        “Maafin aku Rey, aku terpaksa giniin kamu.Aku nggak mau perasaan ini terlalu ngusik aku!” bisikku dalam hati. ***             Matahari muncul dibalik awan yangsedari tadi abu-abu. Kudangakkan langit yang tak bersinar. Terlihat disana awanberkumpul membentuk gumpalan yang semakin lama semakin hitam. Gelap. Danperlahan hujanpun turun.      “Ada telpon, La!” pekik Kevin sambilmemberikan HP ku yang sedari tadi tergeletak di sampingku. Aku menerimanyadengan malas. Dari mami.      “Apa mi?” tanyaku membuka percakapan.      “Sayang, kamu dimana?” suara mamiterdengar parau.      “Lagi di taman kota. Kenapa?” sahutkudingin.      “Ini kan lagi hujan. Ngapain kamu di tamankota? Trus sama siapa??” pertanyaan mami mulai beruntun. Aku tahu dia khawatir.      “Mami nggak usah khawatir. Aku sama Kevinkok.” Jawabku menenangkan.      “Siapa itu? Mami kira kamu sama Rey..”      “Temen aku, Mi. Rey kan lagi samaPacarnya.”      “Yaudah, nanti pulangnya janganmalem-malem ya sayang. Ada yang mau mami bicarakan sama kamu.”      “Iya gampang.” Akumenutup telponku dan meletakkannya kembali di tempat semula dan kembalimenikmati rintikan hujan. ***      “Miii….” Seruku sembari berjalan memasukirumah. Suaraku yang lantang terpantul ke seluruh ruangan.      “Ella… nggak usah teriak-teriak kenapasih?” protesnya. Aku hanya tersenyum. “Kamu dari mana? Seragam kok sampe basahkuyup kaya gini.”       “Tadi pas pulang, aku kehujanan, Mi. Udahdeh, aku mau ke kamar, mandi, sekalian ganti baju. Oke!”      “Yaudah sana, nanti abis itu langsung keruang tamu ya.. mami mau ngomong!” Akumengangguk dan pergi setelah mengecup kedua pipi mamiku.               30menit kemudian, aku kembali dengan piama dan gulungan handuk di rambutku.Maklum habis keramas. Hehe.. J Bergegas akukeluar kamar dan menemui mamiku yang sudah duduk manis disana. Tapi langkahkuterhambat saat ku lihat ada Rey dan Friska juga disana.      “Eh.. itu dia Ella. Ayo sini, sayang..”pekik mamiku. Aku mengangguk pelan dan duduk di samping mamiku.      “Hai la..” sapa Rey dan Friska bebarengan.Aku hanya tersenyum membalas sapaan mereka.      “Iniada apa ya? Tumben pada ngumpul disini.” Ucapku.      “Begini lho sayang.. bentar lagi kan kamuliburan, nah Om Bayu kemarin telpon mengajak kamu menginap di Villa nya. Dipuncak. Yang dulu waktu SMP kamu sama Rey pernah kesana itu.. Nanti Rey sama Friskamami suruh nemenin kamu. Kan seru liburan bareng sahabat-sahabat kamu..”  terang mamiku.      “Iya, La.. kan kita udah lama nggakkesana. Aku kangen sama kebun teh nya, La.” Sahut Rey. Aku terdiam.      “Kok diem, La?” timpal Friska.      “Oh.. nggak! Hmm.. kapan berangkat?”      “Jadi kamu mau??” Tanya mami. Akumengangguk. Ku lihat Rey dan Friska juga tersenyum. “Yaudah kalo begitu, mamiakan urus semuanya.”      “Mi.. boleh nggak aku bawa temen satulagi?” tanyaku ragu. Mami menatapku dengan wajah bingung. Begitu juga denganRey dan Friska.      “Siapa sayang?”      “Kevin..”      “Itu siapa, La?” Tanya Rey.      “Temen aku.. boleh kan mi??” pintakumemohon.      “Yaudah.. tapi besok diajak ke rumah dulu,ya. Mami mau kenalan dan lihat orangnya.” Sahut mami. Aku tersenyum lebar danlangsung memeluk mami.      “Thanks, Mi..” pekikku. ***             Cuaca yang agak mendung takmenyurutkan niatku untuk mengajak Kevin ke rumah. Bukan untuk melakukan halyang aneh-aneh. Tapi seperti kata Mami kemarin, aku harus mengenalkan Kevinpadanya sebelum kami berangkat menuju Puncak.      “Mi, ini Kevin. Temen aku yang akuceritain kemaren.” Ucapku di hadapan Mamiku yang duduk bersilang tangan disofa.      “Sore, tante.. saya Kevin.” Kata Kevinsambil menjabat tangan Mamiku.      “Hai, Kevin… tante seneng Ella punya temanbaru seperti kamu.” Kevin nyeringis.      “Oiya Rey, Fris, ini Kevin yang mau akuajak ke Puncak.” Sambungku sembari menatap Rey dan Friska.      “Hai, gue Kevin. Salam kenal ye..”sapanya. Rey dan Friska hanya tersenyum.      “Jadi, La.. kapan kamu mau berangkat?”pekik Mami.      “Besok aja deh, Mi.. boleh?”      “Boleh… yang lain gimana? Setuju berangkatbesok?” Tanya Mami sambil menatap ke’3 sahabatku. Mereka mengangguk.      “Yaudah.. besok semua harus ada disini jam7 pagi ya.. ntar dianter Mang Dadang.” Ujarku. ***             Tepat sekitar jam setengah 8, kamiberangkat setelah menghabiskan sarapan yang Mamiku persiapkan. Aku duduk dibelakang sopir dengan Kevin, sedang Rey dan Friska duduk di belakang kami,menjaga barang-barang bawaan yang kami bawa.             Setelah menempuh perjalanan yanglumayan jauh, tak terasa kami tiba di Villa Om Bayu. Kamipun segera turun danmembawa barang bawaan kami. Disana Om Bayu telah berdiri di depan pintu.      “Hai, Om…” sapaku sambil memeluk Om Bayu.      “Hai juga, sayang.. hm, kamu sekarangsudah besar ya!”      “Iya dong Om.. dulu kan aku kesini masihSMP. Skarang kan udah SMA.” Terangku.      “Oya?? Hahaha.. ya sudah ayo masuk!” ***      “La, Om kamu baik ya…” ucap Friska sambilmembalikan majalah yang di pegangnya. Aku tersenyum.      “Udah lama kali, Fris…” sahutku.      “Ya emang siih.. tapi kan aku baru pertamakali kesini, jadi baru ngerasain kebaikan om kamu.”      “Oya??”      “Yups..”      “Eh, Fris.. aku boleh Tanya sesuatu?”      “Apa?” tanyanya heran.      “Rey itu… sayang banget ya sama kamu?”Friska terlihat mengerutkan kening.      “Hahaha… ya iyalah, La! Secara dia kanpacar aku..”      “Lebih sayang dari pada sama sahabatnyaya?” tanyaku mulai ragu.      “Sahabatnya? Kamu maksudnya?” pekikFriska.      “Bukan… ya sahabatnya yang lain lah.. diakan banyak sahabatnya. Bukan Cuma aku.” Elakku.      “Iya juga sih.. tapi kayanya lebihsayangan sama aku deh. Hahaha…”      “Oh gitu…”      “Sama kamu juga sayang kok, La..” ucapnyalirih.      “Aku tahu.. tapi mungkin lebih besar kekamu.”      “Hmm… maybe. kamu kenapa sih? Kok berubahmurung gitu?? Jangan-jangan cemburu lagi.!”      “Eh.. enggak kok! Siapa bilang??”      “Itu mukanya jadi manyun gitu…”      “Ah, perasaan kamu aja kali! Aku Cumangantuk aja. Tidur yuk.. udah malem juga!” ajakku. Friska hanya mengangguk dantidur di sebelahku.             Gut naith all… gut naith Rey… ***             18 juni… tepatnya hari ini. Adalahhari ulang tahunku yang ke 16. Entah, masih ada atau tidak yang akanmengingatnya. Seperti tahun lalu, ulang tahunku semarak dirayakan oleh sahabatdan keluargaku meski tak ada pesta besar-besaran. Bahkan, kak Delon pun relapulang ke Indonesia dan meninggalkan kuliahnya di Australia hanya untukmemberikan aku ucapan selamat ulang tahun dan boneka teddy bear besar yangsekarang menjadi benda kesukaanku. Rey juga memberiku hadiah special. Kalungberbentuk hati yang di dalamnya terdapat tulisan “Best Friend Forever” sama“You’re My Sweetest” yang sampai sekarang kalung itu masih tersimpan rapi didalam kotaknya. Tapi untuk tahun ini, aku tak akan yakin ada yang special.Boro-boro ucapan yang akan mengalir terucap, ingat saja paling kemungkinannyahanya kecil. Dulu kan, Rey yang merencanakan semuanya. Mulai dari memberikubirthday cake di tengah malam, membuat surprise di rumah, sampai menyuruh kakDelon, kakak kesayanganku untuk pulang ke Indonesia. Kalau sekarang, mana sempetdia mikirin aku?? Kan udah ada Friska. Tentu dia lebih mementingkannya daripada apapun termasuk aku, sahabat lamanya.      “Set dah ni anak dicariin malah asoy ajadisini sendirian.” Pekik Kevin sambil tergopoh-gopoh mendekatiku.      “Kenapa sih?? kangen sama aku ya??”candaku.      “Diih… Ge’Er banget Loe… gue sih khawatiraja. Kan kemaren Loe bilang agak gak enak badan?” sahutnya. Aku mengangguk.      “Udah baikan kok..”       “Bagus deh… btw, ngapain loe disinisendirian? Pake liatin Rey sama Friska segala lagi! Loe cemburu ya??”      “Hah.. enggak lah! Ngarang kamu..!”sangkalku sambil beranjak meninggalkannya.      “Nggak kok mukanya merah, salting lagi!”teriaknya. Aku tak menggubris dan tetap melanjutkan langkah. ***      “Hari ini mau ngapain nih?? Masa di Villamulu?” gerutu Kevin saat kami ber’4 duduk di serambi depan.      “Enaknya ngapain ya??” ujarku ikutberfikir.      “Jalan-jalan aja yuk! Round of fillage!”pekik Friska.      “Oke juga tuh!” timpal Rey.      “Aku sih setuju-setuju aja.. tapi gimanakalo perginya berdua-berdua!” usulku.      “Maksutnya gimana tuh?” Tanya Friska.      “Gini loh… maksudnya, kamu pergi sama aku,biar Rey sama Ella! Gimana??” sahut Kevin sambil melirikku.      “Aku sama kamu??” ulang Friska. Kevinmengangguk.      “Yaudah.. Aku sih oke-oke aja.. asal Kevinbisa jagain Friska!” ancam Rey.      “Santai, Broo… gue bisa kok jagainpermaisuri Loe ini..” balas Kevin.      “Oke fine ya?? Kita mencar.. kita balik kesini sebelum maghrib!” ucapku. Semua mengangguk dan mulai beranjak menuju arahmasing-masing. ***             Sepi, tak ada geming apapun selainsuara gerumpulan baru kering yang saling bergesek dibawah pijakan kami. Aku danRey. Asik bergulat dengan isi pikiran masing-masing. Sedangkan langkah, tetapberlanjut. Tak mau diajak kompromi!      “Rey…” desahku memecah kesunyian.      “Hmmm…” sahutnya tanpa sedikitpun menolehkearahku.      “Kamu inget nggak ini hari apa?” tanyaku.Dia tampak berfikir.      “Minggu!” jawabnya datar.      “Bukan itu… maksud aku, ini hari specialapa??” jelasku.      “Apa ya??? Aku lupa, La!” pekiknya. Huuft..ku hela nafas panjang. Aku kecewa mendengar jawabannya. Dia tak tahu initanggal berapa, bahkan dia tak inget kalau ini adalah hari ulang tahunku..      “Okey no prob… tapi, boleh aku mintasesuatu?”      “What’s?”      “Aku pengen nanti sore kamu temuin aku dibukit, tempat kita dulu liat pelangi..”      “Ngapain??”      “Nothing… I just wanna give yousurprise..”      “Surprise? Tapi kan aku lagi nggak ulangtahun, La!”      “Udah, nggak usah banyak omong… nanti kamujuga bakal tahu..”      “Okey… jam 5 ya…” tawarnya. Aku menganggukdan kamipun mulai kembali ke Villa Om Bayu.   Sementaraitu….               Friska dan Kevin asyik ikut memetikteh di kebun milik Om Bayu. Mereka bercanda. Bahkan mungkin Friska lupa akanRey saking asyiknya sama Kevin.      “Eh.. loe udah lama pacaran ama Rey??”Tanya Kevin disela-sela kegiatannya.      “Udah hampir setahun sih… loe sendiri udahlama sama Ella?”      “Eiits… jangan ngaco, gue sama Ella Cumatemen. No more…”      “Gak usah bohong deh loe… gue tau loe sukasama Ella..”      “Ah.. ada-ada aja.. dia kan sukanyasama….” Kevin menggantung jawabannya.      “Sama siapa, Kev? Sama loe kan?”      “Ya bukan lah! Ga mungkin kali!”      “Why not?? Love can rises whenever andwherever… termasuk sama loe…”      “Mungkin iya buat loe… mungkin juga buatgue.. gue akuin gue suka sama Ella. Tapi gue nggak yakin dia juga suka samague. we’re just a friend!” bantahnya.      “Kok loe gitu amat sih? emang loe udah tauapa gimana perasaan dia?”      “Cukup nebak aja… gue tau siapa yang diasuka.”      “Siapa..?”      “Just God, me and Her that knew it..”sahut Kevin sembari berlari meninggalkan Friska. ***      “Kenapa loe senyum-senyum sendiri depankaca? Kesambet tau rasa loe!” sentak Kevin saat aku asyik menjajal gaun.      “Rese’ kamu!! Ga liat orang seneng apa?”sentakku sinis sambil menepuk pundaknya. Dia meringis kesakitan.      “Ya abisnya loe mrndadak gila gitu! Kenapasih??”      “Ntar sore aku mau ketemuan sama Rey dibukit pelangi..”      “Oalah… pantes loe seneng banget!”      “Iya dong.. apa lagi ini kan harispecial.”      “Hari special? Hari apaan?”      “Ada aja!”      “Ah.. rese’ loe!” omelnya.      “Biariin..” balasku tak kalah ketus sambilkeluar kamar meninggalkannya sendiri. ***             Waktu cepat berlalu, sorepun mulaimenampakkan kejingga’annya di mega langit yang begitu cerah. Semua rencanatelah aku persiapkan untuk menyambut Rey. Termasuk kalung berliontin Love yangdihadiahkannya untukku setahun yang lalu. Mungkin dia tak ingat, tapi dengankalung ini.. semoga dia akan tahu. Ini hari special dalam hidupku.      “Wooy… loe dimana la?” Kevin memulaipembicaraan lewat telepon. Dia meneleponku saat aku asyik duduk menunggu Rey.      “Kamu ngapain sihh nelpon aku? Pakekteriak-teriak segala lagi.. aku nggak budek tau!” omelku.      “Lagian loe jam segini masih ngelayap.Udah mau maghrib tau..”      “Aku kan tadi udah bilang aku mau ketemuansama Rey…”      “Ya tapi ngapain sampe jam segini.. emangRey udah ada disitu?”      “Belom… aku masih nunggu..”      “Yaelah.. loe bego banget sih, La!! Reygak akan dateng. Mending loe pulang aja lah..”      “Rey udah janji sama aku.. dia pastidateng kev!”      “Percaya sama gue!! Rey nggak akandateng..! pulang sekarang ato loe bakal kehujanan! Udah mendung…”             Mungkin benar kata Kevin. Awansemakin menggumpal gelap. Aku merasakan rintikan gerimis mulai turun.      “Yaudah aku pulang sekarang.” Ucapkumenutup pembicaraan.               Langkahku ku percepat agar takkehujanan. Tapi ternyata naas. Hujan malah turun semakin deras. Aku tak sangguplagi berlari. Jalan perbukitan terlalu licin untuk ku lewati. Akhirnya akuputuskan untuk berteduh di sebuah gubuk kecil yang tak jauh dari Villa dengankeadaan basah kuyup.  Kulihat sekelilingbukit yang telah gelap. Tak ada apapun. Hanya aku dan pepohonan yang basahditerpa derasnya hujan. Tapi seketika, rasa kecewa merasukiku saat kulihat Reybermesraan bersama Friska di teras Villa. Air mataku pun lebur bersama tetesanair hujan yang mengalir di tulang pipiku. Sungguh! Aku tak pernah menyangka Reyakan setega ini. Dia mementingkan kekasihnya di banding aku yang tlah lebihlama mengerti dan memahaminya. Dia rela membatalkan janji hanya untuk Friska.Apa salahku Rey?? Aku tlah bertahun-tahun memahaminya, mengerti perasannya, danmencoba menjadi apa yang dia harapkan. Tapi kenapa dia tak pernah pendulikanaku? Tak perdulikan semua pengorbananku. Tak pedulikan semua yang tlah akulakukan untuknya. Bahkan, sekalipun dia tak pernah pedulikan perasaanku yangtlah lama terukir namanya dihatiku. Aku tahu… aku paham.. dan aku sadar.. akuhanyalah seorang sahabat. Aku hanyalah penerang jiwanya. Bukan hati dan kehidupannya.Seandainya dia tau apa yang aku rasa… L ***             ‘Tok Tok Tok..’ ku ketuk pintu Villadengan lemah. Tak berapa lama, Kevin membuka pintu dengan paras yang mulaiberubah cemas.      “Ya’ampun Ella! Loe kenapa??? Kok loepucet gini??” pertanyaannya mulai menumpuk. Jiwa sok perhatiannya kambuh lagi.      “Kevin… aku nggak papa..” jawabku lemahsambil masuk ke dalam Villa.      “Gue nggak percaya.. kalo nggak papa,kenapa muka loe pucet? Mata loe juga sembab. Loe abis nangis ya, La??” Akuterdiam. “Jawab La!!” bentaknya.      “Aku nggak papa, Kev! Aku kaya ginimungkin Cuma kehujanan aja..” sahutku. Kevin pun tutup bicara. Tapi tiba-tibaRey masuk.      “Ella… kamu kok basah gini? Kamu abis darimana?” tanyanya. Aku tak menjawab.      “Loe Tanya dia dari mana?? Bukannya diapergi sama Loe??” sentak Kevin.      “Oh My God! La.. Sorry aku lupa kalo akupunya janji sama kamu..” ucapnya. Air mataku mengalir lagi.      “Oooh… jadi Loe gak dateng ke bukit?? TrusLoe kemana?” bentak Kevin.      “Gue… Gue tadi pergi sama Friska..” jawabRey lirih sambil melirikku.      “Gila, Loe!! Loe lebih mentingin hal gajedari pada sahabat loe yang berharap banget loe bisa hadir!! Punya hati ga sihloe??” Nada Kevin mulai meninggi.      “Stooop!!!” bentakku.      “La…” desah Rey.      “Cukup Rey… mending kamu keluar sekarang!KELUAR!!” aku teriak skencang-kencangnya. Rey pun keluar. Air mataku tumpah.Tak bisa ku bendung lagi. Kevin mendekat, meletakkan kepalaku dipundaknya. Akutak sanggup menolak. Kupeluk dia erat-erat dan kutumpahkan semua tangisku didirinya. ***             Angin berhembus sepoi-sepoi.Mengibarkan rambutku yang sengaja ku gerai malam itu. Aku terdiam, menatapPuncak dari atas balkon Villa Om Bayu. Meskipun sudah tertutup gelap  malam, aku masih bisa melihat jelas bagaimanaindahnya Puncak meski hanya dalam anganku. Sejenak, ku pejamkan mataku.Merasakan angin yang semakin lama semakin menerpa wajahku. Sembari itu, kubayangkan lagi kejadian menyakitkan tadi sore. “Rey…” desahku. Tiba-tiba air matakumengalir. Pelan.. namun semakin lama semakin deras. Aku tak berkutik. Matamasih ku pejamkan. Aku terisak, menahan perih batin yang teramat sangat. Andaisaja aku bisa memilih, aku akan memilih hidup sendiri tanpa Rey dari pada harusmenyiksa diri.             Lama aku memejamkan mata hinggaakhirnya aku membukanya lagi. Terasa seluruh air mata aku tumpahkan saat itu.Tapi sejenak, seseorang muncul merangkul pundakku dari belakang. Akuterperangah dan segara berbalik sembari menghapus air mataku yang masih dipelupukmata. Kevin.      “Kenapa sih loe nggak ngomong langsung ajakalo loe suka sama cowo brengsek itu?” desahnya pelan namun kata-katanya tajam.Menusuk ulu hati. Aku kembali menangis. Tak sepatah katapun keluar untukmenjawab pertanyaan Kevin yang begitu menyayat hati. Aku tahu Rey sudahmenyakitiku, bahkan tak hanya sekali ini. Lebih dari ini aku pernah merasakansakit yang teramat. Tapi semua itu aku hapuskan karna terlalu besarnya rasasayangku. Aku tak pernah sekalipun benci atas apa yang Rey lakukan terlebihmemanggilnya Brengsek. Menurutku itu tidak manusiawi!      “Loe juga kenapa nggak bilang kalo hariini ulang tahun??” ucapnya lagi. Aku mulai terkejut.      “Dari mana kamu tahu?” Sedikitaku mulai mampu bicara meski suaraku agak parau.      “Mudah untuk mengetahui… gue tau semua haltentang Loe. Mulai dari ultah, sampe kesukaan loe gue tau!” pamernya. Akumengernyit.      “Penguntit! Bohong aja gampang!” bantahku.      “I’m seriously…. Nggak percaya?” akumenggeleng. “Butuh bukti?” aku mengangguk.      “Okey… ehem!! Loe itu orangnya….. baek,manis, cantik meski agak item J, trus imutseenggaknya bagi gue, abis itu tabah.. hahaha… apa lagi ya??” dia tampakberpikir. Tanpa sadar, aku mulai tersenyum mendengar ucapannya yang begituhumoris. Dia pun mulai melanjutkan bicaranya.      “Oiya.. loe itu banyak kebiasaan buruknya!Kaya ngentut sembarangan, makan di pinggir jalan, ketawa ngakak di sembarangtempat, cemburu level dewa, trus suka marah-marah nggak jelas, trus kalo ngomeludah kaya dukun baca mantra! Semua loe keluarin…” tegasnya. Aku cemberut.“Ekspresi loe nggak enak banget?” ungkapnya.      “Kamu tuh ngaco, ngarang!”      “Lhoh… why???” yang gue omongin tadi benerkan?”      “No! salah gede…!”      “Kok bisa?”      “Kamu tadi bilang aku suka ngentutsembarangan??? Itu kan kerjaan kamu keviiiin… ngapain bawa-bawa aku?? Aibsendiri nggak mau ngaku!” suaraku melengking sampai-sampai Kevin menutuptelinganya.      “Tuh… bener kata gue. loe tu kalo ngomelsemuanya loe keluarin. Kaya dukun! Lagian apa salahnya sih?? kan biar sama-samatukang kentut gitu ceritanya…” ucapnya miris. Tampangnya jadi kaya anak kecilkebelet pipis.      “Tapiii jangan gitu juga kalii…”      “Iiye sorry… mau dilanjutin nggak nih?”aku mengangguk.      “Makanan favorit loe itu makanan ndeso!Kaya’ pecel, gado-gado, gudeg, oncom, bacem, pete, jengkol, daaaaan lain-lain!Kalo udah ada pete, loe pasti nggak berenti makan! Bener kan?” tuturnya. Akumengangguk.      “Kenapa kamu bisa tau se-detail ini?Perasaan aku nggak pernah bilang ke kamu.”      “Itu mudah! Gue juga tahu kalo loe sukasama Rey…”      “Udah dari setahun lalu….”      “Gue juga udah tahu!”      “Kamu ngeramal aku??”      “Cukup baca dari diary Loe yang gue temuindi bukit pelangi.” Akutercengang mendengar pengakuannya. Pantas saja dia tahu semuanya. Diary ku lahyang sudah dia gunakan untuk membuka segalanya tentangku. Dan aku baru sadar,diary itu tertinggal di bukit saat aku sendiri menunggu Rey disana. Mungkin akulupa membawanya karena terlalu gundah akan perasaanku.      “Diary loe udah buluk. Basah keujanan.Tapi udah gue keringin kok pake hairdryer loe. Nih!” sambungnya sambilmenyerahkan buku yang sudah kucal. Sekucal wajah dan perasaanku saat ini.      “Thanks..” sahutku lirih. Dia hanyamengangguk.      “Ternyata Rey bodoh banget ga ngerasaincinta setulus cinta loe…” ucap Kevin di sela-sela keheningan yang menerpa kamibeberapa saat.      “Mungkin udah takdir gue nggak bisadapetin dia.. dia udah punya Friska.” Tuturku lirih. Hampir tak terdengar.      “Hah… lagian juga ngapain loe mikirin dia.Cowok masih banyak!”      “Cowok emang banyak.. tapi hatiku Cumabuat satu!”      “Sama lah kalo gitu… gue juga nyimpen hatigue buat satu cewe.”      “Siapa??”      “Orang yang udah bikin hidup guejadi lebih berwarna. Orang yang bikin hidup gue berubah… gue kenal sama diadiawali dengan ketidaksengajaan. Tapi gue nggak tahu gimana perasaan dia kegue. dia udah suka en sayaaaaaaaang banget sama cowo yang namanya Rey. Gataulah! Yang jelas, perasaan ini udah dalem banget buat dia…” jelasnya. Akumenganga. Tak sanggup mencerna semua perkataannya. Tapi intinya, Orang yangdimaksud itu adalah… AKU!      “Kevin…..” desahku.      “Hmm…” sahutnya tanpa sekalipun berpalingdari langit yang kosong.      “Kenapa kamu suka sama aku??”      “Karena loe satu-satunya cewe  yang selalu bisa bikin gue nyaman. Karena loeyang selalu bisa bikin gue seneng. Loe yang bikin gue ngerasain rasanya cinta,dan loe yang udah jadi penyemangat buat gue slama ini.”      “Tapi aku nggak bisa..”      “Loe nggak harus bisa. Tapi loe Cuma harusngerti dan tahu! Gue bukan tipe cowo yang bisa mendem perasaan. Tapi gue jugabukan tipe cowo yang harus ngedapetin dari segala keinginan. Gue akan terimalapang dada apapun segala keputusan… ikutin kata hati kecil loe, La! I’m withyou..” ucapnya lembut dan sekali lagi, tanpa menatapku. Dia menatap langitkosong. Mencoba mencari sesuatu yang berkilau di atas sana. Sejenak, dia pergi,meninggalkanku, bahkan sebelum aku merespon ucapan terakhirnya. ***             Kali ini mentari menampakkan wujudnyameski bersinar agak redup. Hatiku juga masih mendung gara-gara kejadiankemarin. Kejadian menyesakkan yang pernah ada. Kenapa harus di hariulangtahunku?? Huh! Ku tinju bantalku sekuat tenaga. Ku rabahkan lagi tubuhkudi kasur berseprei ungu itu.      “Nggak sarapan, La?” kejut Kevin sambilmenongolkan kepalanya.      “Duluan aja..” sahutku. Dia mengangguk danberlalu. ***             Kupaksakan diriku ke luar kamarmeski ku tahu, tak mudah menerima segala kelemahan dan cobaan yang sedangdihadapi. Tapi paling tidak aku masih kuat fisik walau hati sudah tak mampumenampungnya.      “La…..” desah Rey lirih. Aku tetapmenunduk.      “Please tinggalin aku sendiri!” usirkuhalus.      “Kenapa, La?? Kamu kenapa nggak ungkapinsemuanya sejak dulu?? Kenapa harus Kevin yang bongkar semuanya??”      “Kevin???? Ngomong apa dia sama kamu?”      “Banyak la!! Semuanya… tentang perasaankamu ke aku.” Akuterperangah.      “Kevin bilang gitu??” tegasku.      “Iya, La… dia juga nyuuruh aku buat jadiansama kamu.” Akumenggeleng pelan.      “Tapi Friska?”      “Friska juga udah tahu semuanya. Lagian,aku udah putus sama dia.”      “Apa? Putus?? Sejak kapan??” sanggahku takpercaya.      “Udah lama, bahkan udah hampir sebulan.”      “Aku bener-bener nggak ngerti!”      “Aku juga nggak ngerti, La!”      “Tapi kenapa?? Kalian berdua masihkelihatan mesra?”      “Itu karena kita nggak mau bikin orang tuakita kecewa. Mami nya Friska sama mama aku mau ngejodohin kita. Mereka nggakmau kita putus. Tapi… aku nggak sanggup, La! Dia nggak bisa nerima aku apaadanya. Aku juga nggak suka sama sikapnya yang ke kanak-kanakan. Jadi, kitamutusin buat udahan tapi secara baek-baek dan nggak ada sakit hati. Friska jugaudah punya cowok laen..”      “Tapi seharusnya kamu bisa pertahanin itudemi mama kamu..”      “Nggak, La! Cepat atau lambat mereka akantahu.. cinta itu nggak bisa dipaksa!”      “Jadi…??” aku menggantung kalimatku. Reymengangguk.      “Aku siap jadi, pacar kamu..” ucapnya. Akutercengang. Tak percaya Rey akan secepat itu mengutarakannya. Tapi… kenapa akumalah bimbang? Bukannya ini waktu yang aku tunggu? Bukannya ini yang aku mau?Tapi kenapa harus berfikir panjang? Kenapa aku tak bisa menjawab ‘iya’? kenapasekarang Kevin yang ada di pikiranku? Aku kenapa???      “Kok diem, La??” desak Rey. Akumenggeleng.      “Aku nggak bisa, Rey..” desahku. “Akunggak bisa..”      “Tapi.. kenapa?? Kamu sayang sama aku kan?”      “Aku.. sayang sama kamu.. tapi,.” Aku taksanggup melanjutkan kalimatku.      “Tapi kenapa, La…? Apa kamu suka samaKevin?” Pertanyaanitu.. menyadarkan aku pada Kevin. Kemana dia?? Aku tak melihatnya siang ini..      “Kevin mana, Rey??” pekikku asal.      “Dia pamit pulang duluan..”      “Apa? Pulang? Kok bisa?”      “Nggak tahu, tadi dia bilang gitu. Tapi yaitu tadi.. dia nyuruh aku jadian sama kamu sebelum pergi”      “Rey.. udah lama?”      “Setengah jam’an lah.. kenapa sih?”      “Rey.. sorry kalo aku nggak bisa nerimakamu. Aku baru sadar… aku sayang sama Kevin..” ucapku pelan.      “Aku tahu… dan aku yakin Kevin sayangbanget sama kamu..”      “Kamu…. Beneran nggak papa?” tanyaku ragu.Dia memegang pundakku.      “Aku kenal kamu lebih dari 4 tahun, La…aku tahu semuanya tentang kamu meski kamu nggak pernah ngomong sama aku.Sekarang, mending kamu susul Kevin ke terminal. Aku yakin dia belum jauh… akunggak papa pulang belakangan. Jadi sahabat kamu aja aku udah seneng..” katanya.      “Thanks, Rey…” Kupeluk dia sebentar, wajahnya begitu manis.. tak menyiratkan kekecewaan. Kulepas dia dan bergegas ku susul Kevin. ***             Ku susuri gerombolan orang denganperlahan. Kevin kamu dimana? Batinku tak henti-hentinya bergemuruh mengutarakankata itu. Aku takut dia sudah pergi. Kevin, maafin aku. Ungkapku dalam hari.Aku merasa bersalah telah menyia-nyiakan cintanya, aku merasa tlah menjadiorang paling kejam karena mengecewakan malaikat. Kenapa kamu datang di saatkaya begini, kev??             Ku istirahatkan tubuhku di kursipanjang di tempat penungguan. Aku lemas, pasrah. Sudah berkali kali akukeliling terminal. Tapi hasilnya nol! Aku tak menemukan tanda-tanda ada Kevindisini. Ku tutup mukaku dengan kedua telapak tanganku. Aku menangis. Menangisikepergian orang yang terlambat aku cintai. Tapi tak berapa lama, seseorangduduk disampingku dan mengusap ramputku lembut. Spontan ku dangakkan kepalaku.Mataku terbelalak. Tanpa pikir panjang ku peluk orang itu dengan erat. Kutumpahkan tangisku di peluknya.      “La….” Ucapnya.      “Aku sayang sama kamu.. pokoknya kamunggak boleh pergi!!” jeritku lirih. Orang itu terbahak.      “Aku tau kamu nggak akan bisa jauh dariaku.. nikah aja yo!” ungkapnya ngawur. Aku melepas pelukannya.      “Mulai deh…!” gerutuku.      “Abisnya aku nggak tahan liat kamu nangisgini. Apalagi pakek peluk-peluk segala. Rasanya nggak pengen lepas! Akupengennya disamping kamu terus. Nadahin air mata kamu. Kan lumayan.. jamansekarang air mahal!” candanya. Aku terbahak diantara lelehan air mata. Cowokitu mengusap air mataku lembut.      “Kevin…” desahku.      “Ya?”      “Makasih atas segalanya…. Sekarang akutahu siapa yang pantas sebagai pelabuhan hatiku..”      “Hmm… yayaya… tapi kamu harus bayar kalopake hatiku sebagai pelabuhan.”      “Bayar?? Pakek apa??”      “Pakek janji!”      “Janji apa lagiiii?” gertakku gondok.      “Janji nggak boleh nangis lagi… jelek tau!Kamu lebih cantik kalo tersenyum…”      “Oh ya???”      “Yap… apalagi kalo ketawa. Aku kangen samatawa kamu yang cempreng itu.” Ledeknya.      “Mulai lagi…” usutku.      “Peace deh! Tapi mau janji nggak nih?”      “Janji!”      “bener?”      “Swear deh!!” teriakku. Kevinterbahak. Senyum lebar mengembang di wajahku. Perih yang lalu tak menjadipenghalang untukku melabuhkan cintaku pada orang lain.. Rey… kau cukup sebagaisahabatku. Izinkan aku mengubur indahnya masa bersamamu, izinkan aku membuangperihnya rasa tak terbalas untukmu. Dan restuilah aku… pergi ke singgasanacinta. Bersama laki-laki pilihanku, Kevin…. J   The End   
    [LS] Community


    bangun+rumah 's link
    Lost Saga Project : Paralel No Sekai.   Seletah tidur dan beristirahat pada malam harinya, di pagihari mereka bersiap untuk menuju daerah Faction Orde untuk memperingatkan Parapasukan Orde tentang Rencana Perang Raja Legiun dan memberi tau Bahwa Raja LegiunBerkerja sama dengan Pihak Lucifer.   Zeo : Yo Ragna...   Ragna : Iya? Hoeeeemmm   Zeo : Ada apa dengan mukamu itu?   Ragna : Aku tidak bisa tidur semalaman   Zeo : Kenapa? Heee, apa jangan jangan?   Ragna : jangan berpikir yang macam macam dulu, Aku tidak bisatidur karna mereka berdua mengigau, mereka malah memukuli wajahku danmencengkram badanku secara tidak sadar, lebih baik aku tidur di kamar mandisaja.   Zeo : Hahaha, aku tidur di sini, aku tidak mau tidur bersamaJin dan Noel, pasti mereka akan berisik ketika tidur.   Ryuu : Tidak bisa tidur semalam?   Ragna : Kau juga? Ada apa denganmu?   Ryuu : Aku tidak mau membahasnya.   Yuuki : Ryuu, sudah bangun duluan rupanya, apa tadi malamkau tidur nyenyak bersamaku?   Ryuu : Aku tidak mau membahasnya.   Yuuki : Hahaha.   Mea : Ayo, kami sudah siap ( Berjalan keluar kamar bersamaFuyuka )   Jin : Seberapa jauh Daerah Faction Orde dari tempat ini?   Noel : Kita akan jalan lagi? Jin, Gendong aku lagi sambilterbang di atas pedang Es mu.   Jin : Kau kira kau itu ringan? Punggungku saja masih lelah?   Noel : hahaha.   Fuyuka : tidak perlu Khawatir, di sini kami memiliki mesinTeleport. Cuma ada 1 sih, baru ada di Time Gate Space saja, orang lain tidakmemilikinya kecuali beberapa pemilik Lost Gear yang bisa melakukan Teleport. Muatdengan 2 orang, kita bergantian saja, aku dan Ragna yang terakhir.   Zeo : Baiklah, Aktifkan Lost Gear kalian. Unicorn Lance,Lost Gear Release.   Mea,Jin,Noel,Ryuu,Yuuki : Lost Gear Release !   Fuyuka menghidupkan Mesin Teleport yang berukuran sedang, Fuyukamengeset Mesin Teleport itu ke kordinat Daerah Pasukan Orde. Pertama Mea danZeo yang berangkat, kemudian Jin dan Noel, Lalu Ryuu dan Yuuki. Dan akhirnya disana hanya tersisa Ragna dan Fuyuka, Ragna mulai melangkah ke dalam mesinTeleport itu.   Ragna : Fuyuka? Kenapa kau diam saja?   Fuyuka : Ada, ada yang ingin aku bicarakan.   Ragna : Apa itu?   Fuyuka : Ketika kau sedang di luar Kendali saat di BlueCity, Entah mengapa aku bisa masuk ke dalam memory pikiranmu, di sana akumelihat banyak kenanganmu.   Ragna : Kau melihatnya ya?   Fuyuka : Iya, maaf aku tidak sengaja melihatnya, tapi akudapat menyimpulkan Kematian adikmu bukanlah salahmu, Dia menyelamatkanmu darikematian.   Ragna : Mungkin kau benar, Memang Rikka yang menyelamatkankudari kematian walau akhirnya dia yang meninggal gara gara menyelamatkanku.   Fuyuka : Adikmu pasti sangat sayang padamu.   Ragna : Iya, dan aku sayang adikku itu.   Fuyuka : Dan ada Hal lain juga yang ingin aku bicarakan?   Ragna : Hmmm... Tidak usah sungkan, bicarakan saja.   Fuyuka : Ketika di Blue city, A- Aku, aku menciummu, Entahkenapa, Itu Reflek tubuhku, aku spontan menciummu. Entah mengapa, Saat akubersamamu atau menyatu denganmu aku merasa tenang dan terlindungi, aku merasasenang, aku tidak tau yang aku rasakan ini, aku tidak pernah merasakan ini, inipertama kalinya aku merasakan perasaan ini. Hei Ragna, Perasaan apa ini?   Ragna : Hmmm... Itu, aku.. Aku juga tidak mengerti ( menolehke arah lain )   Fuyuka : Kau tidak tau?.... Apa... Apa ini yang di sebutcinta? ( bergumam sendiri )   Ragna : hmmm....? Kau bicara sesuatu Fuyuka?   Fuyuka : Ahh nggak kok, aku hanya berbicara pada dirisendiri,hehehe.   Ragna : huuu, Dasar, ayo cepat mereka menunggu kita.   Fuyuka, pun menghidupkan Mesin Teleport itu dan masuk kedalam mesin bersama Ragna. Ketika Mesin itu menyala Fuyuka berkata sesuatu.   Fuyuka : Ragna, Aku mencintaimu. ( Sambil tersenyum danmembelakangi Ragna dengan muka memerah )   Karna bisingnya suara mesin Teleport itu Membuat Fuyuka taubahwa suara dia tidak akan terdengar, tetapi dengan mengungkapkan perasaan ituwalau tidak terdengar, ia merasa perasaannya sudah agak tenang.   Chapter 16 : The new ally   Mereka sampai ke dalam wilayah Faction Orde, Ragna danFuyuka melihat teman temannya yang sedang di kepung.   Leon : Apa datang orang asing lagi? Siapa kalian? (Mengarahkan Tombak panjang berwarna hijau yang di ujungnya terdapat pedangtajam )   Jin : Akhirnya kakak sampai juga.   Ragna : Ada apa ini?   Zeo : Mereka mengira kita adalah Mata mata Legiun.   Leon : Sudah jelas kami mencurigai kalian, sebagai salahsatu kapten pasukan Orde aku harus waspada pada orang tidak di kenal yangmemasuki wilayah kami ! Noel : Kami bukan orang jahat, Kami berniat memberitaukan Informasi pentingpada pemimpin kalian.   Leon : Pemimpin kami? Maaf, aku belum bisa percaya padakalian !   Fuyuka : Hentikan, kami tidak berbohong, kami datang membawainformasi mengenai Legiun.   Leon : Oh ya? Apa yang dapat membuatku percaya pada kalian ?   Mea : Pria ini keras kepala sekali ! rasanya aku inginmenghajarnya !   Fuyuka : Sabar Mea... Kau tidak tau siapa aku..?   Leon : Baju armor Lost Gear merah, Rambut putih, janganjangan...   Fuyuka : Aku adalah K Fuyuka, Anak dari Developer K, PembuatLost Gear kalian.   Leon : Anak Developer K ? Ma... Maafkan aku Putri, aku sudahlancang mengacungkan tombakku ke arah putri dan teman putri. ( berlutut )   Fuyuka : Sudah, jangan berlutut Begitu, tidak apa apa kok,Antarkan kami ke Pimpinanmu, hmmm.. Eee... Siapa namamu?   Leon : Leon Braun, Panggil saja Leon, Salah satu KaptenPasukan Orde, senang bisa melayani Tuan Putri.   Yuuki : Keren, Ternyata Fuyuka adalah Tuan Putri.   Fuyuka : Ah nggak kok, Aku bukan siapa siapa, hanya anakseorang penemu teknologi saja hehe.   Ragna : Haha ternyata Kau sangat terkenal ya   Fuyuka : Nggak kok..... Aduh kenapa Jantungku berdebar debarlagi saat Ragna memujiku ( Bergumam kecil )   Leon : Tidak perlu merendahkan diri anda tuan Putri,Silahkan ikuti aku.   Mereka berjalan mengikuti Leon dan tidak lama kemudianmereka sampai ke suatu Benteng Yang lumayan Besar dan di Jaga banyak pasukan.   Leon : Heii... Buka gerbangnya ! Kami membawa Tamu Penting !   Gerbang terbuka dan mereka masuk. Di dalam benteng tersebutterdapat banyak Rumah kumu dan Kira kira terbuat dari kayu seadanya.   Leon : Beginilah Kondisi kami, Perekonomian kami tidakbegitu bagus, mangka dari itu ada sebagian dari kami yang memberanikan dirinyamencuri dari petinggi Legiun demi mensejahrakan Rakyat Orde.   Jin : Jadi begini Kondisi Orde.   Noel : Tidak heran Hong gil Dong mencuri di Legiun.   Leon : Apa? Kalian Kenal Ketua Hong Gil dong?   Ryuu : Hong gil dong? ( menatap Noel )   Noel : Dia adalah Orang yang kami bebaskan dari penjaraLegiun ketika kami melarikan diri dari Penjara Legiun.   Leon : Jadi Kalian Pahlawan Yang membebaskan Ketua?, Kamibenar benar berterima kasih, Padahal Waktu itu ketua hampir di hukum mati, Diatertangkap oleh seseorang yang menggunakan Lost Gear yang sangat Kuat, TerumiHazama.   Jin : Memang, Dari kelihatannya Orang yang bernama Terumiitu mempunyai kekuatan yang besar. A... APAAAA! PRIA JERAMI ITU KETUA KALIAN!   Leon : Iya, Hong Gil Dong adalah Pemimpin Orde.   Fuyuka : Terumi hazama?...   Ragna : Apa kau mengetahui sesuatu Fuyuka?   Fuyuka : Aku sepertinya Pernah Dengar.   Leon : Aku mempunyai Kejutan Untuk Tuan Putri. Kemarilah.   Fuyuka : Kejutan?   Yuuki : Waaaa, pasti di beri sesuatu yang menarik tuh.   Miro : Princess Yuuki memang selalu Semangat ya.   Leon : Tuan Ada yang mau Bertemu anda ( mengetuk pintu rumahSeseorang.)   Seorang Pria berambut Afro dan agak brewok membuka pintu,Orang yang sudah berumur itu nampaknya masih sangat mengantuk hingga tidakmenyadari siapa yang datang berkunjung.   Developer K : Apa apa Leon pagi pagi begini sudah adatamu?... Hoemmm ( tampang mengantuk)   Fuyuka : A.....Ayah..... AYAAAAAAH ! ( Memeluk Developer K )   Developer k : Kau.... Kau kan.. Fuyuka.... Fuyuka anakku..Ayah Khawatir denganmu, Ayah kira ayah tidak akan Bertemu denganmu lagi (Menangis dan memeluk Fuyuka )   Fuyuka : Ayah,... Aku Senang bisa bertemu Ayah lagi ( menangis).   Yuuki : Hiks,.... Hoeeeee'eeee'eee ( menangis Terharu )   Ryuu : Kau Emosional sekali yuuki.   Developer K : Ayah Mencarimu Selama ini nak, Ayah terpentaldari Ledakan Time Gate Space, ayah terpental kemari ke daerah Faction Orde,beruntung mereka berbaik hati merawat ayah yang terluka, setelah ayah sembuh,ayah secara diam diam bersama beberapa Pasukan Orde kembali Ke Time Gate Spaceyang di kepung musuh, Ayah mencoba melacak keberadaanmu, namun Komputer tidakdapat melacakmu, Ayah mengira kalau Kau sudah meninggal Dalam Ledakan itu.   Fuyuka : Aku tidak meninggal Ayah.. Aku terpental melaluilubang dimensi akibat perbenturan dan distorsi ruang dan waktu Bersama TheBlood Edge, jadi sekarang Sepertinya Tubuhku Bersatu dengan The blood edge, akujuga terpental Ke planet Bernama Bumi, di sana aku menemukan Mereka, Temantemanku yang sekarang berada bersamaku. Terutama Ragna yang menjadi Usernya Theblood Edge.   Developer K : Benarkah itu? Bersatu dengan The blood Edge?Gawat, Ayah tidak tau cara memisahkan Kalian lagi, ayah tidak pernahmelakukannya.   Fuyuka : Lalu aku tidak bisa terlalu jauh dari the Bloodedge, lalu lihat ini Ayah... Lost Gear Release !   Tubuh Fuyuka Menjadi Cahaya dan Masuk ke dalam tubuh Ragna,Rambut Ragna berubah menjadi putih dan sebelah Matanya berubah merah.   Developer K : Kemana anakku?   Fuyuka : Aku bersatu dengan Ragna, Ayah. ( Berbicata melaluitubuh Ragna )   Developer K : Kenapa Bisa begini? Ayah tidak Tau Harusberbuat apa.   Fuyuka : Lost Gear Logout ! ( keluar dari tubuh Ragna )   Developer K : Kalau begitu, Hei anak muda.   Ragna : ee.. E iya om, Pak, tuan ,.. E...   Developer K : Panggil Developer saja tidak apa apa.   Ragna : iya tuan Developer.   Developer K : Mulai sekarang, Aku percayakan anakku padamu,Bagaimana?   Fuyuka : Ah.. Ayah... ( Muka memerah dan menutupi mukanyadengan kedua tangannya )   Noel : Hahaha, cieeeee, ada yang sudah di Restui tuh :v Ragna : Haa? E... Ee... Aaa... Ba..Baiklah Developer, Kau..Kau bisa mempercayaiku.   Mea : E....ee...hhehe.. Se... Selamat ya.   Ragna : Selamat apanya? Ini kan cuma menjaga saja   Zeo : Kau cemburukan? ( berbisik Ke Mea )   Mea : ee... E... Eng..enggak kok, bicara apa kamu, berisik,Bodoh , Bodoh ( memukuli Zeo ).   Zeo : He.. Hei, sakit. Haha.   Fuyuka : Mo... Mohon Bantuannya Ragna.   Ragna : e..hehe, sama sama.   Ryuu : Leon, Lalu di mana Ketua kalian?   Leon : Ketua hong gil dong? Itu dia di atas atap.   Hong Gil Dong : Yo, Ada apa ini Ramai sekali, Kau sudahbertemu Dengan Anakmu, developer k? Syukurlah   Developer K : Iya hong, Ini anakku, K Fuyuka.   Hong gil Dong : Senang Bertemu denganmu... Ah, KalianBerdua, kita berjumpa Lagi.   Jin : Tidak aku sangka kau adalah Ketua di sini   Noel : Hai, Hong.   Hong Gil Dong : Huahahahahahaha, Tentu saja, Aku adalahpemimpin Revolusi Melawan Legiun.   Tiba tiba ada seseorang yang tiba tiba muncul denganmenggunakan Teleport dan Berada di belakang Zeo. Perempuan Yang mengenakanPakaian Armor Lost Gear berwarna Hitam dan putih, dan memiliki Topi yang hampirsama dengan Yuuki tetapi bewarna merah, Berkacamata, Berambut abu abu, danmemiliki Muka berparas Cantik dan agak imut.   Sakuya : Hai Pria api. ( melihat api yang keluar dariKristal yang ada di kepala Zeo )   Zeo : Siapa kau?   Sakuya : Aku?? Tidak penting,... Apa kau mau aku ajakkeliling tempat ini, Pria Macho? ( Menggandeng Tangan Zeo dengan dada menekansedikit di lengan Zeo )   Zeo : e... E... Ja.. Jangan repot repot, hahaha ( Mimisan ) Sakuya : Oh ya tuhan, Hidungmu mengeluarkan darah, Apa kausedang sakit? Sini aku bersihkan, Malang sekali Pria Tampan ini. ( mengeluarkanSapu tangan dan mengelap darah dari hidung Zeo. )   Zeo : Ee... Tidak usah repot repot, >////<   Sakuya : kenapa bicaramu agak tersendat sendat begitu? Apakau memang sedang sakit? Apa kau kedinginan? Perlu aku hangatkan, sayang? (mengeluarkan api dari tangan )   Zeo : ka...kau gila ya.?? Kau mau membakarku?   Sakuya : kejam sekali kata katamu itu, hiks, padahal akubermaksud baik, jika kau tidak ingin di hangatkan oleh apiku? Bagaimana kalauaku hangatkan dengan api cintaku? ( muka memelas yang imut )   Zeo : A... Ada apa dengan Wanita ini?   Hong gil dong : Hahaha, dia Asistenku sekaligus Adikku, diabegitu jika melihat seorang lelaki yang dia sukai, aku rasa dia menyukaimu.   Ryuu :  Sepertinya diatipe cewek yang agak sadis jika kemauannya tidak di penuhi # Gleg ( menelan airludah melihat Wanita itu )   Yuuki : Huuuu, Ryuu matanya jelalatan ( menutup muka Ryuudengan Topinya )   Ryuu : Nggak kok        -3-   Hong gil dong : Haha tenang adiiku itu tidak sadis kok, diajinak begitu.   Sakuya : ayo ikut denganku sayang. ( menarik kaki Zeo )   Zeo : Tidaaaaaakkk,, heeeeellpppp ( Berpegangan Pada sebuahTiang )   Jin : Kakak dan adik sepertinya sama sama tidak waras.-_______-   Sakura : apa kau ingin aku memanaskanmu di sini? (mengeluarkan api dari tangannya )   Zeo : noooo.... Nooooooo... Oh nooo... Uh... ( berpeganganErat pada tiang)   Fuyuka : Oh iya, kami datang kemari untuk memberi Infopenting mengenai Rencana Legiun.   Hong gil dong : Benarkah itu? Mari kalian semua ikut keruanganku, kita bicarakan ini, anda juga ikut tuan Developer.   Developer K : Baiklah.   Mereka ke Ruangan milik Hong gil dong dan membicarakantentang rencana Peperangan Besar yang akan di lakukan Legiun.   Hong gil dong : Jadi begitu ya? Hmmmm...   Jin : Bukannya kau bersama kami ketika saat kami menguping?   Noel : benar, ini aneh? Kami kira kau sudah tau, mangkanyakami ke sini untuk menawarkan Kerja sama untuk mengalahkan Raja Legiun yangternyata Berkerja sama dengan Terumi Hazama dan Raja legiun tersebutkemungkinan adalah pengikut lucifer. Lusa akan terjadi peperangan Besarnya.   Hong gil dong : Maaf, aku Rada pelupa orangnya, mungkin saatitu aku yang berada bersama kalian hanya clone bayanganku saja sementara akusudah berlarian ke sana sini.   Jin : dasar, Kau Memang Orang yang aneh.   Developer K : Terumi Hazama ? Orang misterius yang menyusupke Labku saat pertama kali aku mengembangkan Lost Gear Version 2. Dia mencuribeberapa Lost Gear Version 2, Entah untuk apa, mungkin di gunakannya untukkejahatan. Aku juga masih belum tau cara dia menyusup.   Fuyuka : Pantas aku seperti pernah mendengar nama itu.   Zeo : Bagaimana hong? Apa Kau bersedia menerima kekuatankami untuk membantumu? Aku berjanji, aku Akan berusaha mengungkap kebenaran keRakyat Legiun jika mereka hanya di peralat oleh Raja yang menjadi sekutuLucifer. Aku.... Aku akan... Eh, ngomong ngomong bisakah kau melepaskanLenganmu? Kau membuat aku mimisan saat aku berbicara ( berusaha melepaskanTangan Sakuya yang mendekap erat tangan Zeo )   Sakuya : Tidak mau.. Aku ingin selalu di sisimu.   Zeo : ckckckck... Aku lanjutkan... Aku... Aku akanmenyatukan kembali Orde dan Legiun menjadi satu seperti sedia kala. Akuberjanji.   Yuuki : yeeeeeeeee ( tepuk tangan )   Sakuya : selain tampan dan macho, kau ini keren ya, Zeo. (memegang pipi Zeo )   Zeo : be...berhenti, a... Aku... Aku sudah punya tunangan ! Sakuya : tu.. Tunangan?   Hong gil dong : Wah wah sudah punya tunangan Rupanya.   Zeo menceritakan kisahnya bersama Merry setahun yang lalu.   Leon : Kau ! Kau tunangannya Kapten Merry? Aku adalahBawahannya Kapten Merry, Aku wakilnya. Aku tidak percaya kapten merry bisaselamat dari kepungan pasukan Legiun, walau akhirnya dia meninggal juga, tapikau sudah mencoba melindunginya sekuat tenaga.   Hong gil dong : Kau bertunangan dengan merry, Menarik,anggota Pasukan Legiun yang menjalin cinta dengan anggota pasukan Orde, apalagi merry adalah Kapten pasukan yang terkenal tegas.   Zeo : Meski begitu, dia baik hati dan lembut, aku sangatmencintainya.   Sakuya : kasihan sekali kau. Maafkan sifatku tadi, akumerasa tidak enak padamu.   Zeo : tidak apa apa, asal tidak berlebihan saja.   Sakuya : Benarkah?.. Kau baik sekali. ( memeluk Zeo )   Zeo : Iya iya, sudah lepaskan atau aku akan mimisan karnadada mu itu menekan sekali ke badanku.   Sakuya : uppsss, maaf maaf.   Hong gil dong : Huahahahaha, kalian seperti pelawak saja.   Zeo : Jadi bagaimana Hong? Apa kita sepakat?   Hong gil dong : Apa kami memiliki alasan untuk menolak?Tidak kan, lagi pula kami sangat menghargai kalian yang ingin membantu kamiberjuang dan mempersatukan Orde dan Legiun, semangatmu itu, Ruaar Biasa !...Lagi pula adikku juga menyukaimu. Aku rasa kita sepakat.   Zeo : Its a Deal ( bersalaman Dengan Hong gil dong )   Developer K : Nak Ragna, Jagalah Fuyuka di medan perang, akuakan melakukan sesuatu untuk membantu peperangan walau tidak secara langsung.   Ragna : Baiklah serahkan padaku.   Fuyuka :........ ( wajah kembali memerah ).   Mea : hummppppp ( menembamkan pipinya karna cemburu )   Hong gil dong : Leon, Beri tau pasukan, Bersiap untukmenghadapi peperangan besar !   Leon : Siap Ketua. ( pergi dari ruangan )   Sementara itu jauh di luar perbatasan Orde.   Hazama : Sepertinya mereka akan bersatu melawan kami, yatidak masalah, itu tidak akan merusak rencana. Malah itu akan bagus.hahaHAHAHAHAHA !   Ken : kelihatannya kau sedang senang Terumi.   Hazama : hahaha, memang begitu, kita akan menang, kenapa kautidak senang? Apa kau merasa bersalah karna mengkhianati temanmu?   Ken : Jangan bercanda, sejak awal mereka tidak aku anggapteman, aku hanya berpura pura saja. Aku juga sangat ingin Melawan Zeo dan Ryuu,sayang sekali Ryuu berhasil melarikan diri.   Hazama : Menarik, Menarik sekali, pertarungan Dengan temanyang selama ini di percaya ternyata malah berkhianat. Permainanmu itu menyenangkansekali.   Ken : Sudahlah, Kau ini berisik sekali. ( menghilangmenggunakan Teleport nya. )   Hazama : Dunia ini. Akan terjadi sesuatu yang sangat menarikdi dunia ini, aku tidak sabar menunggunya. HahaHAHAHAHAHAHAHA.   Laser Gun : To be Continue   Yatogami Tohka A.K.A LSC_Noir 
    Anang Ma'ruf


    bangun+rumah 's link
    ... SEBUAH KISAH .. RAHASIA DZIKIR ... Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .... Adasebuah kejadian yang sangat unik, dan terus akan saya ingat untuk selamanya. Sebuah pelajaran istimewa dan sangat berharga, yang kejadian semacam itu, hanya bisa saya jumpai dalam literatur diskusi-diskusi lama. Tetapi saat itu saya betul-betul menjumpai dan sekaligus merasakan dalam kehidupan nyata. Pada hari itu, ada seseorang yang menemui saya. Saya agak heran karena saya tidak begitu kenal dengan laki-laki yang masih muda tersebut. Ia memakai pakaian yang menunjukkan sebagai seorang muslim. Setelah berbincang-bincang sebentar, saya mulai bisa menyimpulkan bahwa ternyata ia adalah seorang kiai muda, yang cukup disegani didaerahnya. Di samping itu, ia juga seorang da’i yang sering memberikan petuah di masyarakat sekitarnya. Setelah beberapa saat kami terlibat dalam pembicaraan perkenalan, tiba-tiba ia mengajukan pertanyaan, apakah saya masih punya seorang ayah? Saya jawab, oh iya, saya punya ayah. Dimana beliau sekarang? “tanya lelaki itu. Beliau ada di rumah, tetapi beliau saat ini agak sakit.”Jawab saya. Lelaki muda itu melanjutkan, saya ingin sekali bertemu dengan ayah anda, apakah bisa saya bertemu dengan beliau? Kalau memang itu keinginan bapak, nanti kita bersama-sama menemui ayah saya …” jawab saya. Akhirnya, sekitar pukul empat sore saya bersama dengan orang itu menuju rumah, untuk menemui ayah yang memang sedang sakit. Sesampai di rumah, langsung saja ia saya antar ke kamar ayah, dimana saat itu ayah sedang berbaring atau bahkan lagi tidur.. Kami menunggu di sebelah pembaringannya, tidak berani mengganggu. Saya lihat orang itu sesekali nampak berdo’a sambil berjongkok di dekat kaki ayah saya yang sedang tertidur. Saya tidak tahu apa yang dido’akan oleh orang tersebut. Apakah ia mendo’akan agar ayah saya lekas sembuh atau do’a yang lain. Selang beberapa saat, tiba-tiba ayah saya membuka mata, beliau memandang ke arah saya, dan juga ke wajah orang tersebut yang masih berjongkok di dekat kaki ayah saya. Tiba-tiba ayah saya berkata perlahan kepada saya :”..nak, tolong ambilkan segelas air putih … “saya bergegas ke belakang sambil bertanya kepada ayah. Apakah ayah lagi haus. Atau ingin minum obat … ?” Oh, tidak. Ini kan ada tamu, ia ke sini mau mencari ilmu …,” jawab ayah saya. Saya heran dengan perkataan ayah. Setelah saya ambilkan segelas air putih, oleh beliau air di gelas itu diberi do’a, dan diberikan lagi ke saya, sambil beliau berkata "..berikan air putih ini kepadanya, kasihan, ia lagi haus ….Tolong, sampaikan kepadanya, bahwa dzikir itu letaknya di hati. Bukan hanya di mulut, bahkan mata berkedip itu dzikir, apabila hatinya ingat kepada Allah Swt. Setelah berkata begitu, ayah saya langsung tidur lagi, seolah-olah tidak pernah terjadi sesuatu … Di kamar itu begitu sunyi, sehingga sangat jelasnya suara ayah saya. Saya tidak tahu bagaimana perasaan orang itu mendengarkan dialog kami. Yang jelas ia tidak beranjak dari tempatnya. Ia tetap berjongkok sambil menundukkan kepala. Setelah saya menerima segelas air putih itu, saya berikan air itu kepada orang tersebut, dan ia meminumnya sambil terus berjongkok. Saya lihat di sudut kelopak matanya ada setitik air mata, yang dicobanya untuk tidak jatuh. Setelah beberapa saat kami dalam kebisuan, ayah juga tidur dengan nyenyaknya. Sementara kami juga tidak berani mengganggunya. Cukup lama kami menunggu. Tetapi ayah tetap tidak bangun. Nampaknya beliau tertidur dengan begitu nyenyaknya. Setelah agak lama, orang itupun mohon diri untuk pulang, sambil berkata kepada saya pelajaran yang saya cari sejak dulu, baru ini saya mendapat ilmu yang sangat berarti bagi hidup saya. Tadi adalah pelajaran rahasia yang tidak setiap orang bisa menangkapnya. Saya akui bahwa saya sering melakukan dzikir tetapi rupanya yang saya lakukan itu kurang tepat. Saya berdzikir hanya sebatas mulut saja …” Terima kasih, tolong sampaikan kepada beliau, saya tidak berani pamit, takut mengganggu beliau yang saat ini sedang asyik berdzikir dalam tidurnya…” Orang itu bangkit dan bergeser perlahan dari tempatnya, ia sangat takut mengganggu ayah yang lagi tidur. Dan ia pun mengucap salam, sambil berjalan pulang… Sungguh, saya masih terkesima dengan kejadian istimewa itu. Semoga apa yang disampaikan ayah saya, meskipun hanya satu kalimat, akan menjadikan ilmu yang bermanfaat fid dunyaa wal aakhirat… Aamiin .. ~ o ~ Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah ... SUMBER : ervakurniawan .wordpress. com
    Banyu Bening


    bangun+rumah 's link
    minggu yang menggairahkan begitu bangun, otak dah klik men-set alur hari ini... jalan2 ma mbak ganis makin seru karena bertemu beberapa teman saat SD dl.. salah seorang teman terlihat borong majalah secont ternyata dia lg tergila gila baca majalah wanita edaaan, hampir 20 majalah dia beli... dia menanyakan mengapa aku memilih bacaan gak "kuno" ....waseeem >:(   (gw beli "intisari") pembicaraan kami berlanjut dg rencana tuk barter...karena sebelumnya gw bilang majalah yg dia baca gw pny banyak di rumah.. maunya sih dia minta :P lah dia ja beli banyak napa gw ga barter aja ;)  (emang gw ni licik) pulang sampai rmh langsung bongkar2 majalah yg tersusun rapi d kamar (persiapan barter) ga kebayang kl ga da majalah or bacaan... sblm tdr, saat boring, mau pup atau saat menunggu,sambil makan...pasti, harus baca!!!! swami, giska udah mulai ketularan hoby ini sejak lama mbak ganis jg, tp lum sesering si bungsu... gyska kebiasaan ini menjadikan dia bs bikin komik. di gambar dg pulpen di buku2 dia yg dah ga terpakai... cerita dan gambarnya norak, sederhana , lucu dan katroook!! ha ha ha.. yg bikin jengkel kl dia abis baca resep masakan yg dia anggap mudah n tampilan gambarnya enak... pastinya dapur aku langsung berantakan... kue2 yg pernah dia buat (tanpa bertanya padaku): pastel pisang coklat, gandos, cripis, tela2 dr singkong, ubi jalar.. hasilnya lumayan untuk pemula... tp jgn bayangkan berantakannya dapur paska giska masak ya    3:) salah satu efek membaca giska yg nyebelin adalah menggunting artikel yg dia anggap penting.. kok ya di gunting, di biarkan di majalahnya kan besok2 tinggal cari n buka kembali d saat butuh kan enak to?? ini kadang yg membuat gw mencak2!!! efek berikutnya adalah order masakan... dia enak aja kasih leat gambarnya sambir merengek minta di masakkan spt yg ada di gambar majalahnya.... he he he.....ga popo...dia termasuk penggemar masakakku...leat cara dia makan, bikin gw puas :) ayah anggota keluargaku yg paling nice...sedikit angkuh, tp ngegemesin.. beliau ini jg hoby baca.. skrg aku bahkan kalah kalo soal minat bacanya (maklum, lg pny hoby baru, FB-an) kl kamar mandi penuh koran, majalah, udah pasti tersangka utamanya ya yayangku ini... gw kebagian ngrapiin n ngembaliin semua d tempat semula yg dia baca lebih berfariatif..ga melulu majalah tp ttp aja sama kalo soal "INTISARI" gw biang dari hoby ini paling berantakan kl d dpn tv, dapur, kamar, ruang tamu, lantai atas ada majalag bercecer, pastilah aku pelakunya :) tidak ada yg tak penting dr semua materi dalam suatu bacaan, semua ada porsi dan kegunaan tersendiri yg suatu saat bs d ambil manfaatnya buat gw sdr, anak, swami, kel, teman jg lingkungan...  sok nice ;)  mbak ganis belum lama ini gw di kejutkan dg cerita dia soal dia yg abis jalan2 ma tmn2nya ke gramed beberapa buku penunjang tuk bid study dan style life bisa dia ceritakan dan minta gw tuk membelikannya.. kaget, seneng tp bersiap bangkrut :P ha ha ha..... ga papa... asal mbak ganis baca n bermanfaat napa ga? tp sabar dl ya mbak, ibu lum da wang lebih ^_^ td dia jg bl 2 majalah mas ganar jagoan gw ini paling sableng!!! lebaran kmrn salah satu barang yg dia bl dr uang THR-nya adalah komik "NARUTO" wakakaka.... terang aja gw mencak2!!! brapa duit yg dia gunakan tuk sekian sery yg dia bl!!! dia cm cengengas cengengesan!!! gw jarang bl buku dan semacamnya yg baru lbh sering yg secont, pinjm perwil or teman... ga jarang di gramed gw duduk bersila sambil bc... beberapa org mungkin malu melakukanya...kl gw, CUEEK BEBEK... tp biasanya  malah pd ikut2an ndeprok sambil baca :v :v :v semoga kisah kel gw ni bs di ambil manfaatnya.. buat temen2, ga da salahnya ngajarin anak2 tuk gemar baca.. bukan tuk jadikan mereka yg terpandai di skolahnya, dpt prestasi cemerlang dsb... tp lebih ke menambah wawasan dan pengetahuan mereka.. manfaatnya tidak instan.. smakin berasa dg lamanya waktu dan banyaknya kita membaca... salam :)
    D'chemos Bee


    bangun+rumah 's link
    ## Jo Twins’s Day  | Season 1 | Rain and Fried chicken |   Cast :Youngmin 4 y.oKwangmin 4 y.o   Genre : Family Life   Length : Oneshoot   Author : D’chemos Bee a.k.a Venoxia VMH   Nah FF ini setiap seasonnya berubah judul dan cerita. Kayak pake seri gitu. Tapi, semoga tetap suka yah.. ditunggu RCLnya. Dan jangan diam aja yah :)   Happy Reading..   -ooo-   BYUUUUURRRRR !!!!!!   GTRRRR !!!! DDUUARRRRR !!!!!!   DDIIAAARRRRRR !!!!!   Semburan petir dan hujan deras mengenai kota Seoul hari ini. Pagi-pagi sekali, hujan sudah menyiram bumi di hari libur ini. Tepat ! Hari ini adalah hari minggu. Hari liburnya anak-anak sekolah.   Di sebuah rumah yang lumayan besar dan mewah yang terletak di daerah pusat kota, ada dua bocah kembar yang masih kecil tengah menyembulkan kepalanya sebentar di pintu jendela. Mereka menengadahkan tangan kanan mereka hingga air hujan yang tertampung mengenai wajah si anak kembar itu. Keduanya terdiam ketika petir menggelegarkan pendengaran mereka untuk yang kedua kalinya. Sebenarnya, dari kemarin malam mereka telah berencana untuk bermain futsal di halaman rumah mereka hari ini. Tapi sayang, rencana mereka akhirnya batal.   “Hujan lagi, hujan lagi” gerutu Kwangmin sesaat setelah berpaling dari Youngmin yang masih menengadahkan tangannya keluar jendela. Kwangmin kembali duduk di sofa dan bertopang dagu sambil melihat televisi yang sedang menayangkan film kartun kesukaannya ‘ Pikachu ‘. Bibirnya mengerucut dan wajahnya nampak kesal.   “Kenapa harus ada hujan, ya Hyung ? kan kita jadi tidak bisa bermain di luar” tanya Kwangmin sembari mengambil remote Tv dan memencet tombolnya asal-asalan.   “Kalau tidak ada hujan, kita tidak minum” jawab Youngmin setahunya. Karena yang ada dipikirannya hanya itu.   Di belakang Kwangmin, Youngmin yang masih berdiri di sofa menarik ulur tangannya. Ia melihat adiknya yang sedang kesal itu. Ia pun sedikit tersenyum.   “Kwangie !! Youngie !! kajja ! kalian belum mandi !!!!”   Sebuah suara teriakan seorang yeoja terdengar oleh mereka. Mereka tahu, jika itu adalah suara dari sang eomma. Ternyata mereka belum mandi ya ? Hah.. Jo Twins yang lucu.   “Kenapa harus mandi ? kan masih pagi ?” tanya Youngmin pada dirinya sendiri. Namun, Kwangmin pun dapat dengan jelas mendengarnya.   “Eomma terlalu rajin” sambung Kwangmin asal bicara.   Setelah itu, tak ada kalimat apapun lagi yang keluar dari mulut si kembar. Keduanya asyik pada dunianya sendiri, walau sebenarnya mereka sudah cukup kesal mendengar teriakan sang eomma yang tidak berhenti karena tidak ada satupun yang menyahuti.   “YA !!!! KEMBAR !! Apa kalian tidak malu ? kalian belum mandi dari tadi malam ! cepat mandi. Eomma sedang sibuk !”   Tak ada yang menyahuti teriakan eommanya lagi.   15 menit kemudian....   “Youngmin ! Kwangmin ! Kemana kalian, hah ! Jangan main hujan !!”   Kwangmin berbalik menatap hyungnya yang masih berdiri di sofa.   Mereka saling berpandangan.   Tiba-tiba sebuah senyum manis terukir di wajah keduanya. Tanpa disuruh sang adik, Youngmin langsung duduk di sofa dan mulai membisikkan sesuatu ke telinga Kwangmin.   “Arra ?” tanya Youngmin memastikan. Kwangmin hanya mengangguk tanda mengerti.   Seusai acara berbisik-bisik barusan, Kwangmin malah cengengesan tak karuan. Youngmin yang melihatnya hanya tersenyum geli memperhatikan Kwangmin. Yang ada di otak keduanya adalah ‘bermain’, tidak ada yang lain. Tapi entah kenapa, sebuah ide terbesit di pikiran mereka.   -ooo-   BRAK !!   Youngmin membuka payungnya dengan sangat cepat. Membuat Kwangmin sedikit terkejut karena sedari tadi ia hanya terdiam memperhatikan Youngmin yang sibuk mencari payung keluarga di garasi rumahnya.   Youngmin tersenyum penuh kemenangan. Ia melirik Kwangmin yang juga ikut tersenyum ke arahnya, yang sebenarnya Kwangmin bingung mengapa hyungnya tersenyum seperti itu. Hem.. bocah yang aneh. Sekali tersenyum, tak bisa berhenti.   “Kenapa hyung tersenyum seperti itu? Jelek sekali” ledek Kwangmin yan sukses mendapat daratan sebuah jitakan pelan si kakak.   “Apa kita tidak memakai sendal?” tanya Youngmin sambil memegangi payungnya yang sudah terkembang.   Kwangmin menundukkan kepalanya. Dilihatnya kedua telapak kakinya. Tanpa alas.   “Heheheheehehe” Kwangmin nyengir.   “Ambil sana, Kwangie !” ucap Youngmin.   Kwangminpun kembali masuk ke dalam rumah dan  mengambil sendalnya dan sendal Youngmin yang ada di ruang keluarga. Ruang dimana mereka mendengar teriakan sang eommanya tadi. Kebiasaan mereka memang seperti itu. Barang-barang yang tak pantas di letakkan di ruangan itu, malah selalu ada di sana. Seperti sendal, bola kaki berbercak dan yang lainnya. Sama seperti anak kecil lain, mereka belum mengerti apa itu ‘Kebersihan dan penataan tempat’.   10 menit kemudian...   “Aish ~ Kwangie lama sekali” gerutu Youngmin sambil menyembulkan kepalanya sedikit di pintu yang menghubungkan garasi dan pintu samping rumahnya.   Tap... Tap.. Tap.. Tap..   “Hyung !!” teriak Kwangmin dari arah belakang Youngmin. Membuat Youngmin terperanjat dan berbalik ke arah Kwangmin yang sedang......   “Mwo ??? Jadi kau lama di dalam karena itu?” tanya Youngmin sedikit kesal pada Kwangmin. Ia menutup pintu penghubung (?).   “Hehehe, mianhaeyo. Baunya sangat harum, jadi aku tidak tahan hyung. Hyung mau?”   Kwangmin menyodorkan ayam goreng yang dibawanya. Ayam goreng yang dagingnya tersisa sedikit lagi. Mungkin cukup sekali gigit akan langsung habis.   Youngmin mendengus kesal.   “Tidak mau. Makan saja sama Kwangie !” karena marah telah menunggu lama, Youngminpun segera mengambil sendalnya di tangan Kwangmin dan berlalu meninggalkan Kwangmin yang masih berdiri memegang ayam gorengnya.   “Hyung ! tunggu Kwangie !”   Kwangminpun berlari mengejar Youngmin. Ia tidak membawa payung, karena payungnya sudah dibawa Youngmin lebih dulu. Saat berlaripun ia masih saja melihati ayam goreng yang sekarang sudah sukses terkena air hujan dan tentu saja membuat bumbu-bumbunya berkurang.   ##   Youngmin tidak menghiraukan Kwangmin yang saat ini sedang berdiri melihatnya memainkan bola. Kwangmin mematung dengan tangan kanan mengepal. Kepalan tangan yang masih berisi ayam gorengnya yang belum habis.   “Hyungie marah dengan Kwangie, ya ?” tanya Kwangmin. Kali ini ia mengikuti gerak gerik Youngmin yang sedang bermain bola tanpa dirinya.   DRESSSS....   “Tidak” jawab Youngmin singkat.   “Kwangie minta maaf. Tadi Kwangie terlambat. Tapi, Kwangie tadi lapar..hiks..hiks..”   Youngmin berhenti. Membiarkan bolanya ikut berhenti pula. Dibawah rinai hujan yang deras itu, Kwangmin menangis.   “Hikss..Hikss.Hikss” Kali ini Kwangmin mulai sesenggukan. Ia menahan tangisnya pecah.   Siapa yang tidak sedih jika saudara kembarnya menangis ? Itu pula yang dirasakan Youngmin kala ini. Ia merasa kasihan pada adiknya itu. Ia ingat jika setelah bangun tidur tadi, Kwangmin tidak makan. Malahan, dialah yang sudah makan bersama Eomma dan Appanya.   Youngminpun menghampiri Kwangmin yang sudah berhenti menangis.   “Kwangie jangan menangis. Hyungie nanti juga menangis...” Youngmin meraih tangan kiri Kwangmin dan mengenggamnya.   Kwangminpun tersenyum.   “Kalau begitu, Hyungie makan ayam ini ya?” Kwangmin kembali menyodorkan ayam gorengnya. Padahal, ayam itu sudah basah dan pastinya tidak enak lagi. Kwangmin yang polos.   Youngmin sedikit merasa aneh. Ia pandangi ayam goreng yang sudah tidak berbentuk ayam itu.   “Kwangie meremas ayamnya , eoh ?” tanya Youngmin berparaskan wajah enggan menerimanya.   ”Makanlah” ucap Kwangmin.   Youngmin sedikit memundurkan diri.   “Tidak mau. Tidak enak lagi”   “Hyungie harus makan ini !”   “Tidak mau !”   “Harus mau !”   “TIDAKKKKKKKK !!”   Youngminpun akhirnya berlari menjauhi Kwangmin yang masih bersikeras menyuruhnya untuk memakan ayam goreng itu. Namun, dengan sigap Kwangmin juga berlari untuk mengejar hyungnya. Alhasil, terjadilah aksi kejar-kejaran di bawah derasnya hujan. Mereka melupakan kemarahan mereka tadi. Yang kini mereka inginkan hanyalah bermain bersama, walau hujan mengguyur mereka.   “ YA !! Jo Twins ! Kalian ini... !!!!” teriak eommanya geram ketika mendapati anaknya sedang berlari-larian di tengah – tengah hujan.   “Shireo !!!!” Teriak Jo Twins bersamaan.     -ooo-   Season 1 end ! Nantikan season selanjutnya yah...dengan judul yang berbeda pula :).
    ღ.Kumpulan Cerpen-Cerbung Chib,Smash,Coboy Jr Dan 7 Icons.ღ


    bangun+rumah 's link
    SeMoga Kalian Menyukai CerPen Karya Saya. ini Memang Agak Gajhe. Selamat Membaca.   LIBURAN  malam hari di basecamp chibi,chibi berkumpul bersama di suatu ruangan  felly : enak ya chibi klo gak ada perform kaya gini, bisa tidur sepuasnya cherly : kamu kerjaannya tidur mulu felly : ya mau ngapain lagi kalau gak tidur  christy : ya beres2 gitu jangan males *mukaserem felly : iya dehh Anisa : ehh ehh chibi 5 hari ke depan kan gak ada perform, aku izin boleh ??? angel : izin kenapa nis ?? kaya sekolahan aja pake izin segala anisa : aku mau pulang kampung , udah kangen banget nihh sama keluarga tercinta angel : boleh boleh aja koq nis  cherly : gak papalah nis , jangan merasa keberatan kaya gituuu  anisa : makasih chibiii *memeluk Chiba : iya nisaa anisa : ya udah chibi aku ke kamar dulu mau beres2 barang2 aku , kalian lanjutin nonton flmnya yaa :) ryn : aku bantu ya nis anisa : gak usah ryn , aku bisa sendiri koq felly : aku juga mau bantuin chibi : aku juga *tunjukjari anisa : chibi......... makasihh yaaa , jadi ngerepotin nihh  christy : ga papa kok nis kita seneng ya chibi chibi : iya anisa : ya udah yukk chibiii chibi : yukk "keesokan harinya anisa : "pagi chibii  chibi : pagi nisaa christy : lohh nisa kamu perginya koq petang2 kaya gini , gak sarapan dulu niss anisa : udah kok chris tadi sarapan roti chrisrty : ya udah kalo gituu  anisa : aku berangkat dulu ya chibi .. daaaa chibi : daaaaaaaaaa......... christy : hati2 ya nis di jalan "sesampainya di rumahnya,mamanya terkejut melihat anisa pulang anisa : Assalamu'alaikum , anisa pulang mama : waalaikumsalam *membukapintu anisa : mama *pelukeratmamanya mama : kamu koq gak bilang kalo mau pulang kesini , tau gitu mama masakin makanan yang special anisa : nisaa memang sengaja gak ngasih tau ke mama,biar surprice gituu mama : yaudah masuk yukk  anisa : ayuk ma  mama : ke kamar dulu sana , istirahat dan letakkan barang2mu !!! mama mau ke dapurr dulu "di kamar anisa tiduran di kasur "teringat masa2 SMA kalo berada di kamar ini" *dlm hati "beberapa menit kemudian anisa pun tertidur tiba2 mama anisa memanggil-manggil anisa mama : nisaa ini makanannya udah mama masakin  "sesampai dikamar anisa  mama : pantesan gak jawab , eh ternyata udah molor aja ni anak (mama anisa menyelimuti badan anisa yang tampak kelelahan) "malam harinya papa : assalamu'alaikum anisa : waalaikumsalam , papaaaaa.... *pelukeratpapanya papa : lohh kapan kamu nyampek ke sini anisa : tadi siangg paa , aku kangen banget sama papaa  papa : apalagi papa, papa kangen banget sama anak manja papa "tiba2 handphone anisa berbunyi anisa : ada telfon , bentar ya paa (anisa pun mengangkat telfonnya) ryn : haloo anisa : halooo, ini siapa?? ryn : aku ryn nis , dan ini chibi chibi : haloooo anisa : wahh kalian chibii ..... Koq telfonnya malem2 kaya gini , ada apa *chibi pun saling berebut telfonn christy : nis akuu ...  ! ihh felly aku kan belum selesai ngomongnya *mukamarahfelly : nis cepet pulang yagigi : iya cepet pulang ya nis chibi : cepet pulang ya anisaaaaaacherly : ehh nis kamu pulang kapan ? kita kesepian nihnis gak ada kamuanisa : aku juga kesepian gak ada kalian "sementara cherly telfon2an sama anisaa, chibi2 yang lain pada ngerumpi cherly : chibi kalian ngapain , ini kalo mau ngomong sama anisakezia : udah lanjutin aja cher , kami lag sibukcherly : tadi berebut sekarang pada gak mau, yaudah lanjutin nanti aja ya nis !! byeanisa : iya . bye steffy : cher sini dehhcherly : ada apa?steffy : sini ....angel : cher kita ada rencana nihhcherly : rencana apa?felly : rencana kita adalahhh ........gigi : 1...2...3...chibi : kita mau main kerumah anisaacherly : wahh ide bagusss tuhh chibi , pinter2 muridkufelly : wuuuuuuuuuucherly : kapan kita kesana ?chibi : besokcherly : ya udah kalo gitu , kalian siapkan barang2 yang akn kalian bawa chibi : siapp"keesokan hari di basecamp chibicherly : chibi cepetann donggchibi : iya leader"merekapun berangkat""di mobilfelly : yeyeyyyyyyy liburannnchristy : ehh chibi kita gak ngasih tau ke anisa yaa , nanti dia marahfelly :  yaudah cepet telfonn"christypun menelfon anisa"christy : haloo nisamama : haloo , ini siapa ??christy : ini christy tante , nisanya ada ??mama : nisa lagi mandi , ada apa ya chris??christy : ohh lagi mandi, yaudah nunggu anisa selesai mandi aja !! makasih tante"beberapa menit kemudian anisa pun keluar dari kamar mandi"anisa : siapa yang telfon mamama : christy nisanisa : ada apa ma?mama : tadi christy ga bilang apa2 , katanya nunggu kamu selesai mandi baru dia mau ngomonganisa : ya udah nanti nisa telfon balikbeberapa kemudian christy pun nelfon"rencananya aku yang mau telfon , ehh udah nelfon duluan si christy , gpp lah irit pulsa juga \" *dlm hati nisaanisa : haloo chrischristy : haloo nisaanisa : ada apa chris, koq telfon kangen yahh *senyum2sendirichristy : sebelummnya kami minta maaf sama kamuuanisa : minta maaf kenapa chrischristy : kami sekarang udah ada dalam perjalanan menuju rumahmu,tadi malem kami lupa yang mau kasih tau ke kamu karena kami tertiduranisa : ya ampunnn chibiii .......... kenapa tadi gak bilang sama mamaku chrischristy : kami gak enak yang mau ngomong ke mama kamuanisa : ya udah sampe ketemu nanti chibi christy : bye bye ,'di dapuranisa : mamamama : apa nisanisa : ma chibi mau kesini,mereka udah ada di jalanmama : koq baru sekarang ngomongnya?anisa : iya ma , tadi malem mereka lupa yang mau ngasih tau karena tertidurmama : ya udah kamu beres2 sana , mama yang masak sendirian gppanisa : makasih mama *ciumpipimamanya"tiba2 ada yang mencet2 belladinda : assalamu'alaikum anisa : wahh sepertinya ka dinda tuhhh , sembunyi ahhadinda : assalamu'alaikum *membuka pintu , kemana ya mama ??"tiba2anisa : duarrrrrrrrrrrrr :Dadinda : *mukaterkejutanisa : surprice . hahahahahaadinda : ya ampunn nisa , untung jantung kaka masih utuh kalo copot gimana ??anisa : hheheh :) maaf kakadinda : lohh kamu kapan pulanganisa : kemarin siang aku udah ada di sini adinda : tumben nih rajin banget mau beres2 rumah anisa : bukannya memang dari dulu ya *tersenyumadinda : halahh kamu ituu !! mama mana?anisa : dimana ya ?? *pura2mikiradinda : ahh nisa ngisengin kaka mulu dari tadi *ngambekanisa : ahh kaka cemenn gitu aja ngambek .. !! mama lagi ada di dapur tuhhadinda :uhh nyebelin ni anak anisa : #ketawa"di dapurdinda: mama..mama : ehh dindadinda : masak apa ma, banyak bangetmama : iya mama masak banyak , katanya chibi mau kesinidinda: aku bantuin ya ma"tak lama kemudian ada mobil ngelakson dan itu adalah chibianisa : chibiichibi : nisaaa..anisa : yukk cepet masukk, kayaknya udah mau hujanfelly : tunggu aku..christy : uhh felly ... , pasti selalu belakangfelly : tolongin dong chris beratt nihhchristy : kamu sih banyak banget bawaannya , kayak mau ke luar negeri ajafelly : ya ini kan keluar juga tapi ke luar kotachristy : hmmm .., udah ayo cepetan"merekapun masuk anisa : duduk duluu , aku mau ambil minuman dulucherly : huffttt capekkanisa : nihh minumannyacherly : makasih ya nisa , dan maaf ngerepotinanisa : ga papa chersteffy : sejuk sekali rumahmu nis , besar lagiryn : iyaaanisa : makasih chibi #tersenyum , ehh habis ini aku mau bagi kamarnya , siapa yang mau sama aku ?? 1 tercepatchristy & felly : aku *tunjukjarianisa : hahaha kalian lucu , yaudah kalo gitu aku sama cherly ajacherly : yes *menjulurkanlidahke felly & christychristy: yahh nisa aku kan paling cepet koq cherly felly : aku yang paling cepetanisa :ya udah kalo gitu aku sama kalian berdua *menunjukfelly&christyfelly & christy : #Tosscherly : ihh felly christy tadi kan aku yang di ajak sama anisafelly & christy : *menjulurkanlidahnya ke fellychristyanisa : mengalah ajalah cher , kasian merekacherly : iya dehryn : aku sama siapa nis > aku gak mau sama angel & steffy nanti aku ga ngertiangel : ihh siapa juga yang mau sekamar sama kamu steffy : aku juga gak mau sekamar sama kamu anisa : husttt jangan ribut , (Ryn,kezia,angel) ada di kamar tamu 1, dan (cherly,steffy,gigi) di kamar tamu 2ryn : ahh nisa aku kan gak mau sekamar sama angel , aku sama kamu aja dehhfelly & christy : gak bolehhchibi : #Ketawa#di kamar felly,anisa,christyfelly : wahhhchristy : yeyy warna unguanisa : kalian istirahat dulu ya"ga terasa hari sudah malam\ anisa : chibi ... makan siniicherly : maaf ya nisa , tante , om , kaka kami merepotkanmama anisa : ga papa tante justru seneng banget kalo rame kayak gini ,yukk di makan ini masakan dinda juga lohhgigi : ka dinda pinter masak juga yahhangel : makanannya enak sekali "setelah makan mereka berkumpul di ruang tamufell : nis kita balik ke basecamp sama kamu yaakezia : iya bareng ya nisanisa : iyafelly : makasih nisa *memelukanisaanisa : ehh chibi udah malem banget nih , tidur yukkchibi : yukk"keesokan harinya di ruang makanmama anisa : pagi chibi ..chibi : pagi tantemama anisa : ngomong2 kalian gak bosen nih ada di rumah teruskezia : bosen sih tantechibi : iyamama anisa : sekali2 ajak kemana gitu nisanisa : iya ma .. ahaa aku ada usul , gimana kalo gitu kita ke sawah aja , pasti seruuu :)ryn : apa ? kesawah nis ?anisa : iya ke sawah , kenapa ryn ?ryn : gak papa , tapianisa : tapi apa ?gigi : udahlah ryn ngikut aja , pasti seru kokmama anisa : kok kamu ngajak ke sawah sihh nis, klo mereka kotor , lecet , gimana ??cherly : gak papa kok tante , anggap aja pengalaman baruanisa : yahh mama , liat aja mereka pada setuju kanmama anisa : ya udah kalo gitu , tante ke dapur dulu yachibi : iya tantesteffy : kapan kita ke sawahnya ? udah gak sabar nihfelly& christy : iya gak sabar #tosscherly : sekarang aja gimanaanisa : boleh , asalkan kalian pada setujuchibi : setujucherly : yukk burgeranisa : aku pamitan ke mama dulu yachibi : iyaanisa : ma kita berangkat kesawah ya *teriak dari ruang tamu* assalamu'alaikummama anisa : wawalaikumsalam , hati2 ya anisa : yukk chibichibi : yukk "sepanjang perjalanan mereka bernyanyi2 bersama"*di sawahanisa : nahhh udah nyampe chibichristy : enak juga ya di sini , anginnya sepoy2 walaupun cuacanya panas bangetfelly : iya cherly : ehh ehh chibi , liat tuhh kerbau .. pahanya mirip pahanya fellyfelly : cherly jahatttt.........chibi : #Ketawa#Tiba2 ryn keplesetryn : aaaaaaaa...........Chibi : Ryn .... Hahahaharyn : kok malah ketawa , bantuin dongSteffy : pegang tanganku rynsteffy pun ikut kepleset ke dalam lumpur , steffy : Aaaaaaaaa.... ryn kok malah di tarik akunya terjatuh juga kan akunya,,,felly : chibi main lumpur yukkk kezia : gak mau , kotorrrfelly : aduhh kezia , nanti kan bisa di bersihkankezia : yauda yuk#Chibipun bermain2 lumpuranisa : chibi udahan yukk , udah mulai gelap ni  chibi : yukk#DalamPerjalananTwibi : chibifelly : iyaa , kalian siapa ???christyers : Aku Twibi kak , aku paling ngefans sama kici :)insomNISA : aku juga twibi , aku paling ngefans sama Kak anisachristy : haloooanisa : rumah kamu dimana ??? tau rumahku yang di sini yaaa ??InsomNISA : rumahku disana , pas pinggir sawahh .. ya dongg kak aku tau rumah kaka tapi gak pernah liat kakak langsunganisa : iyaaa kakak kan jarang disini , Christyers & InsomNISA : chibi kita boleh foto bareng gak ??Cherly : eitss ada syaratnya :)christyers dan insomnisa : apaa ??cherly : kalian nyanyiin dong salah satu lagu chibi sama koreonya jugaa yaaachristyers & insomnisa : okeee kak :)#Mereka pun bernyanyi dan fotbar sama chibianisa : kita pulang dulu yaa sayang , sampai ketemu lagii :)twibi : makasih ya kak udah mau fotobareng :) sampai ketemu lagichibi : sama2 sayang , see you *akhirnya merekapun nyampe dirumahchristy : nis kita kotorr , nanti rumah kamu ikut kotor jugaanisa : kita lewat belakang yuk ,kita cuci di belakang chibi : yukk*dan akhirnya pun mereka selesai mandi dan sudah tampil cantik lagi#RuangTamuFelly : capek yaaa chibi , ngantuk gigi : iyaaa , tapi seruuuuchristy : apalagi tadi ketemu twibi dan itu christyers :)anisa : iyaaa , twibi istimewa yahhcherly : tadi koreonya baguss , walaupun bnyk salahnya .. tapi tetap istimewakezia :chibii , tidur yukk capekk banget mama anisa : jgn tidur , makan dulu ...ni udah tante masakinkezia : ehh tante , mksih yaa tantefelly : tante tau aja kalo kita lagi laperchristy : husss *menutupmulutfellymama anisa : ayoo di makan , tante ke dapur duluuryn : nis muka kamu pucet banget , kamu sakit yaa nis ??anisa : gak papa2 kok ryn , cuma kecapean ajaaa  ryn : istirahat dulu yuk kekamar , nanti bar chibi anterin makanannyamama anisa : kamu kenapa nak , Pucet banget ... panas *memegangDahi anisaanisa : cuma kecapean ajaaa maa , ntar juga sembuh mama anisa : udah ayoo masuk ke kamar dulu , ntar mama yang nganterin makanannya cherly : udah tante biar kita yang nganterin makannya ntar , mama anisa : yauda tante bawa nisa ke kamar dulu yaaa , chibi : iya tante ,cherly : kasian nisaaa gigi : ehh beresin yuk , dan bawa ke dapur kita cuci semua ni ... kasian mamanya anisaa :)chibi : yukk*setelahselesaiberes2 merekapun mengantarkan makanan ke anisacherly : misii tante ... ini makanannya nis.. di makan yaaa nis biar sehat dan minum obatnyaanisa : makasih chibi ...mama anisa : tante tinggal dulu yaaa ..chibi : iya tante angel : nis kita tidur di sini semua yaaa , sekalian nemenin kamu disinianisa : angel aku gak papa kok , kalian mau tidurr di mana ??? kan gak cukup kasurnya buat bersembilan angel : kita tidur di bawah nis , gak papa kok :)anisa : kalo kalian tidur di bawah aku juga tidur di bawahcherly: nisaaaa , kamu gak boleh tidur di bawah , kamu lagi sakit nis ... kita gak pa2 kokfelly : aku tidur di atas ya chibi christy : aku jugaaacherly : kan emang tempat kalian angel : yawuda tidur yuk chibi , udah ngatuk ni .. Hoammmmmmsteffy : iya ni , selamat tidur chibi .. Cepet sembuh nisa .. nice dreams#Akhirnya mereka tidur#Tiba2 kezia : Aduhhh gigi : aduhh , ada apaaa kezia kok teriak .. kaget tauu .. huhh >..<#keesokan harinyaryn : pagi chibichibi : pagichristy : anisa manaa ???ryn : nisaa ???cherly : cepet cari nisaaachristy : iyaaa aku cariichristy pun keluar kamarchristy : nis......anisa : pagi kicichristy : kamu udah sembuh nis , cepet bangetanisa : aku kan udah bilang aku gak papa kok , cuma kecapean ajachristy : syukurlah*chibipun keluar chibi : pagi nis gigi : udah sembuh nis anisa :alhamdulillah aku udah sehatchibi : syukurlahanisa : felly manaa ???kezia :tuhh d kamar, masih tidurranisa : kok gak di bangunin gigi : udah biari ajaaachristy : tadi malem koq kaya ada suara , sepertinya ada yang jatuh ... tapi aku gak ngerespon kezia : iya memang , felly jatuh dari atas kasur badannya menimpa aku *sakitbangetchibi : #hahahacherly : udah ayukk , beres2 habis itu mandichibi: yukk*sementara di kamarfelly : Hoammm , Pagi chibi -.-" *Fellyterkejut "chibi mana, loh aku kok bisa ada di bawah .. aneh ... pasti ini kerjaan chibi" chibii *teriakfellyfelly : ohhh itu dia chibi  , chibi .....chibi : pagi felly felly : pagi juga *MukaJutekchristy : kok mukanya jutek gitu sih , aku kalah juteknyafelly : christy aku lagi gak mau bercanda , aku mau nanya ni sama kalian semua kecuali anisachristy : widihhh , sadisscherly : nanya apa fell ??Felly : siapa yang udah mindahin aku ke bawah , padahal tadi malam aku kan tidur di atas kezia : felly sayang , dengerin aku yaaa felly : ih apaan sih kezia , serius inikezia : aku juga serius felly *mukamarahfelly : udah cepetankezia : dengerin "tadi malam waktu tidur nyenyak , tiba2 ada kerbau jatuh dari kasur dan menimpa aku tapi yang jatuh gak sadar2 malah tambah ngorok" jadi kerbau itu dibiarin tidur di bawahfelly  : emang ada kerbau ya kez di  kamarkezia : ituu kamuu *jewerkupingfellyfelly : hahhh .. #hehehe jadi malu *tutupmukachibi : huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu ..felly : awww laperrr angel : yang di pikirin (laper, laper,laperdan laperr) felly felly .......... beresin ini dulu ,, baru mandi dan makanfelly : iyaa deh maapmereka pun udah selesai beres2 , mandi dan makan ... merekapun  beristirahat #Malamtlahtibaaa   #diruang tamu papa anisa : kapan kalian balikcherly : bsk OM anisa : ihh papa kepo , pengen tau ajaaa mama anisa : nisaaaa ...papa anisa : papa gak boleh nanya yaaa nis ??chibi : gak papa kok omfelly : nisaa nakal anisa : maaf pa cuma bercanda , gak pa2 kok pa :)papa anisa : emang kamu udah sembuh total yaa nisanisa : udah kok pa , nisa udah sehatpapa anisa : kalo belum sembuh biar papa ntarr yang nganterin kamu ke jakartaaa .. kamu balik belakangananisa : ga usah pa , 2 hari lagi kita udah perform lagi  ..cherly : betul papamu nis , ntar kamu balik belakangan ... kamu balik pas kamu udah2 benar2 sehatanisa : aku udah sembuhh kok chibi, kita kan 2 hari lagi perform cherly : ntar kita telfon daddy nis .. daddy pasti ngizinin kamu buat break dulu dan gak ikut perform tuk sementaraanisa : chibiiii . . kalian itu istimewa yaaaa ... !!! tapi aku pulang besok . aku udah sembuh chibiicherly : kitaa kan BEST FRIEND FOREVER *pelukanchristy : chibi siapin barang2 nya yukk , dan kita langsung tidurfelly : ohh iyaa , kita kan besok udah balik .. yuk chibi chibi : yukkanisa : kita kekamar dulu ya ma , pamama & papa anisa : iyaaa   #Keesokan harinyacherly : Pagi chibi ..  chibi : pagi leader cherly : ayo cepat bangunfelly : emang jam berapa sih cher ??cherly : jam tujuh ,felly : yaaa ampunn cherly bentaran aja deh bangunnya masih jam 7 juga cherly : aduhh felly kita kan harus siap2 .., jam 10 kita berangkat .. ayoo cepat bangun *menariktanganfellyfelly : aduhh cherly sakit tau jangan di tarikcherly : mangkanya cepet bangun , buruann felly : iyaaa iyaa bawaell*jammenunjukkanangka ke sepuluh , dan mereka pun siap balik kejakartaanisa : Mama , papa . nisa berangkat balikk duluu yaaamama anisa : hati2 yaa nak papa anisa : jaga kesehatanmuanisa : iya ma pacherly : tante OM kami balik ke jakarta dulu yaa , makasih atas semua yang kalian berikan kepada kami :)mama anisa : sama2 cherpapa anisa : hati2 yaaachibi : dadaaaaa om tante :) *lambaikan tanganpapa dan mama anisa : daaaaa *lambaikantangan .. hati2 hati yaaa   #Merekapun balik ke jakarta dan memulai aktivitasnya kembali   *selesai   BERIKAN KOMENTAR KALIAN TENTANG CERPEN SAYA. SAYA SIAP MENERIMA BULLYAN. KRN CERPEN INI GAJHE.   Lead_DhyyLa
    Sanny Susan


    bangun+rumah 's link
    Mengapa orang MENIKAH? Ƙάreηα mereka JATUH CINTA. Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia? Apakah ƙάreηα jatuh cinta? Βϋκαη . . . Tapi ƙάreηα mereka terus BANGUN CINTA. Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa. Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu ωαкԏυ seumur hidup (school of life). Mengapa jatuh cinta gampang? Ƙάreηα saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita. Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yg bisa ditutupi lagi. Dgn interaksi 24 jam per hari 7 hari dlm seminggu, semua BELANG pasangan tersingkap.. Di sini letak PERBEDAAN jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dlm keadaan menyukai. Namun bangun cinta diperlukan dlm keadaan jengkel. Dlm keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama2 mencari solusi yg dpt diterima semua pihak. Cinta yg dewasa tak menyimpan unek2, walau ada bbrp hal sensitif utk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex.. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut. Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mrk bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tp neraka. Apakah kondisi ini bisa diperbaiki? Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat komitmen awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan?? Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab. Fr a fren :)
    Dewa Supriyana C-a


    bangun+rumah 's link
    "Akibat Kunci Kamar Di Bawa Teman" Namaku Hendriansyah, biasa dipanggil Hendri. Saat ini aku kuliah di salah satu Akademi Pariwisata sambil bekerja di sebuah hotel bintang lima di Denpasar, Bali. Kisah yang aku ceritakan ini adalah kisah nyata yang terjadi terjadi saat aku masih duduk di kelas II SMA, di kota Jember, Jawa Timur. Saat itu aku tinggal di sebuah gang di pusat kota Jember. Di depan rumahku tinggalah seorang wanita, Nia Ramawati namanya, tapi ia biasa dipanggil Ninik. Usianya saat itu sekitar 24 tahun, karena itu aku selalu memanggilnya Mbak Ninik. Ia bekerja sebagai kasir pada sebuah departemen store di kotaku. Ia cukup cantik, jika dilihat mirip bintang sinetron Sarah Vi, kulitnya putih, rambutnya hitam panjang sebahu. Namun yang paling membuatku betah melihatnya adalah buah dadanya yang indah. Kira-kira ukurannya 36B, buah dada itu nampak serasi dengan bentuk tubuhnya yang langsing. Keindahan tubuh Mbak Ninik tampak semakin aduhai saat aku melihat pantatnya. Kali ini aku tidak bisa berbohong, ingin sekali kuremas-remas pantatnya yang aduhai itu. Bahkan jika Mbak Ninik memintaku mencium pantatnya akan kulakukan. Satu hal lagi yang membuatku betah melihatnya adalah bibirnya yang merah. Ingin sekali aku mencium bibir yang merekah itu. Tentu akan sangat nikmat saat membayangkan keindahan tubuhnya. Setiap pagi saat menyapu teras rumahnya, Mbak Ninik selalu menggunakan kaos tanpa lengan dan hanya mengenakan celana pendek. Jika ia sedang menunduk, sering kali aku melihat bayangan celana dalamnya berbentuk segi tiga. Saat itu penisku langsung berdiri dibuatnya. Apalagi jika saat menunduk tidak terlihat bayangan celana dalamnya, aku selalu berpikir, wah pasti ia tidak memakai celana dalam. Kemudian aku membayangkan bagaimana ya tubuh Mbak Ninik jika sedang bugil, rambut vaginanya lebat apa tidak ya. Itulah yang selalu muncul dalam pikiranku setiap pagi, dan selalu penisku berdiri dibuatnya. Bahkan aku berjanji dalam hati jika keinginanku terkabul, aku akan menciumi seluruh bagian tubuh Mbak Ninik. Terutama bagian pantat, buah dada dan vaginanya, akan kujilati sampai puas. Malam itu, aku pergi ke rumah Ferri, latihan musik untuk pementasan di sekolah. Kebetulan orang tua dan saudaraku pergi ke luar kota. Jadi aku sendirian di rumah. Kunci kubawa dan kumasukkan saku jaket. Karena latihan sampai malam aku keletihan dan tertidur, sehingga terlupa saat jaketku dipakai Baron, temanku yang main drum. Aku baru menyadari saat sudah sampai di teras rumah. "Waduh kunci terbawa Baron," ucapku dalam hati. Padahal rumah Baron cukup jauh juga. Apalagi sudah larut malam, sehingga untuk kembali dan numpang tidur di rumah Ferri tentu tidak sopan. Terpaksa aku tidur di teras rumah, ya itung-itung sambil jaga malam. "Lho masih di luar Hen.." Aku tertegun mendengar sapaan itu, ternyata Mbak Ninik baru pulang. "Eh iya.. Mbak Ninik juga baru pulang," ucapku membalas sapaannya. "Iya, tadi setelah pulang kerja, aku mampir ke rumah teman yang ulang tahun," jawabnya. "Kok kamu tidur di luar Hen." "Anu.. kuncinya terbawa teman, jadi ya nggak bisa masuk," jawabku. Sebetulnya aku berharap agar Mbak Ninik memberiku tumpangan tidur di rumahnya. Selanjutnya Mbak Ninik membuka pintu rumah, tapi kelihatannya ia mengalami kesulitaan. Sebab setelah dipaksa-paksa pintunya tetap tidak mau terbuka. Melihat hal itu aku segera menghampiri dan menawarkan bantuan. "Kenapa Mbak, pintunya macet.." "Iya, memang sejak kemarin pintunya agak rusak, aku lupa memanggil tukang untuk memperbaikinya.­" jawab Mbak Ninik. "Kamu bisa membukanya, Hen." lanjutnya. "Coba Mbak, saya bantu." jawabku, sambil mengambil obeng dan tang dari motorku. Aku mulai bergaya, ya sedikit-sedikit­ aku juga punya bakat Mc Gayver. Namun yang membuatku sangat bersemangat adalah harapan agar Mbak Ninik memberiku tumpangan tidur di rumahnya. "Kletek.. kletek..." akhirnya pintu terbuka. Aku pun lega. "Wah pinter juga kamu Hen, belajar dari mana." "Ah, nggak kok Mbak.. maklum saya saudaranya Mc Gayver," ucapku bercanda. "Terima kasih ya Hen," ucap Mbak Ninik sambil masuk rumah. Aku agak kecewa, ternyata ia tidak menawariku tidur di rumahnya. Aku kembali tiduran di kursi terasku. Namun beberapa saat kemudian. Mbak Ninik keluar dan menghampiriku. "Tidur di luar tidak dingin. Kalau mau, tidur di rumahku saja Hen," kata Mbak Ninik. "Ah, nggak usah Mbak, biar aku tidur di sini saja, sudah biasa kok, "jawabku basa-basi. "Nanti sakit lho. Ayo masuk saja, nggak apa-apa kok.. ayo." Akhirnya aku masuk juga, sebab itulah yang kuinginkan. "Mbak, saya tidur di kursi saja." Aku langsung merebahkan tubuhku di sofa yang terdapat di ruang tamu. "Ini bantal dan selimutnya Hen." Aku tersentak kaget melihat Mbak Ninik datang menghampiriku yang hampir terlelap. Apalagi saat tidur aku membuka pakaianku dan hanya memakai celena pendek. "Oh, maaf Mbak, aku terbiasa tidur nggak pakai baju," ujarku. "Oh nggak pa-pa Hen, telanjang juga nggak pa-pa." "Benar Mbak, aku telanjang nggak pa- pa," ujarku menggoda. "Nggak pa-pa, ini selimutnya, kalau kurang hangat ada di kamarku," kata Mbak Ninik sambil masuk kamar. Aku tertegun juga saat menerima bantal dan selimutnya, sebab Mbak Ninik hanya memakai pakaian tidur yang tipis sehingga secara samar aku bisa melihat seluruh tubuh Mbak Ninik. Apalagi ia tidak mengenakan apa-apa lagi di dalam pakaian tidur tipis itu. Aku juga teringat ucapannya kalau selimut yang lebih hangat ada di kamarnya. Langsung aku menghampiri kamar Mbak Ninik. Ternyata pintunya tidak ditutup dan sedikit terbuka. Lampunya juga masih menyala, sehingga aku bisa melihat Mbak Ninik tidur dan pakaiannya sedikit terbuka. Aku memberanikan diri masuk kamarnya. "Kurang hangat selimutnya Hen," kata Mbak Ninik. "Iya Mbak, mana selimut yang hangat," jawabku memberanikan diri. "Ini di sini," kata Mbak Ninik sambil menunjuk tempat tidurnya. Aku berlagak bingung dan heran. Namun aku mengerti Mbak Ninik ingin aku tidur bersamanya. Mungkin juga ia ingin aku.., Pikiranku melayang kemana-mana. Hal itu membuat penisku mulai berdiri. Terlebih saat melihat tubuh Mbak Ninik yang tertutup kain tipis itu. "Sudah jangan bengong, ayo sini naik," kata Mbak Ninik. "Eit, katanya tadi mau telanjang, kok masih pakai celana pendek, buka dong kan asyik," kata Mbak Ninik saat aku hendak naik ranjangnya. Kali ini aku benar-benar kaget, tidak mengira ia langsung memintaku telanjang. Tapi kuturuti kemauannya dan membuka celana pendek berikut cekana dalamku. Saat itu penisku sudah berdiri. "Ouww, punyamu sudah berdiri Hen, kedinginan ya, ingin yang hangat," katanya. "Mbak nggak adil dong kalau hanya aku yang bugil, Mbak juga dong," kataku. "OK Hen, kamu mau membukakan pakaianku." Kembali aku kaget dibuatnya, aku benar-benar tidak mengira Mbak Ninik mengatakan hal itu. Ia berdiri di hadapanku yang sudah bugil dengan penis berdiri. Aku memang baru kali ini tidur bersama wanita, sehingga saat membayangkan tubuh Mbak Ninik penisku sudah berdiri. "Ayo bukalah bajuku," kata Mbak Ninik. Aku segera membuka pakaian tidurnya yang tipis. Saat itulah aku benar-benar menyaksikan pemandangan indah yang belum pernah kualami. Jika melihat wanita bugil di film sih sudah sering, tapi melihat langsung baru kali ini. Setelah Mbak Ninik benar-benar bugil, tanganku segera melakukan pekerjaannya. Aku langsung meremas- remas buah dada Mbak Ninik yang putih dan mulus. Tidak cuma itu, aku juga mengulumnya. Puting susunya kuhisap dalam-dalam. Mbak Ninik rupanya keasyikan dengan hisapanku. Semua itu masih dilakukan dengan posisi berdiri. "Oh, Hen nikmat sekali rasanya.." Aku terus menghisap puting susunya dengan ganas. Tanganku juga mulai meraba seluruh tubuh Mbak Ninik. Saat turun ke bawah, tanganku langsung meremas-remas pantat Mbak Ninik. Pantat yang padat dan sintal itu begitu asyik diremas-remas. Setelah puas menghisap buah dada, mulutku ingin juga mencium bibir Mbak Ninik yang merah. "Hen, kamu ahli juga melakukannya, sudah sering ya," katanya. "Ah ini baru pertama kali Mbak, aku melakukan seperti yang kulihat di film blue," jawabku. Aku terus menciumi tiap bagian tubun Mbak Ninik. Aku menunduk hingga kepalaku menemukan segumpal rambut hitam. Rambut hitam itu menutupi lubang vagina Mbak Ninik. Bulu vaginanya tidak terlalu tebal, mungkin sering dicukur. Aku mencium dan menjilatinya. Tanganku juga masih meremas-remas pantat Mbak Ninik. Sehingga dengan posisi itu aku memeluk seluruh bagian bawah tubuh Mbak Ninik. "Naik ranjang yuk," ucap Mbak Ninik. Aku langsung menggendongnya dan merebahkan di ranjang. Mbak Ninik tidur dengan terlentang dan paha terbuka. Tubuhnya memang indah dengan buah dada yang menantang dan bulu vaginanya yang hitam indah sekali. Aku kembali mencium dam menjilati vagina Mbak Ninik. Vagina itu berwarna kemerahan dan mengeluarkan bau harum. Mungkin Mbak Ninik rajin merawat vaginanya. Saat kubuka vaginanya, aku menemukan klitorisnya yang mirip biji kacang. Kuhisap klitorisnya dan Mbak Ninik menggeliat keasyikan hingga pahanya sedikit menutup. Aku terjepit diantara paha mulus itu terasa hangat dan nikmat. "Masih belum puas menjilatinya Hen." "Iya Mbak, punyamu sungguh asyik dinikmati." "Ganti yang lebih nikmat dong." Tanpa basa-basi kubuka paha mulus Mbak Ninik yang agak menutup. Kuraba sebentar bulu yang menutupi vaginanya. Kemudian sambil memegang penisku yang berdiri hebat, kumasukkan batang kemaluanku itu ke dalam vagina Mbak Ninik. "Oh, Mbak ini nikmatnya.. ah.. ah.." "Terus Hen, masukkan sampai habis.. ah.. ah.." Aku terus memasukkan penisku hingga habis. Ternyata penisku yang 17 cm itu masuk semua ke dalam vagina Mbak Ninik. Kemudian aku mulai dengan gerakan naik turun dan maju mundur. "Mbak Ninik.. Nikmaat.. oh.. nikmaattt seekaliii.. ah.." Semakin lama gerakan maju mundurku semakin hebat. Itu membuat Mbak Ninik semakin menggeliat keasyikan. "Oh.. ah.. nikmaatt.. Hen.. terus.. ah.. ah.. ah.." Setelah beberapa saat melakukan maju mundur, Mbak Ninik memintaku menarik penis. Rupanya ia ingin berganti posisi. Kali ini aku tidur terlentang. Dengan begitu penisku terlihat berdiri seperti patung. Sekarang Mbak Ninik memegang kendali permainan. Diremasnya penisku sambil dikulumnya. Aku kelonjotan merasakan nikmatnya kuluman Mbak Ninik. Hangat sekali rasanya, mulutnya seperti vagina yang ada lidahnya. Setelah puas mengulum penisku, ia mulai mengarahkan penisku hingga tepat di bawah vaginanya. Selanjutnya ia bergerak turun naik, sehingga penisku habis masuk ke dalam vaginanya. "Oh.. Mbak Ninik.. nikmaaatt sekali.. hangat dan oh.." Sambil merasakan kenikmatan itu, sesekali aku meremas-remas buah dada Mbak Ninik. Jika ia menunduk aku juga mencium buah dada itu, sesekali aku juga mencium bibir Mbak Ninik. "Oh Hen punyamu Oke juga.. ah.. oh.. ah.." "Punyamu juga nikmaaat Mbaak.. ah.. oh.. ah..." Mbak Ninik rupanya semakin keasyikan, gerakan turun naiknya semakin kencang. Aku merasakan vagina Mbak Ninik mulai basah. Cairan itu terasa hangat apalagi gerakan Mbak Ninik disertai dengan pinggulnya yang bergoyang. Aku merasa penisku seperti dijepit dengan jepitan dari daging yang hangat dan nikmat. "Mbak Ninik.. Mbaaakk.. Niiikmaaattt.." "Eh.. ahh.. ooohh.. Hen.. asyiiikkk.. ahh.. ennakk.. nikmaaatt.." Setelah dengan gerakan turun naik, Mbak Ninik melepas penisku. Ia ingin berganti posisi lagi. Kali ini ia nungging dengan pantat menghadapku. Nampak olehku pantatnya bagai dua bantal yang empuk dengan lubang nikmat di tengahnya. Sebelum kemasukan penisku, aku menciumi dahulu pantat itu. Kujilati, bahkan hingga ke lubang duburnya. Aku tak peduli dengan semua hal, yang penting bagiku pantat Mbak Ninik kini menjadi barang yang sangat nikmat dan harus kunikmati. "Hen, ayo masukkan punyamu aku nggak tahaan nih," kata Mbak Ninik. Kelihatannya ia sudah tidak sabar menerima hunjaman penisku. "Eh iya Mbak, habis pantat Mbak nikmat sekali, aku jadi nggak tahan," jawabku. Kemudian aku segera mengambil posisi, kupegang pantatnya dan kuarahkan penisku tepat di lubang vaginanya. Selanjutnya penisku menghunjam dengan ganas vagina Mbak Ninik. Nikmat sekali rasanya saat penisku masuk dari belakang. Aku terus menusuk maju mundur dan makin lama makin keras. "Oh.. Aah.. Hen.. Ooohh.. Aah.. Aaahh.. nikmaaatt Hen.. terus.. lebih keras Hen..." "Mbak Ninik.. enak sekaliii.. niiikmaaatt sekaaliii.." Kembali aku meraskan cairan hangat dari vagina Mbak Ninik membasahi penisku. Cairan itu membuat vagina Mbak Ninik bertambah licin. Sehingga aku semakin keras menggerakkan penisku maju mundur.Mbak Ninik berkelonjotan, ia memejamkan mata menahan rasa nikmat yang teramat sangat. Rupanya ia sudah orgasme. Aku juga merasakan hal yang sama. "Mbak.. aku mau keluar nih, aku nggak tahan lagi.." Kutarik penisku keluar dari lubang duburnya dan dari penisku keluar sperma berwarna putih. Sperma itu muncrat diatas pantat Mbak Ninik yang masih menungging. Aku meratakan spermaku dengan ujung penisku yang sesekali masih mengeluarkan sperma. Sangat nikmat rasanya saat ujung penisku menyentuh pantat Mbak Ninik. "Oh, Mbak Ninik.. Mbaak.. nikmat sekali deh.. Hebat.. permainan Mbak bener- bener hebat.." "Kamu juga Hen, penismu hebat.. hangat dan nikmat.." Kami berpelukan di ranjang itu, tak terasa sudah satu jam lebih kami menikmati permainan itu. Selanjutnya karena lelah kami tertidur pulas. Esok harinya kami terbangun dan masih berpelukan. Saat itu jam sudah pukul 09:30 pagi. "Kamu nggak sekolah Hen," tanya Mbak Ninik. "Sudah terlambat, Mbak Ninik tidak bekerja." "Aku masuk sore, jadi bisa bangun agak siang.." Kemudian Mbak Ninik pergi ke kamar mandi. Aku mengikutinya, kami mandi berdua dan saat mandi kembali kami melakukan permainan nikmat itu. Walaupun dengan posisi berdiri, tubuh Mbak Ninik tetap nikmat. Akhirnya pukul 14:30 aku pergi ke rumah Baron dan mengambil kunci rumahku. Tapi sepanjang perjalanan aku tidak bisa melupakan malam itu. Itulah saat pertama aku melakukan permainan nikmat dengan seorang wanita. Kini saat aku kuliah dan bekerja di Denpasar, aku masih sering mengingat saat itu. Jika kebetulan pulang ke Jember, aku selalu mampir ke rumah Mbak Ninik dan kembali menikmati permainan nikmat. Untung sekarang ia sudah pindah, jadi kalau aku tidur di rumah Mbak Ninik, orang tuaku tidak tahu. Kubilang aku tidur di rumah teman SMA. Sekali lagi ini adalah kisah nyata dan benar-benar terjadi. Invit pin ak ya 32ddf256
    Ayo Berbuat Baik

    ayoberbuatbaik.org
    bangun+rumah 's link
    Ada 4 energi utama yang menjadi filosofi ABBR yaitu: Pray,People,Planet & Profit dan didukung oleh 4 energi tambahan yaitu: Patron,Process,Play & Protect.
    Best Author JD Fanfiction


    bangun+rumah 's link
    CHAPTER7           KATHLENSHEENAN MALIK’S VIEW                   Kanada.Aku datang. Kembali ke Kanada. Rasanya adalah seperti baru makan setelahsebulan tidak makan. Astaga, aku benar-benar merindukan semuanya. Niall,Amanda,Ana dan Harry. Aku merindukan keluargaku. Aku merindukan semuanya.Astaga, aku.. aku benar-benar di Kanada sekarang.                   Akumelangkahkan kakiku menuju dalam rumah. Greyson yang menjemputku langsungkembali kerumahnya. Mungkin dia sedang ada urusan atau juga mungkin dia lelah.Aku mengizinkan nya karena aku juga masih terlalu lelah dan ingin beristirahat.Tidak ada orang dirumah. Selalu saja begini. Rumahku memang selalu sepi dariorang. Ayahku bekerja. Ibuku juga sibuk mengurusi bisnis nya diluar negeri.Mungkin hanya akan pulang sebulan dua kali. Dan Zayn, biasanya dia ada dirumahbersamaku. Tapi, ya dia sedang kerumah Bibi Elle. Jadi aku hanya sendiriandirumah.                   Dengansedikit malas aku menarik koperku hingga keruang atas tempat dimana kamarkuberada. Kupegang knop pintu saat aku sudah berapa didepan pintu kamar lantasmenariknya kebawah untuk membuka pintu. Dan setelah pintu terbuka dengan segeraaku membawa tubuhku dan koper milikku kedalam.                   Kamarkubelum berubah. Sama sekali tidak ada yang berubah. Semua masih sama sepertisaat aku meninggalkan kamar ini beberapa bulan lalu. Foto-foto diriku bersamaZayn masih menempel indah di dinding. Juga dengan fotoku dengan Niall. Astaga,aku benar-benar merindukan Niall. Sangat merindukan nya. Aku ingin menemuinya.Mungkin nanti malam aku akan memintanya kesini. Juga beberapa foto bersamadengan seluruh keluarga besar NNR.                   Denganperasaan lelah aku merebahkan tubuhku keatas kasur. Menghirup aroma kamar inisambil berbaring. Aromanya sama sekali tidak berubah. Aroma orange yang segar memenuhi penciumanku. Lantasdetik selanjutnya aku mengambil sebuah bantal berbentuk kepala doraemon berwarna biru dan memeluknyadidepan dadaku. Menghirup aromanya dengan hidungku. Ada sensasi aneh saat akumenghirup aromanya. Seperti wangi dari parfum Zayn. Aku yakin pasti dia telahmemakai kamar ini tanpa seizinku. Dan aku tidak perduli. Toh dulu kami jugasering tidur bersama-sama.                   Akumenutup mulutku saat aku menguap yang entah keberapa kalinya. Aku benar-benarlelah dan mengantuk. Sehingga aku mulai memejamkan mataku dan merasakan dirikumulai terlelap. **                 “Kath..akumerindukanmu.” Teriak Niall saat ia baru saja melangkahkan kakinya masukkedalam rumah Kath dan melihat sosok gadis itu berdiri didekat pintu masuk.Lantas Niall kemudian memeluk tubuh mungil Kath dengan lengan nya danmembiarkan kepala gadis itu terbenam di dada nya. Memberikan waktu untukdirinya menghirup aroma rambut Kath yang sangat ia kenal dan sukai. Aroma yangentah apa namun sangat disukai oleh Niall. Tidak hanya Niall. Zayn, Greyson danJustin pun sangat menyukai aroma rambut Kath.                   “akujuga merindukanmu. Sangat.” Kath melingkarkan tangan nya disekitar tubuh Nialldan memeluk nya lebih erat. Mencoba menghirup aroma maskulin dari tubuhnya yanghampir mirip dengan aroma tubuh Zayn. Membenamkan kepalanya didada Niall.“oh.dan dimana Ana, Amanda dan Harry?” tanya Kath setelah beberapa detik.                   “Amandadan Harry sedang pergi keluar kota. Mengurusi bisnis fashion mereka.” Ucap Niall melepaskan tubuh Kath dari pelukan nya.Kath mengangguk. “—Ana?” sambungnya lagi.                   Niallmenarik nafas panjang lantas menghembuskannya dengan jengah. Dia berjalanmenuju sofa ruang tamu rumah orang tua Kath lantas menghempaskan tubuhnya kesofa panjang. Matanya menatap pada langit-langit rumah. Kath sedikit bingungdengan Niall lantas mengikuti Niall dan mengernyitkan keningnya. “ –Ana pergike Paris. Aku dan dia sudah berakhir.” Ucap Niall pada akhirnya. Bola matanyamemandang nanar pada bola lampur ruang tamu yang terang dan cahaya nya masukkedalam retina mata Niall.                   Kathmenyandarkan tubuhnya ke sandaran sofa mengikuti posisi Niall. Dia tausebabnya. “karena Andrew?” dia coba menebak. Niall mengangguk. Sudah ia dugabahwa Ana benar-benar tidak tulus mencintai Niall. Dan sekarang ia meninggalkanNiall. Tapi Kath tidak begitu khawatir. Niall juga tidak terlalu mencintai Anakarena alasan yang Kath tidak ketahui. Entahlah. Kath mendesah pelan lantasmemejamkan matanya selama beberapa detik.                   “akumenyayangimu Niall.” Lirih Kath pelan lantas bangkit dari duduknya. Niall mengikutiKath bangkit dari duduknya lantas kemudian memeluk tubuh mungil Kath lagi.Membiarkan Kath menyandarkan kepalanya di dada nya. Dan lagi-lagi Niallmenghirup aroma dari rambut Kath.                   “Kath..”suara pintu terkuak disusul oleh suara seorang pria yang sangat familiarditelinganya. Lantas ia melihat seorang pria tampan berdiri dan menatapnya. “–apa yang kau lakukan bersama Niall?” tanya pria itu saat Kath menoleh danmelepaskan pelukannya pada Niall.                   “heiGrey..” Kath mengembangkan senyumnya dan berdjalan menghampiri Grey yang kiniberada di meja dekat sofa. “ –sedang apa kau bersama Niall?” ucap Greyson ketussaat Kath telah berada satu meter jaraknya dari Greyson. Langkah Kathterhenti.ia menatap Greyson. Menyelidik kedalam matanya.                   “kaucemburu pada Niall?” ucap Kath pada akhirnya.                 “bagaimanabisa aku tidak cemburu jika kau berpelukan dengan nya? huh. Kau fikir aku bisadiam melihat pria lain mengecup kepalamu? Kau fikir aku bisa diam saat oranglain merasakan kehangatan pelukan darimu?” Greyson sedikit membentak membuatKath tertawa terbahak-bahak. Astaga, bagaimana bisa pacar bodohnya ini cemburupada Niall.                   “jangantakut Grey.. aku tida akan merebut Kath darimu..” Niall angkatbicara dan ikutberdiri kemudian melangkah kedekat Greyson yang kini wajahnya memerah.                 “astagaGreyson. Kau bodoh atau apa sih? Aku dan Niall.. kau tau dia sama seperti Zayn.Dia kakak ku. jangan-jangan kau juga cemburu jika aku berpelukan dengan Zayn?”goda Kath pada Greyson. Kekasihnya itu lantas memasang wajah cemberut danmeletakkan kedua tangan nya didepan dada. Persis seperti anak kecil yang sedangmerajuk. “ –ayolah Grey. Jangan berfikiran bodoh..” sambung Kath lagi.                 “akujuga mau dipeluk.” Ucap Grey masih dengan wajah merajuknya. Namun kali ini iamerentangkan tangan nya untuk memberi ruang pada Kath masuk kedalam dekapannya. Kath lantas melangkah dan memeluk Greyson dengan erat. Melingkarkan tangannya pada tubuh Greyson. “ –begini lebih baik.” Greyson akhirnya tersenyum.                   “Kath..maaf sebelumnya. tapi bagaimana bisa kau berpacaran dengan balita sepertiya?Astaga, maksudku dia cemburu padaku. Aku benar-benar tidak habis fikir.” UcapNiall menggeleng-gelengkan kepalanya.Greyson melotot. Dan kemudian berucap “–diamlah kau tukang makan” **                   Kathmelangkahkan kakinya dengan semangat menuju rumah Niall yang berada selang duarumah dari rumahnya. Hari ini ia akan lari pagi bersama dengan Niall. Greysonjuga. Dan mereka telah berjanji untuk bertemu di rumah Niall. Dengan celanatrening berwarna biru tua dan kaus lengan pendek berwarna putih serta sebuah hoodie dengan reseleting yang terbukamenampakkan kaus yang dipakai Kath berwarna senada dengan celana nya. Sepatu converse putih menjadi alas kakinya kaliini. Serta sebuah headset menutupitelinga nya.                   Sambilmendengarkan musik yang mengalun indah dari ipodmiliknya ia berlari kecil menuju rumah Niall yang sudah tinggal beberapa meterlagi. Dan beberapa detik selanjutnya ia telah sampai didepan gerbang rumahNiall kemudian membuka nya perlahan.                   “HeyKath..” sapa Niall sedetik setelah ia melihat tubuh Kath yang berlari kecilmenuju pintu utama rumahnya ini. Kath lantas tersenyum kemudian mempercepatgerak larinya untuk segera sampai kehadapan mereka—Niall dan Greyson.                   “akufikir kau tidak akan pernah bisa bangun sepagi ini.” Ejek Greyson pada Kath.Kekasihnya itu lantas meninju lengan Greyson membuat ia meringis. “—hey!inifakta. Ini adalah rekor kau bisa bangun pukul enam pagi. Erm.. maksudku pukul setengahtujuh.”                  Kathlantas tersenyum mengejek dan berkata. “hey, aku bangun pukul enam lewat lima—“dan sebelum kalimat yang akan diucapkan Kath selesai, Greyson mengunci bibirKath dengan bibirnya yang ia tekankan pada bibir Kath. Menciumnya. Hal itulahyang dilakukan Greyson sekarang. pria itu mencium bibir Kath sedikit lama gunauntuk menghentikan ocehan gadis itu.                 “ehm..maaf bukan maksud mengganggu kalian. Tapi bisakah jangan sekarang? oh ataukalian bisa lakukan dikamarku.” Kesal Niall. Hey, tentu saja dia kesal. Merekaberciuman didepan Niall? Dan sebaris kalimat Niall berhasil menghentikanaktivitas mereka—erm, mungkin Greyson karena Kath sama sekali tidak membalaskecupan dari kekasihnya itu.                 “tenanglahNiall. Itu untuk menghentikan ocehan nya. dan tadi kau bilang apa? Kamar? akurasa itu ide bagus. Aku dan Kath mungkin bisa melakukan sedikit pemanasandidalam kamarmu.” ucap Greyson santai tanpa ada rasa bersalah sama sekalilantas melirik genit kearah Kath. Sedang wajah Kath telah memerah menahanmarahnya. Rasanya tangan Kath telah gatal untuk memberikan sebuah tinjuankepada pacar genit nya ini.                 “kauingin olahraga atau melakukan sesuatu yang mesum hah? Astaga Grey. Wajahmusangat lugu, tapi fikiranmu sama sekali tidak.” Kath mendengus kesal. Iamelipat kedua tangan nya di depan dada.                 “tapiKath, bercumbu juga olahraga. Bahkan bisa terasa lebih panas dan berkeringgatdaripada harus berlari.” Goda Grey pada kekasihnya. Itu berhasil membuat Kathmendengus kesal sekali lagi. “bagaimana?” pria itu mengerling pada Kath kaliini.                 “bagaimanaapanya?” gadis itu memutar bola matanya. Membuat Niall dan Grey terkekehmelihatnya. “jangan tertawa. Bagaimana apanya?” Kath benar-benar kesal kaliini. Astaga, dia tidak habis fikir kenapa dua pria ini terus saja menggodadirinya.                 “kaumau bercumbu, hm? Niall bisa lari pagi sendirian. Iya kan Niall?” Greymengedipkan sebbelah matanya pada Kath dan akhirnya melirik kearah Niall.                 “ya.Kalau kalian mau pakai saja kamarku. dirumah tidak ada orang kok.” Niallterkekeh mendengar kalimatnya sendiri.                 Kathkesal—terlihat dari raut wajahnya yang memerah. Dan sesaat sebelum ia memakipada dua pria tampan dihadapan nya, bibirnya terkunci rapat oleh bibir Greyyang memagut bibirnya dengan lembut. Tangan kiri pria itu berada disampingkepala kekasihnya sedangkan tangan kanan nya memegang lengan gadis itu hinggatidak dapat memberontak.                 “erm—akupergi duluan.” Niall berlari dengan kencang dari hhadapan mereka menuju gerbangrumahnya sebelum akhirnya punggung pria itu hilang dibalik gerbang.                 Greymasih memagut bibirnya pada Kathdengan sangat lembut membuat Kath perlahanterbuai dan mengikuti gerak lidah Grey dan menciptakan sebuah french kiss yang panas.                 Limamenit yang panjang berlalu. Bibir mereka terlepas karena kehabisan pasokanoksigen. Kath dengan nafas terengah menundukkan kepalanya menutupi wajahnyayang memerah. Kekasihnya—Greyson tersenyum puas. Hal yang sangat jarangdilakukan Kath adalah french kiss.Tapi kali ini Grey berhasil mendapatkan nya dipagi hari.                 “kauhebat.. ingin mencobanya di kamar Niall hm?”goda Greyson lagi pada kekasihnya.Lantas wajah Kath bertambah memerah seakan diberi blush on yang tebal. Ia tersenyum malu.                 “janganmesum Greysi. Ini masih pagi.” Ucap Kath masih menundukkan kepalanya.                 “tidakapa. Ini bisa menggantikan olahraga pagi kita.”                 “tidak.Aku mau pulang. aku rasa aku masih mengantuk.”                 “hey.Lalu aku bagaimana?” teriak greyson pada Kath yang telah berlari menujugerbang. Tanpa memperdulikan Greyson, Kath terus berlari hingga akhirnyapunggungnya hilang dibalik gerbang rumah Niall.                 Greysonmemutuskan untuk masuk kedalam rumah Niall dan kembali tidur hingga siang,mungkin.                           Oke maap sebelumnya ini pendekbingit. Maap juga gaada scene Justin-Kath nya. tapi next part bakalan fullJustin-Kath, maybe. Maap juga atas kengaretan ngepost. Buat yang readers yangsetia nungguin You Are Mine thankyou very very very very very very very verymuch :* gatau apa jadinya cerita ini tanpa kalian. Dan mungkin ini bakalan ENDdi chapter 11 atau 13 plus epilog. JANGAN LUPA KOMENTAR KALIAN YAA BUAT CERITAABAL INI :* LAFF YA :)
    Maya Cetarmembahana Lambangan
    JKT48's Novel


    bangun+rumah 's link
    Bab14 Keesokan harinya, cindy membangunkanku disofa “woy, bangun.............” kata cindy galak “oii.. bentar nape.. wolesssss” kataku galak “hahaha.. lucu juga kamu” balasnya lagi “iya dong.. baru tau.. eh, mau aku anterin pulang gak?” kataku menawari “gimana ya?? Boleh deh. Tapi kamu harus berhati-hati dengannya.” Kata cindy “aku bisa jaga diriku sendiri kok cin” balasku sambil meyakinkanTiba-tiba saja cindy memelukku, aku gak tau mengapa cindy memelukku dan dia sambil menangis terisak-isak.  “ka.. kamu kenapa cin? Kok nangis?” tanyaku sambil mengusap air matanya “enggak kok, aku cuman takut kamu kenapa-kenapa, dan juga kita itu bertemu secara tidak sengaja, akan tetapi sudah masuk dalam masalah ini” katanya sambil nangis “tidak apa2 kok cin, aku sudah terbiasa kok” kataku dengan menyakiniinya “bener kamu gak apa2?” tanyanya “iya cin. Tapi.. aku ingin kamu menceritakan suatu hal tentang calon suamimu itu” kataku dengan penasaran “calon suamiku? Iya, calon suamiku itu namanya nara” jawabnya“ohh nara, nama yang bagus” kataku “tapi, teman-temannya biasanya manggil nara itu iwan” katanya lagi “iwan?? Kayaknya pernah dengar...” kataku “dia orang yang terkenal dib disini, dia juga pembalap seperti mu” katanya “oiyaa.. aku tau orang itu... nara a.k.a. iwan ... oke aku tau sekarang namanya” kataku“kamu tau darimana?” tanyanya“kan dia pembalap, dan aku pembalap.. sesama pembalap itu pasti saling mengetahui lah” kataku “oiya yaaa. Tapi kamu kenapa tidak mengetahuiku?” tanyanya lagi “aku baru tau.. dan bukannya kata kamu , kamu itu pembalap tapi sembunyi-sembunyi kan?” kataku “iya sih. Hahaha” jawabnya sambil ketawa“ duhh, ini orang tadi nangis sekarang tertawa , terus tertawanya pake muncrat air liur lagi” kataku“ehh maaf dib. Wkwkwkwk “ balasnya “maaf maaf.. ya udah ayo” kataku“ayo kemana?” katanya lagi“ahh sudahlah , aku mau tidur” sambil jalan ke kamar“ehhh, bercanda.. ya udah ayo” ajaknya Kami pun berangkat ke rumah nara, sesampainya“hee, siapakamu?” tanya seorang penjaga“saya..”  “dia adalah teman saya” kata cindy“ ”ayo tuan putri.. kamu sudah ditunggu oleh tuan Nara” kata penjaga itu “mana dia sekarang?” kataku “kamu tidak boleh ikut” kata penjaga itu lagi “biarkan dia masuk” kata seseorang di depan pintu, dia itu nara “kamu.. ada apa kamu datang kesini bersama dia?” kata nara lagi “nar.. gue hanya kesini untuk mengatar dia..” kataku “ahh munafik.. bilang aja lu suka cindy” kata nara “enggak.. gue tidak ingin menghancurkan hubungan kalian, akan tetapi aku tidak ingin cewek seperti ini bersedih didalam penolakannya” kataku “maksudmu?” tanyanya lagi “aku tidak ingin bersamamu nara, bila lu tidak ingin merubah sikapmu ini” kata Cindy “maafkan aku cindy.. aku salah dalam hal ini... aku khilaf.. kembali lah bersamaku.. aku berjanji tidak mengulangi lagi” kata nara “cin.. dengarkan nara, aku percaya dia tidak akan seperti yg kamu bilang” kataku “tapi kan?” tanyanya lagi “sudahlah.. kembalilah.. aku percaya dengan kalian.. dan kamu nar, jangan sakiti hati cewek ini” kataku ke nara “ok” balas cindy. Cindy pun melangkah menuju ke nara.. dan nara memeluk cindy dengan erat.. bagai dia itu telah kehilangan benda kesayangannya bertahun-tahun dan kembali lagi “dib, aku ingin omongin satu hal.. akan tetapi , aku maunya empat mata aja.. bisa?? See nanti malam yah” kata nara “ok” balasku. Setelah itu, aku pulang kerumah dan melanjutkan lagi tidurku. Dirumah tak ada siapa-siapa dan juga aku hanya sendiri “luwi enak iku turu ae lah(lebih enak tidur aja ah)” kataku dalam berbahasa jawa, tak lama kemudian..“dib.. dib adib... dib bangun” kata seorang cewek “loh ay, kamu kok bisa masuk” kataku heran “pintu rumahmu enggak dikunci” kata ayana “haa?? Masak sih??” kataku gak percaya “iya. Sudah tak apakok” katanya lagi “ohh.. emang kamu sudah kunci?” tanyaku“sudah.. he, tau andry enggak ada dimana?” tanya ayana“haa? Andry?? Bentar.. gue enggak pernah berkomunikasi dengannya. Sori ay.. emang kenapa?” tanyaku “enggak tau, mamanya bilang andry enggak lagi dirumah” kata ayana sambil nangis “haa??? Yang bener loe??” kataku kaget “shutt.. ayo kita cari ay, bentar gue SMS sih ramje dan heri” kataku “iyaa..” jawabnya. Gue pun mengirim sms ke heri dan ramje, pesannya ada dibawah ini “woii.. sekarang kalian siap-siap, kita akan pergi dan temui gue jam 4 di kenpark, jika kalian tidak datang, temen kalian akan hilang” itu lah isi sms gue *kata2nya kayak penjahat ya? Tak apalah* mereka pun menjawab isi smsku “oke, gue otw” kata heri dan ramje dengan sms yang sama. Aku dan ayana pun langsung menuju kenpark.. Tak lama kemudian kami sampai dan bertemu kedua kawanku "Broo.. Sih andry hilang.. Bagaimana ini?" Tanyaku ke mereka "Serius loe?? Ayo kita cari.." Kata heri bersemangat. "Bentar.. Gue ada temen, dia itu katanya sih detektif disalah satu polisi disini.. Bentar gue suruh kesini ya" kata ramje "Ok" kataku dan heri berbarengan. Ayana semakin khawatir dengan andry yang hilang "Jangan lah kau bersedih ay, cause everything is gonna be okay" kataku menenangkannya "Iya dib" jawabnya. Tak berapa lama kemudian orang yang katanya detektif pun datang "Hai ram, ada apa ini?" Katanya "Gini ndri gue kehilangan temen gue, kayaknya sih dia kabur atau gak tau.. Lu mau gak bantuin kami?? Ehh bentar, guys ini temen gue namanya andri" kata ramje. "Hee?? Andri?? Andry? Kok sama yaa" celetuk heri*plak* "dasar, enggak lah" kataku menjitak heri "Yyee, maaf" kata heri, dan akhirnya kami pun bergabung dengan membentuk 4 serangkai yang akan mencari salah satu temen kita.. 4 serangkai itu : adib,ramje,heri, dan andri... Enggak jauh berbeda lah dengan 4 serangkainya soekarno yang masa2 suram dulu     Bersambung
    Sahruddin Esa


    bangun+rumah 's link
      ERTI KEMERDEKAAN   Dan jatuhnya hanya beberapa hari lalu terbelenggu 400 tahun suatu tempoh yang amat payah dan panjang pengabdian dan kehilangan yakin diri 43 tahun kita berdiri menebus maruah merdeka mentafsir diri sendiri dan bangga pada apa yang ada masih mahukan harga itu diperjudikan?   Kita tidak akan mempertaruhkan nasib itu di tangan kita masih panas keringat, tulang belulang dan tenaga fikir menghayun langkah membina wawasan waspada harimau di matahari terbenam tidak akan hilang belangnya mengisytiharkan dirinya Yam Tuan Tunggal Sejagat dengan hukum rimba ganas yang lemah longlai yang gagah gergasi akan meruntuhkan segala sempadan rimba atas nama membina perkampungan dunia mahukah kita biarkan mereka menginjak-injak dan menghancurkan taman kecil permai ini?   Rimba tanpa sempadan atas nama “kebaikan” menyelinap menusuk matafikir hidupan dunia ketiga terpaku takjub dengan slogan     “Kasih alam ketelusan hukum keadilan timbangan kesatuan warga dunia kebebasan mutlak”     lalu beraraklah anak-anak bumi ini meraikan kesatuan alam dengan sorak sorai ”runtuhkan sempadan! runtuhkan sempadan! runtuhkan korupsi runtuhkan kolusi”     dan di belakang mereka tidak melihat bayang-bayang belenggu halimunan yang lebih ganas daripada segala yang ganas kita pun akan kehilangan harga dan erti diri mengapa diundang mereka dan mereka tiba-tiba berada di depan pintu rumah kita?   Kita telah bangun dengan segala kepayahan membuka belantara dan mempertahankan warisan kita tafsir merdeka mengikut acuan sendiri merdeka kita dengan fikiran dan kita pertahankannya dengan fikiran dunia sudah melihat kita dunia sudah menghormati kita Timur dan Selatan mengharapkan kita mereka datang berbondong-bondong mencari bumi ini perlindungan dan erti hidup mengapa kita sendiri masih belum mahu melihat dengan tangan masih terbelenggu ke belakang dan hanya sesekali menjulangnya mengikut rentak genderang dunia matahari terbenam? Bijak pandai pernah berpesan:   ”mereka yang tidak belajar dari sejarah mereka akan didera dengan mengulangi kesalahan-kesalahan mereka berkali-kali” sejarah mengajar kita betapa kukuh sesuatu bangsa akan tetap kecundang bila ditikam dari belakang mengapa kita mula halalkan sejarah hitam berulang?   Nasib kita genggam dengan tangan sendiri dan segala kudrat kurniaan kita jalin kekuatan sulaman kasih bangsa kita didihkan dia dengan tradisi semangat juang maruah bangsa kita julang ke mercu alam kita bangunkan suatu tamadun cinta damai di sini kita ajar anak-anak kita erti sayang di sini kita tawarkan dunia menaja kemanusiaan dan bukan alat peperangan   Dunia belajar erti merdeka sejati mempelajari dan menerima segala perbezaan merdeka menafsir hidup tanpa paksaan kuasa di sini kita yakin segalanya boleh di sini kita yakin segalanya boleh itulah erti kemerdekaan perjuangan ini mesti diteruskan.     Dr. Mahathir Mohamad 29 Ogos 2000       .
    RisaFathy-ya Syg Cmua Tmn


    bangun+rumah 's link
    “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri yang sholihah”. (HR.Muslim).   Dalam Surat Ali Imran ayat 14, Allah berfirman :    “Dijadikannya indah pada (pandangan) manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diingininya, yaitu : wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah lading.  Itulah kesenangan hidup di dunia, dan disisi Allah lah tempat kembali yang baik (surga)”.   Sehingga manusiawi ketika manusia ingin memiliki perhiasan yang indah di dunia ini. Dan manusiawi pula ketika mereka berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Tetapi ada satu yang terlupa, bahwa di antara semua perhiasan yang indah itu disana ada perhiasan terindah yang tidak dapat dibandingkan dengan hal-hal yang indah di dunia ini, tidak di dunia bagian timur ataupun di bagian barat.  Tahukah Anda, wahai para wanita, perhiasan itu ada di dalam diri kita. Perhiasan yang terindah itu adalah Para Istri yang setia bersama suaminya, istri yang menyenangkan bila suami memandangnya.  Wahai Para Istri, maukah kau jadi perhiasan terindah itu ?.Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam telah mensifati istri yang solehah sebagai perhiasan terindah ini dengan beberapa kriteria. Bagaimanakah Kriteria istri yang sholihah menurut Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam?  Beberapa kriteria model istri sehingga menjadi Istri sholehah yang akan menjadikan dunia penuh dengan keindahan, karena memang seorang istri sholehah ibarat perhiasan terindah.  1- Ketaatan kepada suami selama dalam kema’rufan   Ibarat pesawat yang dikemudikan oleh seorang pilot, mungkin ditemani oleh satu atau dua orang asisten pilot.Pesawat ketika terbang, maka dengan pilot yang memimpinnya, hanya seorang pilot. Pilot lah yang memberikan aturan-uturan untuk diikuti asisten dengan baik. Coba bayangkan bila sang asiten tidak taat pada pilot, berdalih bahwa sang asisten itu tidak dibawah pilot, ia juga mempunyai ijazah seperti halnya pilot, ilmunya juga tidak kalah dengan pilot, maka apa yang akan terjadi dengan pesawat yang sedang terbang di udara ?!.  Begitu pula dengan bahtera Rumah Tangga, suami menjadi Qowwam dan pemimpin di dalamnya. Suami berhak untuk ditaati, kewajiban sang istri yang sholehah taat kepadanya selama dalam bingkai kemakrufan. Taat yang tidak buta, tetapi taat selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.  “Jika aku dibolehkan untuk menyuruh seseorang bersujud kepada selain Allah, maka aku akan memerintahkan kepada seorang istri untuk bersujud kepada suaminya, dan demi Dzat yang Jiwa Muhammad berada di-tanganNya, seorang istri belum memenuhi hak-hak Tuhannya hingga ia memenuhi hak-hak suaminya, hingga jika sang suami memintanya, sedangkan ia berada di dapur.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah, dihasankan oleh Albani).  Adapun jika perintah bertentangan dengan syariat, ataupun dalam maksiyat, maka tiada ketaatan di dalamnya. Dalam kasus ini , maka istri tidak boleh mentaatinya. Karena tiada ketaatan kepada makhluk untuk bermaksiat kepada Sang Kholiq.  Ketaatan kepada suami merupakan suatu kewajiban, meskipun suami seorang yang miskin, atau mungkin istri lebih berpangkat dari suaminya. Ia sudah selayaknya berlaku ihsan dalam mengerjakan urusan-urusan yang berkaitan dengan pekerjaan rumah tangga. Karena hal ini juga termasuk dalam “taat kepada suami”.  Alkisah, Fatimah Binti Muhammad, mengeluhkan tentang beratnya membuat adonan tepung untuk keluarganya. Sang suami memberikan saran supaya Fatimah meminta salah satu tawanan untuk dapat dijadikan pelayan yang membantunya mengurus pekerjaan Rumah tangga. Tapi Rasulullah tidak dapat memberikannya sementara ia juga tidak memberikan kepada kaum muslimin fakir yang lain. Tetapi Nabi memberikan sebuah nasehat : “mau kah kalian aku tunjukkan hal yang lebih baik bagi kalian daripada permintaan kalian ?!. jika kalian ingin tidur, maka bertakbirlah 33 x, bertasbih 33 x, dan bertahmid 33 x. hal itu lebih baik dari pada pembantu". (Muttafaq Alaih).  2- Membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu berbirrul walidain, khususnya kepada ibunya.   Seorang istri yang sholehah, yaitu seorang istri yang terus membantu suaminya untuk terus berbuat baik kepada orang tuanya, khususnya kepada ibunya. Ini merupakan salah satu bentuk ketaatan istri kepada suaminya. Seorang istri cerdas yang sholehah sangat paham, bahwa seseorang yang paling berhak untuk berihsan kepadanya yaitu sang ibu. Maka ia akan selalu cekatan dan tangkas, membantu suaminya untuk melakukannya  Tidak ada kecemburuan sama sekali untuk melarangnya. Jika ia dapat melakukannya, niscaya rasa cinta dan sayang selalu tumbuh dan berkembang di hati suami untuk sang istri.  3- Tidak menyebarkan rahasianya.  “Orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari qiyamat,yaitu seseorang yang mendatangi istrinya, dan istrinya pun datang kepadanya, lalu ia menyebarkan rahasia (apa yang telah terjadi diantara keduanya)” (HR. Muslim).  Termasuk salah satu wasiat yang diberikan oleh orang-orang arab ketika anaknya hendak menikah yaitu wasiat dalam masalah ini. Mengingat wasiat ini sangat penting sekali, demi menjaga keutuhan rumah tangga.  4- Membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan.   Sifat lain yang harus dimiliki seorang istri sholehah sehingga ia dapat menjadi perhiasan terindah, yaitu ia senantiasa mengingatkan suaminya untuk melakukan berbagai macam ketaatan kepada Allah, menyemangatinya dan selalu mendorongya, baik dalam hal-hal yang bersifat fardhu ataupun hal-hal yang bersifat sunnah. Ketika berada di rumah, terdengar lantunan adzan sayup-sayup, melihat suami yang sedang tidur karena lelahnya seharian bekerja, dengan kasih sayang ia bangunkan, dan ia semangati untuk pergi ke masjid berjama’ah menggapai rahmatNya. Kasih sayangnya tidak malah menjerumuskannya dan membiarkannya tertidur sehingga berlalu waktu keemasaan berdua-duaan dengan Allah Sang Kekasih.Biduk rumah tangga harus dipenuhi dengan cinta dan menasehati karena Allah, hingga ia akan selamat di dunia dan akhirat.  “Allah mengasihi seorang suami yang bangun pada malam hari, lalu mengerjakan sholat dan membangunkan istri, jika istri menolak ia percikkan air padanya. Allah mengasihi seorang istri yang bangun pada malam hari, lalu mengerjakan sholat dan membangunkan suami, jika suami menolak maka ia percikkan air padanya”. (HR.Abu Dawud dan di sahihkan oleh Albani).  Betapa romantisnya, keduanya saling bersinergi untuk berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah, dan saling menyemangati.  5- Selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah.  Istri sholehah, adalah istri yang cerdas, istri yang dermawan. Istri yang sadar dan tahu bahwa harta yang dititipkan kepadanya melalui suaminya adalah semata-mata titipan dari Allah. Ia tidak rakus dan mengambilnya semua demi pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang sifatnya hanya kebutuhan pelengkap. Ia pandai mengatur harta suaminya, tidak boros, pandai berhemat sehingga ada yang ia sisihkan sebagian hartanya yang didermakan di jalan Allah. Harta yang akan menjadi ladang pahala buat keduanya.  Suatu ketika Abu Ad Dahdah datang menemui istrinya, dan memberikan kabar bahwa kebun yang ia miliki sebagai tempat tinggal istri dan anak-anaknya (dalam kebun terdapat rumahnya yg kecil) telah diinfaqkan ke jalan Allah karena sifat tama’nya; harapnya yaitu Allah akan gantikan dengan kebun di surga, apakah jawaban Ummu Ad Dahdah ?. jawaban seorang istri yang sholehah, penuh keyakinan, penuh kepatuhan dan ketundukan kepada Allah lalu kepada suaminya. “sungguh beruntung harta perniagaanmu wahai Abu Ad dahdah, sungguh beruntung”. Dalam pada itu, Rasulullah selalu berkata dan mengulang-ulangi : “betapa banyak pohon dan ranting penuh dengan buah-buah kepunyaan Abu Ad Dahdah di surga” (At Tabshirah, Ibnul Jauzy).  Ya begitulah, lima hal yang setidaknya bisa kita usahakan untuk kita sebagai para istri. Istri yang senantiasa dituntut untuk menjadi istri yang baik dan sholehah. Marilah saudariku untuk senantiasa saling membahu, hingga akhirnya kita bisa menjadi perhiasan yang terindah yang ada di dunia ini. Why not?!.   Tulisan ini didedikasikan Untuk wanita-wanita Sholehah Ratu Bidadari Syurga...   Jadikanlah Bidadari Cemburu padamu.       ♥•♥ ...¸.·´... ¸.·´¨) ¸.·*¨)(¸.·´ (¸.·´ .¸¸.·¨¯`·. ♥•♥•★•★    。◕‿◕。 I WANT TO BE A PERFECT MUSLIMAH GIRL 。◕‿◕。         38Suka · Bagikan51 orang menyukai ini.
    Ari Sang Pencinta


    bangun+rumah 's link
    Cerita Lucu Nenek sayang Cucu Tini baru berumur dua setengah tahun, tapi cerewetnya bukan main. Dan namanya saja anak kecil jadi kalau bicara juga ceplas ceplos (Maklum, Ibunya dulu ngidam beo panggang ).Kadang-kadang ucapannya membuat malu ibunya seperti kalau sedang ada tamu Tini dengan santai bilang pada ibunya "Bu, Tini mau kencing" atau "Bu, Tini mau beAb . Oleh sebab itu lah ibunya membuat istilah khusus untuk itu, yaitu kalau buang air kecil harus bilang "Bu, Tini mau siul" dan kalau buang air besar, bilang "Bu, Tini mau nyanyi."Hal tersebut sangat diingat oleh Tini sehingga dia sendiri lupa apa kata asli dari dua hal itu. Hal ini sudah berlanjut sampai lebih dari 2 bulan dan tidak pernah sekalipun Tini salah ucap. Dan si Ibu tidak pernah lagi dipermalukan oleh Tini di depan tamunya. Pada suatu waktu datanglah Nenek Tini dan berniat untuk menginap di rumah Tini dengan membawa oleh-oleh buah pepaya dari kampung. Namanya juga anak kecil yang sudah lama tidak ketemu sang nenek, maka Tini minta ijin pada ibunya untuk tidur bersama neneknya. Si ibu memperbolehkan sambil menasehati agar Tini tidak boleh ngompol, dan kalau sudah kepingin buang air harus bilang sama nenek supaya diantar ke kamar mandi. Dengan gembira Tini langsung meng-iya-kan dan tidurlah si nenek dan cucunya. Mungkin karena terlalu banyak makan papaya pemberian si nenek, tengah malam Tini mulai merasakan perutnya mules. Karena ingat pesan ibu, maka Tini membangunkan neneknya yang sedang lelap tidur sambil berkata : "Nek, nek. Tini mau nyanyi". Dengan sabar si nenek menjawab :"Cu, ini sudah malam. Jangan nyanyi sekarang nanti tetangga pada bangun. Besok saja yaa..". Tapi si Tini yang sudah mules berat memaksa neneknya untuk 'nyanyi' sekarang juga. Karena saking sayangnya pada si cucu, akhirnya si nenek setuju dan katanya "Boleh nyanyi sekarang, tapi pelan-pelan aja nyanyi dikuping nenek." wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk  

    Powered by WordPress SEO Tools

    Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>